// API callback
related_results_labels_thumbs({"version":"1.0","encoding":"UTF-8","feed":{"xmlns":"http://www.w3.org/2005/Atom","xmlns$openSearch":"http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/","xmlns$blogger":"http://schemas.google.com/blogger/2008","xmlns$georss":"http://www.georss.org/georss","xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435"},"updated":{"$t":"2023-12-22T00:27:44.072-08:00"},"category":[{"term":"Sosial"},{"term":"Pendidikan"},{"term":"Analogi pemikiran"},{"term":"Kajian"},{"term":"Kumpulan Syair Imam Syafi'i"},{"term":"Cirebon"},{"term":"Politik"},{"term":"Trik Blog"},{"term":"Kumpulan Syair Islami"},{"term":"Rojay Design"},{"term":"Tutorial"},{"term":"Fiqih"},{"term":"Tebak-tebakan"},{"term":"Bisnis Online"},{"term":"Islam"},{"term":"TRIK TEKA TEKI"},{"term":"Cerita Lucu"},{"term":"Download Aplikasi"},{"term":"Mp3"},{"term":"Aplikasi Pendidikan"},{"term":"Sejarah"},{"term":"Yayasan Pendidikan"},{"term":"Download Kitab N Ebook"},{"term":"Flag"},{"term":"Tauhid"},{"term":"BBM"}],"title":{"type":"text","$t":"Rojay Creative"},"subtitle":{"type":"html","$t":"Penerapan Ilmu dan Pemikiran"},"link":[{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#feed","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/posts\/default"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/-\/Kajian?alt=json-in-script\u0026max-results=999"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/search\/label\/Kajian"},{"rel":"hub","href":"http://pubsubhubbub.appspot.com/"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"generator":{"version":"7.00","uri":"http://www.blogger.com","$t":"Blogger"},"openSearch$totalResults":{"$t":"32"},"openSearch$startIndex":{"$t":"1"},"openSearch$itemsPerPage":{"$t":"999"},"entry":[{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-4865312507540071517"},"published":{"$t":"2017-02-21T00:31:00.000-08:00"},"updated":{"$t":"2017-02-21T00:31:54.427-08:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Politik"}],"title":{"type":"text","$t":"Apa sih yang dimaksud HOAK apa pengaruhnya."},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMempelajari Ilmu komunikasi memang bukan hal yang mudah, apa lagi berkaitan dengan bahasa-bahasa yang sama sekali belum pernah didengar sebelumnya, yang lebih uniknya lagi bahasa tersebut datang dari sebuah informasi yang beredar voral didunia maya, seperti melalui media sosial atau jejaring sosial, mau tidak mau sebagai manusia modern perlu sedikitnya paham perkembangannya, terutama dalam konteks informasi sekaligus bahasa yang dijadikan komunikasi di dunia maya.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtikel ini mungkin agak basi dengan diberikan judul\u0026nbsp;Apa sih yang dimaksud HOAK apa pengaruhnya, akan tetapi penulis memiliki maksud dan sudut pandang yang berbeda dari artikulasi makna HOAK tersebut secara umum diartikan dengan literlite arti dari sebuah kata HOAK tersebut, dan sedikit menyederhanakan sembari diberikan penjelasan yang bersifat efek atau pemngaruh dari hoak itu sendiri yang saat ini viral didunia maya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPengertian HOAX\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nHOAX berasal dari bahasa Inggris yakni Tipuan atau berita bohong, palsu yang sengaja dubuat dari berbagai macam kepentingan, mungkin tepatnya secara bahasa itulah yang dimaksud Hoak, akan tetapi saya lebih melirik dengan efek dan pengaruh dari hoak itu sendiri secara akibat dari hoak tersebut dan sedikit menelaah maksud Hoakers yang membuat hoax.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nHoak menurut saya bukan hanya sekedar berita bohong, tipuan, palsu akan tetapi Hoax merupakan bagian dari green desain mengubah framing masyarakat secara disengaja, sudah sangat jelas fenomena hoax saat ini menjadi sebuah kabar yang ditelan mentah-mentah oleh masyarakat, bahkan para cendikiawan itu sendiri, sebelum saya menulis lebih lanjut mungkin akan lebih relefan saya berikan beberapa tips untuk menangi Hoax, bagaimana membedakan Hoax dan benar, anda bisa membacanya pada artikel selanjutnya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPengaruh HOAX.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSudah barang tentu hoax sangat berpengaruh sekali dalam dunia maya, bahkan dapat mengubah mainset masyarakat dan berdampak horizontal, karena informasi bohong tersebut masyarakat mengeneralisasi (mengumumkan) informasi tersebut tanpa melalui proses yang sedemikian rupa dengan pengetahuan yang tepat, masyarakat cenderung menelan mentah-mentah kabar darimana, siapa berita tersebut beredar itu fakta yang terjadi masakini dan tak terbendung.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBerbicara pengaruh Hoax saya akan memberikan beberapa hasil dari para Hoaxers sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini, sebelumnya rumus yang mesti kita pakai adalah ada akibat pasti ada sebab, dan pengaruh adalah akibat (penderita) nah fenomena yang terjadi didunia maya diseluruh dunia, bukan hanya diindonesia hoax ternyata sudah menjadi panganan masyarakat tiap hari. saya mengambil sample dari polemik politik nasional yang menimbulkan efek horizontal pada masyarakat dan menjadi sebuah perbincangan dari beragam lapisan masyarakat dari kelas kuli sampai bos.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDiawal Tahun 2014 pemilihan Presiden RI yang bermuara pada sebuah elektabelitas kedua kandidat yakni Ir. H. Jokowidodo dan H. Prabowo Subianto, analisa saya hoax bersumber beredar dari mulai pilpres tersebut secara panas dan viral di media sosial, memang hoax sudah ada sejak jaman dahulu akan tetapi saya lebih menyederhanakan dengan politik nasional yang sedang booming sampai saat ini, ini adalah realita yang perlu dipahami. Hoax dibuat oleh para simptisan kedua belah pihak secara nasional, bahkan isu tersebut sengaja dibuat menjadi framing nasional, dengan tujuan politik. Ironisnya hal itu dilakukan oleh media raksasa dan dilanjutkan oleh media abal-abal serta didunia maya diperdebatkan, dari mulai jejaring sosial yang bersifat berita video, gambar meme, dan sebagainya. Hoax terus bergulir sampai pada puncak kemenangan pasangan Jokowidodo dan Jusuf Kalla, dan tidak selesai sampai disitu, bahkan pemerintah secara tidak sadar telah mengajarkan hoax pada masyarakat yakni adanya KMP dan KIH dan hoax-hoax terus beredar tanpa henti, seolah-oleh pertarungan politik tetap berlanjut.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nFenomena politik dan hoax saling bercengkraman dan tidak dapat dipisahkan sampai pada jelang pilkada serentak dan lebih hebohnya semua bermuara pada pilkada DKI jakarta, karena mungkin ini adalah kursi panas menuju RI 1 atau embriologi kekuasaan nasional. Beberapa contoh Hoax bisa anda baca pada artikel selanjutnya. Beberapa Cpntoh hoax dan pembagiannya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/4865312507540071517\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2017\/02\/apa-sih-yang-dimaksud-hoak-apa.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/4865312507540071517"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/4865312507540071517"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2017\/02\/apa-sih-yang-dimaksud-hoak-apa.html","title":"Apa sih yang dimaksud HOAK apa pengaruhnya."}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-8427644303267337392"},"published":{"$t":"2016-11-03T22:59:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2016-11-03T22:59:07.357-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Islam"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"}],"title":{"type":"text","$t":"Kemunduran Dan Kelemahan Kaum Muslimin,"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKemunduran Dan Kelemahan Kaum Muslimin, Sebab Dan Solusinya\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPENGANTAR\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAlloh Subhanahu wa Ta’ala Berfirman:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ وما ظلمناهم ولكن كانوا أنفسهم يظلمون ] النحل: 118\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Dan Kami tiada menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri” \u0026nbsp; \u0026nbsp; \u0026nbsp; (QS: An-Nahl: 118)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ إن الله لا يظلم الناس شيئا ولكن الناس أنفسهم يظلمون ] يونس: 44\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Sesungguhnya Alloh tidak berbuat dzolim kepada manusia sedikitpun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat dzolim kepada diri mereka sendiri”(QS: Yunus:44)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSegala Puji hanya milik Alloh, kita memuji-Nya, meminta pertolongan dan mohon ampunan kepada-Nya. Dan kita berlindung kepada Alloh dari kejelekan-kejelekan jiwa kita, dan keburukan-keburukan amalan kita. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Alloh maka tidak ada yang mampu menyesatkannya. Dan barang siapa yang disesatkan-Nya maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDan aku bersaksi bahwa tidak ada yang berhak untuk disembah kecuali Alloh dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah hamba dan utusan-Nya. “ Hai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kalian kepada Alloh dengan sebenar-benar takwa dan janganlah sekali-kali kalian mati melainkan dalam keadaan Islam” (QS. Ali Imron:102)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan dari padanya Alloh menciptakan istrinya; dan dari keduanya Alloh memperkembangbiakan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Alloh yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu dengan yang lain, dan (peliharalah ) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Alloh selalu menjaga dan mengawasi kamu”. (QS. An-Nisa: 1). Selanjutnya....\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Alloh dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Alloh memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barang siapa mentaati Alloh dan Rosul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar”. (QS: Al-Ahzab: 70-71)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSesungguhnya sebenar-benar perkataan adalah Kitab Alloh dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shollallohu alaihi was sallam, dan seburuk-buruk perkara adalah yang diada-adakan. Dan setiap yang diada-adakan (dalam agama) adalah bid’ah, dan setiap kebid’ahan adalah sesat, dan setiap kesesatan (tempatnya) di neraka. Kemudian selanjutnya.....\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nApa Penyebab Kemunduran dan Kelemahanan Kaum Muslimin?\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSuatu hal yang sudah diketahui oleh kebanyakan kaum muslimin, demikian juga oleh sebagian besar non-muslim, bahwa umat dan daulah Islam terdahulu adalah bangsa yang paling kuat dan mulia di belahan dunia, sekalipun mereka adalah penduduk minoritas di atas muka bumi ini. Hal ini berlangsung selama bertahun-tahun dalam waktu yang panjang, tanpa ada seorangpun yang menentang tentang hal ini. Adapun sekarang! Telah berubah menjadi negara-negara Islam yang kecil, lemah, buminya di serang, sebagian besar dirampas di bawah penjajahan pemikiran dan kekuatan pasukan, menjadi ekor bagi bangsa di luar Islam.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nApa yang Telah Terjadi? Mengapa Bisa Demikian? Padahal Dahulu Kekuatan Ada Pada Mereka?\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPertanyaan ini selalu berputar-putar dalam benak kaum muslimin. Dan setiap kelompok atau golongan mencoba untuk menjawab pertanyaan ini dengan caranya masing-masing, mencarikan jalan keluar untuk mengembalikan kejayaan dan kemuliaan kaum muslimin seperti dahulu. Akan tetapi kebanyakan dari mereka tidak memahami faktor utama penyebab kelemahan, keterbelakangan, serta takluknya kaum muslimin di hadapan negara-negara kafir. Mereka pun merancang program untuk memecahkan masalah ini kemudian berjalan di atasnya, dengan dugaan kejayaan kemuliaan dan kekuasaan kaum muslimin di abad-abad pertama akan terwujud dengan langkah yang mereka tetapkan. Akan tetapi hal yang sebenarnya, mereka telah salah jalan, walaupun sebagian besar dari mereka melakukannya dengan ikhlas untuk memperbaiki keadaan kaum muslimin dalam mengembalikan kejayaan dan kemuliaan kaum muslimin seperti dahulu.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSebagian dari mereka menyangka bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah solusi pemecahannya (kata ilmu yang kita pakai di sini bermakna ilmu-ilmu dunia, karena ungkapan inilah yang dominan dan sering dipakai pada jaman sekarang, padahal yang sebenarnya istilah ilmu secara umum dimaksudkan untuk ilmu-ilmu syar’i, akan tetapi laa haula wa laa quwwata illa billaah dan hanya kepada Alloh kita meminta pertolongan). Untuk menuju hal itu maka kaum muslimin harus mengumpulkan peralatan-peralatan canggih dan modern, pemuda-pemuda Islam harus meraih ijasah setinggi-tingginya. Maka setelah semua hal itu tercapai, kita akan menang dan orang-orang kafir-pun akan tunduk dan kita akan kembali seperti sedia kala. Sampai-sampai salah seorang doktor muslim menulis di salah satu surat kabar yang peduli dengan urusan-urusan Islam dan kaum muslimin, dengan perkataannya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Sesungguhnya negara-negara yang akan jaya dan mulia adalah negara dengan teknologi yang maju.....” (Majalah: Jazirotul Muslimun, edisi 265, 5-8 Sya’an 1410, Artikel dengan judul: Perubahan-perubahan pada dunia sembilan puluhan”\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDia lupa akan firman Alloh Subhanahu wa Ta’ala:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ ولله العزة ولرسوله وللمؤمنين ] المنافقون: 8\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Alloh, bagi Rosul-Nya dan bagi orang-orang mukmin”(QS: Al-Munafiqun: 8)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSekarang Anda akan bertanya kepada saya: Jika bukan hal ini yang menyebabkan kelemahan dan kemunduran kaum muslimin, lalu apa?\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSaya katakan ( hanya kepada Alloh saya meminta pertolongan). Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ فإن تنازعتم في شيئ فردوه إلى الله والرسول إن كنتم تؤمنون بالله واليوم الآخر...] \u0026nbsp;النساء: 59\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Alloh (Al-Quran) dan Rosul (As-Sunnahnya), jika kalian benar-benar beriman kepada Alloh dan hari kemudian ...” (QS, An-Nisaa: 59)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDan inilah yang kita inginkan dan kita tuju, yaitu menjelaskan sebab-sebab kelemahan dan kekalahan kaum muslimin insyaa Alloh, berdalil dengan Al-Quran dan sunnah Rosul-Nya Shollallohu alaihi was sallam. ( Sebagian orang menggunakan ungkapan “ kelemahan Islam” atau yang serupa, ini adalah penggunaan yang salah. Islam adalah agama Alloh yang tegak, tidak lemah dan tidak kalah. Akan tetapi kelemahan itu terjadi pada kaum muslimin atau orang yang mengaku dirinya muslim).\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKekuatan Pasukan dan Kemajuan Ilmu Pengetahuan , 2 Hal yang Berbeda\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKita harus membedakan antara kekuatan pasukan di satu sisi, dengan kemenangan pasukan di sisi lain. Demikian juga harus dibedakan antara kemajuan ilmu pengetahuan di satu sisi dan kemajuan teknologi di sisi lain. Sekalipun sebagian besar negara-negara yang mempunyai ilmu pengetahuan dan teknolog maju biasanya memiliki pasukan yang kuat, akan tetapi hal ini tidak berarti kekuatan pasukan itu disebabkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi secara pasti.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nUmat Islam generasi-generasi awal ketika melakukan pembukaan dan mengalahkan sekuat-kuatnya kekuatan militer di dunia pada waktu itu (Romawi dan Persia), tidaklah disebut bangsa yang maju ilmu pengetahuan dan teknologinya. Bahkan secara teknologi dan militer mereka terbelakang dibandingkan dengan negara-negara yang dikalahkannya, yang dihancurkan singgasananya dan pada akhirnya ditaklukan. Adapun umat Islam mengalami kemajuan ilmu pengetahuan seperti yang kita baca dan kita dengar dalam sejarah justru dimulai setelah pembukaan-pembukaan ini (terutama sejak jatuhnya negara Romawi dan Persia). Kadang-kadang negara-negara yang terdepan dalam bidang ilmu pengetahuan secara bersamaan mempunyai pasukan yang kuat, akan tetapi ini bukan berarti bahwa sebab kekuatan itu adalah kemajuan ilmu pengetahuan. Contoh-contoh dalam sejarah tentang hal ini sangat banyak, diantaranya seperti yang telah kita sebutkan di depan.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nContoh lain lagi adalah ketika bangsa Tataar (Mongolia) menyerang kaum muslimin di akhir masa pemerintahan daulah Abbasiyah. Mereka mengalahkan kaum muslimin, menyerbu sebagian besar wilayah daulah Abbasiyah. Ketika itu bangsa Mongol unggul padahal ilmu pengetahuan yang mereka miliki masih terbelakang dibandingkan dengan daulah Abbasiyah, yang ketika itu menjadi negara terdepan dan mencapai puncak kemajuan di bidang ilmu pengetahuan. Sampai-sampai kota Bagdad dan perpustakaan-perpustakaannya menjadi pusat ilmu pengetahuan (baik ilmu dunia maupun syari’ah) di muka bumi pada waktu itu. Banyak pelajar-pelajar dari seluruh penjuru dunia menimba ilmu di sini. Akan tetapi kemajuan ilmu pengetahuan tidak berarti bagi mereka. Dan contoh-contoh seperti ini dalam sejarah banyak sekali.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDari sini kita dapat menyimpulkan bahwa, tidak ada keterkaitan yang pasti antara kekuatan pasukan dan kemenangan pasukan dari satu sisi dan kemajuan ilmu pengetahuan atau teknologi dari sisi yang lain, sekalipun biasanya kemajuan ilmu pengetahuan akan membantu suatu negara dalam mempersiapan peralatan tempur yang canggih. Akan tetapi semua peralatan ini bukanlah segalanya, apalagi menjadi hal yang terpenting. Alloh Subhanahu wa Ta’ala befirman:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ فلم تقتلوهم ولكن الله قتلهم وما رميت ولكن الله رمى... ] الأنفال: 17\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allohlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allohlah yang melempar...”(QS; Al-Anfaal: 17).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAlloh Tabaaroka wa Ta’ala berfirman:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ وما جعله الله إلا بشرى ولتطمئن به قلوبكم و ما النصر إلا من عند الله عزيز حكيم ] الأنفال: 10\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Dan Alloh tidak menjadikannya (mengirim bala bantuan itu) melainkan sebagai kabar gembira dan agar hatimu menjadi tenteram karenanya. Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Alloh. Sesungguhnya Alloh Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.(QS; Al-Anfaal: 10)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAdapun firman Alloh Ta’ala:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ وأعدوا لهم ما استطعتم من قوة ومن رباط الخيل ...] الأنفال: 60\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang...”(QS; Al-Anfaal: 60)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam ayat di atas Alloh Subhanahu wa Ta’ala telah memerintahkan agar kita mempersiapkan “kekuatan apa saja” untuk menghadapi mereka dan Dia tidak mengatakan, “dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan pasukan atau teknologi yang kamu sanggupi”, akan tetapi Alloh Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kata kekuatan bermakna umum (apa saja). Maka jadilah makna ayat di atas menjadi: “dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan yang kamu sanggupi berupa kekuatan iman, pasukan, teknologi atau kekuatan apa saja”. Alloh Subhanahu wa Ta’ala juga tidak mengatakan, “dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan seperti kekuatan mereka atau setengahnya”. Hal ini karena kemenangan itu datangnya dari sisi Alloh Subhanahu wa Ta’ala :\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ وما النصر إلا من عند الله....]\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Alloh...”\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDan jumlah dua kekuatan pasukan yang saling bertempur juga tidak dapat dipastikan. Alloh Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ قد كان لكم آية في فئتين التقتا فئة تقاتل قي سبيل الله وأخرى كافرة، يرونهم مثليهم رأى العين والله يؤيد بنصره من يشاء، إن في ذلك لعبرة لأولي الأبصار] آل عمران: 13\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Sesungguhnya telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang telah bertemu (bertempur). Segolongan bertempur di jalan Alloh dan (segolongan) yang lain kafir yang dengan mata kepala melihat (seakan-akan) orang-orang muslimin dua kali jumlah mereka. Alloh menguatkan dengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai mata hati”. (QS; Ali Imron: 13)\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nOleh karena itu menjadi keharusan bagi kita mengetahui dan melaksanakan sebab-sebab yang dapat membantu kita (dengan izin Alloh Subhanahu wa Ta’ala) untuk mewujudkan kemenangan dari sisi Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Dan inilah yang menjadi pembahasan kita dalam tulisan yang singkat ini, di bawah pancaran Kitab Alloh Subhanahu wa Ta’ala, tuntunan sunnah Nabi-Nya Shollallohu alaihi was sallam dan jalan yang ditempuh oleh sahabat-sahabat beliau yang mulia (semoga Alloh ridho kepada mereka semua) dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan kebaikan sampai hari kiamat. Oleh karena itu Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ ومن يشاقق الرسول من بعد ما تبين له الهدى ويتبع غير سبيل المؤمنين نوله ما تولى ونصله جهنم وساءت مصيرأ ] النسا: 115\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Dan barang siapa yang menentang Rosul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mu’min, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali”.(QS; An-Nisaa: 115)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nApa yang Harus Kita Kerahkan Untuk Mewujudkan Kemenangan dari Sisi Alloh Subhanahu wa Ta’ala dengan Keutamaan-Nya?\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAlloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ ولينصرن الله من ينصره إن الله لقوي عزيز ] الحج: 40\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Sesungguhnya Alloh pasti menolong orang yang menolong (agama) –Nya. Sesungguhnya Alloh benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa” (QS; Al-Hajj: 40)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam ayat yang lain Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ يا أيها الذين آمنوا إن تنصروا الله ينصركم ويثبت أقدامكم ] محمد: 7\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Hai orang-orang yang beriman, jika kalian menolong (agama) Alloh, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” (QS; Muhammad: 7)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAyat yang mulia di atas menguatkan bahwa Alloh Subhanahu wa Ta’ala akan menolong siapa saja yang menolong-Nya. Bagaimana kita menolong Alloh Subhanahu wa Ta’ala? Padahal Dia adalah Maha Perkasa, Maha Kaya yang tidak butuh kepada segala sesuatu, Dzat yang Maha Mulia? Kita lihat apa yang dikatakan oleh syaikh Al-‘alaamah As-Sinqhiithie (semoga Alloh Ridho kepada-Nya) dalam tafsirnya mengenai ayat-ayat di atas dalam kitab Adhwaul Bayaan (Bab: 7 Hal: 422):\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Alloh Jalla wa ‘Alaa menyebutkan dalam ayat yang mulia ini, bahwa jika kaum mu’minin menolong Rob mereka, maka Rob mereka akan menolongnya dari musuh-musuh mereka, dan meneguhkan langkah-langkah mereka yaitu menjaga mereka untuk tidak melarikan diri dan menjaga dari kekalahan” . dan makna ini telah diterangkan di berbagai ayat, dan dalam ayat yang lain dijelaskan karakteristik orang-orang yang mendapat janji dengan kemenangan ini. Seperti firman Alloh Subhanahu wa Ta’ala:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ الذين إن مكناهم في الأرض أقاموا الصلاة وآتوا الزكاة وأمروا بالمعروف ونهوا عن المنكر ولله عاقبة الأمور...] الحج: 41\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“(yaitu) orang-orang yang jika kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan sholat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang ma’ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar, dan kepada Alloh-lah kembali segala urusan”.(QS; Al-Hajj: 41)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAyat yang mulia di atas menunjukkan bahwa mereka yang tidak mendirikan sholat, tidak menunaikan zakat, tidak menyuruh kepada yang ma’ruf, dan tidak mencegah dari yang mungkar, mereka bukanlah yang dijanjikan Alloh Subhanahu wa Ta’ala dengan kemenangan sama sekali. Adapun makna orang-orang mu’min menolong Alloh adalah: mereka menolong agama-Nya, menolong Kitab-Nya, usaha dan jihad mereka semata-mata untuk meninggikan kalimat Alloh, menegakkan hukum-hukum Alloh di atas muka bumi, melaksanakan perintah-perintah-Nya, meninggalkan larangan-larangan-Nya, dan berhukum dengan yang diturunkan kepada Rosul-Nya Shollallohu alaihi was sallam. Nabi Shollallohu alaihi was sallam telah bersabda:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\" إذا تبايعتم بالعينة وأخذتم أذناب البقر، ورضيتم بالزرع ، وتركتم الجهاد، سلط الله عليكم ذلا لا ينزعه حتى ترجعوا إلى دينكم\" ( رواه الإمام أحمد وأبو داود وغيرهما وصححه الألباني في السلسلة الصحيحة رقم 11)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Jika kalian berdagang dengan sistem riba, kalian ridho dengan peternakan, kalian ridho dengan pertanian dan kalian meninggalkan jihad maka Alloh timpakan kepada kalian kehinaan yang tidak akan dicabut sampai kalian kembali kepada agama kalian” ( Diriwayatkan oleh Imam Ahmad, dan Abu Daud dan yang lainnya, dishohihkan oleh Al-Albanie dalam Silsilah Hadist Sohih No. 11)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDan sebab kehinaan yang merupakan lawan dari kemuliaan bukanlah karena terbelakang dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, seperti yang disangka oleh sebagian besar manusia, akan tetapi sebab kehinaan itu adalah seperti yang telah disebutkan oleh Rosululloh Shollallohu alaihi was sallam dalam hadist di atas, yaitu jauhnya kaum muslimin dari agamanya. Maka tidak ada jalan bagi kita kaum muslimin untuk mencabut kehinaan ini dari di kita, kecuali kita kembali kepada agama kita seperti yang telah disebutkan oleh hadist di atas: “ Alloh timpakan kepada kalian kehinaan yang tidak akan dicabut sampai kalian kembali kepada agama kalian” . Dan kami ingatkan Anda dengan ucapan Imam Malik rohimahulloh: “ Tidak akan baik umat terakhir ini kecuali dengan kebaikan yang ada pada umat pertama” . Dan generasi pertama umat ini tidaklah baik dengan teknologi akan tetapi mereka baik dengan keteguhan mereka dalam memegang agama Islam.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSebelum terjadi salah paham terhadap apa yang telah kami utarakan di atas, perlu kami jelaskan poin terpenting dalam tulisan ini, yaitu kita tidak mengatakan bahwa terbelakang dalam ilmu pengetahuan dan teknologi lebih itu lebih baik, dan kita juga tidak mengatakan bahwa kita harus meninggalkan ilmu-ilmu dunia dan tidak mempelajarinya. Akan tetapi yang kita maksud adalah, telah salah orang yang mengatakan sebab kelemahan dan kekalahan kaum muslimin dikarenakan keterbelakangan ilmu pengetahuan dan teknologi.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKita katakan bahwa ilmu-ilmu yang berkaitan dengan teknologi itu kita perlukan dan kita butuhkan, akan tetapi lemahnya teknologi bukanlah penyebab kekalahan kita. Kebutuhan kita untuk kembali kepada agama Islam lebih besar dari pada kebutuhan kita kepada ilmu-ilmu dunia ini. Karena kembali kepada agama kita merupakan sebab utama yang dapat menghantarkan kita meraih kemenangan bifadlillah insyaa Alloh Ta’ala, seperti yang telah difirmankan oleh Alloh:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ ...وما النصر إلا من عند الله....] الأنفال: 10\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ ....dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Alloh....” (QS; Al-Anfaal:10)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nJika Demikian, Apa Solusinya ?\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSolusi bukan dari saya, akan tetapi dari firman Alloh Subhanahu wa Ta’ala dan sabda Nabinya Shollallohu alaihi was sallam. Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ يا أيها الذين آمنوا إن تنصروا الله ينصركم ويثبت أقدامكم] محمد: 7\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Hai orang-orang yang beriman, jika kalian menolong (agama) Alloh, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” (QS; Muhammad: 7)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikian juga dengan perkataan yang telah kita sebutkan di atas: “Adapun makna orang-orang mu’min menolong Alloh adalah: mereka menolong agama-Nya, menolong Kitab-Nya, usaha dan jihad mereka semata-mata untuk meninggikan kalimat Alloh, menegakkan hukum-hukum Alloh di atas muka bumi, melaksanakan perintah-perintah-Nya, meninggalkan larangan-larangan-Nya, dan berhukum dengan yang diturunkan kepada Rosul-Nya Shollallohu alaihi was sallam”. Yaitu kita kembali kepada agama Islam yang telah kita kucilkan atau kita yang telah dikucilkan oleh pekerjaan kita dari agama ini. Dan makna ini kita dapati dalam sabda Rosul Shollallohu alaihi was sallam:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ سلط الله عليكم ذلا لا ينزعه حتى ترجعوا إلى دينكم]\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Alloh timpakan kepada kalian kehinaan yang tidak akan dicabut sampai kalian kembali kepada agama kalian”\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKembali Kepada Islam Adalah Solusinya, akan Tetapi Bagaimana Caranya?\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKembali kepada agama Islam tidak akan bisa dan tidak mungkin terjadi kecuali melalui perkara-perkara berikut ini:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPertama:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKita memahami agama Islam dengan pemahaman yang benar sesuai yang dipahami oleh Nabi kita Shollallohu alaihi was sallam, para sahabat Beliau (semoga Alloh ridho kepada mereka semua) dan para pendahulu kita yang sholih.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAdapun orang yang mengaku bahwa dia kembali kepada agama Islam di atas jalan kesesatan seperti Ahmadiyah Al-Qodhianiah, atau Sufiah dan madzhab-madzhab sesat lainnya, sesunguhnya dia belum kembali kepada agama ini, justru ia menuju kesesatan, wa ‘iyadzu billaah. Dan jalan yang benar itu hanya satu, seperti yang disabdakan oleh Nabi Shollallohu alaihi was sallam dalam hadist yang dihasankan oleh Al-Albani (rohimahulloh)dalam Shohih sunan Tirmidzi No. 2129:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[...وإن بني إسرائيل تفرقت على ثنتين وسبعين ملة، وتفرق أمتي على ثلاث وسبعين ملة، كلهم في النار إلا ملة واحدة، قيل: من هي يا رسول الله؟ قال: ما أنا عليه وأصحابه]\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Sesungguhnya bani Israel telah pecah menjadi 72 golongan, dan umatku pecah menjadi 73 golongan semuanya di neraka kecuali satu. Dikatakan: siapa golongan yang satu itu ya! Rosululloh? Rosul bersabda: “yang aku dan para sahabatku ada di atasnya”\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAlloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ وأن هذا صراطي مستقيما فاتبعوه ولا تتبعوا السبل فتفرق بكم عن سبيله ذلكم وصاكم به لعلكم تتقون] الأنعام: 153\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ dan bahwa ( yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Alloh kepadamu agar kamu bertakwa” (QS; Al-An’aam: 153)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKita perhatikan di sini Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman: [ هذا صراطي]\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n( ini adalah jalan-Ku), kata sirootii adalah kata tunggal yang berarti “ini adalah jalan yang satu yang lurus”. Berbeda ketika Dia Subhanahu wa Ta’ala berfirman tentang jalan-jalan yang sesat, Alloh Ta’ala menggunakan kata bentuk jamak (plural) [ السبل]\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\ndan ini suatu perkara yang sudah diketahui oleh Ahlussunnah wal Jamaa’ah bahwa jalan Alloh yang lurus dan tegak hanya satu. Adapun jalan-jalan kesesatan jumlahnya sangat banyak. Kita memohon kepada Alloh Al-Qodiir agar diberikan kesehatan dan agar Alloh mematikan kita di atas jalan yang lurus.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAl-Hafidz ibn Katsir rohimahulloh menafsirkan ayat di atas dalam tafsirnya (juz 1\/306): “dan firman Alloh Ta’ala: [فاتبعوه ولا تتبعوا السبل] maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), Alloh Subhaanahu wa Ta’ala menyatukan jalan-Nya karena kebenaran itu hanya satu, dan membanyakan jalan-jalan karena ia terpecah-pecah dan bergolong-golongan....”\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBerkata Ibnu Mas’ud (semoga Alloh ridho kepadanya): “ Rosululloh Shollallohu alaihi wa sallam membuat garis di atas tanah, kemudian bersabda: “Ini adalah jalan Alloh” kemudian Beliau membuat garis-garis di samping kanan dan kirinya, kemudian bersabda: “ ini adalah subul (jalan-jalan) di setiap jalan ada setan yang menyeru kepadanya” kemudian Beliau membaca:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ وأن هذا صراطي مستقيما فاتبعوه ولا تتبعوا السبل فتفرق بكم عن سبيله ذلكم وصاكم به لعلكم تتقون]\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“dan bahwa ( yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Alloh kepadamu agar kamu bertakwa” (Hadist Shohih, dishohihkan oleh Al-Albanie dalam tahriij syarh At-Thohawiyah No. 810).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nOleh karena itu sudah menjadi keharusan bagi kita untuk memahami Islam dengan pemahaman yang benar sebagaimana Rosul Shollallohu alaihi was sallam , para sahabat Beliau dan para pendahulu kita yang sholih memahaminya (semoga Alloh ridho kepada mereka semua). Hal ini kita lakukan agar kita dapat mengikuti jalan Alloh yang lurus.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKe-dua :\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMenerapkan Islam ( yang telah dipahami dengan benar) dengan penerapan yang tepat, dan tidak mengingkarinya sedikitpun baik itu perkara yang kecil (menurut anggapan sebagian orang) atau perkara yang besar, hanya karena kita tidak mampu melakukan atau dengan kata yang lebih tepat kita tidak menginginkannya atau berat bagi kita untuk berpegang teguh dengan perkara ini atau itu. Dan kita juga tidak mengatakan ini adalah masalah kulit (seperti diklaim sebagian orang) ( barang siapa yang ingin memperdalam masalah bahwa dalam agama Islam itu tidak ada istilah kulit dan inti , agar membaca buku: Tabsiir Ulil Albaab bi Bid’ati Taqsiimid Diin Ilaa Qosri wa Lubaab, penulis: Muhammad Ahmad Ismaail).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAkan tetapi wajib bagi kita untuk bertakwa kepada Alloh semampu kita. Dan wajib bagi kita untuk memahami, bahwa barang siapa yang tidak menerapkan sebagian perintah-perintah agama, bisa jadi posisi dia adalah orang yang berdosa , maksiat, ataupun fasik. Namun orang yang mengingkari sesuatu perintah dari agama Islam (walaupun yang diingkari itu sunnah) atau mengingkari suatu larangan agama maka dia adalah orang kafir (jika ia telah mengetahui kebenaran yang diingkarinya itu) sampai ia kembali dan bertaubat.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDan inilah yang banyak menimpa orang-orang ketika kita dapati mereka tidak menerapkan sebagian ajaran Islam atau tidak meninggalkan sebagian larangannya. Setan masuk kepada mereka dan menghiasi mereka, hingga mereka mengatakan: Tidak, ini bukan merupakan kewajiban atau ini bukan larangan. Mereka menentang dan menyangka sudah lepas dari tanggung jawab serta bebas dari siksaan karena keingkarannya. Padahal masalah yang sebenarnya sangat jauh sekali dari yang mereka sangkakan itu. Alloh Maha Mengetahui apa yang mereka sembunyikan dalam dada mereka.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMenjadi suatu kewajiban bagi seorang muslim mu’min ketika ia mendapati dirinya melakukan keharaman atau meninggalkan suatu kewajiban untuk mohon ampun kepada Alloh dan bertaubat kepada-Nya, memperbanyak do’a dan minta ampun, berdo’a kepada Alloh Ar-Rohman Ar-Rohiim Al-Mannaan agar dijauhkan dari keharaman itu dan memohon untuk menegakkan kewajiban-kewajiban-Nya. Selain itu meminta kepada Alloh agar menutupi kesalahannya dan tidak menampakkannya. Rosul Shollallohu alaihi was sallam telah bersabda:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ كل أمتي معافى إلا المجاهرون، وإن من المجاهرة أن يعمل الرجل بالليل عملا ثم يصبح وقد ستره الله تعالى فيقول: عملت البارحة كذا وكذا، وقد بات يستره ربه، ويصبح يكشف ستر الله عنه] فتح الباري شرح صحيح البخاري 10\\486\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Setiap umatku dimaafkan kecuali orang-orang yang terang-terangan, dan sesungguhnya termasuk terang-terangan adalah, seorang laki-laki yang melakukan perbuatan pada malam hari dan Alloh Ta’ala telah menutupinya. Kemudian dia berkata (pada orang lain) di pagi harinya: Tadi malam aku melakukan demikian-demikian, padahal malam itu Robnya telah menutupinya namun pagi harinya ia menyingkap tabir Alloh dari dirinya (sendiri). Fathul Baari, Penjelasan Shohih Bukhori: 10\/486\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKe-Tiga\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKita menyeru dan mengamalkan agama ini dengan sebenar-benarnya, yaitu Islam yang telah kita pahami dan praktikan dengan betul. Dan sebesar-besar bentuk da’wah adalah menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari keburukan (al-amru bil ma’ruf wa nahyu ‘anil munkar). Rosul Shollallohu alaihi was sallam bersabda:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ والذي نفسي بيده لتأمرن بالمعروف ولتنهون عن المنكر أو ليوشكن الله أن يبعث عليكم عقابا منه فتدعونه فلا يستجاب لكم] صحيح سنن الترمذي للألباني برقم 1762\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“Demi jiwaku yang ada di tangan-Nya, kalian benar-benar memerintahkan kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar atau Alloh benar-benar akan menimpakan kepada kalian siksa kemudian kalian berdoa dan tidak dikabulkan” (Shohih Sunan Tirmidzi menurut Al-Albani No.1762)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBenar! Sudah menjadi keharusan bagi kita untuk mengajak manusia dan menyeru mereka kepada yang baik dan mencegah dari yang buruk, dan kita mulai dari diri kita sendiri, kemudian orang yang terdekat ( hal ini jangan dipahami bahwa seseorang tidak boleh menyeru kepada Alloh kecuali jika dirinya sudah terbebas dari segala perbuatan maksiat terlebih dahulu. Tidak demikian, akan tetapi tetap menyeru sekalipun di bermaksiat kepada Alloh. Bagi setiap muslim agar berjuang sekuat kemampuannya kemudian menyeru orang lain, memulai dari yang terdekat dan selanjutnya…dan Alloh Maha Mengetahui). Dan kita memulai dari rumah kita dengan mencegah dan menghilangkan keburukan yang ada di dalamnya. Menasihati dengan lemah-lembut orang yang berada dalam tanggungan kita terlebih dahulu. Kemudian jika mereka tidak menghiraukan maka bagi kita untuk memaksa mereka, karena Rosul Shollallohu alaihi was sallam telah bersabda:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[إن الله تعالى سائل كل راع عما استرعاه أحفظ ذلك أم ضيع؟ حتى يسأل الرجل عن أهل بيته] صحيح الجامع الصغير: 774\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Sesungguhnya Alloh bertanya kepada setiap pengembala tentang apa yang digembalakannya apakah ia menjaganya atau menyia-nyiakannya, sampai-sampai seorang laki-laki akan ditanya tentang keluarganya”( Shohoh Jami’us Shoghiir : 774)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKetahuilah! (semoga Alloh memberi tahu kepadaku juga kepada engkau) bahwa engkau akan diperhitungkan tentang apa-apa yang terjadi di rumahmu, berupa kemungkaran-kemungkaran jika engkau mendiamkannya dan tidak merubahnya. Kemudian setelah itu engkau mengajak dan menasihati kerabat-kerabatmu dimulai dari yang terdekat dan selanjutnya, kemudian tetangga-tetanggamu. Demikianlah dari yang terdekat terlebih dahulu…carilah pahala di sisi Alloh dan bersabar atas penderitaan yang menimpamu. Alloh Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ أم حبستم أن تدخلوا الجنة ولما يعلم الله الذين جاهدوا منكم و يعلم الصابرين] آل عران : 142\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Alloh orang-orang yang berjihad di antaramu dan belum nyata orang-orang yang bersabar” (QS: Ali Imron: 142)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nInilah jalan yang bisa kita tempuh untuk menghilangkan kekalahan yang menimpa kita dan umat kita, serta membebaskan tanah-tanah kita yang terampas. Karena kitalah yang berhak mendapat kemenangan dari Alloh (dengan keutamaan-Nya dan kemuliaan-Nya) dengan sebab kembalinya kita kepada agama kita dan pertolongan kita kepada Alloh. Dan setelahnya, jika kita mampu untuk memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi lebih dari yang dimiliki Eropa dan Amerika maka tidak ada masalah, bahkan ini merupakan hal yang diharapkan.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSaya berusaha untuk mengatakan di sini, bahwa menjadi suatu keharusan bagi kita agar mengetahui penyakit kita yang sebenarnya agar kita bisa mengobati dengan pengobatan yang sesuai. Adapun negara-negara yang engkau sangka bahwa masalah maupun sebab kelemahannya hingga menjadi ekor bagi negara-negara barat maupun timur adalah karena keterbelakangan teknologi, ia telah menjadi negara yang rakus. Ia membelanjakan uangnya bermilyar-milyar untuk memenuhi ketertinggalan ini. Mengimpor peralatan-peralatan canggih dari barat. Akan tetapi ia lupa dan lalai atau minimal menyepelekan sisi yang penting, yaitu usaha untuk memperbaiki manusia dan mengembalikan mereka kepada agamanya. Ini merupakan kesalahan yang besar. ( Tengoklah sebentar APBN sebagian besar negara-negara yang mayoritas penduduknya muslim, akan engkau dapati pengembangan bidang-bidang olah raga dan seni lebih besar dan berlipat-lipat dibanding apa yang dibelanjakan untuk pendidikan dan agama Islam, Alloh-lah Maha Penolong dan hanya kepada-Nya kita mengadu) Kebutuhan kita sekarang kepada para penyeru dan ulama lebih besar dari pada kebutuhan kita kepada para Insinyur dan ijasah-ijasah di bidang ilmu pengetahuan dunia.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nHasilnya kita lihat sekarang, sebagian besar negara-negara Islam di dunia mereka mempunyai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta peralatan-peralatan canggih yang hampir seimbang dengan negara-negara kafir yang maju. Namun demikian negara yang berpenduduk muslim ini dengan segala bentuk kemajuan, kecanggihan, dosen-dosen perguruan tinggi dan ijasah-ijasah doktor yang mereka miliki, tetap saja mereka menjadi budak barat dan timur baik dalam bidang politik, keyakinan dan kebudayaan. Dan tetap saja bumi kita dirampas, wanita-wanita dan anak-anak kita di Palestina dan Afganistan dan yang lainnya menjadi gelandangan.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDari sini muncul pertanyaan dalam benak orang-orang yaitu, selama urusan itu berada di tangan Alloh Subhanahu wa Ta'ala, seperti dalam firman-Nya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ قل اللهم مالك الملك تؤتي الملك من تشاء وينزع الملك ممن تشاء وتعز من تشاء وتذل من تشاء بيدك الخير إنك على شيء قدير] آل عمران: 26\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang memiliki kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu” (QS; Ali Imron: 26)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSelama urusan itu demikian, mengapa Alloh memenangkan negara-negara kafir seperti Amerika dan Rusia juga yang lainnya? Mengapa ditetapkan untuk mereka kemenangan atas musuh-musuhnya, dan diberikan kepada mereka kekuatan militer? Padahal mereka adalah orang kafir yang berlumur dosa-dosa dan kemaksiatan?\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nJawaban Terhadap Pertanyaan ini Dari Berbagai Segi\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPertama:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSesungguhnya hanya milik Alloh-lah kerajaan dan urusan, segala Puji bagi-Nya. Kita adalah hamba-Nya Subhanahu wa Ta'ala, Dia tidak ditanya tentang apa-apa yang diperbuat-Nya. Alloh Subhanahu wa Ta'ala berfirman:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ لا يسأل عما يفعل وهم يسألون] الأنبياء: 23\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya, dan merekalah yang akan ditanyai” (QS; Al-Anbiyaa: 23)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKe-Dua:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBahwa Alloh Subhanahu wa Ta'ala telah mengharamkan kedzoliman atas diri-Nya, seperti firman-Nya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ إن الله لا يظلم الناس شيئا ولكن الناس أنفسهم يظلمون ] يونس: 44\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Sesungguhnya Alloh tidak berbuat dzolim kepada manusia sedikitpun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat dzolim kepada diri mereka sendiri”(QS: Yunus:44)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikian juga seperti yang disebutkan dalam hadist qudsi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim rohimahulloh dari Abi Dzar dari Nabi Shollallohu alaihi was sallam yang diriwayatkan dari Alloh Tabaaroka wa Ta’ala bahwa Alloh berfirman:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ يا عبادي إني حرمت الظلم على نفسي وجعلته بينكم محرما فلا تظالموا....]\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Hai hamba-hamba-Ku!, sesungguhnya Aku telah mengharamkan kedzoliman atas diri-Ku, dan aku jadikan ia pada kalian sebagai suatu yang dilarang, maka janganlah kalian saling berbuat kedzoliman…”\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMaka di balik kekuasaan orang-orang kafir ini pasti ada hikmah-hikmah yang tersembunyi. Dalam waktu tertentu kita akan mengetahui hikmah-hikmah itu dan kadang juga tidak mengetahuinya. Dan kadang-kadang kita mengetahui sebagiannya dan bodoh terhadap sebagian yang lain.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKetiga:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKadang-kadang Alloh Subhanahu wa Ta'ala menampakkan kepada kita sebagian hikmah dari kekuasaan orang-orang kafir di dunia untuk masa tertentu, dimana Alloh Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman tentang hal ini:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ لا يغرنك تقلب الذين كفروا في البلاد متاع قليل ثم مأواهم جهنم وبئس المهاد] آل عمران:196- 197\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Janganlah sekali-kali kamu terperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri. Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah Jahannam: dan jahannam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya” (QS; Ali Imron: 196-197)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAl-Hafidz Ibnu Katsir rohimahulloh mengatakan dalam tafsirnya tentang ayat di atas (“ Berkata Ta’ala : “Janganlah sekali-kali kamu terperdaya” tampak bahwa orang-orang kafir berada dalam kemewahan, kenikmatan dan kegembiraan, ini adalah sebuah istidrooj yang sedikit ( pemberian yang dengannya justru membuat ia makin jauh dalam kesesatan disebabkan karena mereka berpaling dari kebenaran ) Pent, yang pada akhirnya semua itu akan hilang, dan tergadailah mereka dengan amal-amalnya yang buruk, karena apa yang ada pada mereka: “Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah Jahannam: dan jahannam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya”) . Ringkasan tafsir ibn Katsiir, Penulis: Rifaai, Jilid I Hal: 345.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nHal ini persis seperti yang disabdakan oleh Rosul Shollallohu alaihi was sallam dalam sebuah hadist shohih yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan dishohihkan oleh Al-Albanie dalam silsilah as-shohih No. 413. Bersabda Rosul Shollallohu alaihi was sallam : “ Jika engkau melihat Alloh memberikan kepada seorang hamba apa yang dicintainya dari bagian dunia di atas kemaksiatannya, itu adalah sebuah istidrooj, kemudian Beliau membaca:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ فلما نسوا ما ذكروا به فتحنا عليهم أبواب كل شيئ ، حتى إذا فرحوا بما أوتوا أخذنا هم بغتة فإذا هم مبلسون] الأنعام: 44\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami-pun membuka semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa” (QS; Al-An’am: 43)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nFirman Alloh Subhanahu wa Ta'ala yang lain:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ ولا تحسبن الله غافلا عما يعمل الظالمون إنما يؤخرهم ليوم تشخص فيه الأبصار] إبراهيم: 42\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Dan janganlah sekali-kali kamu ( Muhammad) mengira, bahwa Alloh lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang dzolim. Sesungguhnya Alloh memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak” (QS; Ibrohim: 42)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDan diantara sebab-sebab yang menjadikan orang-orang kafir itu kadang-kadang mendapat kedudukan dan kemenangan di dunia untuk waktu tertentu adalah, karena mereka (orang-orang kafir) diberikan kebaikan-kebaikan yang mereka gunakan di dunia sampai ketika mereka datang pada hari perhitungan, maka tidak ada kebaikan buat mereka sama sekali. Dalilnya adalah firman Alloh Ta’ala:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ و يوم يعرض الذين كفروا على النار أذهبتم طيباتكم في حياتكم الدنيا واستمتعتم بها فاليوم تجزون عذاب الهون بما كنتم تستكبرون في الأرض بغير الحق وبما كنتم تفسقون] الأحقاف: 20\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Dan ( ingatlah ) hari (ketika) orang-orang kafir dihadapkan ke neraka ( kepada mereka dikatakan): “ Kamu telah menghabiskan rizkimu yang baik dalam kehidupan duniawimu (saja) dan kamu telah bersenang-senang dengannya; maka hari ini kamu dibalasi dengan siksa yang menghinakan karena kamu telah menyombongkan diri di muka bumi tanpa hak dan karena kamu telah fasik” (QS; Al-Ahqoof: 20)\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikian pula sabda Nabi Shollallohu alaihi was sallam yang senada dengan ayat di atas: “ Sesungguhnya Alloh tidak berbuat dzolim kepada kebaikan seorang mu’min, Dia memberikannya di dunia dan memberikan pahalanya di akhirat. Adapun orang kafir Alloh memberikan kepadanya kebaikan di dunia yang dia pergunakan di dunia sampai ketika dibuka hari kiamat tidak ada pahala dari kebaikannya” (HR. Muslim, Syarh muslim lin-Nawawii 7\/155)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDan diantara hikmah dibuatnya orang-orang kafir berkuasa kadang-kadang adalah, sebagai cobaan bagi orang mu’min dan sebagai penghapus dosa mereka. Nabi Shollallohu alaihi was sallam bersabda: “ Senantiasa cobaan menimpa laki-laki dan perempuan mu’min baik dalam dirinya, anaknya dan hartanya, sampai mereka berjumpa dengan Alloh tanpa ada kesalahan pada mereka” (shohihul jamii’us shoghiir 5815)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nHal ini tidak berarti bahwa orang-orang kafir tidak mendapat siksa di dunia dan tidak diuji. Alloh Subhanahu wa Ta'ala banyak menimpakan siksa kepada umat-umat kafir dan mengirim kepada mereka berbagai macam siksaan karena kedzoliman atau kefasikan mereka yang melampaui batas, setelah hal itu semua di tahan sebentar. Demikian juga Alloh Subhanahu wa Ta'ala banyak memberikan siksa kepada individu-individu orang kafir di dunia. Akan tetapi apa yang kami sebutkan tentang kadang-kadang siksaan kepada orang kafir itu ditahan, sesungguhnya itu merupakan ketentuan Alloh Tabaaroka wa Ta’ala untuk suatu hikmah yang hanya diketahui oleh-Nya, [ وهو خير الحاكمين] الأعراف:87 “ Dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya” (QS; Al-‘Aroof: 87). Alloh Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam ayat yang lain:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ وما أصاب من مصيبة فبما كسبت أيديكم ويعفو عن كثير] الشورى: 30\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Dan musibah apa saja yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Alloh memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)” (QS; As-Syuuroo: 30)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSebagian Ayat-Ayat Al-Quran yang Menguatkan Masalah Ini\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ قل متاع الدنيا قليل والآخرة خير لمن اتقى ولا تظلمون فتيلا ] النساء: 77\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Katakanlah: kesenangan di dunia itu hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun” (QS; An-Nisaa: 77)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ وما الحياة الدنيا إلا لعب ولهو وللدار الآخرة خير للذين يتقون أفلا تعقلون ] الأنعام : 32\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Dan tiadalah kehidupan dunia itu, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sesungguhnya kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidaklah kamu memahami?(QS; Al-An’am: 32)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ من كان يريد الحياة الدنيا وزينتها نوف إليهم أعمالهم فيها وهم فيها لا يبخسون، أولئك الذين ليس لهم في الآخرة إلا النار وحبط ما صنعوا فيها وباطل ما كانوا يعملون ] هود: 15-16\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperolah di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang mereka kerjakan” (QS; Huud: 15-16)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ أفمن وعدناه وعدا حسنا فهو لاقية كمن متعناه متاع الحياة الدنيا ثم هو يوم القيامة من المحضرين] القصص: 61\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Maka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik (surga) lalu ia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami berikan kepadanya kenikmatan hidup duniawi, kemudian dia pada hari kiamat termasuk orang-orang yang diseret (ke dalam neraka)? (QS; Al-Qoshosh: 61)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ إن الذين تولوا منكم يوم التقى الجمعان إنما استزلهم الشيطان ببعض ما كسبوا ولقد عفا الله عنهم، إن الله غفور حليم] آل عمران: 155\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antaramu pada hari bertemu dua pasukan itu, hanya saja mereka digelincirkan oleh syaitan, disebabkan sebagian kesalahan yang telah mereka perbuat (di masa lampau) dan sesungguhnya Alloh telah memberi maaf kepada mereka. Sesungguhnya Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyantun” (QS; Ali Imron: 155)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ من كان يريد العاجلة عجلنا له فيها ما نشاء لمن نريد ثم جعلنا له جهنم يصلاها مذموما مدحورا. ومن أراد الآخرة وسعى لها سعيها وهو مؤمن فأولئك كان سعيهم مشكورا. كلا نمد هؤلاء وهؤلاء من عطاء ربك وما كان عطاء ربك محظورا] الإسراء: 18-20\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Barang siapa yang menghendaki kehidupan sekarang (dunia) maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka Jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mu’min, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik. Kepada masing-masing golongan baik golongan ini maupun golongan itu, Kami berikan bantuan dari kemurahan Tuhanmu. Dan kemurahan Tuhanmu tidak dapat dihalangi” (QS; Al-Isroo’: 18-20)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDan satu hal yang sangat disayangkan, kita dapati kebanyakan manusia yang mereka itu menghabiskan sebagian besar kehidupannya dalam kobaran kekalahan, mereka membuka matanya lebar-lebar untuk dunia. Padahal orang-orang barat dan timur sangat bernafsu untuk menguasai kita, seperti sabda Rosul Shollallohu alaihi was sallam :\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ يوشك أن تداعى عليكم الأمم من كل أفق، كما تداعى الأكلة إلى قصعتها، قيل يا رسول الله فمن قلة يوئذ؟ قال: لا، ولكنكم غثاء كغثاء السيل، يجعل الوهن في قلوبكم، وينزع الرعب من قلوب عدوكم، لحبكم الدنيا وكراهيتكم الموت] رواه أحمد وأبو داود، صحيح الجامع 8183\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Hampir saja umat-umat lain saling mengerumuni kalian dari segala penjuru, seperti berkerumunnya orang-orang di hidangannya”, dikatakan: Ya Rosululloh! Apa karena jumlah kita sedikit pada waktu itu? Rosululloh Shollallohu alaihi was sallam bersabda: “ Tidak! Akan tetapi kalian itu buih seperti buih banjir, Alloh masukkan dalam hati-hati kalian Al-wahn, dan mencabut dari hati-hati musuh kalian rasa takut, (disebabkan) karena kecintan kalian terhadap dunia dan kebencian kalian terhadap kematian” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Shohihul Jaami’: 8183)\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSaya katakan, satu hal yang sangat disayangkan kita dapati mereka hidup dengan pemikiran-pemikiran yang pesimis, kosong dari harapan untuk meraih kemenangan. Hal ini karena mereka berkhayal bahwa kemenangan itu hanya dapat diraih dengan kekuatan materi saja. Mereka tidak mengetahui bahwa kemenangan itu datang dari sisi Alloh Subhanahu wa Ta'ala. Ini adalah salah satu bentuk kebodohan umat Islam terhadap agamanya sendiri dan sejarah umat terhadulu. Dan hasilnya adalah kenyataan hidup yang kita alami sekarang ini.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKepada mereka saya katakan, kemenangan itu datang dari sisi Alloh Subhanahu wa Ta'ala, maka berbuatlah dengan amalan yang diridhoi oleh-Nya dengan kembali kepada agama kalian seperti yang telah jelaskan di depan. Dan contoh terbesar dari sebuah kemenangan yang datang dari sisi Alloh Ta’ala adalah apa yang telah dilakukan oleh para mujahidin di Afganistan terhadap tentara Uni Soviet (sekarang Rusia). Mereka (tentara Uni Soviet) keluar \/atau lebih tepat mundur dari Afganistan, lari meninggalkan negara yang kecil dan lemah di belakang mereka.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMemang benar mereka dikeluarkan oleh mujahidin-mujahidin yang memiliki persenjataan ringan lagi kuno dibandingkan dengan persenjataan modern yang dibawa oleh ratusan ribu tentara Uni Soviet, berupa pesawat tempur, tank-tank maupun roket-roketnya. Mereka telah keluar, karena yang mengeluarkan mereka adalah mujahidin-mujahidin di jalan Alloh dan juga karena Alloh menginginkan mereka untuk keluar. (Barang siapa yang ingin memperluas masalah jihad di Afganistan silahkan membaca buku “Jihad di Afganistan dan Dalil-dalilnya” dengan penulis Syaikh Muhammad Qutb)\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSudah menjadi kewajiban bagi kita untuk mengetahui sebab kekalahan yang sebenarnya, kemudian kita menjauhinya. Dan demikian pula sebaliknya, sudah menjadi keharusan bagi kita untuk mengetahui sebab-sebab yang membawa kemenangan, yang kemudian kita tempuh hal itu sebagai ganti dari hilangnya waktu-waktu yang kita buang untuk hal-hal yang tidak membawa kemajuan.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nInilah yang ingin aku jelaskan kepada saudara-saudara kita kaum muslimin sekalian, sebagai bentuk dari kewajiban memberi nasihat seperti sabda Nabi Shollallohu alaihi was sallam :\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ الدين النصيحة –قالها ثلاثا- قلنا: لمن؟ قال: لله، ولكتابه ولرسوله، ولأئمة المسلمين وعامتهم]\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Agama ini adalah nasihat (Beliau mengatakan hal itu tiga kali), kami berkata: untuk siapa? Beliau bersabda: “ untuk Alloh, untuk Rosul-Nya, untuk imam-imam kaum muslimin dan rakyatnya”\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAlloh Subhanahu wa Ta'ala berfirman:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ فستذكرون ما أقول لكم وأفوض أمري إلي الله، إن الله بصير بالعباد] ِالمؤمن: 44\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Kelak kamu akan ingat kepada apa yang kukatakan kepada kamu. Dan aku menyerahkan urusanku kepada Alloh. Sesungguhnya Alloh Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya” (QS. Al-Mu’min: 44)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKetahuilah Apakah Telah Aku Sampaikan?….Ya Alloh, Saksikanlah!\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDi Akhir pembahasan ini saya mengajak kepada seluruh saudaraku kaum muslimin di manapun mereka berada, agar bertakwa kepada Alloh Tabaaroka wa Ta’ala, agar kembali kepada agama Islam, serta memperbaiki keadaan masing-masing. Memohon ampun kepada Alloh dan kembali kepada-Nya. (Orang yang bertaubat seperti orang yang tidak berdosa). Alloh Subhanahu wa Ta'ala berfirman:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ فقلت استغفروا ربكم إنه كان غفارا يرسل السماء عليكم مدرارا، ويمددكم بأموال وبنين، ويجعل لكم جنات ويجعل لكم أنهارا] نوح: 10-12\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Maka aku katakan kepada mereka: mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dan membanyakan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai”(QS. Nuuh: 10-12)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDan agar mereka mengetahui bahwa dunia ini akan punah, dan ingatlah firman Alloh Subhanahu wa Ta'ala:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[ ومن يتق الله يجعل له مخرجا ويرزقه من حيث لا يحتسب ] الطلاق:2-3\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Barang siapa yang bertakwa kepada Alloh niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka” (QS. At-Tholaq: 2-3)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikian juga sabda Nabi Shollallohu alaihi was sallam:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n[نضر الله امرء سمع منا حديثا فبلغه غيره، فرب حامل فقه إلى من هو أفقه منه، ورب حامل فقه ليس بفقيه، ثلاث لا يغل عليهن قلب مسلم: إخلاص العمل لله، ومناصحة ولاة الأمر، ولزوم الجماعة، فإن دعوتهم تحيط من ورائهم. ومن كانت الدنيا نيته فرق الله عليه أمره، وجعل فقره بين عينيه، ولم يأته من الدنيا إلا ما كتب له، ومن كانت الأخرة نيته جمع الله أمره، وجعل غناه في قلبه، وآتته الدنيا وهي راغمة] رواه ابن حبان في صحيحه، وصححه الألباني في صحيح الترغيب والرهيب برقم 83\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtinya:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n“ Semoga Alloh mencerahkan orang yang mendengar hadist dari kami kemudian menyampaikannya kepada yang lainnya, banyak orang berilmu membawa ilmunya kepada orang yang lebih mengetahui darinya, dan betapa banyak orang yang membawa ilmu dia itu bukan orang yang mendalam ilmunya, Tigal hal yang hati muslim tidak dapat dirampas darinya: ikhlas beramal karena Alloh, menasihati waliul amri (pemegang pemerintahan) dan menetapi jama’ah sesungguhnya doa mereka melingkupi orang dibelakangnya. Barang siapa yang niatnya karena dunia, Alloh cerai-beraikan urusannya, dan menjadikan kemiskinannya dihadapannya, dan dunia tidak datang kecuali apa yang telah ditulis untuknya. Dan barang siapa yang niatnya adalah akhirat, Alloh kumpulkan urusannya, dan dijadikan kekayaannya dalam hatinya, dan dunia datang kepadanya namun dia melawannya” .(HR. Ibnu Hibban dalam shohihnya, dishohihkan oleh Al-Albanie dalam shohih targhiib wa tarhiib No. 84)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nJika saya benar, maka kebenaran ini semata-mata datang dari Alloh melalui keutamaan-Nya, dan seandainya saya salah, maka kesalahan ini datang dari diri saya sendiri dan dari setan.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMaha Suci Engkau ya Alloh aku memujiMu. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang hak (untuk disembah) kecuali Engkau, Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu. Dan kesejahteraan semoga Alloh Ta’ala limpahkan kepada hamba dan Rosul-Nya Muhammad Shollallohu alaihi was sallam , kepada keluarga, para sahabatnya (semoga Alloh ridho kepada mereka semua)dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan kebaikan sampai hari kiamat. Dan akhir dari do’a kita, segala Puji hanya milik Alloh Tuhan semesta Alam.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDiterjemahkan dari buku: “ Maa hua sababu taholufil muslimiin wa dho’fihim?”. oleh Joko Pamungkas.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTanpa Penulis dan Penerbit, dengan izin terbit dari Kementrian Penerangan Dammaam No. 454 tanggal 9\/2\/1411 Cetakan Pertama tahun 1411 H,\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/8427644303267337392\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/11\/kemunduran-dan-kelemahan-kaum-muslimin.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8427644303267337392"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8427644303267337392"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/11\/kemunduran-dan-kelemahan-kaum-muslimin.html","title":"Kemunduran Dan Kelemahan Kaum Muslimin,"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-4759142298271430358"},"published":{"$t":"2016-09-25T03:43:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2016-09-25T04:22:02.468-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Islam"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Hakikat Cinta dan Benci Karena Allah"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSebagai dasar pembicaraan\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/09\/hakikat-cinta-dan-benci-karena-allah.html\"\u003E Hakikat cinta dan benci karena Allah\u003C\/a\u003E. adalah ﬁrman Allah itu sendiri dan sabda Nabi Muhammad Saw. Firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surat Al-Mujadalah ayat 22 yang artinya sbb. : \u003Ci\u003E\"Tiada engkau dapati sesuatu kaum yang beriman akan Allah dan hari kesudahan. mau berkasih-kasihan dengan orang-orang yang memusuhi (menentangi) Allah dan Rasul-Nya, walaupun orang yang memusuhi itu orang-orang tuanya. anak-anaknya, saudara-saudaranya, keluarganya. Orang-orang yang beriman itu, telah dimaterikan iman dalam jiwa raganya dan telah dikokohkan pula dengan kekuatan Allah. Allah akan memasukkan mereka ke dalam syurga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya kekal mereka di dalamnya. Allah beridlai mereka, merekapun meridlai Allah. Merekalah jama'ah Allah. Ketahuilah bahwa jama'ah itulah yang mendapat kemenangan\"\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSabda Nabi Muhammad saw.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nHadits yang diriwayatkan oleh Bukhari menyatakan bahwa tujuh orang yang mendapat naungan dari Allah pada hari di mana tidak ada seseorangpun (mahluk) dapat memberikan naungan, kecuali naungan-Nya sendiri. Tepatnya sepertlberikut:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Tujuh orang dlnaungl Allah dalam naungan-Nya di hari tak ada lagi naungan selain dari naungan Allah sendiri.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Col\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ci\u003EKepala negara yang adil.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ci\u003EPemuda yang besar dalam beribadat kepada Allah.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ci\u003EOrang yang berpautan jiwanya dengan mesjid-mesjid.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ci\u003EOrang yang berkasih-kasihan karena Allah berkumpul karena Allah dan berceraipun karena-Nya.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ci\u003EOrang yang diajak perempuan yang mempunyai kedudukan dan kecantikan, lalu menampik, dengan jawaban : saya takut akan Allah.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ci\u003EOrang yang bersedekah dengan sesuatu sedekah (memberikan sesuatu pertolongan harta benda kepada fakir miskin) dengan menyembunyikan, sehingga tangan kiri tidak tahu apa yang dikeluarkan oleh tangan kanan.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ci\u003EOrang yang menyebut Allah dalam khalwat, lalu mencucurkan airmata\". (H.R. Bukhari).\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSedangkan Perowi Ahmad dengan konteks direk meriwayatkan\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Manusia itu, menurut agama sahabatnya. Maka, lihatlah siapa yang Ia sahabati\". (H.R. Ahmad).\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDan Abu Daud pun meriwayatkan pula tentang sabda Nabi yang berbunyi \u003Ci\u003E\"Barang siapa cinta karena Allah dan benci karena-Nya, memberi karena Allah dan menahan karena-Nya, adalah orang itu memperoleh \"kesempurnaan iman\". (H.R. Abu Daud).\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDari Abu Daud lagi mengemukakan sabda Nabl saw, yang artinya\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Bahwasanya diantara hamba-hamba Allah ada manusia yang bukan Nabi, bukan syahid, tetapi sangat bagus kedudukannya disisi Allah. Para sahabat bertanya : \"Siapakah gerangan orang itu, ya Rasulullah ?\" \u0026nbsp;Nabi Menjawab : \"ltulah orang-orang yang berkasih-kasihan dengan karena Allah semata-mata, bukan karena dasar kekeluargaan yang bukan pula karena harta. Demi Allah, muka mereka bersinar, tiada merasal ketakutan di kala manusia dalam sangat ketakutan. Sesudah itu Nabi membaca Ayat : Ala lnna aulla allahi lakhaufun 'alalhim wa la hum yahzanun (Ketahuilah bahwa wali-wali penolong-penolong Allah itu tiada dikhawatirkan apa-apa terhadapnya dan mereka tiada bergundah hati\". (H.R. Abu Daud).\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSehubungan dengan hal tersebut Al-Baihaki menuturkan :\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Hal Abu Dzar, manakah, simpulan lman yang sangat kokoh ? Kata Abu Dzar : Allah dan Rasul-Nya yang leblh mengetahui. Kata Nabi Saw : \"Berkasih-kasihan karena Allah, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/09\/hakikat-cinta-dan-benci-karena-allah.html\"\u003Ecinta karena Allah dan benci karena Allah\u003C\/a\u003E\". (H.R. Al-Balhaqy)\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-f-8wxSxXR8w\/V-ey-IDOdOI\/AAAAAAAAGc0\/DsqSSps_5Ws9X-g3JcUIZDB8Sm0XXu2rQCLcB\/s1600\/hakikat%2Bcinta%2Bdan%2Bbenci.png\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Hakikat Cinta dan benci karena Allah\" border=\"0\" height=\"249\" src=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-f-8wxSxXR8w\/V-ey-IDOdOI\/AAAAAAAAGc0\/DsqSSps_5Ws9X-g3JcUIZDB8Sm0XXu2rQCLcB\/s320\/hakikat%2Bcinta%2Bdan%2Bbenci.png\" title=\"Hakikat Cinta dan benci karena Allah\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003EPengertian selanjutnya penulis akan membaca memberikan batasan terhad apa-apa yang dimaksud dengan \"\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/09\/hakikat-cinta-dan-benci-karena-allah.html\"\u003EHakikat Cinta dan benci karena Allah\u003C\/a\u003E\". Mencintai dan membenci karena Allah, ialah, kita mencintai seseorang, lantaran orang itu melaksanakan segala kewajlban Agama, dan membenci seseorang lantaran orang itu tidak memenuhi kewajibannya terhadap Allah dan Rasul\". \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/09\/hakikat-cinta-dan-benci-karena-allah.html\"\u003EHakikat Cinta dan benci karena Allah\u003C\/a\u003E, sendi akhlaq Islam dan sendi hidup bahagia, di masa hal yang tersebut ini masih diperaktekkan dengan seksama oleh kaum muslimin. Di masapertama, kaum muslilmin mencintai seseorang karena Allah dan pada Allah. Mereka memberi pertolongan kepada orang yang dicintai itu, agar bertambah-tambahlah ta’atnya. Mereka membenci seseorang karena Allah dan pada Allah, agar kebenciannya menjadi sepenting-penting sebab insaf dan sadar orang yang dibencikan itu, dan menyebabkan kembali kepada keutamaan serta kelurusan.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nLantaran inilah mereka berani mengobah atau menghancurkan kemungkaran. \"Mereka benar-benar dengan kemauan dan perbuatan memenuhi maksud hadits : \u003Ci\u003E\"Barangsiapa diantara kamu melihat kemungkaran, hendaklah dirobahkannya dengan tenaganya, jika tldak sanggup merobahkan dengan tenaganya, ia usahakan merobahkan, dengan lidahnya. Jika dengan lidah juga tak sanggup, iapun merobahkan dengan hatinya : yang demikian ini selemah-lemah lman”. (Bukhari Muslim).\u003C\/i\u003E Dimaksud dengan merobahkan dengan hati, atau \"Ingkar dengan hati\", memutuskan perhubungan dengan orang yang berbuat mungkar dan mengurungkan orang yang berbuat mungkar itu dalam daerah yang sempit yang memungkinkan timbul keinsafan dan memalingkannya dari kesalahan kepada. kebajikan.Firman Allah SWT dalam surat Al-Maidah ayat 55 dan 56, yang artinya \u003Ci\u003E\"Hanyasanya penolongmu, Ialah Allah, Rasul-Nya dan segala mereka yang beriman yang mendirikan sembahyang, mengeluarkan zakat, dan mereka melakukan ruku\". Barang siapa mengangkat Allah, Rasul dan segala orang mukmin menjadi penolongnya masuklah dia kedalam jama'ah Allah yang memperoleh kemenangan\".\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSedangkan Nabi saw. pernah bersabda:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Syirik ltu lebih halus dari suara perjalanan semut atas batu licin di malam yang hitam pekat. Maka serendah-rendah syirik itu, ialah mencintal seseorang karena kecurangannya dan membencikan seseorang karena kejujurannya atau keadilannya.\"Bukankah Agama itu, sebenar-nya cinta dan benci?\". (H.R.Al Hakim).\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nCara dan rahasia (hikmah). Bagaimana cara benci karena Allah dan bagaimana pula rahasia atau hikmah yang terkandung dalam budi cinta dan benci karena-Nya? Apablla kita mencintai seseorang karena Allah, tentulah kita dengan otomatis, membencinya karena Allah pula. Dua hal ini, menurut adat, selalu berpautan. Satu hal yang perlu dikupas Ialah : yang mengenal orang yang bercampur-baur ta’atnya dengan maksiyat. Betapakah sikap dan tindakan kita terhadap orang yang demikian? Kita membencinya atau kita mencintainya? Apabila klta menghadapi kawan yang demikian, tentulah kita harus meninjau memandangnya dari beberapa sudut. Hendaklah kita tantangi sifatnya yang buruk dengan benci dan kita hadapi sifatnya yang baik dengan cara yang berpadanan. Karena itu, hendaklah orang yang demikian itu, kita gauli dengan sikap yang sangat sederhana. Jangan diperlihatkan benar bahwa kita mencintainya dan jangan diperlihatkan benar bahwa kita membencikannya. Hadapilah dia dengan slkap dingin, hambar, jangan diperlihatkan sikap pro kepadanya.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTegasnya, kita bersikap antara pro dengan contra. Maka janganlah kita memuliakannya sebagai kita memuliakan orang yang kita cintai karena Allah dan jangan kita menghinakannya sebagai kita menghinakan orang yang kita benci karena Allah. Al-hasil melaksanakan benci kita karena Allah terhadap seseorang, ialah: dengan jalan tak suka kita bercakap banyak-banyak dengan dia. Kita hanya bercakap seperlunya saja. Sesekali kita perlihatkan sikap tidak mengacuhkannya. Dan sesekali kita mengeluarkan perkataan-perkataan yang keras. Maksudnya yang buruk kita halangi tercapainya. Akan tetapi, hendaklah masing-masing klta menimbang dengan sematang-matangnya, mana sikap yang lebih baik dan berpadanan dengan diri seseorang, dengan tidak boleh melupai kehalusan budi dan sifat lemah-lembut yang menarik, yang mungkin membawa kepada keinsafan dan kesadaran. Kemudian harus diinsafi bahwa diantara sifat-sifat yang buruk, ialah memburuk-burukkan orang yang berbuat salah bukan karena kesalahannya, hanya karena dia tidak mendatangkan keuntungan kepada kita, dan memuja orang yang berbuat baik, bukan karena kebaikannya, hanya karena dia menguntungkan kita.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBudi yang luhur ini, bila dipraktekkan dengan sebaik-baiknya oleh para ummat hilanglah penyakit ta'ashshub : musnahlah penyakit 'ashabiyah yang berlebih-lebihan. Jika \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/09\/hakikat-cinta-dan-benci-karena-allah.html\"\u003Ebenci dan cinta hanya karena Allah\u003C\/a\u003E tentulah kita hanya berdiri di pihak kebenaran, \u0026nbsp;tentulah kita tetap senantiasa memusuhi kebatilan. Dengan budi mulia ini, hilang rasa berpihak kepada golongan. Kerap kali kita lihat dan kita alami manusia itu digerakkan oleh rasa kepartaian atau golongan lebih hebat dan dahsyat dari di gerakkan oleh kebenaran. Pribadi yang hanya mencintai sesuatu karena Allah, (karena benar) dan membencikan sesuatu karena Allah (karena berlawanan dengan keridhoan Allah), senantiasa melihatjauh ke muka; senantiasa memanjangkan ﬁkiran di kala perlu mengambil sesuatu tindakan. Pribadi ini, selalu mencari keridloan Tuhan, senantiasa membutuhi hidayat Ilahi.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSelama manusia tidak mengutamakan keridloan Allah atas kepentingan diri dan golongannya, selama itulah manusla tak dapat mewujudkan budi \"\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/09\/hakikat-cinta-dan-benci-karena-allah.html\"\u003EHakikat Cinta dan benci karena Allah\u003C\/a\u003E\", sebagai yang dikehendaki Tuhan semesta alam. Menurut kenyataan yang terang dan nyata, para ummat masa kini, dipengaruhi benar oleh kebendaan, baik mereka dengan tegas-tegas masuk golongan yang memperjuangkan benda dan bertuhankan kebendaan, bahkan kekuasaan.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/4759142298271430358\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/09\/hakikat-cinta-dan-benci-karena-allah.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/4759142298271430358"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/4759142298271430358"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/09\/hakikat-cinta-dan-benci-karena-allah.html","title":"Hakikat Cinta dan Benci Karena Allah"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-f-8wxSxXR8w\/V-ey-IDOdOI\/AAAAAAAAGc0\/DsqSSps_5Ws9X-g3JcUIZDB8Sm0XXu2rQCLcB\/s72-c\/hakikat%2Bcinta%2Bdan%2Bbenci.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-1129563252576149292"},"published":{"$t":"2016-09-23T14:11:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2016-09-25T11:37:10.738-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":" Terancamnya makna Spiritualitas di Era Digital\/Internet"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDigital dan dunia internet telah di depan mata, Konsumsi sehari-hari tanpa mengenal waktu bahkan usia menjadikan Internet semakin menjadi jadi. Seperti perkembangan teknologi perangkat keras (Hardware) dan lunak (Sofware) yang semakin membumi. Seperti pencarian ketenangan hidup. Salah satu cara untuk mencari ketenangan ini adalah dengan pemenuhan, hasrat spritual. Paradigma pencarian makna spritualitas sekarang telah mengalami revolusi Ibadah-Ibadah konvensional yang selama ini menjadi jalan satu-satunya untuk mencapai makna spritualitas, sudah mulai tergantikan dengan\u0026nbsp;Ibadah-Ibadah\u0026nbsp;\u0026nbsp;jenis baru.\u0026nbsp;Ibadah-Ibadah\u0026nbsp;\u0026nbsp;jenis baru ini biasa mengagungkan tekhnologi sebagai perangkat untuk mencapai \"maqam yang diinginkan. Salah satu ritual yang sedang menjadi tren adalah dengan berselancar di dunia maya (cyber) demi mencari kepuasan spritual ini.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSpritualitas yang ditawarkan oleh media baru ini sebetulnya ibarat bayi yang baru lahir. Perkembangannya belum signifikan Khususnya di Indonesia. Di dunia cyber ini sebenarnya tidak ada ideoligi baru yang ditawarkan. Internet sebagai buah dari tekhnologi tidak pernah mewajibkan kita untuk menggunakannya, tapi ketergantungan kita terhadap tekhnologi sudah tidak tak terbantahkan Terpaan tekhnologi informasi yang terus-menerus akhirnya melahirkan ideologi baru, Ideologi yang lahir ini menganggap bahwa tekhnologi akan bisa menjawab segala permasalahan\" yang muncul. Manusia sebagai pelaku dalam perkembangan tekhnologi ini tidak menyadari bahwa agama yang selama ini mereka anut telah menjadi sesuatu yang sangat konvensional.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\" Terancamnya makna Spiritualitas di Era Digital\/Internet\" border=\"0\" height=\"315\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-Y4IUJoF4wx4\/V-gY-LGVpAI\/AAAAAAAAGd8\/6ppqMIEfhWYO2ot0QYzLWQ6HVYEc9zUCwCLcB\/s640\/Makna%2BSpiritual.jpg\" title=\" Terancamnya makna Spiritualitas di Era Digital\/Internet\" width=\"640\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKetergantungan terhadap tekhnologi, lebih-lebih tekhnologi komunikasi sudah mulai mengakar. Sekali lagi Internet telah menjadi ajang baru dalam pencarian ruhaniah manusia modern sekarang ini. Teknologi komunikasi memang banyak menjanjikan harapan, sekaligus juga menimbulkan frustasi. Lahirnya kelompok elit dalam tatanan masyarakat kita menjadi salah satu dampak dari tekhnologi komunikasi. Kelompok ini yang mengerti perkernbangan tekhnologi, mereka akan selalu berpikir menggunakan otak dengan meninggalkan nurani.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKelompok ini disebut Alfin Toffler sebagai ketompok kognitariat. \"Information is Power\" akan menjadi suatu hal yang selalu mereka agungkan, Tekhnologi komunikasi pun akan melahirkan berbagai nilai baru. Nilai-nilai ini bisa jadi perubahan paradigma yang selama ini ada dalam masyarakat. Salah satunya pandangan tentang dunia spritualitas. Kalau dulu segala kenikmatan spritual selalu didapatkan dalam bentukritual atau ritual, tapi sekarang inibisa jadi ritual-ritual tersebut telah tergantikan dengan ritual baru yang lebih modern. Kedua aspek tersebut akan melahirkan manusia modern.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nManusia modern ini akan selalu mempertanyakan kembali nilai-nilai transendetal yang melingkupi mereka. Orang-orang modern macam ini akan selalu menghiasi dunianya dengan berbagai proses dari modernisasi. Banyak orang yang beranggapan bahwa modernitas adalah terbebasnya manusia dari pesona apa saja yang manis di dunia, Merekapun beranggapan bahwa tekhnologi bisa membebaskan diri dari tahayul dan segala ideologi. Karena tekhnologi bisa mengendalikan dunia. Tapi pembebasan yang mereka dapat, melainkan kendali yang tumbuh sebagai paradigma (Goenawan Muhammad: Tempo, 13 Mei 2001).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue; font-size: large;\"\u003E\u003Cb\u003EDampak Pada Nilai Spiritualitas\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBahkan nilai-nilai spritualitas akan tergantikan dengan sesuatu yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Kecenderungan semacam ini akan membawa manusia pada apa yang disebutkan Marshall dan Danah Zohar dalam bukunya SQ: Spritual Intelegence\u0026nbsp;The Ultimate Intelegence sebagai spritual alienation - keterasingan spritual. Semua tingkah yang akan muncul adalah peradaban tanpa bingkai sprituai. Pengidolaanpun akan mengalami reduksi. Simbo-simbol keberagaman akan tergantikan dengan simbol-simbol yang lebih fungsional dan masuk akal.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBelum lagi tekhnologi yang melenakan manusia untuk menjadi manusra yang pragmatis dan hedonis. Orientasi nidup akan mengalami pergeseran dari ﬁtrah sebagai manusia yang beragama.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAgama tidak lagi menjadi tuntutan, tetapi telah menjadi semacam komoditas. Tuhan yang dianggap sebagai singgahan Hati, pemberi solusi ternyata yang paling banyak dicari dalam intenet adalan Kata \"God.\" (Ahmad Nadjib Burhani: 2001). Persoalannya sekarang apakah bisa alternatif pencarian makna spritualitas dalam dunia cyber itu menggantikan ritual kita selama ini dengan permanen’? Kalau melihat dari ritual masyarakat yang hanya duduk di depan komputer \u0026nbsp;dan bermain Gadget kemudian mereka mendapatkan pencerahan, rasanya penceranannya pun hanya sebatas pada pencarian terbatas yang tidak mendalam atau Pencerahan luar. Mereka tidak akan merasakan kelezatan dalam pencarian Tuhannya. Karena Tuhannya akan selalu hadir jika dipanggil.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue; font-size: large;\"\u003E\u003Cb\u003EDigitalisasi dan Internet merupakan Neo-colonisme\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSecara historis memang sangat sulit untuk melacak kapan dan dimana awal mula kecenderungan ini berasal, Tapi menurut pemerhati media Idi Subandy Ibrahim semua ini tidak bisa dipisahkan dari hegemoni bangsa barat yang ingin menciptakan neocolonisme. \u0026nbsp;Dewasa ini usaha-usaha tersebut sudah sangat meresahkan negara-negara dunai\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMasyarakat mamaksa dan sayangnya kita tidak merasa dipaksa, untuk mengkonsumsi segala yang keluar dari negeri Barat. Dalam karya klasiknya One Dimen-sional Man (1968) Herbert Marcus mengungkapkan, \"masyarakat yang menyadari jati diri mereka dalam komoditas, mereka menemukan hati nurani dalam mobil, perangkat tekhnologi tinggi, rumah bertingkat dan seterusnya\"\u0026nbsp;Jika kondisi demikian dibiarkan, kontrol sosial dan kontrol spritual akan diatur dalam kebutuhan-kebutuhan baru yang telah diproduksi oleh negara-negara Barat. Jika kepungan komoditas tersebut sudah melingkupi kehidupan manusia, maka disitulah terjadi kehilangan nilai kesederhanaan, kezuhu dan yang notabenenya lebih dekat kepada nilai-nilai spritual.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKeadaan seperti itu yang diinginkan oleh masyarakat barat.Mereka menginginkan agar masyarakat miskin cinta. Walaupun kaya harta, mereka miskin ruhani.Cara mereka mengekspresikan keberagamaan mereka seperti mereka memilih barang-barang kebutuhan hidup. Dengan demikian telah menenggelamkan kesadaran manusia modern sekaligus kelembah alienasi, apatisme dan pragmatisme. Dari apa yang telah dikemukakan, kita sebenarnya bagian dari skenario bangsa Barat untuk memiskinkan ruhani kita lewat dunia cyber ini. Cybers \u0026nbsp;sebenarnya tidak bisa mengantar manusia untuk mendapatkan pencerahan ruhani. Manusia harus mengalami sendiri pengalaman ruhaninya bukan dari cyberc. Karena spritualitas itu tidak bisa dibicarakan tetapi bisa dirasakan,dipahami dan dialami oleh manusia.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: blue; font-size: large;\"\u003ESolusi Tepatnya adalah gunakan sebagai Alat Belaka.\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nCara terbaik dalam menempatkan tekhnologi ini seharusnya hanya sebatas sebagai alat. Tidak lebih dari itu. Dalam wacana besarnya dapat dikaitkan dengan beberapa tokoh yang tidak setuju zaman ini disebut sebagai zaman modern. Ini zaman tekhnik saja. Manusianya tetap sama, tetapi hanya pekerjaannya lebih efisien dan efektif karena kemajuan itu. Spiritulitas yang betul-betul mengagungkan nilai-nilai transendental Ilahiah tidak akan diperoleh dari tekhnologi internet. Intenet telah memberikan referensi yang begitu komplit. Tapi itu semua belum cukup untuk bisa mencerahkan ruhani. Untuk menyampaikan informasi keagamaan secara luas, mungkin internet bisa berperan. Tapi untuk penghayatan agama, peningkatan spritualitas, internet tidak dapat diandalkan.Tekhnologi yang begitu fresh ini hanya akan memberikan kontribusi berupa fantasi realitas dengan cara yang hidup dan lebih menipu. Tasbihpun tergantikan dengan Hape\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPada akhirnya sense of reality akan hilang. Akan berbahaya jika keyakinan ini memberikan pemahaman menolak segala keteraturan dan mendorong untuk menciptakan keabadian manusia melalui penempatan pemikiran dalam internet. Akhir dari tulisan saya mengajak kepada para pembaca untuk tidak menutupi diri dari teknnologi. Bagaimanapun juga tekhnologi telah turut serta dalam perubahan yang terjadi di dunia ini. \u0026nbsp;Anggaplah pencarian makna spritual dengan menggunakan internet ini menjadi salah satu dari sekian banyak cara untuk mencapai Tuhan. Karena saya percaya Tuhan tidak akan melirik dari apakah kita menyembahnya atau tidak dengan simbol ucapan,tapi bagaimana usaha kita mencari apa yang disebut oleh Tuhan tentang dirinya ini sebagai mutiara.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nJika kita memperlakukan internet sebagai satu-satunya cara untuk mencari Allah dengan meniggalkan ritual-ritual yang sering kita lakukan maka prilaku ini yang perlu kita khawatirkan. Mudah-mudahan kita bisa memanfaatkan tekhnologi ini menjadi alat untukbisa mendekatkan diri ke Allah Swt Mudah-mudahan. Amiin Yaa Robbal 'Alamiin. demikian artikel\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/09\/terancamnya-makna-spiritualitasdi-era.html\" target=\"_blank\"\u003ETerancamnya makna Spiritualitas di Era Digital\/Internet.\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/1129563252576149292\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/09\/terancamnya-makna-spiritualitasdi-era.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1129563252576149292"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1129563252576149292"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/09\/terancamnya-makna-spiritualitasdi-era.html","title":" Terancamnya makna Spiritualitas di Era Digital\/Internet"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-Y4IUJoF4wx4\/V-gY-LGVpAI\/AAAAAAAAGd8\/6ppqMIEfhWYO2ot0QYzLWQ6HVYEc9zUCwCLcB\/s72-c\/Makna%2BSpiritual.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-1463248815440456060"},"published":{"$t":"2016-08-29T23:22:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2016-08-29T23:29:07.185-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Politik"}],"title":{"type":"text","$t":"Mungkinkah China akan Kuasai Indonesia Karena Hutang"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSudah menjadi pemberitaan yang merobek telinga hingga merusak gendang telinga kita, ternyata Indonesia yang konon katanya Negeri yang kaya ini. ternyata kaya Hutang terutama pada China, ini adalah anehdot yang sangat menggelikan, kabarnya Indonesia memiliki Hutang sebesar\u0026nbsp;13,65 miliar dollar AS silahkan dikalikan sendiri sesuai dengan harga dollar saat ini.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDewasa ini pemerintahan Jokowi melakukan banyak gebrakan pembangunan besar-besaran, hal itu dibuktikan di beberapa wilayah yang tengah dibangun mega Proyect yang saat ini sedang gencar-gencaranya, terutama pembangunan sarana transfortasi umum ditambah beberapa proyect sumberdaya energi. Jika dilihat dari kacamata itu berarti Indonesia sedang bangkit tentang pembangunan, akan tetapi pertanyaan yang membalikkan logika kita semua adalah \"Uang dari manakah semua itu?\" jawabnya sangat sederhana dan bisa juga rumit karena semua akan beralibi dengan politik.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTerlepas dari itu, mengenai beberapa pemberitaan dimedia-media yang saat ini gencar mengenai utang Negeri kita ini ke negara Asing terutama kepada China, ditambah isu-isu miring tentang gelagat politik yang kurang sehat yang melanda negeri ini, menimbulkan banyak sekali praduga dan kehawatiran bangsa, yakni \"Apakah Negara ini akan digadaikan atau akan dijual\". Selama ini masyarakat hanya berdiam dan melihat serta menonton pertunjukan politik gengsi kelas atas, yang dipertontonkan layaknya ketoprak humor atau lakon srimulat, dengan Isu-isu, ocehan miring, celoteh kotor, dan adu kekuatan antar kubu, sungguh ini sangat membingungkan, beberapa hal yang membuat saya menulis\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/08\/mungkinkah-china-akan-kuasai-indonesia.html\" target=\"_blank\"\u003EMungkinkah China akan Kuasai Indonesia Karena Hutang\u003C\/a\u003E adalah sebagai berikut :\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Mungkinkah China akan Kuasai Indonesia Karena Hutang\" border=\"0\" height=\"247\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-pq9e2pX-u_E\/V8UmDE78rQI\/AAAAAAAAGQQ\/C8KmX5l38dgwNtrfkNe6lCTVE4dkG62pACLcB\/s320\/Jokowi%2Bdan%2BChina.jpg\" title=\"Mungkinkah China akan Kuasai Indonesia Karena Hutang\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003EHutang Indonesia Ke China :\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSaya membaca beberapa berita dari media cetak dan Online tentang hutang yang melunjak naik sampai 59% kechina, membuat saya semakin bingung, walaupun mungkin saja ada kaitannya dengan beberapa proyek seperti yang saya paparkan diatas. ini adalah salah satu gerbang bagi China masuk ke Indonesia. Belum lagi konon katanya mereka menanam saham di Indonesia tetapi mereka juga mengambil tenaga buruh dari negerinya, wow... masyarakat sama halnya dengan menonton. Jika memang demikian apakah yang akan dilakukan oleh pemerintah kita. Sedangkan perkara Hutang rakyat tidak tahu menau soal itu,\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003EIsu Politik bahwa \"Jokowi Adalah China\"\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKedua mengenai cerita ini, kabar yang lama beredar semasa kampanye Pilpres kemaren bahwa Jokowi adalah titipan China, ini sudah menjadi bulan-bulanan masyarakat, seperti beredarnya gambar meme lucu yang memperlihatkan Gambar Presiden kita dengan tautan kata-kata \"China\" hal ini juga mendorong keingin tahuan saya, mungkin bisa jadi demikian, karena saya secara pribadi menilai Pak Jokowi kurang begitu paham mengurus Negara, beliau diuntungkan Oleh Nasib saja (Maaf), Karena Ilmu Politik hubungan luar Negeri yang belum mapan, dan sama sekali masih amatiran, sehingga banyak sekali mereka yang merasa lebih paham, memanfaatkan Presiden untuk distir dikanan kirinya, termasuk rel yang menuju china.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBerbicara \"Jokowi Adalah China\" itu sudah menjadi kabar umum, ditambah rekannya yang sekarangh menjabat sebagi Gubernur DKI yakni pak Ahok, ini juga China, yang saya tahu bahwa Jokowi ahok itu sosok tokoh yang memang sudah dipersiapkan. Jakarta adalah Ibukota Negara kita yang menjadi simbol negara, apabila memang praduga bahwa ahok adalah pesanan China maka kita tinggal tunggu waktu saja.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003EChina tumbuh dan berkembang Bukan hanya di Indonesia.\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAlasan saya berikutnya adalah china atau orang-orang china, mereka tumbuh dan berkembang pesat di penjuru bumi ini, diluar negeri dan di berbagai Negara, \u0026nbsp;Komunitas China sangat kompak dan solid, dan mereka matang dalam berbisnis, dimana-mana ada china.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBanyak Produk China yang tidak manusiawi.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBanyangkan saja mengenai produk china yang menurut saya kurang manusiawi, mereka berbisnis dan berani bersaing di perdagangan global dengan cara yang sukses dan dengan market yang luar biasa, contoh kecinya adalah Gadget, Handphone, Smartphone, yang banyak kita temukan sampai ke plosok-plosok desa terpencil sekalipun, selain harganya murah produk cina juga menawarkan fitur-fitur yang disesuaikan dengan keinginan konsumen.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBelum lagi product lain, China tidak hanya bisa meniru akan tetapi memikirkan hal terkecil seumpama, peniti, sisir, gantungan kunci, dan banyak lagi semuanya berlabel Made in China, ini bukan lagi sebuah rahasia, bahkan pada mainan yang harganya Rp, 1.000 saja bertuliskan Made in China, hingga ada pepatah yang mengatakan bahwa China bukan Negara tetapi Gaya Hidup (maksudnya gaya hidup china dengan menggunakan produk china), ditambah kosmetik, perabotan rumah tangga, dan banyak lagi.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003EBanyak para cendikiawan yang mengatakan China akan menguasai Indonesia,\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nNah yang ini mungkin menjadi patokan utama, karena mereka yang pandai berfikir dengan disiplin ilmu, tidak lagi diragukan analisanya, karena melalui beberapa analisis serta riset dan kajian yang sangat ilmiah, beberapa tokoh Nasional mengatakan China akan berkuasa di Negeri ini. \u0026nbsp;Seperti Yusril Izza Mahendra, yang terbit ramai diperbincangkan untuk lebih jelasnya silahkan baca\u0026nbsp;\u003Cspan style=\"background-color: white; font-family: \u0026quot;georgia\u0026quot; , \u0026quot;utopia\u0026quot; , \u0026quot;palatino linotype\u0026quot; , \u0026quot;palatino\u0026quot; , serif; line-height: 1.2em;\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/www.pos-metro.com\/2016\/07\/prof-yusril-melawan-negara-china-yang.html\" target=\"_blank\"\u003E\"Prof. Yusril Melawan Negara China yang akan Menjajah NKRI, Kenapa Ahok Tidak Terima?\"\u003C\/a\u003E, dan adajuga tokoh lain yang berkata demikian. salah satunya adalah Emha Ainun Najib beliau mengatakan\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003Cspan style=\"color: #333333; font-family: \u0026quot;georgia\u0026quot; , \u0026quot;times new roman\u0026quot; , \u0026quot;times\u0026quot; , serif; line-height: 1.1; text-align: center;\"\u003EJOKOWI Impor Pekerja CINA ke INDONESIA seperti ceramahnya di situs ini, silahkan baca\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/www.lectoro.com\/index.php?action=search\u0026amp;ytq=Cak%20Nun%202016%20~%20%20JOKOWI%20Impor%20Pekerja%20CINA%20ke%20INDONESIA\" target=\"_blank\"\u003ELihat Video\u003C\/a\u003E.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: #333333; font-family: \u0026quot;georgia\u0026quot; , \u0026quot;times new roman\u0026quot; , \u0026quot;times\u0026quot; , serif; line-height: 1.1; text-align: center;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: #333333; font-family: \u0026quot;georgia\u0026quot; , \u0026quot;times new roman\u0026quot; , \u0026quot;times\u0026quot; , serif; line-height: 1.1; text-align: center;\"\u003EBeberapa hal diatas apalah kurang cukup jika memang china kelak akan menguasai Negeri ini, saya sendiri menulis artikel ini buka karena benci kepada china, jika memang mereka ingin berteman dengan baik dan menjadi tamu yang baik maka hormatilah tuan rumah bukan menjadi tuan dirumah orang, itu saja. demikian artikel tentang\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/08\/mungkinkah-china-akan-kuasai-indonesia.html\" target=\"_blank\"\u003EMungkinkah China akan Kuasai Indonesia Karena Hutang\u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/1463248815440456060\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/08\/mungkinkah-china-akan-kuasai-indonesia.html#comment-form","title":"1 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1463248815440456060"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1463248815440456060"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/08\/mungkinkah-china-akan-kuasai-indonesia.html","title":"Mungkinkah China akan Kuasai Indonesia Karena Hutang"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-pq9e2pX-u_E\/V8UmDE78rQI\/AAAAAAAAGQQ\/C8KmX5l38dgwNtrfkNe6lCTVE4dkG62pACLcB\/s72-c\/Jokowi%2Bdan%2BChina.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"1"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-7614489442921160944"},"published":{"$t":"2016-08-29T12:33:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2016-08-29T12:33:39.607-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Islam"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"}],"title":{"type":"text","$t":"Arab itu Bukan Islam dan Islam Bukan Arab."},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBetapa Besar nama Islam ditimur tengah jika kita dengar dari Indonesi ini, dimana di Timur Tengah adalah sebuah kawasan tumbuhnya Islam, dan atau Islam lahir di Arab, itu adalah sugesti di masyarakat kita, bahkan dunia, mengenai beberapa hal yang ada ditimur tengah khusunya berbicara Islam sebenarnya sudah tidak diragukan lagi apalagi di Indonesia datangnya Islam lantaran ada Ulama yang datang dan berdakwah kesini, seperti para Waliullah yang semasa itu menyebarkan agama di bumi Nusantara yang kaya akan budaya ini.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDewasa ini kita sering dihadapkan beberapa Konflik ditimur tengah yang berkepanjangan, sehingga membuat kita menjadi ingin tahu kenapa demikian, sebab terjadinya bahkan tak jarang yang mengklaim bahwa perpecahan tersebut adalah faktor agama (Islam). apa sih sesungguhnya yang terjadi disana, bukankah agama penduduk disana adalah Muslim? kenapa kok tiba-tiba saling bunuh dan satu sama lain, sesama Islam. ini adalah sebuah pertanyaan besar yang mesti dijawab secara histori yang benar-benar real, karena bagaimanapun juga ketika kita berbica Arab sama dengan kita berbicara Islam, itu merupakan sugesti masyarakat yang perlu kita wajari, walaupun Islam sendiri adalah Rohmatal lil'alamiin (Rohmat bagi seluruh alam), dalam konteks ini Islam itu bukan arab tetapi Islam itu adalah seluruh alam semesta raya ini, namun apa boleh buat muslim di Indonesia yang orangnya sederhana dan biasa-biasa saja, ga mau ribet dengan segala pertanyaan tersebut, yakni arab adalah islam dan islam adalah arab, Sedikitnya perlu digaris bawahi adalah, Islam itu luas, dan Arab adalah bagian dari Islam, bukan Islam adalah Arab.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTelah kita yakini sekarang bahwa \u0026nbsp;banyak simbol-simbol islam yang diambil dari Arab, seperti Teks Al-Qur'an yang berbahasa Arab, Nabi Muhammad Saw Lahir di Arab atau orang Arab. para Shohabat, dan banyak lagi.. dan kita Indonesia hanya mengadopsi, benarkah demikian? jawabnya bisa benar bisa tidak. Untuk perlu dipahami kepada para pembaca bahwasanya kenapa Islam itu lahir di Arab, hal ini sangat berhubungan dengan Faktor sejarah, dimana disana merupakan kaum jahiliah yang benar-benar perlu diluruskan Aqidahnya, sering kita jumpai pada di berbagai buku-buku sejarah seperti apakah bejadnya Arab sebelum Islam itu datang. seperti membunuh bayi perempuan karena dianggap beban, menyembah ka'bah, konflik kesukuan, masyarakat yang cendrung tempramental, dan banyak lagi. Itulah beberapa alasan kenapa Islam lahir disana, namun berarti Islam milik Arab. seperti yang ditegaskan bahwa Islam itu milik alam semesta.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDengan lahirnya Islam di Arab, secara logika segenap sepeninggalan secara simbolis yakni berbau arab. Namun jangan sekali-kali lagi mengatakan semua yang Arab itu Islam dan Islam itu adalah arab, sebelumnya saya mengajak logika berfikir kita, sudah dipahami? selesai sampai disini,\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-41kmWDvKuF8\/V8SNz7xTFQI\/AAAAAAAAGOY\/2mcrSZScBJQTKdGh6MVKN13aAjLZX1k4QCLcB\/s1600\/Arab%2BBukan%2BIslam.gif\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"276\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-41kmWDvKuF8\/V8SNz7xTFQI\/AAAAAAAAGOY\/2mcrSZScBJQTKdGh6MVKN13aAjLZX1k4QCLcB\/s400\/Arab%2BBukan%2BIslam.gif\" width=\"400\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003E\u003Cb\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003E\u003Cb\u003EBahayanya Jika Berfikir Islam Adalah Arab\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMelanjutkan dari konteks diatas pemikiran yang tumbuh dibenak kita harus diluruskan dulu, sementara masih membahas polemik, dan perang saudara serta antar Muslim di timur tengah, hal ini ada variabelnya dengan bahaya berfikir kita jika memandang Islam itu adalah Arab. catatan ini bukan berarti untuk kita membenci arab, akan tetapi berfikir Obyektif tentang berbagai pemikiran-pemikiran yang bisa saja merusak tatanan struktut pemikiran dan wawasan berfikir kita akan menjadi sempit.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKenapa berbahaya jika kita beranggapan bahwa Islam itu adalah Arab, Jelas! sangat membahayakan, jika kita tarik kepada benang sejarah Islam itu lahir, dan sebelum Islam itu lahir, kondisi aqidah dan sosial yang sangat krisis akhlaq, maka itu dalam Al-Qur'an dijelaskan bahwa, Rasulullah di ciptakan untuk menyempurnakan Ahlaq, maka dengan demikian bagaimana bejadnya Akhlaq disana, walaupun di Indonesia juga *** hehee, Allah punya alasan kenapa Islam lahir disana. Silahkan anda baca baca buku sejarah jaman Jahiliah.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBanyak para Da'i-da'i yang belajar di Arab, khusunya di Arab Saudi yang mengkampanyekan secara tidak langsung Islam adalah Arab, mereka dengan simbol-simbol seolah-oleh Islam adalah seperti diarab, dan yang tidak sepeti diarab diragukan keislamannya, orang-orang seperti itu dewasa ini sangat sering dijumpai, dan seringkali berbeda pandangan tentang Islam di bumi Nusantara ini, silahkan baca\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/islam-nusantara-islam-penuh-kedamaian.html\" style=\"background-color: white; color: #444444; font-family: Arial; font-size: 12px; font-stretch: normal; text-decoration: none;\"\u003EIslam Nusantara | Islam Penuh kedamaian\u003C\/a\u003E, dimana-mana banyak mereka yang menganggap dirinya adalah seorang ulama atau ustadz dengan jurus andalannya adalah meluruskan Aqidah, dengan ciri-ciri yang bukan seperti muslimnya orang Indonesia \u0026nbsp;tentuya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSedikit saya beri gambaran berfikir tentang bahaya Islam itu Arab, dengan isu saat ini, yaitu salah satunya diarab selalu konflik bahkan berperang tanpa alasan yang jelas padahal sesama Muslim. apakah itu Islam, dan banyak sample lainnya, Terjawablah sampai disini. Selanjutnya yang lebih berbahaya adalah terkadang kita sering didoktrin cinta arab, dan konflik di Timur-tengah isunya dibawa-bawa kenegara kita, seolah-olah itu adalah sebuah pesan moral untuk muslim Indonesia agar ikut serta dalam isu tersebut. Woyyyy... Dai arab bukan kami tidak cinta sesama muslim, bukan juga tidak menghiraukan permasalahan disana, akan tetapi apakah ada jalan yang lebih baik untuk diselesaikan, melihat watak bangsa sana saja yang tidak mau kalah saya jadi bingung ngadepinnya. ditambah di Negeri ini juga sedang banyak sekali musibah, bahkan Koruptor-koruptor masih saja berkeluyuran.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDengan adanya isu-isu konflik timur tengah yang masuk di Negri ini, banyak yang dangkal berfikirnya mereka malah ikut-ikutan radikal, dan menjadi teroris, ngebom kesana kesini, ini ngeri sekali,!!!, baca disini lho sobat dari WEBSITE tetangga ulasannya lebih lengkap dan sangat ngeri bacanya dengan Judul\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Ch1 class=\"entry-title\" style=\"background-color: white; border: 0px; font-family: proxima-nova-1, proxima-nova-2, sans-serif; font-stretch: inherit; font-variant-numeric: inherit; font-weight: 400; line-height: 1.3; margin: 0px; padding: 0px 0px 0.1875rem; text-align: justify; vertical-align: baseline;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/arrahmahnews.com\/2015\/06\/04\/arab-saudi-bukan-negara-islam-tapi-penjual-islam\/\" target=\"_blank\"\u003E\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003EArab Saudi bukan “Negara Islam”, Tapi “Penjual\u0026nbsp;Islam”\u003C\/span\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/h1\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/7614489442921160944\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/08\/arab-itu-bukan-islam-dan-islam-bukan.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7614489442921160944"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7614489442921160944"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/08\/arab-itu-bukan-islam-dan-islam-bukan.html","title":"Arab itu Bukan Islam dan Islam Bukan Arab."}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-41kmWDvKuF8\/V8SNz7xTFQI\/AAAAAAAAGOY\/2mcrSZScBJQTKdGh6MVKN13aAjLZX1k4QCLcB\/s72-c\/Arab%2BBukan%2BIslam.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-7093476358392461455"},"published":{"$t":"2015-09-30T11:21:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2015-09-30T11:23:00.542-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Analogi pemikiran"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Islam"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"}],"title":{"type":"text","$t":"Islam Nusantara | Islam Penuh kedamaian"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nNegeri yang kaya Budaya, Bahasa, Suku, Pulau dan lain sebagainya, ditempati oleh para penguhuni yang penuh dengan kesantunan dan penuh dengan kesederhanaan, gotong royong, saling peduli, toleransi, memiliki etika yang tinggi, itulah Nusantara, Dari banyak sekali sekian model budaya, adat, suku dan dan lainya, Indonesia tetap dalam kondisi yang toleransi dan selalu menjunjung tinggi toleransi, ramah sopan dan bersahaja itulah kekayaan sifat watak indonesia yang kini menjadi karakter bangsa. Mereka tak mengenal Perang, tak mengenal Amunisi, peluru, Bom, Nuklir, Atom, Darah Saudara, Sebangsa, mereka hidup dengan kedamaian. Hadirlah Islam di Nusantara ini dengan mengkorelasikan budaya Indonesia, dengan lembut santun dan penuh dengan persaudaraan, hingga banyak para pemuka agama kala itu menjadi orang-orang penting di kerajaan-kerajaan di tanah air, karena dengan dakwah yang penuh dengan kelembutan itulah membuat rakyat Indonesia menerima kedatangan Islam, serta memberi Ruh dan pemahaman yang lebih bijak terhadap segala unsur budaya di Nusantara, Mengenai sejarah masuknya Islam di Indonesia silahkan baca disini\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/07\/sejarah-masuknya-islam-di-indonesia.html\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003ESejarah Masuknya Islam di Indonesia\u003C\/a\u003E.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Logo Islam Nusantara\" border=\"0\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-wy8h89pQipY\/VgwoBQTy7cI\/AAAAAAAAFgs\/HJxEePW9gAY\/s1600\/ISLAM%2BNUSANTARA%2BLOGO.gif\" title=\"Logo Islam Nusantara\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003EMengenai Islam Nusantara.\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPenulis bukanlah pemikir Islam, bukan juga pemuka agama, apalagi jika dikatakan jika penulis dikatakan seorang JIL (Jaringan Islam Liberal), penulis hanya seorang yang suka berbagi cerita di Internet dan menjadikan sebuah curhat di internet, akan tetapi penulis peka terhadap masalah-masalah sosial, pendidikan, dan iseng serta berusaha untuk berprilaku kreatif.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSeperti yang saya tulis pada awal prolog, prakata saya pada artikel ini, yakni mengenai Islam Nusantara, saya sangat setuju dan sangat mengapresiasi program Islam Nusantara tersebut lantaran menurut saya sangat toleransi dan Nasionalis, lagi pula Indonesia merupakan sebuah Negara yang menjunjung tinggi kebudayaan, dengan demikian saya sangat sepakat dengan adanya Islam Nusantara, sebelum saya menulis artikel ini, saya sudah banyak membaca berita, informasi dari media online, elektronik dan beberapa artikel di internet, mengenai hal-hal yang akan dijadikan sebuah program Islam Nusantara tersebut, sebagai perbendaharaan sebuah informasi yang saya rangkum lalu saya menuliskan Islam Nusantara ini. Dengan banyak asumsi yang saya peroleh tersebut saya dapat menyimpulkan bahwa dengan adanya Islam Nusantara maka Indonesia akan menjadi lebih Bersahaja, Berkarakter, dan Negara yang memiliki Ummat Islam terbesar didunia ini menjadi barumeter dunia Islam, yang benar-benar Rahmatal lil'alamiin.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSaya tidak begitu menyimak siapa-siapa pencetusnya, atau ide apa yang menjadi sebuah langkah program Islam Nusantara ini, namun beberapa tokoh yang saya lihat di youtube seperti Prof. DR. K.H. Sa'id Aqil Siradj MA (Ketua PBNU), Prof. DR. K.H Din Syamsudin (Ketua MUI) dan banyak lagi, terlebih pemerintah menyetujui adanya program demikian maka saya secara pribadi sangat merasa nyaman. Memang tak ada yang bisa terhindar dari sebuah masalah didunia ini, apalagi mengenai Agama, akan tetapi mengenai permasalahan di Konflik Agama di Indonesia tidak seperti di Negara Timur Tengah, dimana sudah mengorbankan banyak Jiwa Orang Muslim, ironisnya mereka berperang dengan sesama muslim.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDi Indonesia tidak mengenal kekerasan dalam agama, namun kenapa banyak yang menganggap islam itu keras orang barat mengatakan \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/07\/fundamentalisme.html\" target=\"_blank\"\u003Efundamentalisme\u003C\/a\u003E. dan kenyataan yang ada islam yang keras saat ini khususnya di Indonesia yakni mereka-mereka pembawa syiar yang datang dari Arab (yakni aliran tekstual), berbeda dengan Pembawa Islam dahulu di tanah Nusantara ini yang toleransi dengan budaya, bermunculan berbagai aliran yang menyesatkan sesama islam, maka itu saya berfikir kembali pada sebuah perdamaian dan ketenangan dalam beribadah yakni pola islam pada masa waliullah, atau islam kultural tepatnya saya sangat antsias dengan \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/09\/islam-nusantara-islam-penuh-kedamaian.html\" target=\"_blank\"\u003EIslam Nusantara | Islam Penuh kedamaian\u003C\/a\u003E .\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/7093476358392461455\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/islam-nusantara-islam-penuh-kedamaian.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7093476358392461455"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7093476358392461455"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/islam-nusantara-islam-penuh-kedamaian.html","title":"Islam Nusantara | Islam Penuh kedamaian"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-wy8h89pQipY\/VgwoBQTy7cI\/AAAAAAAAFgs\/HJxEePW9gAY\/s72-c\/ISLAM%2BNUSANTARA%2BLOGO.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3466042823850193859"},"published":{"$t":"2015-09-29T13:51:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2015-09-29T14:05:07.752-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Islam"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"}],"title":{"type":"text","$t":"Mengapa Banyak Orang Barat Masuk Islam?"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMesklpun telah menjadi kenyataan, tetap banyak pertanyaan mengapa banyak orang Barat masuk Islam? Banyak juga jawaban untuk itu,yang datang dari mereka yang masuk lslam tadi. Sebanyak pertanyaan itu sendiri. Dan dari jawaban itu tidak sedikit yang cukup mengejutkan karena padanya tampak ketajaman pikir dan analisa. Hal ini wajar saja sebab mereka tidak hanya sekedar \"masuk\" Islam, apalagi terbawa arus,karena ikut-ikutan, tetapi setelah dengan seksama mempelajari, membandingkan dan kemudian masuk Islam secara benar dan tepat. Muhammad Aman Hobohm umpamanya, seorang Diplomat, Missionary dan tokoh masyarakat Jerman, memberikan jawaban atas pertanyaan tadi. Tidak hanya sekedarnya, jawaban ringan, tetapi benar-benar keluar dari kedalaman fikir seorang terpelajar setelah dengan seksama belajar dan masuk lslam.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSorotan pertama-tama dihadapkan kepada akidah Tauhid (monotheisme); Mengapa Tuhan hanya Satu? Yang begitu berbeda (nyata benar bedanya ) bila dibandingkan dengan agama manapun di atas dunia ini. Mengapa tauhidullah ini yang pertama-tama Rasulullah SAW tanamkan kepada umatnya dan kemudian ditanamkan pula kepada setiap insan Muslim bahwa Allah adalah ESA, betul-betul MAHA ESA? Dan jawabnya adalah :\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\"Perhatikan bagaimana akidah ini menimbulkan rasa harga diri pada manusia,. membebaskan jiwa dari belenggu khurafat dan tahayul dan secara alamiyah membimbing umat manusia kepada persamaan, karena semua manusia diciptakan oleh Tuhan Yang Satu dan hanya mengabdi beribadah kepadaNYA saja. Bagi orang Jerman khususnya, beriman kepada Tuhan itu merupakan sumber\/ilham, sumber keberanlan dan sumber keamanan\/ketenangan\".\u0026nbsp;\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nApakah begitu juga andaikatakita ditanya tentang hal yang sama ? Seharusnya memang begitu. Artinya betul-betul rasa harga diri manusia diangkat ke permukaan sedemikian tingginya. Ketinggian derajat ini seharusnya dirasakan pula oleh orang yang beriman kepada Allah. Betapa DlA SWT telah menempatkan kita menjadi hambaNYA saja tidak usah, tidak perlu dan tidak mungkin menghambakan diri kepada yang lain selain dari DIA SWT. Dengan demikian, belenggu tahayul, khurafat tidak lagi menghantui umat Islam dan tidak akan menyesatkannya. Mereka lepas dari bencana yang selama ini telah menyesatkan manusia yaitu ketakutan atas bayangan yang dibuatnya sendiri karena anutan yang salah. Ketakutan kepada yang bukan-bukan, keengganan menuruti akal sehat dalam hal penyembahan dan ibadah, dengan iman kepada Allah semata diluruskan selurus-lurusnya. Karena memang itu jalan yang benar yang harus manusia ikuti.Pantas kalau Allah SWT sendiri menyatakan dengan pasti :\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\"Dan inilah jalanKU yang lurus, lkutilah dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan yang lain, karena jalan itu mencerat-beraikan kamu dari jalanNYA. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertaqwa\". (Surat Al An’am :153).\u0026nbsp;\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nUmat lslam diperintah untuk hanya mengikuti jalan yang telah Allah bentangkan untuk manusia. Memang banyak jalan-jalan yang lain, tetapi seluruhnya hanya akan menyesatkan, mencerai-beraikan manusia dari jalan Allah. Lebih tegasnya \"jangan-lah kamu mengikuti agama-agama dan kepercayaan yang lain dari Islam\" demikian Al Qur-an dan terjemahnya Dep. Agama. Ini keharusan mutlak bagi umat, sebab lepas, berbelok sedikit saja dari jalan Allah akan berakibat fatal, laju dan terjeremus kepada kemusyrikan. Hasil penelaahan Hobohm juga sampai kepada titik yang teramat sensitip bagi manusia hampir dalam tiap zaman dan generasi, yaitu upaya mempersamakan manusia tanpa harus ada perbedaan dan apalagi semacam apartheid yang dianut oleh sementara negara.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPerbedaan warna kulit dengan segala perlakuan yang anehnya sampai abad kedua puluh ini masih juga dianut dan diperlihatkan orang. Padahal jelas, akidah tauhid mau tidak mau akan membawa manusia kearah persamaan sejati. Apayang harus berbeda ? \u003Cb\u003E\u003Ci\u003E”Apanya”\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E yangpatut manusia tonjolkan sehingga ia harus berbeda dengan orang lain. Padahal ketergantungan tiap orang kepada orang lainnya dalam ukuran terbatas atau secara lebih luas tetap ada. Ketergantungan yang nampaknya telah disepelekan selama lni,bahkan dianggap bukan apa-apa. Padahal tanpa uluran tangan, tanpa adanya di tengah-tengah manusia akan menyebabkan banyak terjadi kepincangan. Persamaan sudah menjadi doktrin utama sejak Islam lahir, sejak awalnya lslam sudah terbuka bagi golongan tertindas budak-budak belian. Mereka kelak yang menjadi tulang punggung dari setiap gerakan Islam dan mereka mendapat perlakuan sama, apalagi karena biasanya mereka menjadi seorang merdeka setelah memeluk agama lslam.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPersamaan dimulai dalam perintah beribadah hanya kepada Allah. Yang artinya lebih dalam, mereka sama-sama sebagai hamba Allah yang memiliki kewajiban untuk beribadah kepadaNYA, mempunyai hak dan peluang yang sama di sisi Allah. Asal dan tergantung dari nilai ketaqwaan yang diperlihatkan dalam hidup kesehariannya. Rasulullah SAW sendiri mengatakan bahwa tidak berlebih seorang Arab dan seorang bukan Arab selain karena taqwanya. Dan bahkan beliau mengharuskan umat untuk tunduk dan patuh kepada seorang pemimpin walaupun sang pemimpin tadi rambutnya keriting seperti anggur kering, artinya seorang pendatang yang datang dari Afrika sana yang kebetulan menjadi pimpinan umatlslam. Tiada perbedaan! Dan tegaklah persamaan di dunia Islam di manapun adanya. Bukan hanya untuk orang Jerman saja, tapi untuk seluruh umat, beriman kepada Allah merupakan sumber ilham, sumber keberanian dan sumber keamanan\/ketenangan diperoleh.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nUmat Islam di manapun akan sama saja, bila kadar keimanannya kuat dan tangguh, keimanan kepada Allah akan menjadi sumber kekuatan dirinya pula. Perjuangannya tidakakan setengah-setengah. Di dalam kekhusyuan dalam ibadah ia akan mampu melaksanakan tugasnya sebagai khalifah di muka bumi ini. Menjadi hamba Allah yang baik sekaligus juga menjadi orang yang baik bagi sesamanya, bagi negara dan tanah airnya. Sifat mereka Allah gambarkan dengan jelas pada Al Qur’an surah Al-Anfal ayat 2 s\/d 4 :\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\"Seaungguhnya orang-orang yang sempurna imannya ltu tidak lain kecuali mereka yang apabila disebut Allah gemetarlah hati mereka, dan apablla dibacakan kepada mereka ayat-ayatNYA bertambahlah iman mereka karenanya dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal (yaltu) orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rizki yang Kami berikan kepada mereka, itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rizki (nikmat) yang mulia\".\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cspan style=\"text-align: justify;\"\u003EDi samping mereka takut hanya kepada Allah dalam arti yang khas ternyata mereka begitu taat kepada ayat-ayat, perintah Allah serta mereka senantiasa bertawakkal kepada Allah. Mereka hanya menunjukkan ketergantungan mereka kepada Allah saja. Ini nampak dalam upacara ritual shalat dan menghubungkan diri kepasa sesama dalam hal rela memberi, mengeluarkan rizki yang disadarinya diterima dari Allah.Sangat pantas jika Allah memberikan perolehan yang lain dari yang lain berupa ketinggian derajat disisiNYA, di samping kenikmatan lain.\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Orang Barat Eropa Masuk Islam\" border=\"0\" height=\"220\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-a9pSJY4dI6A\/Vgr8zUUrPnI\/AAAAAAAAFf8\/6fjYv3PiTyw\/s320\/Orang%2BBarat%2BEropa%2BMasuk%2BIslam.gif\" title=\"Orang Barat Eropa Masuk Islam\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E--------\u0026gt;\u0026lt;\u0026lt;---------\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cb\u003EMr. R.I. Mellema\u003C\/b\u003E, anthopolog, penulis dan guru. orang Belanda yang masuk islam di Pakistan, sehubungan dengan keimanan kepada Allah menyebutkan : \"Percaya (iman) kepada adanya satu Tuhan yang berkuasa mutlak itu adalah hal yang bisa diterima oleh semua fikiran yang kreatif logis. dan bahwa Allah SWT yang dibutuhkan oleh semua mahluk itu tidak melahirkan anak dan tidak dilahirkan sebagai anak. dan tidak ada yang menyerupaiNYA, Diayang bersifat Maha Sempurna dalam kebijaksanaan, kekuatan dan kebaikan, kebaikan rahmatNYA tidak terbatas\" Beliau menunjuk satu surah dalam al-Qur’an, surah Al-Ikhlash, tidak disangsikan lagi lewat kata-katanya itu. Seperti kita juga percaya bahwa surat yang isinya menunjukkan ke-Esaan Allah serta sifat-sifatNya yang ditunjukkan itu betul-betul logis. Apalagi bagi seorang terpelajar, yang berfikir kreatif.\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\n\u003Cspan style=\"text-align: justify;\"\u003EMengapa tidak sebab gambaran yang benar Allah nyatakan tentang siapa DIA yang sebenarnya. Kalau orang rajin mempelajari atau sekedar melihat tentang perkembangan agama-agama besar beserta penjelasan tentang yang mereka sembah\/ibadahi, maka penjelasan Allah dalam Al Qur’an merupakan penjelasan yang lengkap. Empat ayat dalam surah Al-lkhlash memberikan penjelasan lengkap tentang siapa DIA yang wajib dlibadahi itu :\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\n\u003Cspan style=\"text-align: justify;\"\u003E\"Katakanlah : \"Dia-lah Allah, Yang Maha Esa\". Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-NYA segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatupun yang setara dengan Dia\".\u003C\/span\u003E\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cspan style=\"text-align: justify;\"\u003EKalau tiada sesuatupun yang setara, maka jelas Dia adalah Tuhan yang berkuasa mutlak. Demikian juga sifatnya yang Maha Esa, tidak beranak dan tidak diperanakkan menunjukkan ke Maha Sempurnaan. Lalu kalau sudah sempurna dalam sifat, maka jelas Maha Sempurna pula dalam kebijaksanaan, kekuatan dan kebaikan, sehingga merupakan hal yang wajar kalau rahmat-NYA tidak terbatas!\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003Cspan style=\"text-align: justify;\"\u003E\".... .. dan rahmatKU meliputi segala sesuatu .... ..!\"\u003C\/span\u003E\u003Cspan style=\"text-align: justify;\"\u003E\u0026nbsp;Demi-kian firmanNYA pada surah Al A’rafayat 156.\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\n\u003Cspan style=\"text-align: justify;\"\u003EAdalah keharusan akhirnya jika mahluk siapapun, di manapun dan kapanpun menyerahkan diri kepada Allah sebab kepadanya segala sesuatu bergantung. Harapan digantungkan kepada rahmat Allah, dambaan digantungkan kepada kasih sayangNYA begitu pula cita-cita yang digantungkan tinggi di bintang gemerlap itu hakekatnya hanya menunggu kasih sayangNYA. Memang perlu usaha, ikhtiar, kerja dan amal,hal ini merupakan sarana agar rahmat Allah ditetapkan menjadi bagian kita :\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\n\u003Cspan style=\"text-align: justify;\"\u003E\"Maha akan kutetapkan rahmat-KU untuk orang yang bertaqwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami !\" (Al A’raf ayat 156).\u003C\/span\u003E\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"text-align: justify;\"\u003ESeperti ternyata lewat ayat diatas Allah menjelaskan bahwa rahmat dan ketetapannya tergantung kepada kadar ketaqwaan kita kepadaNYA melaksanakan perintah berupa menunaikan zakat dan iman yang benar-benar kepada ayat-ayat Allah.\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003E\nDemikian Kiranya \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/09\/mengapa-banyak-orang-barat-masuk-islam.html\" target=\"_blank\"\u003EMengapa Banyak Orang Barat Masuk Islam? \u003C\/a\u003Emereka menggunakan sebuah pemikiran dalam mengkaji sebuah kebenaran, seperti dua Tokoh barat diatas, mereka memfilsafati ayat-ayat Ql-Qur'an yang mereka baca, mereka menemukan kerangka yang logis dalam mempelajari Islam tersebut, yakni mengenai KeEsaan Tuhan itu sendiri, seperti yang penulis paparkan dalam beberapa Ayat Al-Qur'an tersebut diatas, sekarang kembali kepada diri kita, sejauh mana kita mengkaji agama islam itu sendiri, atau masihkah ada pemikiran yang ekstrim dalam diri kita ini, contoh kecilnya mengkafirkan, atau membid'ahkan sesama muslim padahal \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/05\/bidah-adalah-kalimat-sensitif.html\" rel=\"nofollow\" target=\"_blank\"\u003EBid'ah adalah kalimat sensitif\u003C\/a\u003E. mari kita renungkan tentang iman kita, semoga bermanfaat.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3466042823850193859\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/mengapa-banyak-orang-barat-masuk-islam.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3466042823850193859"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3466042823850193859"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/mengapa-banyak-orang-barat-masuk-islam.html","title":"Mengapa Banyak Orang Barat Masuk Islam?"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-a9pSJY4dI6A\/Vgr8zUUrPnI\/AAAAAAAAFf8\/6fjYv3PiTyw\/s72-c\/Orang%2BBarat%2BEropa%2BMasuk%2BIslam.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3814144450470634439"},"published":{"$t":"2015-09-27T04:34:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2015-09-27T04:59:03.368-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Pentingnya Belajar Bahasa Arab Sejak Dini"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAli bin Abi Thalib as berkata \u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\"Belajarlah bahasa Arab karena termasak bagian \u0026nbsp;dari agamamu\"\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E. Maqolah ini menunjukkan bahwa bahasa Arab mempunyai kedudukan penting dalam agama kita. Bagi kaum Muslimin bahasa Arab adalah bahasa yang istimewa dibandingkan dengan bahasa lain didunia ini, yaitu bahasa yang dipilih Allah SWT. untuk menyampaikan firman suciNya (QS. Yusuf: 5). Sebagai alat komunikasi, eksistensi bahasa Arab telah membawa syiar Islam pada pentas peradaban dunia. Karena itu bahasa Arab berperan sebagai kunci ilmu pengetahuan, khususnya ilmu-ilmu keislaman. Seseorang yang telah menguasai bahasa Arab secara baik, sangat besar peluangnya untuk menggali hazanah keilmuan yang terkandung dalam Al Qur'an dan As-Sunnah maupun karya-karya berharga ulama, salaf dan para pemikir Islam terdahulu.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMengingat betapa urgennya pengajaran bahasa Arab bagi generasi penerus Islam, Syaikh Abu Hasan Al-Mawardi menyatakan, \u003Ci\u003E\"Apabila anak sudah waktunya untuk dididik dan diajari, selayaknya dimulai dengan mengajarkan Al Qar'an dan bahasa Arab, karena bahasa Arab adalah bahasa yang digunakan Allah untak menurunkan kitab suci Al-Qur'an dan menetapkan agamanya.\u003C\/i\u003E Dengan bahasa Arab pulalah Rasalallah SAW. menyampaikan sunnahnya, dan disusunnya kitab-kitab agama, filsafat, logika, dsb. Oleh sebab itu anak-anak seharasnya mempelajari bahasa Arab, bila tidak ia akan bodoh tentang agamanya.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDari paparan diatas, kiranya dapat penulis tegaskan kembali, kenapa bahasa Arab mendapat tempat terhormat dikalangan umat Islam?\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003EPertama, bahasa Arab adalah bahasa Al Qur’an, kitab suci umat lslam yang paripurna, demikian bahasa yang dipakai dalam mengkondisikan Al-Hadist. Dan keduanya merupakan sumber rujukan hukum dan muara permasalahan umat.\u0026nbsp;\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EKedua, bahasa Arab merupakan bahasa praktek dalam menjalankan aktivitas ritual keagamaan. Seperti Shalat ataupun bentuk ibadah lainnya dalam rangka mendekatkan diri kepada sang Khalik.\u0026nbsp;\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EKetiga, bahasa arab merupakan bahasa pengantar ilmu pengetahuan, terutama ilmu-ilmu keislaman yang banyak dihasilkan oleh ulama dan para pemikir Islam yang telah membawa Islam ke puncak zaman keemasan. Tanpa menguasai bahasa Arab dengan baik, berat sekali kita dapat melakukan reaktualisasi ataupun rekonstruksi pemikiran Islam.\u0026nbsp;\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EKeempat, bahasa Arab telab menjadi bahasa kebudayaan dan peradaban Islam. Sekitar lebih dari 20 negara telah menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara dan juga termasuk salah satu bahasa resmi PBB.\u0026nbsp;\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003EFaktor Yang Menguntungkan\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPengajaran bahasa Asing (baca : bahasa Arab) bagi kalangan non Arab ('ajam) merupakan suatu proses pembelajaran yang sangat komplek. Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan seorang anak dalam memperoleh kemahiran berbahasa. Secara garis besar faktor-faktor itu dapat dibedakan atas faktor internal dan faktor eksternal. Sehubungan dengan faktor internal, Ahmad Satori Ismail (1996) membedakan menjadi faktor pribadi dan faktor umum. Yang temasuk kategori faktor pribadi adalah keaktifan di kelas, respons anak terhadap pengajar dan materi pelajaran serta teknik pembelajaran. Sedangkan yang dikategorikan faktor umum ialah umur, bakat, kemampuan,kongnitif, motifasi dan kepribadian.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAdapun lingkungan formal (madrasah dan pesantren) dan lingkungan informal (keluarga dan masyarakat sekitarnya) disebut sebagai faktor eksternal. Relevansinya dengan pengajaran bahasa Arab pada anak, faktor usia kelihatannya yang lebih menguntungkan dalam memperoleh kemampuan bahasa secara optimal. Dalam arti kata anak terlihat lebih siap dalam belajar bahasa asing atau bahasa kedua dalam situasi ilmiah dan komunikatif dibanding pembelajaran bahasa yang lebih tua usianya. Karena pada usia dini pembelajaran tidak banyak dipengaruhi oleh dialek (lahjah) ataupun aksentuasi bahasa itu, disamping alat artikulasi bahasanya yang masih lentur. Pendapat yang populer mengatakan,bahwa anak-anak lebih baik dalam sernua hal dalam menguasai bahasa asing atau bahasa kedua, terutama berkenaan dengan pencapaian hasil akhir. Mereka umumnya terlihat sangat sangkil (mudah) dalam mencernakosakata baru.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cb\u003ESILAHKAN DOWNLOAD KAMUS BAHASA ARAB...\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2014\/12\/download-kamus-bahasa-arab-indonesia.html\" target=\"_blank\"\u003EDownload Kamus Bahasa Arab-Indonesia-Inggris\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPada bagian lain, hasil penelitian yang dilakukan oleh pakar bahasa,yaitu Snoe dan Heofnagel-Hohle (1978) menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa yang maju paling cepat adalah anak pada taraf usia adolesen. Dalam studi mereka dalam kasus pembelajaran bahasa Belanda ditemukan, bahwa orang dewasa (usia15 tahun keatas) kalah cepat belajar dengan dengan anak-anak (seusia 6-10 tahun) dan remaja usia (12-15 tahun). Maka tidak mengherankan banyak dikalangan anak-anak kelihatan lebih berhasil dari pada orang dewasa dalam pemerolehan sistem fonologi bahasa baru, bahkan banyak di antara merekayang mencapai aksen seperti penutur aslinya (native speeker). (Asher dan Garcia; 1969).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cb\u003EMetode Belajar Bahasa\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBelajar bahasa adalah usaha menumbuhkan atau melatih kecakapan-kecakapan berkomunikasi secara aktif maupun pasif; Hasil belajar dalam menumbuhkan kecakapan berbahasa anak akan lebih efektif dan maksimal manakala didukung oleh metode pengajaran yang tepat. Metode adalah asas keberhasilan penguasaan sebuah bahasa. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para pembelajar bahasa yang mengajarkan bahasa (asing) kepada anak-anak atau para pemula yaitu:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam menerapkan metode dan materi hendaknya disesuaikan dengan modal dasar dan tingkat kecerdasan pembelajar bahasa\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMengikuti kaidah-kaidah umum yang beriaku, bahwa pengajar hendaknya menyampaikan materi pelajaran bahasa secara bertahap atau berjenjang. Misalnya dimulai dari yang lebih mudah lalu meningkat pada yang lebih sukar, dari yang sederhana kasusnya menuju yang kompleks, dari hal yang abstrak meningkat pada yang kongkrit.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBertolak dari prinsip-prinsip pengajaran diatas, menurut hemat penulis metode yang cocok dalam pengajaran bahasa Arab bagi anak usia dini adalah metode belajar yang disesuaikan dengan sifat dan karakter anak. Secara psikologis anak-anak lebih suka menirukan sesuatu yang sifatnya sederhana dan menyukai permainan. Dengan demikian pilihan metode belajar yang tepat bagi anak adalah\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003EPertama, metode mendengar dan berbicara (thariqah as sam'iyah-as syaﬁhiyah\/audio-lingual method). Yakni anak dilatih mendengarkan kata-kata yang dituturkan, lalu anak disuruh menirukan\/melafadkan kembali dengan baik dan benar. Oleh pakar bahasa metode ini dianggap metode yang paling berhasil untuk mengajarkan bahasa bagi pemula dan anak-anak, keistimewaannya karena sifatnya yang sederhana.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003EKedua, metode permainan (gamemethod), ialah tehnik mengajar bahasa dengan menggunakan pola-pola permainan. Misalnya permainan, hijaiah bermakna, tebak kata, merangkai huruf, kartu bertanda - hijaiah dll. Menurut pengalaman penulis, biasanya anak-anakmenyukai cara-cara permainan karena kesannya lebih rileks. Namun, sambil asyiknya menikrnati permainan sebenarnya mereka tanpa sengaja juga memperoleh hasil belajar. Georgi Loozanov, sebagaimana yang dikutip oleh Muljanto Sumardi (1975) mengatakan, bahwa hanyadalam keadaan yang gembira dan santai anak-anak akan dapat menggunakan seluruh potensinya. Dengan metode permainan, anak-anak diusahakan tetap terlibat dalam berbagai kegiatan bermakna yang berhubungan langsung dengan materi bahasa yang sudah dikemas sedemikian rupa. Dilihat dalam prespektif psikologis tehnik permainan justru dapat mengembangkan kreatifitas belajar anak,di samping menumbuhkan semangat ukhuwah atau pertemanan.\u0026nbsp;\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003EMembiasakan berbahasa asing (bahasa arab) dilingkungan keluarga. seperti menyuruh belajar, atau berdialog lainnya,\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003EMenempelkan beberapa barang disekitar rumah, sekolah, seperti contohnya, Pintu (Baabun), Meja (Maktabun), Kursi (Kursiun) dan lain sebagainya. hal tersebut juga akan mengena pada anak yang berusia dini. dan metode ini diterapkan oleh banyak sekolah\/madrasah\/Paud\/RA bahkan pada perguruan tinggi.\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikain artikel\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/09\/pentingnya-belajar-bahasa-arab-sejak.html\" target=\"_blank\"\u003EPentingnya Belajar Bahasa Arab Sejak Dini\u003C\/a\u003E, anda juga bisa baca artikel berikutnya, yakni\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2013\/08\/pentingnya-belajar-kitab-kuning.html\" target=\"_blank\"\u003E pentingnya belajar kitab kuning\u003C\/a\u003E, khususnya \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2014\/10\/santri-pesantren.html\" target=\"_blank\"\u003Esantri pesantren\u003C\/a\u003E sangat paham dengan pentingnya bahasa arab apalagi mereka selalu dihadapkan dengan kitab kuning, adapula beberapa Metode Bahasa Arab yang dikembangkan dipesantren seperti Ilmu Nahwu, Shorof, Mantiq, Balaghoh dan lain sebagainya, semoga bermanfaat.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Bahasa Arab Untuk Anak\" border=\"0\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-unr_HKozV_A\/VgfVGP53E7I\/AAAAAAAAFfA\/yBiZO89wfhQ\/s1600\/Bahasa%2BArab%2BUntuk%2BAnak%2BKecil%2BUsia%2BDini.gif\" title=\"Bahasa Arab Untuk Anak\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/09\/pentingnya-belajar-bahasa-arab-sejak.html\" target=\"_blank\"\u003EPentingnya Belajar Bahasa Arab Sejak Dini\u003C\/a\u003E,\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cb\u003ESILAHKAN DOWNLOAD KAMUS BAHASA ARAB...\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2014\/12\/download-kamus-bahasa-arab-indonesia.html\" target=\"_blank\"\u003EDownload Kamus Bahasa Arab-Indonesia-Inggris\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3814144450470634439\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/pentingnya-belajar-bahasa-arab-sejak.html#comment-form","title":"1 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3814144450470634439"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3814144450470634439"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/pentingnya-belajar-bahasa-arab-sejak.html","title":"Pentingnya Belajar Bahasa Arab Sejak Dini"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-unr_HKozV_A\/VgfVGP53E7I\/AAAAAAAAFfA\/yBiZO89wfhQ\/s72-c\/Bahasa%2BArab%2BUntuk%2BAnak%2BKecil%2BUsia%2BDini.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"1"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-8206557514230612132"},"published":{"$t":"2015-09-19T18:13:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2015-09-19T18:20:14.734-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Islam"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Hukum Valentine Day Bagi Muslim | Sejarah Valentine"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPerubahan sosial (Social Change) akan senantiasa berkembang secara dinamis dan gradual. Perubahan sosial pada umumnya meliputi dan atau mempengaruhi oleh perubahan-perubahan sosial ekonomi, politik, dan kebudayaan. Yang sudah barang tentu mempengaruhi pola hidup dan pola fikir masyarakat Indonesia pada umumnya dan remaja pada khususnya. Perubahan tersebut juga tidak terlepas dari perubahan konstelasi global yang semakin menggejala. Dengan semakin derasnya laju informasi dan komunikasi, mau tidak mau akan menggiring setiap manusia untuk mengidentiﬁkasi dan beradaptasi segala perubahan yang dihadapinya. Maka akulturasi budaya akan sangat mudah bersatu. sehingga kita akan sulit untuk membedakan, mana budaya timur dan mana budaya barat.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDiakui atau tidak perat media masa khususnya media elektornik dan media Online, sangat besar dalam pembentukan watak masyarakat Indonesia khususnya remaja. menjadi watak-watak deviant (pelanggar\/penyimpang). Contoh konkrit. ﬁlm-ﬁlm yang disajikan ditelevisi. yang notabene ﬁlm impor dari luar negeri. Secara tidak langsung telah menyumbangkan budaya-budaya luar. Yang oleh para remaja diterima begitu saja tanpa ﬁlter yang kuat Akhirnya yang mereka alami bukanlah modernisasi melainkan westernisasi (kebaratan). Memang dalam setiap peruhahan sosial akan muncul dampak yang bersifat progress (positif) dan regress (negati).\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPerubahan sosial sebagaimana kitaketahui. merupakan sebuah proses yang tidak bisa dipisahkan dari modemisasi. Apabila semakin tinggi intensitas devisa dari apa yang ditentukan oleh norma-norma budaya maupun agama, maka kadar kemodernan tinggi. Reultannya, aksi penyimpangan merupakan sebuah \u003Cb\u003E\u003Ci\u003Ecounter culture\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E dan kemudian dilegitimasi sebagai produk budaya masyarakat modern. Dapat dikatakan, bahwa perubahan sosial budaya selalu ditandai oleh ketegangan antara kebudayaan materill (teknologi) dan kebudayaan non-materil (norma-agama, sosial). Doyle Paul Johnson: Teori Sosiologi dan Modernisasi 1998 (Surtini:PR.200l).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam konteks di atas,disayangkan perubahan sosial dan modernisasi dianggapi oleh sebagian remaja kita, sebagai sebuah euforia kebudayaan barat (Westernisasi).Pada kesempatan ini, insya Allah penulis akan membahas sebuah \u003Cb\u003E\u003Ci\u003Eculturalleg\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E dan\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E religion deviant\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E dari budaya barat dan di transfer. dan kini telah berakulturasi dengan gaya hidup remaja. Sudah menjadi tradisi, dan kini telah berakulturasi dengan gaya hidup remaja. Sudah menjadi tradisi, setiap tahun remaja kita (muslim dan non muslim) selalu merayakan dan memeriahkan moment acara yang mereka namai \u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\"Valentin’s Day\"\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003EAsal Usul Valentine's Day\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nValentine's Day kini usianya sudah 13 abad. Karena sejak abad ke VII, pesta kasih sayang ini sudah dirayakan sebagai ajang memperingati Saint Valentine seorang yang dianggap suci. Saint Valentine meninggal pada tanggal l4 Februari 269 di Roma. Ketika itu, tidak mengenal usia, baik tua ataupun remaja mereka saling mengucapkan rasa cintanya. Baik melalui telepon, surat, puisi, lagu, dan sebagainya. Maka saat itu (l4 Februari) setiap orang sudah siap dengan kata-katanya dan dan berucap \"I Love You\" ataupun \"I Miss You\". dan ungkapan-ungkapan lainnya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPada setiap perayaan, biasanya orang-orang baru memikirkan kartu ucapan sebagai pengganti hadiah. Sekitar tahun l7l8an, kartu-kartu bergambar hati bermunculan. Kebiasaan mengirim kartu-kartu valentine sebagaimana menurut\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E Goeffrey Chauver,\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E seorang penyair asal Inggris karena burung-burung mulai berpasangan pada hari itu. Ditambah keyakinan bahwa pada musim semi adalah waktu untuk bercinta. Kebiasaan-kebiasaan mereka itu berlanjut dan dicontoh hingga sekarang. bahkan oleh sebagian remaja muslim. Acara Valentine's Day, kini selalu menjadi acara spesial yang ditayangkan di televisi-televisi. Remaja-remaja kita. ketika menghadapi tanggal l4 Februari atau bahkan awal-awal Februari sudah sibuk mempersiapkan segalanya, bahkan bagi yang belum mempunyai pacar. mereka dengan sengaja mengadakan lomba\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E \"Cari Pacar\"\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E atau pada tanggal itu mereka jadikan ajang untuk mencari jodoh.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003ESiapakah Sebenarnya Saint Valentine itu?\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTokoh fenomenal Saint Valentine adalah nama dua orang pendeta nasrani dan tabib yang dianggap sebagai pelindung bagi orang-orang tercinta. Kedua orang itu konon menjadi tumbal pada l4 Februari 269, karena dihukum pancung atas perintah \u003Cb\u003E\u003Ci\u003EKaisar Claudius The Goth\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E, penguasa romawi saat itu. Salah-satunya dihukum mati di Kota Roma dan yang satunya lagi di Kota Interemna Nahars, 60 KM dari Roma.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003EPerspektif Islam Terhadap Perayaan Valentine's Day\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAl-Islam (didalamnya Al-Qur'an dan As Sunah), telah terlebih dahulu menyuruh kita untuk saling menyayangi. dan mengasihi. Sabda Rasulullah SAW:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Barang siapa yangtidak mengasihi sesama manusia.maka ia tidak mengasihi Allah.\u003C\/i\u003E\" (HR.Turmudzi). Dalam hadits yang lain Rasulullah mengatakan:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Tidak sempurna iman seseorang, sehingga ia menyayangi orang lain (saudaranya) sebagaimana ia menyayangi dirinya sendiri\"\u003C\/i\u003E (HR Bukhari dan Muslim).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDan sebuah hadits yang diriwayatkanoleh Bukhari. Rasulullah punbersabda :\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Barang siapa yang tidak sayang terhadap sesama (yang masih kecil) dan tidak tahu (orang besar), maka ia bukan ummatku\".\u003C\/i\u003E\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAllah pun menyuruh pada ummat manusia untuk saling mengenal (Q.S. Al Hujurat: 13)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nJadi, Islam setuju denganValentine's Day? Ya, Islam setuju dengan makna saling mengasihi, dan saling menyayangi. Tetapi. nama dan tatacara serta kegiatan perayaan itu dalam ajaran Islam tidak ada. Karena kesemuanya itu jauh dari citra dan norma Islami. Sudah jelas sebagaimana di atas, Valentine's Day dan perayaannya berasal dari orang-orang kaﬁr yang sekuler. bahkan tidak percaya Tuhan. Allah sudah lebih dulu melarang kita untuk melakukan sesuatu yang tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. (Al-lsra': 36). Memang, para remaja kita kebanyakannya hanya ikut -ikutan saja, mengikuti trend zaman. Mereka tidak begitu tahu akan trend tersebut sebenarnya merusak aqidah dan akhlak (moralnya). Bahkan Allah SWT melarang ummat Islam, untuk tidak mengagumi cara hidup orang kaﬁr. Sebagaimana dalam surat Ali-Imran: 149:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Wahai orang-orang yang beriman, seandainya kamu mentaati sebagian orang yang diberikan Al-Kitab itu. niscaya mereka akan mengembalikan langkah kamu sehingga kami menjadi orang yang rugi.\".\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPerlu diingat, misi utama kaum nasrani ataupun yahudi (kaum kaﬁr) adalah menjauhkan ummat Islam dari ruh Islamiyah. Mereka ingin membentuk watak-watak ummat Islam (remaja muslim) untuk menjadi pembelot dan pembangkang terhadap agamanya sendiri. Jadi Bukanlah sekedar mengkafirkan ummat Islam. Namun yang mereka inginkan adalah bagaimana supaya muslim tersebut jauh dari Islam.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPeringatan Allah dalam Al-Qur'an :\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Orang-orang yahudi dan nasrani tidak akan senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka\".\u003C\/i\u003E(Q.S. Al- Baqarah: I20).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nApabila kita mencontoh dan menyerupai sesuatu kaum, maka kita adalah bagian dari kaum itu.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSebagaimana sabda Rasulullah SAW:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003EMan Tusyabaha biqaumihim fahua minhum..\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Barang siapa yang menyerupai suatu kaum (golongan), maka la termasuk golongan itu\". (HR.Ahmad, Abu Daud dan Tabrani).\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003EHukum Merayakan Valentine's Day\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBelum ada farwa yang jelas dari para ulama. dalam hal ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang hukum merayakan Valentent\"s Day. Tapi dari gambaran diatas cukup jelas.Perayaan tersebut tidak ada dalam ajaran Islam, bahkan Islam menentang keras kebudayaan-kebudayaan kaﬁr yang akan menjauhkan dan merusak akidah dan akhlak (moral) ummat Islam, khususnya remaja. Perayaan Valentiné‘s Day akan mendekatkan ummat untuk melakukan perbuatan keji dan munkar. Allah berﬁrman dalam surat Al-An'am: I51:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak diantaranya maupun yang tersembunyi\".\u003C\/i\u003E\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPerayaan Valentine's Day. Diantaranya akan mendekatkan pada zina, padahal Allah melarang kita untuk berzina, bahkan mendekatinya. (Q.S. Al-Isra:32).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPerayaan Valentine's Day bisa dikatagorikan perbuatan haram karena menyerupai atau mengarah pada hal-hal yang haram. Qaidah Ushul Fiqih mengatakan: \u003Cb\u003E\u003Ci\u003EMa dalla ala harom\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E. Artinya: Sesuatu yang menunjukkan atau mengarah (menyerupai) yang haram. maka hal itu haram. Dan setiap larangan Allah. menunjukkan pada haram. Sebagaimana dalam Qaidah Ushul Fiqih: \u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\"Al- aslu fi an-nahyi li at-tahrim illa ma dala ad da-lil ada khilafhi\"\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E. \u003Ci\u003E'Asal hukum larangan adalah menunjukkan pada haram. kecuali apabila ada dalil yang membantahnya\"\u003C\/i\u003E. Maka apabila melihat qaidah-qaidah tadi. hukum merayakan Valentine's Day adalah haram.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003ESeruan Untuk Remaja Muslim\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nRasulullah SAW Pernah bersabda:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Remaja-remaja sekarang adalah generasi penerus di masa yang akan datang\" (Al Hadits).\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam Sabdanya yang lain: \u003Ci\u003E\"Sesungguhnya di tangan para remajalah urusan ummat. apabila remajanya shalih (baik), baik pula ummatnya. Dan apabila remajanya jelek- jelek pulalah ummatnya\"\u003C\/i\u003E. (Al-Hadits).\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSesungguhnya. Islam menganggap remaja bagaikan sebuah permata yang sangat mahal. Dan hurus diperlihara dengan sebaik-baiknya, sehingga tidak ada cacat sedikitpun.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003EApakah remaja-remaja muslim tidak tergugah dengan sabdanya rasul?\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMaka sebaiknya perubahan sosial dan modernisasi janganlah dijadikan sebuah euforia peniruan gaya-gaya barat yang penuh kemaksiatan. Ingatlah. masa depan kalian masih panjang. Dan kini kalian sedang menanggung amanat dari Allah. Rasul. dan masyarakat kepada kalian. Jauhilah perbuatan-perbuatan keji dan munkar yang tidak ada faidahnya. Sebuah Qaidah Ushul Fiqh Berbunyi \u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\"Da u al-mashalih.\u003C\/b\u003E \"Menjaga lebih baik daripada mengobati\".\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Hukum Valentins Days\" border=\"0\" height=\"200\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-3nzauvzPXUw\/Vf4JSUYdBDI\/AAAAAAAAFc0\/gPn2jDCiwi8\/s200\/Valentine%2BDays.png\" title=\"Hukum Valentins Days\" width=\"196\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikian mengenai\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/09\/hukum-valentine-day-bagi-muslim-sejarah.html\" target=\"_blank\"\u003EHukum Valentine Day Bagi Muslim | Sejarah Valentine\u003C\/a\u003E, semoga bermanfaat... catatan ini bersumber dari :\u0026nbsp;\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003EPenulis adalah Mahasiswa UPI Bandung. Ketua lttihadul Mubalighin- The Mubaligh Association, dan Direktur Central Course and Study Club for Children.\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003Cbr \/\u003E\nJanga Lupa baca juga beberapa artikel penting dibawah ini :\u003Cbr \/\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/09\/memahami-arti-kerangsupan-cara-saint.html\" style=\"background-color: white; color: #222222; font-family: Arial, serif; font-size: 14px; line-height: 18.2px; text-decoration: none;\" target=\"_blank\"\u003EMemahami arti Kerangsupan cara Saint sederhana\u003C\/a\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/07\/skandal-serta-kebusukan-yahudi.html\" target=\"_blank\"\u003ESkandal Serta Kebusukan Yahudi\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/01\/mengenai-agama-yahudi-bagian-i.html\" target=\"_blank\"\u003EMengenai Agama Yahudi Bagian I\u003C\/a\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2014\/10\/filsafat-untuk-remaja.html\" target=\"_blank\"\u003EFilsafat untuk remaja\u003C\/a\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/04\/mengapa-remaja-anak-muda-nakal-forum.html\" target=\"_blank\"\u003EMengapa Remaja Anak Muda Nakal | Forum Anak Muda\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/8206557514230612132\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/hukum-valentine-day-bagi-muslim-sejarah.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8206557514230612132"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8206557514230612132"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/hukum-valentine-day-bagi-muslim-sejarah.html","title":"Hukum Valentine Day Bagi Muslim | Sejarah Valentine"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-3nzauvzPXUw\/Vf4JSUYdBDI\/AAAAAAAAFc0\/gPn2jDCiwi8\/s72-c\/Valentine%2BDays.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3652907621348110139"},"published":{"$t":"2015-09-19T12:48:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2015-09-19T12:48:52.491-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Analogi pemikiran"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"}],"title":{"type":"text","$t":"Memahami arti Kerangsupan cara Saint sederhana"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSederhana saja dalam artikel ini, penulis bermaksud membuat sebuah oretan \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/04\/curhatan-internet.html\" target=\"_blank\"\u003Ecurhatan di internet\u003C\/a\u003E, mengenai hakikat dunia gaib yang sering kali orang mengatakan ada dunia dibalik dunia nyata, sederhananya adalah dunianya penghuni selain kita, dalam hal ini penulis mencoba menganalogikan sebuah dunia gaib dengan cara pemikiran yang sederahana sehingga dapat dipahami oleh kita sekalian, megenai dunia gaib itu sendiri, semoga dapat dipahami dengan mudah, adapula tujuan saya menulis artikel ini tak lain adalah menambah keimanan kita kepada Tuhan, dan saya tidak akan membawai artikel ini pada sebuah pemahaman agama secara formal maksudnya dengan menghadirkan dalil atau hadis secara baku akan tetapi akan saya ulas dengan sebuah konsep pemikiran dan logika berfikir serta kenyataan pada kejadian gaib terutama yang sering kita alami dalam kehidupan sehari-hari.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDunia gaib adalah dunia yang memang ada dan benar adanya, banyak yang mengatakan seperti alam jin, atau alam lainnya, akan tetapi saya akan memulas dengan sebuah kejadian-kejadian goib yang sering kita lupakan bahua hal itu adalah sebuah yang gaib, sebelumnya saya pernah menulis artikel megenai\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2014\/10\/online-itu-alam-gaib-yang-orang-tak.html\" target=\"_blank\"\u003EOnline itu alam gaib yang orang tak sadar\u003C\/a\u003E, sekiranya kita mampu memilah hal itu dengan balutan pengalaman yang selama ini kita temui semasa hidup. Sebelum saya menulis lebih jauh saya akan hadirkan beberapa simple kenyataan dalam lingkungan sekitar, atau memahami gaib dengan logika kita.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Kerangsupan\" border=\"0\" height=\"141\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-zGruoDuB9W0\/Vf27x2fCq1I\/AAAAAAAAFa8\/9K3WuuhmPEw\/s320\/Kerangsupan.gif\" title=\"Kerangsupan\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nJika anda seorang pelajar yang pernah bersekolah dan belajar Fisika saya ingat kala itu duduk di bangku sekolah SMP yang sekarang SLTP, saya ingat pada guru saya mengenai Partikel, yakni sebuah unsur benda yang kecil, dan partikel dibagi 3 bagian, padat, renggang, dan gas, pada partikel padat contohnya batu, kayu, meja, dan lainnya mungkin kita sendiri (jasad kita) intinya sesuatu yang nampak oleh mata, dan partikel renggang (cair) seperti Air, embun dan seterusnya, dan kemudian partikel gas seperti udara, uap dan lainnya. Jika kita anda setuju anda saya berikan sebuah simpel pada 3 partikel tersebut, anggap saja partikel yang ke 3 yakni gas adalah hal yang gaib, dia tidak terlihat akan tetapi dia berasa, maaf salah satu contohnya anda buang angin, yang tidak terlihat akan tetapi anda merasakan bau. itu sederhanya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMenganai Gas dan Gaib, merupakan sebuah senyawa atau zat yang tidak terlihat, banyak kita temui kata zat, atau senyawa, pemulis merangkum sama dengan zat adalah senyawa yang hidup. karena partikelnya renggang atau gas, mengenai dunia gaib itu sendiri kita analogikan pada sebuah jin, jin tidak terlihat nampak oleh kita akan tetapi mengenai jin benar adanya, dia adalah makhluk tuhan yang sama seperti kita, akan tetapi secara fisik mungkin berbeda, dengan pembuktian kenapa jin tidak nampak, anda boleh saja berfikir lebih awal memvisualisasikan Jin sepertihalnya udara.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003EKenapa Orang Kerangsupan, Kesambet.?\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam hal ini, banyak kita temui orang kerangsupan dalam bahasa awam mengatakan kerangsupan setan, Nah,, bagaimanakah demikian terjadi, dari sebuah mitologi (Mitos) ini marilah kita sedikit berfikir bijak mengenai kerangsupan, dan kenapa orang bisa kerangsupan, jika kita analogikan adalah partikel gas dan partikel padat, sederhanya adalah anda masuk angin, hal ini akan berefek pada fisik anda, seperti sering buang angin atau badan merasa merinding karena kemasukan angin, anggap saja angin tersebut adalah syetan (jin),,, silahkan berfikir sejenak tentang hal ini...!!\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003ESelanjutnya bagaimanakah Jin\/setan bisa masuk ke diri kita?\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSeperti yang sudah saya tulis diawal, jin\/setan adalah partikel gas yang dapat masuk kepada partikel padat, dalam agama ada kalanya orang terkena bisikan setan, sehingga seseorang melakukan maksiat, ini juga bisa kita implementasikan pada sebuah makna saint yakni mengenai partikel, dan mohon pembaca untuk lebih bijak dalam berfikir, terutama membaca ini, kiranya jauhkan dulu paham mitos pada diri anda, syetan yang memiliki kepentingan menggoda manusia, karena sebuah misi tersebut syetan\/Iblispun bermaksud menjerumuskan manusia kedalam kesesatan, telepas dari hal itu, syetan dapat melihat kita, dan kita tak dapat melihat syetan lantaran kita adalah makhluk kasar (partikel padat), begitu pula jin yang konon bisa menampar manusia lantaran anda buang air sembarangan baca artikel ini \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2014\/09\/buang-air-kencing-sembarangan.html\" target=\"_blank\"\u003EBuang Air Kencing sembarangan\u003C\/a\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;atau bergaul dengan manusia. Ini tidak aneh sepertihalnya pada setan, akan tetapi jika jin nampak pada manusia itu memerlukan sebuah ilmu tersendiri, seperti halnya manusia yang ingin melihat jin mereka memiliki skil tersendiri, baca artikel ini\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2014\/09\/materi-menjadi-zat.html\" target=\"_blank\"\u003EMateri menjadi Zat\u003C\/a\u003E\u0026nbsp;(materi : partikel padat dan zat : partikel gas).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nJika anda masih bertanya kerangsupan, atau orang terkena santet, atau kiriman teluh, dan lain sebagainya, baca juga ini \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2014\/09\/spam-adalah-prilaku-santet.html\" target=\"_blank\"\u003ESpam adalah prilaku santet\u003C\/a\u003E, hal itu sering anda dengar di lingkungan kita, akan tetapi kiranya anda sedikitnya memahami dengan cara saint, kenapa terjadi demikia, sedikit saya tambahkan kenapa ada kesambet..? mungkin anda mengganggu tempat para gaib terebut sehingga mereka marah, karena zat gaib (jin) mereka juga memiliki sebuah nafsu emosi, begitu juga kita, nah mengenai jin bisa masuk ke kita sudah saya ulas pada paragrap diatas, sekarang pertanyaannya kenapa kita masih membawa diri kita dalam pemikiran mitos yang sebenarnya hal itu bisa kita pahami dengan cara logika. Sekian oretan ini semoga bermanfaat. silahkan tinggalkan Komentar dan kritik. di kolom komentar,..\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/09\/memahami-arti-kerangsupan-cara-saint.html\" target=\"_blank\"\u003EMemahami arti Kerangsupan cara Saint sederhana\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3652907621348110139\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/memahami-arti-kerangsupan-cara-saint.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3652907621348110139"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3652907621348110139"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/memahami-arti-kerangsupan-cara-saint.html","title":"Memahami arti Kerangsupan cara Saint sederhana"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-zGruoDuB9W0\/Vf27x2fCq1I\/AAAAAAAAFa8\/9K3WuuhmPEw\/s72-c\/Kerangsupan.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-4529061569629111059"},"published":{"$t":"2015-09-18T15:02:00.005-07:00"},"updated":{"$t":"2015-09-18T15:12:52.380-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Antara Falsafah Pancasila dan Islam"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPenulis akan mencoba mengemukakan suatu tinjauan mengenai \"falsafah Pancasila\" yang empunyai kaitan dengan Agama IsIam. Falsafah Pancasila. Falsafah atau ﬁlsafat berasal dari kata-kata bahasa Yunani \"philosophia\" yang tersusun dari dua kata \"philein\" - cinta dan \"shopos\" kebenaran, jadi artinya \"cinta akan kebenaran\". Karena cinta kebenaran maka seandainya ada seseorang yang sedang berﬁlsafat berarti ia sedang mencari kebenaran. Adapun jalan untuk menempuh kebenaran itu, menurut fiisafat ialah dengan berpikir secara logika (tata tertib), bebas (tidak terikat pada tradisi, dogma Agama) dan dengan sedalam-dalamnya sampai dasar persoalan sehingga tidak ada\/tidak perlu pertanyaan lagi. Melalui jalan demikian maka orang tersebut pada suatu ketika akan sampai, bahkan akan berternu dengan essensi kebenaran itu (kebenaran yang hakiki).\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKita beralih pada pengertian Pancasila. Kata \"pancasila\" berasal dari bahasa Sansekerta, terdiri dari kata majemuk \"panca\" - Lima dan \"syila\" - sikap, karakter, budi pekerti, budi luhur. Dengan demikian, maka \"pancasila\" berarti lima sila, lima sikap, lima pendirian bangsa Indonesia yang luhur. Kelima sila itu (Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adik dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan\/perwakilan. dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia) adalah merupakan kesatuan yang bulat dan utuh yang pengertiannya tak dapat dipisah-pisahkan. Hal ini sebagaimana dikemukakan oleh Dr. Moh. Hatta, Ketua perumus Pancasila, bekas Wakil Presiden yang pertama, dalam bukunya \"PancasiIa Jalan Lurus\", bahwa \"Angkatan sekarang dan kemudian hendaklah memaklumi benar-benar isi dan ujud PancasiIa, Iima dasar yang satu sama Iain dukung-mendukung.\". Meniyinggung \"pengamalan Pancasila\". Dr. Moh. Hatta dalam bukunya itu tenyatakan sbb. : \"Pancasila itu hendaklah diamalkan benar-benar dengan perbuatan, janganlah dipergunakan sebagai \"lip service’ saja\". Rupanya pendapat ini masih relevan dengan dambaan pemerintah dewasa ini sebagaimana yang telah dijadikan keputusan pada Sidang MPR No. II\/ MPR\/ 1978, yakni \"Demi tujuan nasional serta cita-cita bangsa dalam menuju masyarakat adii makmur, seperti tercantum dalam UUD 1945, maka kita selaku bangsa Indonesia perlu menghayati dan mengamalkan Pancasila secara nyata untuk menjaga kelestarian dan keampuhannya\".\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSetelah kita ketahui secara sepintas \"apa filsafat dan apa PancasiIa\", maka jelaslah bahwa arti \"falsafah Pancasila\" menurut ungkapannya, ialah falsafah tentang Pancasila atau Pancasila yang ditemukan atas dasar ﬁlsafat. Sedangkan pengertian menurut istilah dapat diberi batasan sederhana sbb. : Pancasila yang dikaji atas dasar filsafat adalah merupakan ideologi dan cita-cita bangsa Indonesia dalam menuju ke negara (tujuan nasional dan cita-cita bangsa) yang adil makmur serta diridlai oleh Tuhan Yang Maha Esa, sedangkan Undang-Undang Dasar 1945 menjadi landasan konstitusional dan GBHN landasan oprasionalnya.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAgama Islam. Pengertian \"agama\" menurut istilah para Ahli dalam memberikan batasannya berbeda-beda. Pada prinsipnya perbedaan-perbedaan tersebut dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian. Pertama \"Agama Wahyu\" dan kedua \"Agama bukan Wahyu\". Dari itu penulis sependapat dengan yang dimaksud Agama oleh para Ahli kelompok pertama, yakni Agama Wahyu (Agama yang diturunkan dengan jalan Wahyu, mempunyai dasar Kitab dari Tuhan). Hal ini perpegang dengan Wahyu Tuhan, AI-Qur’an surat Asy-Syuura ayat 13, yang maksudnya, bahwa Agama hanya diturunkan dengan perantraan WahyuNya. Karena itu penulis tidak sependapat dengan pengertian atau yang dimaksud agama oleh para Ahli kelompok keduaa di atas, dan atau oleh para Ahli Anthropologi, Sosiologi, Ethnografi, philosofi, di mana agama tidak perlu adanya kemutlakan Wahyu, tapi cukup dengan percaya dan sikap berhubungan dengan yang Maha Ghaib.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPerlu penulis tambahkan perihal Hadits Nabi Muhammad saw. yang berbunyi :\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAD-DIINU HUWAL-AQLU WA LAAA DIINA LIMAN LAA \"AQLA LAHU,\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\"Agama itu adalah akal dan tidak ada Agama (tidak sah beragama) bagi orang yang tidak berakal\".\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAgama berdasarkan Hadits tersebut, hanyalah bagi orang-orang yang berakal saja. Artinya, bagaimana kita akan dapat mengetahui ada Wahyu Tuhan yang berupa Kitab-Kitab (Taurat, Injil, Al-Qur’an dll.) kalau tidak ada akal pikiran ? Justeru karena itulah kita dapat menerima Agama, bisa mengetahui isi Kitab-KitabNya itu tidak lain disebabkan kita mempunyai akal pikiran yang sehat.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKemudian, bagaimana atau sejauh mana jangkauan ilmu filsafat terhadap Agama ? Sudah dikatakan\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\ndi muka, bahwa orang yang menggunakan akal pikirannya dengan jalan berfilsafat, maka pada suatu ketika ia akan sampai bahkan akan bertemu dengan kebenaran yang hakiki.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nWalhasil \"akal-pikiran\" itu hanya merupakan suatu alat untuk mencari, mencapai, dan atau hanya untuk mengetahui kebenaran yang hakiki saja (Agama), akan tetapi tidaklah berperan sebagai produk Agama (Ad-Dien !). Kembali kepada Agama yang dimaksud oleh Wahyu Tuhan, Al-Qur’an surat Asy-Syuura ayat 13.Bunyi ayat tersebut berkonotasi pula bahwa Agama yang untuk mengatur umat manusia di dunia ini macamnya hanya satu. Hal ini Nabi Muhammad saw. pernah bersabda :\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nINNA MA‘SYARAL ANBIYAAI DI INUNA WAAHIDUN,\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSesungguhnya kami golongan para Nabi itu, Agama kami adalah satu\". (H.R. Bukhari-Muslim).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAgama yang manakah yang satu itu ?\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBerdasarkan Wahyu Tuhan juga, Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 19, berbunyi :\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nINNAD-DIINA ‘INDAL-LAAHIL ISLAAM,\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\"Sesungguhnya Agama (yang diridlai) di sisi Allah hanyalah Islam (semua Agama yang datangnya dengan jalan Wahyu Tuhan)\".\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBunyi Wahyu Tuhan ini berindikasi pula bahwa tanpa dasar Wahyu Tuhan (mempunyai Kitab-Nya) tidaklah termasuk Agama. Filsafat Pancasila dan Agama Islam. Hakekat kebenaran dari segala kebenaran hanyalah satu. Dengan jalan berfilsafat maka sampailah kepada kebenaran itu. Sedangkan\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAgama adalah sudah merupakan kebenaran yang datangnya dari Tuhan Yang Maha benar dan Maha Esa adaNya. Soalnya di sini, sudahkah Pancasila itu sampai\/mencapai kebenaran ? Tidak ayal lagi, bahwa Pancasila yang digali atau dirumuskan atas dasar filsafat adalah benar karena terutama di dalamnya terkandung kebenaran yang mutlak, pusat dari segala kebenaran, yaitu pada Sila Pertama Ketuhanan Yang Maha Esa. Bukankah ada mutlak itu harus, wajib tidak tergantung pada apa dan\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nsiapa pun juga, merupakan \"ada\" yang harus ada dan tak pernah tidak ada, tidak mungkin lenyap dan harus terus menerus ada karena adanya dengan pasti ? Bukankah \"ada mutlak\" ini biasa disebut Tuhan; sedangkan Tuhan Yang Maha kuasa, tidak berserikat adalah \"Maha Esa\" adaNya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nJelaslah sudah bahwa Pancasila adalah suatu kebenaran. Dan lagi kelima silanya itu sesuai dengan ajaran Agama (Islam). Sehubungan dengan ini Prof. Dr. Hamka selagi beliau masih hidup sebagai Ketua Majlis Ulama Indonesia pernah mengatakan, \"Pancasila adalah benar karena tidak bertentangan dengan Agama Islam\". \"Dengan tidak bertentangan ini berarti umat Islam sudah \"Pancasilals\" karena umat Islam Indonesia secara konsekuen telah melaksanakan dan mengamalkan semua yang dimaksud dalam Pancasila. Karena itu akan lebih sempurnalah di samping dilaksanakan, Pancasila itu diucapkan oleh umat Islam. \"Demikian isi pidato H. Alamsyah Ratu Prawiranegara sewaktu masih menjabat Menteri Agama, yang dibacakan oleh Drs. Ahmad Khotib pada upacara Penutupan Tarjih Muhammadiyah se Indonesia tanggal 15 Mei 1978 di Klaten Jawa Tengah.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSelain itu, penulis tuliskan lagi pendapat yang lain dari H. Alamsyah Ratu Prawlranegara sbb. : \"Semua pihak harus yakin seyakin-yakinnya bahwa Pemerintah tak akan mengagamakan Pancasila dan tidak akan mempancasilakan Agama.\" Senada dengan pendapat ini Presiden Suharto pernah menegaskan, \"Pemerintah tidak bermaksud dan sama sekali tidak akan menjadikan Pancasila sebagai Agama, karena memang Pancasila bukanlah Agama ....\".\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBarangkali perlu kita ketahui lagi pendapat H. Alamsyah Ratu Prawiranegara yang berikut ini : \"Pancasila yang kini menjadi landasan ideologi negara, sebenarnya tercetus akibat adanya pengorbanan umat Islam. Sebab, ketika pihak luar Islam menolak tercantumnya kalimat menjalankan syareat Islam bagi para pemeluknya\" dalam Pancasila yang dimuat 'Piagam Jakarta'. maka umat Islam bersedia menggantinya dengan Ketuhanan Yang Maha Esa sampai sekarang ini. Ketika itu kemerdekaan baru diproklamirkan dan umat Islam diwakili oleh Ki Bagus Hadikusumo, Wahid Hasyim, Kasman Singodimejo, dan Tengku Muhammad Hasan.\" Beda halnya dengan persepsi Menteri Agama H. Munawir Sadzali. MA. Dalam hal ini beliau nampaknya banyak menyoroti ke dalam tubuh umat Islam sendiri supaya jangan picik, tidak mempelajari Islam setengah-setengah, tapi harus mempelajarinya secara utuh. Sebab, dengan mempelajari Islam setengah-setengah atau hanya sebagian-sebagian saja, maka akan membuahkan penganut-penganut ekstrim dan akhirnya mereka akan mudah terombang-ambing atau diadudombakan.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Makna Pancasila\" border=\"0\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-_RBXrfe6Vvc\/VfyLAqKh-DI\/AAAAAAAAFas\/BRaH8FErFwM\/s1600\/Makna%2BPancasila.gif\" title=\"Makna Pancasila\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\nSekian Artikel mengenai\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/09\/antara-falsafah-pancasila-dan-islam.html\" target=\"_blank\"\u003EAntara Falsafah Pancasila dan Islam\u0026nbsp;\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003Edikutip dari MP No.6-XI 1985,\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\njangan lupa baca juga berbagai macam artikel kainnya dibawah ini :\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/fundamentalisme.html\" target=\"_blank\"\u003EFudamentalisme\u003C\/a\u003E.\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/04\/waspada-komunisme-gaya-baru.html\" target=\"_blank\"\u003EWASPADA....!!! Komunisme gaya baru\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/07\/skandal-serta-kebusukan-yahudi.html\" target=\"_blank\"\u003ESkandal Serta Kebusukan Yahudi\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/4529061569629111059\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/antara-falsafah-pancasila-dan-islam.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/4529061569629111059"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/4529061569629111059"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/antara-falsafah-pancasila-dan-islam.html","title":"Antara Falsafah Pancasila dan Islam"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-_RBXrfe6Vvc\/VfyLAqKh-DI\/AAAAAAAAFas\/BRaH8FErFwM\/s72-c\/Makna%2BPancasila.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-5036671628910455589"},"published":{"$t":"2015-09-07T10:20:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2015-09-07T10:20:28.031-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Islam"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"PERS Zaman Rasulullah SAW | Jurnalis Islami"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\"Pers\"\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E dapat kita artikan perkabaran, perberitaan, penerbitan persurat kabaran, dan lain-lainnya, seperti yang kita saksikan dalam sejarah dan perkembangannya dewasa ini. Pengertian \"Pers\" dewasa ini bermacam-macam di banyak negara ada yang mengartikan \u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\"penerbitan\/pencetakan dan pendistribuslan berita\/lnformasi\"\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E, dan lain-lainnya. \u003Cb\u003E\"Pers\"\u003C\/b\u003E dalam arti sempit serta dalam cara, bentuk, atau distribusi sederhananya dapat kita katakan telah ada dalam Islam di masa Rasulullah s.a.w. Kita katakan masih \"sederhana\" karena belum dikenal penerbitan\/pencetakan pers seperti sekarang ini, belum dikenal distribusi berlta\/informasi, wartawan yang berprofesi khusus kewartawanan, dan bentuk jaringan berita, Informasi dan komunikasi seperti dewasa ini yang demikian maju dan berkembang.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDi masa Rasulullah yang menjadi \u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\"juru warta berita\"\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E umumnya para sahabat Rasulullah atau orang-orang yang hidup di masa itu. Warta berita lebih banyak di distribusikan\/disampaikan dari mulut ke mulut karena sedikit yang pandai membaca dan menulis, tetapi kuat dalam hapalan dan ingatan. Distribusi berita\/informasi masih terbatas ruang lingkupnya dan sedikit yang disampaikan melalui tulisan. Demikian pula jaringan komunikasi masih terbatas dianrara masyarakat sekitar Mekkah atau Madinah. Yang jelas berita\/informasl berupa ucapan, peristiwa\/kejadian dan perbuatan dari sumber manusia, masyarakat, alam dan lain-lainnya ada banyak atau sering, yang benar-benar merupakan berita, khabar .Rasulullah dengan ucapan, perbuatan, perilaku beliau merupakan sumber berita paling utama, demikian pula yang bersumber dari para sahabat dan orang-orang yang hidup di masa itu. Peristiwa yang timbul, seperti turunnya wahyu pertama, berita kenabian\/kerasulan Muhammad, Isra' Mi'raj, pengembangan Islam dan hambatan-hambatannya, hijrah Rasulullah, pembangunan masjid, perjanjian damai, perang, dan lain-lainnya, semua ltu merupakan berita yang sangat penting di masa itu.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-wexhUm1iWv8\/Ve3HBVdBpKI\/AAAAAAAAFSw\/XWJxSY091QI\/s1600\/Jurnalis%2BIslami.png\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"129\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-wexhUm1iWv8\/Ve3HBVdBpKI\/AAAAAAAAFSw\/XWJxSY091QI\/s200\/Jurnalis%2BIslami.png\" width=\"200\" \/\u003E\u003C\/a\u003ERasulullah merupakan \u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\"manusia sumber berita\"\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E yang tak akan habis, bahkan selalu menarik para sahabat dan orang-orang yang giat dan antusias untuk menyebarkan berita tentang kerasulan beliau, penyampaian risalah (misi) Islam, dan hal-hal yang berkaitan dengan semua itu. Beliau bukan saja selalu dikerumuni oleh para sahabat terdekat di manapun beliau berada baik siang maupun malam, bahkan tiada beliau di tempat selalu dicari dan diketahui orang. Beliau sering mendapat kunjungan tamu-tamu terhotmat dari para pemuka kabilah, pemuka agama lain, termasuk tamu-tamu biasa untuk mendapatkan informasi penting tentang beliau dan tentang Islam, untuk disebarluaskan di tengah-tengah kabilah, kaum dan masyarakat mereka.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBanyak berita yang bersumber pada Rasulullah seperti banyak diriwayatkan\/diberitakan oleh hadis-hadis yang sahih. Orang-orang yang dekat dengan beliau merupakan peliput berita langsung dari Rasulullah, untuk disampaikan kepada yang tidak hadir, disebar luaskan dari mulut kemulut atau ditulis bagi yang pandai menulis, dan dijadikan beritatentang kebenaran kerasulan dan Islam. Bukan saja Rasulullah sebagai sumber berita utama, tetapi yang bersumber dari para sahabat dan masyarakat selalu disampaikan kepada beliau. Umumnya arus berita\/informasi disampaikan dan didistribusikan secara lisan. Penyampaian berita. Penyampaian berita\/informasi di masa Rasulullah demikian cepat tersebar luas, apalagi yang datang dari Rasulullah. Selain sebagai kebenaran dan berita paling utama, juga karena harus disampaikan dan disebarluaskan, yang membuat besarnya antusias dan semangat para sahabat. Sampai-sampai wahyu yang menyangkut pribadi dan kehormatan Rasulullah, tetap harus disampaikan secara meluas dan terbuka, diabadikan dalam tulisan dalam AI-Qur’an. Contohnya wahyu yang berlatar belakang diri pribadi Rasulullah yang \"hampir putus asa\", demikian pula heboh tentang pernikahan beliau dengan Zainab binti Jahsy (janda Zaid bin Haritsah), yang dianggap melanggar adat masyarakat Arab, tetapi wahyu memerintahkan Rasulullah untuk mengawini janda anak angkat beliau itu. \"Sampaikan dan beritakan ini ! Tulislah oleh siapa yang mau menulisnya, kabarkan kepada siapa yang tidak hadir, dan hapalkan bagi yang kuat hapalannya!\", demikian Rasulullah tentang wahyu yang sangat mengenal pribadi, harga diri dan kehormatan beliau, tetapi beliau lebih takut kepada Allah bila menyembunyikan wahyu tersebut. \"Bila engkau berani menyembunyikan wahyu, maka Aku akan memisahkan jantung\/nyawamu dari gembung\/tubuhmu\", demikian ancaman Allah kepada Rasulullah.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPenyampaian berita\/informasi atau \"keterangan pers\" di masa Rasulullah tidak saja disampaikan sendiri oleh beliau, tetapi sering melalui istri beliau (Aisyah), atau diberikan oleh para sahabat\/pembantu beliau. Dalam Perang Badar Rasulullah memfungsikan juru pencari berita\/informasi tentang keadaan\/kekuatan musuh. Dalam Perang Uhud Rasulullah banyak mendapat informasi penting tentang sikap dan tipudaya kaum munafikin maupun musuh (Quraisy). Demikian pula dalam Perang Khaibar beliau sangat prihatin dan waspada dengan sikap orang-orang Yahudi pembawa\/penyebar berita palsu dengan maksud mengobarkan pemberontakan, sehingga turun wahyu yang artinya :\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\"Hai orang-orang yang beriman, apabila datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita maka periksalah (berita itu) dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya, sehingga kamu akan menyesal atas perbuatan itu\". (Q.S. Al-Hujurat : 6). \u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAyat yang dipandang sebagai \"ayat pers dalam lslam\" itu mengandung tuntutan etika (kode etik) jurnalistik, terutama perlunya . \"chek and rechek\", cara pemberitaan yang sebaiknya, sumber berita, dan lain-lainnya. Rasulullah sangat hati-hati ditengah-tengah simpang-siur berita\/informasi, lebih-lebih yang dibawa oleh orang fasik yang bermaksud berbuat kedurhakaan, pengadudombaan dan pemberontakan melalui \"perang berita\", penyebaran isu dan berita-berita palsu untuk menteror mental kaum muslimin. Rasulullah juga memesankan keadaan yang tidak boleh diberitakan sebagai \"rahasia militer\/perjuangan\", seperti ketika dalam Perang Uhud pasukan Quraisy meneriakkan \"Muhammad telah berhasil dibunuh\". Rasulullah memaklumi berita tersebut nyata menurunkan semangat juang kaum muslimin, tetapi beliau mencegah pemberitaan keadaan beliau yang sebenarnya, untuk menjaga agar tentara Quraisy tidak berbalik kembali meleburkan sama sekali kekuatan pasukan muslimin yang terdesak, sangat kepayahan dan banyak jatuh korban.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam peristiwa lain Rasulullah mendapat berita\/informasi sekelompok orang yang mengeramatkan tempat tertentu. Beliau memberikan keterangan, perbuatan mereka termasuk syirik dan' merusak akidah. Datang lagi berita tentang Abu Darda yang terlalu luar biasa dalam berpuasa dan beribadat, sampal lupa hak-hak dirinya dan keluarganya. Rasulullah menyuruh Salman (saudara Abu Darda) untuk menyampaikan keterangan beliau tentang perbuatan Abu Darda yang tidak beliau benarkan itu.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikian hal-hal dan peristiwa lain-lainnya selalu disampaikan kepada Rasulullah, dan beliau menyampaikan keterangan-keterangan untuk disampaikan. Penyampaian berita\/informasi waktu itu tidak selalu sepihak, tetapi terjadi interaksi timbal-balik antara Rasulullah, masyarakat dan berbagai pihak lain. Dalam arus, sumber, jaringan dan produk pemberitaan\/ informasi terasa dan terjamin kebebasan untuk mendapatkan sebanyak mungkin keterangan dari Rasulullah, para sahabat dan siapa saja. Orang bebas mengemukakan pendapat, menyampaikan berita\/informasi, kritik, koreksi, dan kontrol sosial dengan lisan\/tulisan, langsung\/tak langsung, sepanjang bukan mengenai kebenaran wahyu Allah yang \u0026nbsp;mutlak itu. Rasulullah sangat arif bijaksana di tengah-tengah arus informasi. Beliau tidak menyukai berita palsu\/bohong, berita yang mengandung penghinaan agama-agama, suku, golongan\/bangsa, berita yang menyinggung kehormatan\/reputasi para sahabat, pejuang lslam dan pribadi seseorang, termasuk yang telah meninggal, berita yang menyinggung kehormatan utusan-utusan; berita yang memancing huru-hara, fanatisme kesukuan utusan, menimbulkan kejahatan\/kekerasan dan permusuhan, berita yang tidak sesuai dengan agama (lslam), moral, kepribadian dan kesusilaan, berita yang menyinggung hak asasi, menurunkan martabat kemanusiaan, dan lain-lainnya.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nRasulullah sangat tidak menyukai berita, ucapan dan tulisan tokoh-tokoh munafikin yang berbahaya bagi lslam dan kepentingan umum (umat lslam), sehingga konon beliau terpaksa menggunakan tangan beliau yang mulia itu, untuk menebas batang leher pemuka munafikin karena berita, ucapan dan tulisannya yang berisi fitnah, pengadu dombaan, kemunafikan, pemutarbalikan fakta dan kebenaran tentang lslam dan umat Islam. Beliau lebih bersabar terhadap berita penghinaan terhadap pribadi beliau, sampai pada tindakan penghinaan, seperti ketika awal beliau menyebarkan Islam di Mekkah. Umar bin Khattab hampir hendak menghajar seseorang yang dianggap sangat kurang ajar terhadap Rasulullah di depan mata Umar sendiri, tetapi Rasulullah sambil tersenyum mencegah tindakan Umar :\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\"Jangan Umar, biarlah ! Dia orang yang tidak mengerti, kok\". Dalam penaklukan kota Mekkah, Jenderal Sa’ad memberitakan\/mengumumkan, sejak hari itu untuk sekian hari akan dijadikan hari pembantaian besar-besaran bagi tokoh-tokoh Quraisy sebagai balasan\/hukuman yang setimpal. Mendengar berita tersebut Rasulullah menyuruh Sa'ad agar mencabut pemyataannya itu, dan agar memberitakan kepada mereka bahwa hari-hari tersebut akan beliau jadikan hari-hari pengampunan massal dan besar-besaran. Keterangan beliau tersebut membuat lega mereka, dan membuat mereka berduyun-duyun masuk lslam.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nRasulullah cepat tanggap dan cepat mengambil sikap\/tindakan bila mendengar berita dari mana, dari siapa, dan tentang apapun juga. Mendengar berita Al-qamah sakit,beliau segera menjenguknya, mendengar seseorang meninggal beliau segera melayat dan mengiringkan kemakam, mendengar berita seseorang mendapat kebahagiaan beliau menyambut gembira; mendengar terjadi peristiwa itu dan ini beliau sangat antusias. Berita besar maupun kecil, berita tentang pribadi seseorang ataupun tentang lslam, berita aneh maupun biasa, berita sensasional maupun rasional, berita palsu maupun benar, berita yang sengaja diburu orang maupun yang terbuang sayang, semua itu mendapat perhatian Rasulullah.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nHadist Rasulullah dalam pemberitaan.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSelagi Rasulullah masih hidup, apa yang bersumber dari beliau selalu diliput dan diburu orang, sehingga arus dan jaringan pemberitaan\/informasi dan komunikasi demikian hidup dan berkembang. Mereka yang tak dapat bertemu dengan Rasulullah cukup puas menerima berita dari sahabat terdekat. \"Khabar\" dari sahabat juga dicari dan diburu orang. Dalam sejarah hadits dan ilmu mustalah\/dirayah hadis tergambar jelas bagaimana hadis dalam pemberitaan. Walaupun kehidupan dan perkembangan pemberitaan\/infonmasi dan komunikasi belum seperti sekarang, tetapi kehidupan dan perkembangan informasi kala itu cukup hidup dan berkembang. Sebutan-sebutan \"diberitakan kepadaku, kudengar dari si Anu dan seterusnya dari si Anu, dan sebagainya\" merupakan pengetahuan tersendiri tentang pemberitaan dalam lslam.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKehidupan Rasulullah sebagai pribadi\/manusia biasa, Rasul, panglima perang, diplomat ulung, pemimpin umat, dan sebagainya menjadi berita hangat. Demikian pula sewaktu beliau sakit hingga wafat banyak menjadi berita hangat dan besar. Demikian pula berita pengangkatan Abu bakar sebagail Khalifah, berita orang-orang yang menamakan diri sebagai \"Nabi\", berita pembangkangan membayar zakat, berita pemurtadan dan lain-lainnya sangat menjadi berlta waktu itu.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKalau kita hendak membenarkan bahwa hadist-hadistpun dimasa Rasulullah boleh dituliskan (dicatat), maka jelas merupakan berita-berlta (hadits-hadits) itu banyak dicari dan didapatkan orang. Paling banyak mendapatkannya adalah Abu Hurairah, menyusul Umar dan lain-lainnya.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDi masa slbuk-sibuknya pengumpulan\/pembukuan Al-Qur’an sangat besar peranan pemberitaan\/informasi, untuk kelancaran tugas dan menjaga kemurnian wahyu dari kemungkinan tercampur hadis-hadis Rasulullah. Demikian pula di masa pengumpulan hadits-hadits Rasulullah, demikian hidup dan berkembangnya peranan pemberitaan\/lnformasi, sehingga dituntut ketelitlan yang sangat tinggi, etika pemberitaan, persyaratan pencari, pemburu dan pengumpul hadits, seperti ketakwaan yang tinggi, kejujuran yang penuh, dapat dipercaya, sangat teliti, tajam daya hapal\/daya ingatan, dan lain-lainnya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSeorang pencari\/pemburu berita tentang hadits setelah susah payah dan lama baru dapat menemukan seseorang yang katanya mendengar satu hadits adalah seorang dusun dan penggembala. Dia didapatkan tengah berusaha menangkap gembalaannya yang lepas karena liar, dengan bujukan segenggam rumput. Setelah binatang itu mendekat, bukan rumput itu yang diberlkan tetapi tali pengikat ke lehernya. Seketika pencari berita daripadanya itu pulang, tidak jadi mendapatkan berita dari penggembala dusun itu, karena diketahui sebagai pembohong dan penipudaya terhadap binatang gembalaannya itu. Kalau kepada binatang telah berbohong dan berbuat tipu-daya demikian, mungkin sekali terhadap orang lain? Besar dugaan berita yang datang dari penggembala dusun itu tidak benar\/palsu, tidak informatif dan tidak akurat.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikian gambaran kepribadan yang dituntut oleh lslam bagi seorang juru warta, sumber berita, atau juru riwayat hadits Rasulullah, dan demikian gambaran arus dan jaringan berita\/lnformasi, yang dltuntut adanya semacam etika (kode etilk) atau kepribadian juru warta berita dan jaringan informasi dan komunikasi, apalagi yang menyangkut hadis yang perlu dikumpulkan, diseleksi dan dipisahkan yang benar dan yang palsu, yang kuat dan yang lemah, yang akurat dan yang bertentangan satu sama lain, dan sebagainya.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKiranya makin jelas bahwa kehidupan, peranan dan fungsi \"pers\" telah ada di masa Rasulullah dan para sahabat, yang sangat penting menjadi dasar dan pengetahuan tentang \"pers dalam Islam\", bahkan \"pers dalam lslam” memberikan dasar dan motivasi terhadap dunia pers umumnya, yang menuntut adanya pers yang sehat, jujur, benar, bebas\/demokratis, dan bertanggung jawab dunia dan akhirat, yakni yang menjalankan fungsi dan peranan sebaik-baiknya, yang berlandaskan pada etika pers jurnalistik berasaskan agama dan moral yang suci dan luhur, penuh limpahan petunjuk dan ridha Allah SWT. Semoga Wartawan atau jurnalistik kita sesuai dengan Sunnah seperti penulisan Hadist, semoga bermanfaat.. Baca juga ini\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/siaran-televisi-kurang-mendidik.html\" target=\"_blank\"\u003ESiaran Televisi kurang mendidik\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/5036671628910455589\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/pers-zaman-rasulullah-saw-jurnalis.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/5036671628910455589"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/5036671628910455589"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/pers-zaman-rasulullah-saw-jurnalis.html","title":"PERS Zaman Rasulullah SAW | Jurnalis Islami"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-wexhUm1iWv8\/Ve3HBVdBpKI\/AAAAAAAAFSw\/XWJxSY091QI\/s72-c\/Jurnalis%2BIslami.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-7926145735598913836"},"published":{"$t":"2015-07-15T14:07:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-15T14:07:28.121-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Tauhid"}],"title":{"type":"text","$t":"Wajibnya Mengetahui Sifat-Sifat Alloh"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u0026nbsp;\u003Cimg alt=\"Wajib\" border=\"0\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-A0hdHrFdIwU\/VabLVxdLtoI\/AAAAAAAAEps\/XAJ2vS3zVvo\/s1600\/Wajib.png\" title=\"Wajib\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDiwajibkan bagi setiap muslim mukallaf (yang telah dewasa) laki-laki maupun perempuan, baik dari golongan awam, para hamba, dan pelayan (pembantu) agar ia mengetahui sifat-sifat yang wajib, mustahil dan yang jaiz bagi Allah SWT. Sebagaimana difirmankan:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003Eفاعلم انه لا اله الا الله\u003C\/span\u003E \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Maka ketahuilah, bahwasanya tiada Tuhan selain Allah.\"\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPengetahuan ialah suatu penemuan yang mantap dan bersih serta tidak diikuti oleh kebimbangan yang hal ini, sesuai dengan kenyataan (dalil). Menurut syariat agama orang, tersebut dikenai kewajiban individu (wajib ain) untuk mengenal akidah beserta dalilnya secara global. Adapun mendalami akidah beserta dalilnya secara terperinci hukumnya adalah fardlu kifayah bagi mereka. Dengan demikian, setiap daerah yang sulit dijangkau (pedalaman) dan penghuninyapun sulit untuk mendatangi daerah lain, maka hendaknya di sana ada seorang yang mendalami akidah beserta dalil-dalilnya secara rinci ulama, kiyai). Karena kadang-kadang di sana terdapat kesamaran kesalah pahaman, Maka orang tersebut akan segera menolaknya\/mernbetulkannya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nYang dirnaksud dengan dalil global ialah dalil yang membutuhkan penafsiran dan pembuktian dari sifat keglobalannya. Apabila anda ditanya : Apakah dalil yang membuktikan bahwa'Allah SWT.\u0026nbsp; itu ada(wujud) ? Lalu anda menjawab: Alam ini. Akan tetapi anda tidak mengerti dari segi mana membuktikannya. Apakah yang menunjukkan itu sifat barunya alam atau anda mengerti namun tidak mampu menjelaskan dalilnya. Oleh karenanya, dalil anda (yaitu alam) adalah merupakan dalil global.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPengertian seorang mukallaf (dewasa) akan aqidah beserta dalilnya sama saja dengan memahami makna akidah dengan terbukanya tabir (penutup) hati. Ketahuilah, bahwasanya merupakan satu keharusan (menurut syariat) atas setiap orang mukallaf untuk rnengetahui semua sifat yang wajib, mustahil dan jaiz bagi Allah. Maka segala sesualu yang bersumber dan dalil aqli atau naqli secara global, seperti; Allah wajib mempunyai sifat sempurna dan bersih dari segala sifat kekurangan, wajib diketahui dalilnya secara global. Untuk itu, wajib bagi kita meyakini bahwasanya Allah mempunyai sifat sempurna yang tiada terhingga apabila di pandang dari segi bilangan. Allah SWT. berfirman :\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv id=\"stcpDiv\" style=\"left: -1988px; position: absolute; top: -1999px;\"\u003E\nوَلا يُحِيطُونَ بِهِ عِلْمًا\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003Eوَلا يُحِيطُونَ بِهِ عِلْمًا .....\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv id=\"stcpDiv\" style=\"left: -1988px; position: absolute; top: -1999px;\"\u003E\nوَلا يُحِيطُونَ بِهِ عِلْمًا\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Dan ilmu mereka tidak bisa mcliputi ilmu Allah.\" (Thaha : 110)\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSedangkan sesuatu yang berasal dan dalil aqli maupun naqli secara terperinci, maka wajib diketahui dalilnya secara terperinci, seperti; sifat-sifat Allah yang dua puluh berikut lawanlawannya (kebalikannya). yang akan dapat anda baca pada artikel berikutnya, \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/7926145735598913836\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/wajibnya-mengetahui-sifat-sifat-alloh.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7926145735598913836"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7926145735598913836"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/wajibnya-mengetahui-sifat-sifat-alloh.html","title":"Wajibnya Mengetahui Sifat-Sifat Alloh"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-A0hdHrFdIwU\/VabLVxdLtoI\/AAAAAAAAEps\/XAJ2vS3zVvo\/s72-c\/Wajib.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3145821461225983636"},"published":{"$t":"2015-07-11T00:44:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-11T00:44:56.932-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Kemerdekaan RI merupakan Rahmat Alloh"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKemerdekaan yang diraih oleh bangsa Indonesia pada tanggal 17 Agustus I945 bukanlah belas kasihan dari saudara tua Jepang, tetapi betul-betul berkat perjuangan gigih bangsa Indonesia yang dimotori oleh para Ulama dan tokoh-tokoh muslim. Terbukti para pahlawan kemerdekaan, sebagian besar adalah para ulama dan tokoh-tokoh muslim, seperti Panglima Polem, Tengku Cik Di Tiro, Teuku Umar, Cut Nyak Din, Imam Bonjol, Hail Miskin, Pangeran Antasari, Pengeran Diponegoro, Sentot Alibasyah, Kiyai Mojo, Sultan Hasanudin, Sultan Alaudin, Penghulu Zainal Hasan Mustafa, Oto Iskandar Dinata, Moh. Toha, Raden Dewi Sartika. R.A. Kartini, Jenderal Sudirman, H. Agus Salim, Kasman Singodimejo, Moh. Rum, DR. Wahidin Sudirohusodo, H.O.S. Cokroaminoto, Kiyai Samanhudi, Moh. Natsir, K.H Hasyim As'ary, K. Abbas, Kiyai Jatira dll.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-F7mL4VxdqSA\/VZ-oJVGuPdI\/AAAAAAAAEmY\/zJCcoi3HGzE\/s1600\/Kemerdekaan%2BRI.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"224\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-F7mL4VxdqSA\/VZ-oJVGuPdI\/AAAAAAAAEmY\/zJCcoi3HGzE\/s320\/Kemerdekaan%2BRI.jpg\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nHal ini terjadi karena pada dasarnya Islam tidak membenarkan adanya bentuk penjajahan manusia alasmanusia lainnya. Karena penjajah banyak tahu tentang ajaran Islam yang satu ini, yaitu Islam anti penjajahan, mereka terus mengawasi dan membatasi gerak umat Islam, bahkan kegialan umat Islam sepertinya banyak yang diisolir.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMisalnya umat Islam yang akan menunaikan ibadah haji dibatasi, bahkan seperti dipersulit karena mereka takut, bila umat Islam pergi haji, akan berhubungan dengan umat Islam lainnya dari berbagai negara, yang tentu saja akan banyak memberi saran dan pendapat, agar negara kita merdeka melepaskan diri dari penjajah yang kafir, sehingga bila mereka kembali ke tanah air akan menyusun kekuatan untuk memberontak kepada penjajah.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikian pula di bidang Pendidikan misalnya, dibuatlah fatwa bahwa bila belajar ilmu pengetahuan umum hukumnya kafir, oleh karena itu Islam cukup belajar di pesantren saja, tidak perlu sekolah, lokasinyapun di pegunungan yang terisolir dari keramaian kota. Dibuat pula hadits palsu yang berbunyi \"bila meniru atau menyerupai orang kafir, maka termasuk golongan mereka\"\u0026nbsp; bila umat Islam sekolah harus memakai celana panjang (pantalon) dan kemeja dan itu menyerupai pakaian penjajah, tetapi bila belajar di pesantren, cukup memakai kain sarung dan peci, jadi tidak meniru pakaian penjajah dan tidak termasuk golongan mereka. Mereka takulbila umat Islam sekolah akan menjadi pandai, dan bila sudahpandai akan menyusun kekuatan untuk memberontak kepada penjajah. Perkiraan penjajah tersebut menjadi kenyataan, misalnya para haji ketika di tanah suci, bukan hanya menunaikan ibadah haji, telapi juga menimba berbagai disiplinilmu pengetahuan dan ketika kembali dari tanah suci ke tanah air, mereka mendirikan pesantren dan mendidik para santrinya dengan berbagai ilmu pengetahuan dan lebih penting lagi adalah menanamkan keyakinan bahwa Islam adalah anti penjajahan, sehingga jangan heran bila pemberontakan melawan penjajah, banyak di gerakan dari pesantren.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikian juga banyak umat Islam yang secara sembunyi-sembunyi belajar keluar negeri, dengan menyamar sebagai pedagang misalnya, setelah kembali ke tanah air mereka menyusun kekuatan untuk memberontak kepada penjajah. Oleh karena itu jelas bahwa kemerdekaan negeri ini diraih berkat kegigihan bangsa Indonesia, khususnya umat Islam, yang dimotori oleh para kiai. Perjuangan gigih umat Islam ini menjiwai pembukaan Undang-Undang Dasar iahun 1945, yang secara utuh diambildari Piagam Jakarta, yang menyatakan bahwa \u003Ci\u003E\"Berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa, bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia...\"\u003C\/i\u003E\u0026nbsp; Hal ini menggambarkan bahwa perjuangan gigih bangsa Indonesia, tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya pertolongan dan kehendak dari Allah SWT.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBagaimanapun gigihnya bangsa Indonesia berjuang dengan senjata supra modernpun, tanpa pertolongan dan kehendak dari Allah SWT, belum tentu saat ini bangsa Indonesia menikmati kemerdekaan negaranya. Namun walaupun hanya berjuang dengan bambu runcing, berkat pertolongan dan kehendak dari Allah SWT, bangsa Indonesia dapat memperoleh kemerdekaannya. Oleh karena itu jelas bahwa Kemerdekaan Indonesia adalah merupakan rahmai Illahi. Walaupun Piagam Jakarta sudah lama terkubur, namun jiwanya tetap membara pada seluruh dada umat Islam dan umat Islam tidak perlu takut atau ragu-ragu untuk menghidupkan kembali Piagam Jakarta ini, karena pada dasarnya Piagam Jakarta menghendaki agar umat Islam mampu mengamalkan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari, sebagaiman tercantum dalam kalimat \u003Ci\u003E“Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi para pemeluknya.”\u003C\/i\u003E Berarti kemerdekaan itu juga termasuk kebebasan dalam menjalankan syariat agama menurut keyakinan masing-masing.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSebenarnya DPR sudah cukup tanggap dalam menyantuni kepentingan umat Islam yang merupakan mayoritas penduduk di negeri ini. Misalnya dengan disyahkannya Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Naslonal pada tanggal 11 Juni 2003 yang lalu, yang menyatakan bahwa “ setiap siswa berhak memperoleh pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya dan diajarkan oleh guru yang seagama,\" Hal itu sudah sejala ndengan jiwa pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 darisetiap Undang-Undang hasil produk DPFI tidak boleh bertentangan dengan jiwa Undang-Undang Dasar 1945. Juga sejalan dengan ajaran Islam yang sangat melarang pemurtadan umatnya, antara lain misalnya siswa yang beragama Islam diberikan pendidikan agama non Islam.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBila ada pihak yang menolak disyahkannya Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Naslonal tersebut dan memaksakan siswa yang beragama Islam diberikan pendidikan non Islam, selain bertentangan dengan jiwa Undang-Undang Dasar 1945, juga bertentangan dengan Hak Azasi Manusia, karena itu merupakan pemaksaan. Pemaksaan adalah penjajahan dalam benluk lain. Maka sebenarnya yang bersangkutan harus berhadapan dengan Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnasham).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nApalagi bila ada sekelompok umat Islam yang ikut-ikutan menolak disyahkannya Sistem Pendidikan Naslonal tersebut, berarti dia tidak memahami ajaran agamanya secara utuh danyang bersangkutan harus belajar kembali lebih banyak tentang bagaimana ajaran Islam yang sebenarnya. Dan bagi mereka kita berdo’a, mudah-mudahan segera mendapat hidayah dan tauflk dari Allah SWT, Amiin\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nTerima kasih anda sudah membaca \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/kemerdekaan-ri-merupakan-rahmat-alloh.html\" target=\"_blank\"\u003EKemerdekaan RI merupakan Rahmat Alloh\u003C\/a\u003E jangan lupa baca juga yang lainnya.. \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/fundamentalisme.html\" target=\"_blank\"\u003EFundamentalisme\u003C\/a\u003E, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/sejarah-masuknya-islam-di-indonesia.html\" target=\"_blank\"\u003ESejarah Masuknya Islam di Indonesia \u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003EOleh : Momon Herdiyanto\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3145821461225983636\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/kemerdekaan-ri-merupakan-rahmat-alloh.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3145821461225983636"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3145821461225983636"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/kemerdekaan-ri-merupakan-rahmat-alloh.html","title":"Kemerdekaan RI merupakan Rahmat Alloh"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-F7mL4VxdqSA\/VZ-oJVGuPdI\/AAAAAAAAEmY\/zJCcoi3HGzE\/s72-c\/Kemerdekaan%2BRI.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3846321674909446928"},"published":{"$t":"2015-07-08T19:17:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-08T19:17:01.000-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Islam"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Ruang lingkup pembahasan Tarikh Tasyri'"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMelanjutkan dari Artikel sebelumnya yang berjudul\u003Cspan style=\"font-size: small;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/apa-itu-ilmu-tarikh-tasyri-sejarah.html\"\u003E Apa itu Ilmu Tarikh Tasyri' | Sejarah Hukum Islam \u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003ESecara garis besar sumber tasyri’ Islam dapat dibagi atas dua, yaitu tasyri' yang bersumber dari Allah SWT dan tasyri' yang bersumber dari manusia. Pertama: tasyri' yang bersumber dari Allah SWT. ialah berupa ayat-ayat Al-Qur’an, dan berupa ilham kepada Rasul-Nya, dan ini disebut : \u003Cb\u003E\u003Ci\u003ETasyri’ Ilahi Mahdi.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTasyri’ yang bersumber dari manusia ialah perundang-undangan atau hukum yang disusun oleh para Ulama Mujtahidin, dengan istimbath dari nash-nash syara', dan semangatnya, rasionya, serta petunjuk-petunjuknya. Yang kedua ini bila ditinjau dari segi sumber pengambilannya, dapat disebut tasyri’ Ilahi, tetapi bila ditinjau dari segi ijtlhadnya para Ulama serta usaha penggalian dan pengembangannya, maka disebut \u003Cb\u003E\u003Ci\u003ETasyri'Wadh’i\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cb\u003EPrinsip-prinsip Tasyri' Islam\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip Tauhid, ialah suatu prinsip yang menghimpun seluruh manusia menuju Tuhan Allah Yang Maha Esa. (lihat QS Ali Imran 64).\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip berkomunikasi langsung dengan Tuhan, yakhi suatu prinsipbahwa masing-masing hamba dapat langsung berkomunikasi denganAllah SWT. (lihat Surat Al-Mu'min: 60, Al-Baqarah: 186)\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip menghargai fungsi akal.Seseorang Islam mukallaf (dibebani hukum) tiada lain karena ia memiliki akal sehat. Dalam AI-Qur’an banyak sekali ayat yang menyerukan agar manusia menggunakan akal. Misalnya dalam surat Al- Baqarah : 44 dan 76,\u0026nbsp; Yusuf : 2,\u0026nbsp; Yasin: 62. \u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip mengenai aqidah dan akhlaq mahmudah, yakni suatu prinsipyang dapat mensucikan jiwa dan meluruskan kepribadian seseorang. (lihat surat Al-Furqan: 63).\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip menjadikan segala kewajiban untuk kebaikan jiwa dan kesuciannya, yakni bukan untuk menghancurkan badan dan melatihkannya. (lihat surat Al-Maidah : 6,\u0026nbsp; At-Taubat : 103).\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip memperhatikan kepentingan agama dan dunia, yakni hukumdalam Islam ini scnantiasa berprinsip demi kcmaslahatan agama dandunia. (lihat surat Al-Qashash: 77). \u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip persamaan dan keadilan, yakni hukum Islam ini senantia sama memperlakukan manusia semuanya sama dihadapan Allah SW'I'. dihadapan hukum dan dihadapan pemerintah, tak ada diskriminasi karena perbedaan suku bangsa atau bangsa, bahasa, jenis kelamin, agama, adat istiadat dan lain-lain. (baca surat Al-Hujurat: 13).\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip amar makruf nahi munkar. Di sini menunjukkan bahwa seorang pemimpin atau penentu hukum agar senantiasa terbuka menerima kritik yang konstruktif.\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip musyawarah, dengan prinsip musyawarah ini para pemimpin penentu hukum dapat mencapai kesepakatan mengenai hukum suatu masalah, sehingga mendatangkan kemaslahatan bagi masyarakat. (baca surat As Syura: 38).\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip toleransi atau tasamuh, yakni suatu prinsip yang mendasar-kan agar kita hidup rukun dan damai dengan segala bangsa dan agama. Dalarn pada itu tasamuh yang dikehendaki Islam hanyalah yang tidak menimbulkan golongan lain merugikan agama kita. (baca surat Al-Mumtahanah: 8). \u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip kemerdekaan, yakni bahwa setiap pribadi diberi kebebasan, yakni bahwa setiap pribadi diberi kebebasan bertindak, baik mengenai keyakinan\/kepercayaan, kehendak\/pikiran, sepanjang tidak bertentangan dengan kemaslahatan umum. (baca surat Al-Baqarah :256,\u0026nbsp; Al-Kahﬁ : 29).\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip hidup gotong royong, dengan prinsip gotong royong ini Islam mewajibkan orang kaya untuk mengeluarkan zakat. Islam mengharuskan Baitul Mal untuk memberikan bantuan keuangan kepada siapa saja warga masyarakat yang sudah tidak mampu bekerja tanpa memandang agama dan kepercayaannya. \u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u0026nbsp;\u003Cimg alt=\"Lingkup Pembahasan Sejarah Hukum Islam\" border=\"0\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-cJ4Nj34V_Zs\/VZ3ZVunCtsI\/AAAAAAAAElo\/b2xBLcGMZkg\/s1600\/Sejarah%2BPerkembagan%2Bdan%2Brujukan%2BHukum%2BIslam.jpg\" title=\"Lingkup Pembahasan Sejarah Hukum Islam\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cb\u003EPerkembangan Tasyri' Islam 'Menurut Abdul Wahab Khalaf, bahwa perkembangan tasyri’ Islam ini dapat dibagi atas empat periode sebagai berikut:\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPeriode Rasulullah saw. yaitu periode insya' dan takwin (penum-buhan dan pembentukan) yang berlangsung selama 22 tahun lebih beberapa bulan, terhitung sejak kebangkitan Rasulullah saw. tahun 610 M sampai dengan kewafatan beliau tahun 632 M.\u003C\/blockquote\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPeriode Shahabat, yaitu periode tafsir dan takmil (penjelasan danpenyempurnaan) yang berlangsung selama 90 tahun, terhitung sejak kewafatan Rasulullah saw. pada tahun 11 H sampai akhir abad pertama hijriyah (632—720 M).\u003C\/div\u003E\n\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPeriode Tadwin (kodifikasi\/pembukuan) dan munculnya para Imam Mujtahid dan zaman perkembangan serta kedewasaan hukum, yang berlangsung selama 250 tahun, terhitung mulai tahun 100 H sampai tahun 350 H (720—961 M).\u003C\/div\u003E\n\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPeriods Taqlid, yaitu periode kebekuan dan statis yang berlangsung sejak pertengahan abad ke empat hijriyah (351 H) sampai masa yang Allah sendiri yang mengetahui berakhirnya periode ini.\u003C\/div\u003E\n\u003C\/blockquote\u003E\nDemikian mengenai Ruang Lingkup Pembahasan Ilmu Tarikh Tasyri’ Uraian secara garis besar mengenai sumber, prinsip dan perkem-bangan Tasyri’ Islam. semoga bermanfaat jagan lupa baca juga yang lainnya, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/sejarah-masuknya-islam-di-indonesia.html\" target=\"_blank\"\u003ESejarah Masuknya Isalm di Indonesia\u003C\/a\u003E. \u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3846321674909446928\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/ruang-lingkup-pembahasan-tarikh-tasyri.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3846321674909446928"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3846321674909446928"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/ruang-lingkup-pembahasan-tarikh-tasyri.html","title":"Ruang lingkup pembahasan Tarikh Tasyri'"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-cJ4Nj34V_Zs\/VZ3ZVunCtsI\/AAAAAAAAElo\/b2xBLcGMZkg\/s72-c\/Sejarah%2BPerkembagan%2Bdan%2Brujukan%2BHukum%2BIslam.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-8444211460969917751"},"published":{"$t":"2015-07-08T18:48:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-09T03:16:12.765-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Islam"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Apa itu Ilmu Tarikh Tasyri' | Sejarah Hukum Islam"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMemahami sebuah agama sangatlah penting bagi kita untuk menjadikan dasar landasan kita dalam beragama, khususnya bagi ummat Islam, hal yang tidak bisa ditepis yakni saat ini banyak pertengkaran lantaran sebuah perbedaan dan sudut pandang masing-masing yang menjadikan perpecahan ummat Islam itu sendiri, mungkin saja karena kedangkalan pemahaman serta sadut pandang yang berbeda, pada kali inji saya mencoba sedikitnya menulis tentang sejarah terjadinya Hukum Islam, sebuah pembahasan panjang yang sangat memerlukan konsentrasi bagi para pembaca yang budiman, sebab persoalan Hukum sangatlah prinship bagi kita dalam menjalankan syariat agama.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Sejarah Hukum Islam\" border=\"0\" height=\"320\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-fSSM2swgU6k\/VZ3SQnHNn2I\/AAAAAAAAElY\/t6RoXu1OCM0\/s320\/Sejarah%2BHukum%2BIslam.jpg\" title=\"Sejarah Hukum Islam\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPengertian Tarikh dari segi bahasa, tarikh berasal dari bahasa Arab yang berarti bukutahunan, perhitungan tahun, buku riwayat, sejarah. Menurut Istilah, tarikh berarti pembahasan tentang segala aktiﬁtas manusia yang berkaitan dengan peristiwa tertentu pada masa lalu yang disusun secara sistematis dan kronologis.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPengertian Tasyri' dari segi bahasa, tasyri' berarti pembuatan Undang-undang atau peraturan. Sedangkan pengertian tasyri' menurut istilah sebagaimana dikemukakan oleh Abdul Wahab Khalaf \"Tasyri' menurut istilah syara' ialah pembentukan‘ undang-undang untuk mengetahui hukum-hukum bagi perbuatan orang mukallaf, dan hal-hal yang terjadi tentang berbagai keputusan dan peristiwa di kalangan mereka\".\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDengan demikian yang dimaksud dengan Tarikh Tasyri' ialah Pembahasan tentang segala aktiﬁtas manusia dalam hal pembentukan perundang-undangan untuk mengatur perbuatan orang mukallaf dan hal-hal yang terjadi tentang berbagai keputusan di kalangan mereka pada masa lalu yang disusun secara sistematis dan kronologis.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPengertian Tarikh Tasyri' Islam.Tasyri' Islam ialah pembentukan perundang-undangan dalam Islam atau pembentukan perundang-undangan atas dasar Islam. Tarikh Tasyri' Islam berarti\u0026nbsp; Pembahasan tentang gegala akliﬁtas manusia dalam hal pembentukan perundang-undangan dalam Islam pada masa lalu yang disusun secara sistematis dan kronologis. Secara singkat dapat dikatakan bahwa tarikh tasyri’ Islam ialah sejarah pembentukan perundang-undangan dalam Islam yang tersusun secara sistemalis dan kronologis.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cb\u003ETujuan Mempelajari llmu Tarikh Tasyri’\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSebagaimana telah dijelaskan oleh para sarjana Islam, bahwa dalam kata \"Islam\" telah terkandung pengertian yaitu Din, Daulah, Siasah, Syari'ah, Aqidah, dan Akhlaq. Tegasnya di dalamnya telah tersimpul pembentukan masyarakat Islam, Dengan demikian jelas bahwa setiap masyarakat memerlukan peraturan perundang-undangan yang mengaturnya. Karena itu adanya Tasyri' merupakan suatu kebutuhan sosial bagi umat Islam. Kita perlu mengetahui dan menyadari bahwa pengangkatan Muhammad SAW. sebagai Nabi dan Rasul Allah SWT. adalah untuk membawa agama universal bagi dunia seluruhnya, yakni agama Islam. Sekaligus mengandung pengertian bahwa Muhammad saw. sebagai pimpinan masyarakat Islam, kepala negara Islam (Raisud Daulatil Islamiyah). Untuk itu bersamaan pengangkatan Muhammad saw. sebagai Rasul, Allah SWT. memberikan kepada beliau undang-undang dasar negara yang lengkap dan menyeluruh, yang disampaikan melalui malaikat Jibril seeara berangsur-angsur dalam masa 23 tahun, yaitu Al-Qur’anul Karim yang menjadi sumber hukum bagi perundang-undangan Islam (Tasyri' Islam).\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDengan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa mempelajari tarikh tasyri' adalah amat perlu bagi kita sebagai warga masyarakat Islam.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKegunaan mempelajari ilmu tarikh tasyri“ ini amat besar, yakni dengan mempelajari ilmu ini manusia dapat memahami bagaimana proses pembentukan hukum yang dilakukan oleh tokoh-tokoh terdahulu hingga sekarang, dengan berbagai persyaratan yang diperlukannya, seperti mengenai sumber-sumber, asas-asas, prinsip-prinsip yang digunakan dalam pembentukan hukum pada masing-masing periode yang senantiasa mengalami perkembangan.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTujuan mempelajari Tarikh Tasyri’ berarti untuk mengetahui bagaimana cara pembentukan hukum dan mengetahui syarat-syarat serta alat-alaT yang diperlukannya dalam pembentukan hukum atau perundang-undangan dalam Islam dan perkembangannya pada setiap periode pembentukan hukum dalam Islam. mengenai \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/ruang-lingkup-pembahasan-tarikh-tasyri.html\" target=\"_blank\"\u003ERuang lingkup pembahasan Tarikh Tasyri'\u003C\/a\u003E bisa anda baca selanjutnya \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/ruang-lingkup-pembahasan-tarikh-tasyri.html\" target=\"_blank\"\u003Edisini\u003C\/a\u003E.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nMengenai beberapa hal yang perlu anda garis bawahi adalah bagaimana bisa anda menentukan sebuah Hukum dalam sebuah tatanan syariat seperti contohnya \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2013\/08\/pentingnya-belajar-kitab-kuning.html\" target=\"_blank\"\u003Epentingnya belajar kitab kuning\u003C\/a\u003E, dan yang lainnya apabila anda sendiri belum mengetahui asal terjadinya hukum Islam itu sendiri, saat sangat banyak sebuah perbedaan yang diperdebatkan sesama Muslim dalam memandang hukum itu sendiri, artikel ini sekiranya dapat memberikan sebuah wawasan bagi anda untuk mengetahui bagaimanakah hukum dalam islam itu dan sejarah terjadinya Hukum Islam, Sekian artikel mengenai \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/apa-itu-ilmu-tarikh-tasyri-sejarah.html\" target=\"_blank\"\u003EApa itu Ilmu Tarikh Tasyri' | Sejarah Hukum Islam \u003C\/a\u003EBaca juga ini \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/sejarah-masuknya-islam-di-indonesia.html\" target=\"_blank\"\u003Esejarah Masuknya Islam di Indonesia\u003C\/a\u003E.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/8444211460969917751\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/apa-itu-ilmu-tarikh-tasyri-sejarah.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8444211460969917751"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8444211460969917751"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/apa-itu-ilmu-tarikh-tasyri-sejarah.html","title":"Apa itu Ilmu Tarikh Tasyri' | Sejarah Hukum Islam"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-fSSM2swgU6k\/VZ3SQnHNn2I\/AAAAAAAAElY\/t6RoXu1OCM0\/s72-c\/Sejarah%2BHukum%2BIslam.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3368529362501133761"},"published":{"$t":"2015-07-04T09:01:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-04T09:01:40.308-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Fundamentalisme"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar sebutan “Kaum Fundamentalis? Sebutan\u0026nbsp; “KaumFundamentalis\" sering ditujukan kepada umat Islam yang sebetulnya tidak pantas untuk disebut kaum Fundamentalis. Dalam hal ini, sebutan fundamentalis kadang menunjukkan kepada hal yang bersifat negalif Penulis punya cerita sedikit tentang masalah tersebut, Suatu ketika, Penulis sedang menjalankan Ibadah\u0026nbsp; Sholat. tiba-tiba teman penulis berkata \"Oh.. Jadi kamu sekarang menjadi seorang fundamentalis yah!\". Ucapan semacam itu tentu membuat dahi penulis berkenyit. Apa sih makna dibalik kata Fundamenl itu? Dan mana sebutan Fundamentalis itu hadir? Mengapa teman penulis menyebut penulis sebagai\u0026nbsp; Fundamentalis?\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nNampaknya kata Fundamentalis telah dipahami oleh kebanyakan orang dengan mengsinonimkan kepada umat Islam Dan ironisnya, kata Fundamendalis sering digunakan untuk memperolok dan melecehkan mereka yang menghayati\u0026nbsp; makna keberagamaannya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKemudian ketika kata findamentalis diterapkan dalam kehidupanan sehari-hari dan yang menggunakan tidak mengerti kata fundamentalis yang sesunggunnya ini akan menjadi masalah serius Karena Kalau begitu Setiap umat Islam akan disebut kaum Fundamentalis.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMelalaui tulisan ini, penulis akan mencoba membedah wacana Fundamentalis Tujuannya sangat sederhana, supaya kita Jangan dengan mudah terjebak menyebut orang lain. khususnya umat Islam, itu sebagai seorang Fundamentalis.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\u003Cb\u003EDefinisi Fundamentalis\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSecara Etimologi, kata Fundamentalis berasal dari dua suku kata, yaitu “Fundament” dan “lsme”. Fundament berarti dasar, pokok dan asas sementara kata “Isme\" berarti paham. Jadi kata Fundamentalisme berarti paham yang kaku. Namun, kata Fundamentalisme atau sebutan Fundamentalisme tidak dikenal dalam dunia Islam atau dunia Arab, Kata Fundamentalisme datang dari barat yang dilontarkan dan disebarkan oleh para oreintalis barat. Dunia barat, khususnya para Orientalis, memberikan makna Fundamentalisme sebagai sikap ekstrem, kekakuan, kolot, konservatif dan menolak kemajuan. Selain itu, para orientalis juga memberikan ciri-ciri seroang Fundamentalis dengan kategori-kategori sebagai berikut :\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPertama seorang Fundamentalis selaIu menyikapi texs dengan penapsiran literal. Kedua seorang Fundamentalis dalam menyikapi texs menolak segala metafor dan takwil Ketiga ciri dari seorang Fundamentalis, menurutparacnenlalis, selalu mundur ke masa lalu danmenolak masa depan. Pemahaman semacam itu dibenarkancan dikukuhkan oleh tesisnya Roger Graudi. Rogerdalam bukunya “TheFundamentalisme” mengatakan bahwa Fundamentalisme adalah gerakan yang stagnan, kaku, menisbahkan kepada warisan lama, tidak toleran dan isolasi dlrRoger Graudi yang merupakan salahseorang orientalis Marxis yang selalurnenggunakan logika Marxis dalammenganalisa setlap penomena sosial,rnengatakan bahwa Fundamentalisadalah antitesls sekularlsme, modernismedan perkembangan. Jadi, dengan kata IalnF u ndamentalisme sangat menolak masadepanrRoger mendeﬂnisikan kataFundamentalisme pada kamus besarPrancis yaitu \u003Ci\u003E\u003Cb\u003E“The Larous Dictionary”\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E terbitan tahun 1984.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam kamus tersebut didefinisikan bahwaFundamentalisme merupakan sikapslagnan dan membeku yang menolak seluruh pertumbuhan dan seluruh perkembangan serta bermadzhab konservatif dan kaku. Lebih lanjut, Roger menyebutkanbahwa di dunia Islam dikenal adanyagerakan Fundamentalisme. Roger mencontohkan Al-Thariqah atau tariqat sufi di Alzazair sebagai kelompok ‘Fundamentalis. Umat Islam Bukan Kaum Fundamentalisme Kalau kita menurut kepada kategori-kategori Fundamentalisme menurut para orientalis di atas, jelaslah bahwa umat Islam bukan kaum Fundamentalis.Karena, umat Islam tidak mengenal pemahaman yang kaku dalam memahami teks.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam tradisi Ulama Ushul Fiqih Yang dalam hal ini sering dicap kaum Fundamentalis, misalnya, tidak mengenaladanya penafsiran yang kaku terhadap texs. Dalam ilmu fiqih dituntutadanya syarat-syarat dalam menafsirkan texs.Pertama, dalil Al-Qur’an dan Hadist.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKedua memperhatikan kaidah umum danketiga memilih yang \"Raji\" atau yang paling kuat. 'Dari tradisi penafsiran texs seperti itu, jelas bahwa ulama Ushul Fiqihpun dalam menafsirkan texs tidak kaku dan tidak stagnan. Penapsiran yang dilakukan oleh ulama Ushul Fiqih tentu mempunyaipandangan yang Iuas. Jadi, tidaklah tetapjika mereka disebut kaumFundamentalisme.Muhammad lmaroh, salah seorang pemikir dari Mesir, pernah menyebutbahwa Fundamentalisme tidak dikenaldalam pemikiran orang Arab dan Islam. Iaadalah produk pemikiran barat yangberawal dari gerakan kristen protestanAmerika yang menafsirkan lnjil secara literal dan menolak penakwilan.Dalam Islam tidak mengenal kata Fundamentalisme.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTetapi mungkin hampir dapat disinonimkan dengan kata -“Ushulliyah”. Ushulliyah berasal dari kata al-ashlu yang berarti dasar sesuatu, bagian terbawah, akar dan kehomatan, Jamaknya yaitu Ushul yang digunakan dalam Al Qur'an surat AI Hasr: 5, Ash-shafaat: 64 dan Ibrahim: 24. Antonim dari al-ashli adalah al-farri yang berarti cabang, cadangan, yang diikutkan dan yang berlebihan.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nJadi,jelaslah bahwa kata Fundamentalisme adalah produk pemikiran barat, Khususnya. Orientalis, yang berawal dari gerakan kristen protestan Amerika yang menafsirkan lnjil secara literal.Sebagai penutup, demikianlah bahwa kaum Muslimln bukanlah kaum Fundamentalis. Untuk itu, penyebutan kaum Fundamentalis terhadap umat Islam tidaklah tepat. Nabi pernah bersabda: “Panggilah saudaramu dengan panggilan yang sopan, sesungguhnya sebaik-baik sebutan adalah Muslimin\". Amin.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-OXABL4ueTmo\/VZgCE0vCjsI\/AAAAAAAAElE\/Ed2vbo2j6a0\/s1600\/Fundamentalisme.png\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Fundamentalisme\" border=\"0\" height=\"129\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-OXABL4ueTmo\/VZgCE0vCjsI\/AAAAAAAAElE\/Ed2vbo2j6a0\/s320\/Fundamentalisme.png\" title=\"Fundamentalisme\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-size: small;\"\u003ESekian artikel mengeanai \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/fundamentalisme.html\" target=\"_blank\"\u003EFundamentalisme\u003C\/a\u003E, silahkan anda kunjungi juga beberapa artikel mengenai pengetahuan lainnya diblog ini antara lain,\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/sejarah-masuknya-islam-di-indonesia.html\" target=\"_blank\"\u003ESejarah Masuknya Islam ke Indonesia\u003C\/a\u003E,\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/skandal-serta-kebusukan-yahudi.html\" target=\"_blank\"\u003ESkandal Serta kebusukan Yahudi\u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-size: small;\"\u003E\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E \u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003EOleh : Asep Kusnaedi \u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003EMedia Pembinaan N0. 08\/ XXIX November 2002\u003C\/span\u003E \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3368529362501133761\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/fundamentalisme.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3368529362501133761"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3368529362501133761"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/fundamentalisme.html","title":"Fundamentalisme"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-OXABL4ueTmo\/VZgCE0vCjsI\/AAAAAAAAElE\/Ed2vbo2j6a0\/s72-c\/Fundamentalisme.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-2800891099944629105"},"published":{"$t":"2015-07-03T13:48:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-05T13:57:10.517-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Sejarah Masuknya Islam di Indonesia "},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPada awal sejarah kerajaan Islam, Indonesia terbagi dua, yaitu Indonesia bagian Utara yang Iebih dikenal dengan sebutan Melayu dan Islam bagian Selatan (termasuk Sumatera dan Jawa) yang Hindu Budha. Di bagian Utara masyarakat Melayu, hidup sepenuhnya dari perdagangan Internasional yang lebih dinamis dalam kehidupannya, sedangkan di bagianSelatan masyarakat Sumatera Selatan dan Jawa, hidup dari pertanian dan sawah serta juga perdagangan, lebih banyak Kontemplasi.Dari kilasan sejarah kerajaan Islam Perlak, terlihat bahwa kerajaan sangat menikmati hidupnya yang panjang dan mengalami perkembangan yang sejahtera, terbukti kerajaan tersebut dapat bertahan dari tahun 840 sampai 1292, kurang lebih 450 tahun dan diperintah oleh 17 raja-raja Islam. Hal ini tidak terdapat dalam buku-buku sejarah Indonesia.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nNama Perlak hanya disebut sepintas, sedangkan yang agak Iuas adalah kisah mengenai Samudra Pasai, Malaka dan Aceh. Hal ini disebabkan karena sedikitnya artefak sejarah. Perlak yang ditemukan sekarang. Padahal dapat dibayangkan betapa kayanya raja-raja Perlak akibat keuntungan perdagangan Internasional di Selat Malaka, sisa-sisa artefaknya hanya dapat dijumpai dalam kesusasteraannya yang diwariskan secara turun temurun. Inipun hanya sebagian kecilsaja.Pengaruh sastra Persia-Islam sangat nampak dalam bentuk-bentuk masnawi, rubayat dan Iain-Iain, pengaruh Persia dalam sastra sudah menetap di Indonesia seiak abad 10 M, misalnya keluarga Lor yang menetap di Gresik Jawa Timur, disana terdapat makam bintiMaemunah yang paling tua di Jawa, di suatu daerah yang sampai sekarang masih membawa nama keluarga itu, yakni Leran atau Lerang.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikian juga keluarga Jawani menetap di Pasai. Keluarga inilah yang mengembangkan huruf Jawi di Melayu. Keluarga Syiah yangmenetap di Sumatera Timur dan kampung mereka dikenal dengan Siak dan kemudian berkembang menjadi Negeri Siak lndrapura. Keluarga AI Rumi yang menetap di Sumatera dan kelak membentuk negeri Lambri.Waktu Perlak berdiri di Jawa Tengah sedang dibangun Candi Borobudur yang megah. Raja-raja yang Hindu Budha lebih banyak meninggalkan artefak sejarah, sehingga kita lebih banyak mengetahui kebudayaan mereka dari pada di Melayu, namun warisan penting di Perlak adalah Agama Islam yang tertanam kuat di Melayu.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSedangkan Agama Hindu Budha di Jawa semakin terdesak oleh kekuatan Islam dari Utara, dan akhirnya hanya meninggalkan warisan tipis dalam masyarakat Pulau Jawa.Menurut Prof. DR. Wan Husein Aziz dari University Kebangsaan Malaysia, kehadiran orang-orang Arab dan Parsi di daerah Cina dan sekitar Selat Malaka (Sumatera dan sekitarnya), telah melakukan hubungan dagang. Di Cina mereka berniaga sutera, sedangkan di Sumatera, mereka memberi kapur barus dari Pelabuhan Barus di pantai barat Sumatera. Kapur barusini sangat penting untuk bahan ramuan murni, seperti murni Fir'aun yang sampai sekarang masih tersimpan utuh dalam Piramida di Mesir.Ketika penyebaran Islam, para pedagang dari Arab dan Parsi itu menyebarkan dakwah Islam ke daerah Cina dan sekitar Selat Malaka (Sumatera dan sekitarnya) sambil berdagang, seningga tidakIah mengherankan bila daerah Barus merupakan wilayah pertama di Indonesia yang menerima dakwah Islam sekitar abad ke-7 Masehi. Kemashuran Barus Iebih terkenal lagi ketika pada abad ke-16, Hamzah Fansuri yang berasal dari Barus dikenal sebagai ahli tasawuf Melayu.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBangsa Arab telah menjalin hubungan dagang dengan Cina jauh sebelum Nabi Muhammad SAW menyebabkan Islam, hal ini mengilhami sabdanya yang berbunyi \u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\"Carilah ilmu walaupun sampai ke negeri Cina”.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKetika Nabi Muhammad SAW masih hidup. Sekitar tahun 631Masehi atau tahun 9 Hijriyah, para pedagang dari Hadramaut dan Yaman yang telah lama menjalin hubungan dagang dan pelayaran di Surnatera, sambil mereka berdagang juga menyebarkan dakwah Islam di daerah Sumatera dan sekitarnya. Dengan demikian kebudayaan Islam berkembang sejajar dengan kebudayaan Hindu Budha di Indonesia, perbedaannya adalah kebudayaan Islam berkembang di Iingkungan Melayu (Sumatera dan sekitarnya), sedangkan kebudayaan Hindu Budha berkembang di Pulau Jawa.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMenurut berita tua dari Cina, pada tahun 650 M, di Sumatera telah berdiri kerajaan Ta Shi yang menjalin hubungan diplomatik dengan kekaisaran Cina, yang berIangsung sampai tahun 655 M. Kerajaan Ta Shi Ietaknya sekitar Iima hari pelayaran dari Chopo di seberang Selat Malaka. Orang-orang Cina menyebut kerajaan itu Ta Shi adalah berasal dari kata Tajik, yaitu sebutan orang Parsi kepada orang Arab yang telah memeluk Islam (kabilah Tajik), namun karena Iidah dan dialek merekayang tidak mampu mengucapkan Tajik, maka berubahlah kata itu menjadi Ta Shi. Jadi kerajaan Shi atau Tajik berarti kerajaan orang-orang Islam. Ini terjadi berkat dakwah para pedagang Hadramaut dan Yaman sekitar kurang Iebih 20 tahun ke belakang. Kerajaan Islam pertama di Indonesia ini, kemudian menjadi bagian dari kerajaan Perlak dan bernama Ta Jihan (menurut cata-tan Cina).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSemula Peureula atau Perlak adalah kerajaan Islam yang kedua setelah Ta Shi, yang terletak di Aceh bagian Timur. Kerajaan ini disebut demikian karena terkenal sebagai penghasil kayu peureula, sebagai bahan baku untuk membuat perahu, yang sangat baik mutunya. Semula kerajaan Perlak menganut agama Hindu Budha. Sekitar tahun 809 M. datanglah serombongan pedagang Timur Tengah yang berjumlah kurang Iebih 100 orang, terdiri dari orang-orang Arab, Parsi dan India. Mereka berdagang sambil berdakwah, menyebarkan Islam di daerah kerajaan Perlak Ini.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMenurut Prof. DR. Wan Husein Aziz, rombongan pedagang dari Parsi beraliran Syi'ah. Mereka sebagai pengikut Ibnu Mu'awiyah yang setelah konflik pada penengahan abad ke 8 (sekitar tahun 740 M), terpencar ke Iuar Persia, antara Iain keTimurJauh,terutama ke Cina dan Asia Tenggara. Rombongan yang berlabuh di Perlak dibawah pimpinan nakhoda Kahlifah.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMenurut Ali Hasmy, Bani KhaIifah berasal dari bagian tengah jazirah Arab, yang terkenal pemberani, gemar mengembara dan berbakat menjadi pemimpin. Rombongan Ini berhasil mengislamkan raja Perlak beserta rakyatnya dalam jangka waktu kurang dari setengah abad. Khalifah dan para anggotanya menikah dengan gadis-gadis Perlak. Salah satu anggotanya yang berasal dari suku Quraisy menikah dengan putera raja, yang melahirkan Sayid Abdul Azis, yang kelak menjadi raja Islam pertama di Perlak. Bandar Perlakpun diganti namanya menjadi Bandar KhaIifah. Salah satu peristiwa penting yang terjadi, adalah berlangsungnya perang saudara antara golongan Syi'ah dan Ahli Sunnah wal Jama'ah selama 4 tahun, yaitu pada masa\u0026nbsp; pemerintahan Sultan Makhdum Alaiddin Abdul Malik Shah Johan Berdaulat (956-983 M). Perang saudara ini berakhir dengan suatu perdamaian, yaitu dengan membagi dua kerajaan. Perlak Pesisir untuk golongan Syi'ah dengan rajanya Sultan Alaiddin Syeh Maulana Mahmud Syah (976-983 M) dan Perlak Pedalaman untuk golongan Ahli Sunnah wal Jama'ah dengan rajanya Sultan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Shah Johan berdauIat(986-1023 M).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPeristiwa kedua adalah peperangan antara Sriwijaya yang Budhis dengan Perlak, tahun 975-986 M. Perang ini memperebutkan hegemoni kekuasaan dagang maritim di Asia Tenggara. Dalam perang Ini Sultan Perlak Pesisir, Syah Maulana Mahmud Syah gugur, maka kekuasaan Perlak sepenuhnya dikuasai oleh Perlak Pedalaman yang beraliran Ahli Sunnah waljama‘ah dibawah Malik Ibrahim Shah Johan Berdaulat. Ia memimpin rakyat melawan Sriwijaya. Perang ini berakhir ketika armada raja Jawa, Darma-wangsa, Memblokade laut Sriwijaya.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPada tahun 1292. Marco Polo berkunjung ke Perlak pada masa akhir pemerintahan Abdul Aziz Shaj Joan Berdaulat (1263-1292 M). Marco Polo bersaksi, bahwa Sumatera waktu itu terbagi dalam 8 kerajaan yang semuanya menyembah berhala, kecuali Perlak yang banyak dikunjungi oleh para pedagang Muslim dari Arab dan Persia. Inilah gambaran masa senja kerajaan Islam pertama yang memegang peranan penting sebagai pancaran sinar Islam di bumi Nusantara. Kerajaan Perlak berakhir ketika Sultan Malik AI Saleh dari Samudra Pasai menjadikan Perlak bagian dari kekuasaannya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nRupanya kunjungan Marco Polo ini oleh ahli sejarah di Indonesia, dijadikan dasar permulaan masuknya Islam ke Indonesia, bersamaan dengan berdirinya kerajaan Islam Samudra Pasai pada akhir abad ke 13 M. Oleh karena itu sejarah awal masuknya Islam ke Indonesia perlu ditinjau kembali.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Sejarah Islam Masuk di Indonesia\" border=\"0\" height=\"248\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-oJyxRUQZA44\/VZb04k_10LI\/AAAAAAAAEkg\/QuuaoAcGNGQ\/s320\/Sejarah%2BIslam%2Bmasuk%2Bdi%2BiNDONESIA.png\" title=\"Sejarah Islam Masuk di Indonesia\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSekian mengenai artikel tentang \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/sejarah-masuknya-islam-di-indonesia.html\" target=\"_blank\"\u003ESejarah Masuknya Islam di Indonesia\u003C\/a\u003E, silahkan anda baca juga beberapa artikel lain mengenai seputar pengetahuan lainnya di blog rojay creative ini, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/skandal-serta-kebusukan-yahudi.html\" target=\"_blank\"\u003ESkandal Serta Kebusukan Yahudi\u003C\/a\u003E, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-mengenai-agama-shinto.html\" target=\"_blank\"\u003ESekilas mengenai Agama Shinto\u003C\/a\u003E, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-tentang-baitul-makdis.html\" target=\"_blank\"\u003ESekilas tentang Baitul Makdis\u003C\/a\u003E.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003ESumber: Awal masuknya Islam ke Indonesia, tulisan Jakob Sumarjo,\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003EMedia Pembinaan No. 12\/ XXVIII Maret 2002\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/2800891099944629105\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/sejarah-masuknya-islam-di-indonesia.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/2800891099944629105"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/2800891099944629105"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/sejarah-masuknya-islam-di-indonesia.html","title":"Sejarah Masuknya Islam di Indonesia "}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-oJyxRUQZA44\/VZb04k_10LI\/AAAAAAAAEkg\/QuuaoAcGNGQ\/s72-c\/Sejarah%2BIslam%2Bmasuk%2Bdi%2BiNDONESIA.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-8374163877880147199"},"published":{"$t":"2015-07-03T13:25:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-03T13:39:49.847-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Remaja Masjid Sisi Humanis dan Sosiologis"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSeiring bersamaan dengan semaraknya syiar Islam yang diejawantahkan dan berbasis dari Mesjid sentris, maka kemunculan dan lahirnya ikatan-ikatan remaja Mesjid IRMAS atau apapun namanya tak perlu dianggap hal yang aneh. Mengingat alasan eksistensi dari fenomena atau raison d'etre dari hal tersebut mudah dipahami atau dicari alasan filosofisnya.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nSebagai ikatan, organisasi forum bagi berkumpulnya anak muda-mudi IRMAS yang notabenerepresentasi dari kesadaran akan pentingnya peningkatan dakwah lslamiah dengan segala variasinya juga merupakan refleksi dari sebuah komponen bagi tegaknya struktur pemberdayaan pemuda (Young Man Empowerment) dalam koridor kehidupan yang lslami.Konsekuensi logisnya dengan berbagai programnya, remaja Mesjid senantiasa mengadakan agenda-agenda kerja dengan visi dan misi yang jelas dan tegas dengan komitmen keumatan dan ketuhanan. Sekaligus juga dalam rangka sustainable moral development alias pembangunan moral secara berkelanjutan. Berbagai kegiatan diantaranya pengajian rutin mingguan. dialog keagamaan, tadabbur alam, kerja bakti, latihan kepemimpinan dan berbagai kegiatan lainnya yang pada dasarnya usaha meningkatkan sumber daya manusia yang handal disertai penanaman keimaman dan ketaqwaan pada Allah SWT.Dengan tujuan pokok melahirkan dan menciptakan kader-kader atau generasi yang punya pola pikir dan zikir yang simetris untuk menghadai tantangan zaman yang semakin kompleks. Dan dalam konteks ini pula peranan kepemimpinan pemuda dicoba. Bukankah pemuda sekarang adalah pemimpin masa depan.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nDalam perspektir humanis, keberadaan IRMAS merupakan wahana yang tepat dan strategisuntuk melahirkan pemuda-pemudi yang potensial yang menghargai kemanusiaan humanisme secara universal dalam perspektif positif konstruktif. Dimana pluralisme kemanusiaan baik agama, budaya, etnis dan lain-lain bukankah dianggap suatu ancaman melainkan sebagai suatu mozaik atau ornamen untuk dijadikan cambuk bagi kita terutama bagi para pemuda untuk lebih meningkatkan kualitasdiri (Pikir dan Zikir) kearah yang lebih baik.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nBegitu pula dalam perspektif sosiologis peran dan keikutsertaan pemuda dalam mewujudkan civil society dituntut ekstra keras. Sebagai komponen yang cukup signifikan untuk memberiwarna dan arah pembangunan. Hal ini dapat dimengerti karena hukum alam atau sunattullah bagi suksesi kepmimpinan. Dan dalam konteks ini pula, kiprah para pemuda atau remaja Mesjid perlu diaktualisasikan dalam tataran praktis yang real dan nyata. Karena telah terbiasa dalam ikatan remaja Mesjid, Forum pengajian dan kegiatan-kegaitan keagamaan yang senantiasa dalam\u0026nbsp; memecahkan berbagai hal selalu dengan jalan demokratis dan menjunjung tinggi hak azasi manusia (HAM) walau dalam skala mikro namun implikasinya sungguh besar bagi bekal dalam hidup bermasyarakat. Bukankah pula masyarakat merupakan cermindari komunitas kecil. Dalam kehidupannya baik dalam konteks berbangsa, bernegara terlebih-lebih dalam kehidupan beragama, para pemuda yang telah ditempa dalam organisasi keagamaan (Remaja Mesjid) tentu semakin arif dan bijaksana dalam menyikapi berbagai problem yang ada di masyarakat. Kemudian mencari solusinya dengan pendekatanmusyawarah democracy approach yang senantiasa mengacu pada Al-Qur‘an dan HadisNabi yang akhirnya ditemukan titik temunya serta selesailah berbagai persoalan di masyarakat tanpa ada pihak yang merasa kalah atau dirugikan. Dengan sendirinya pulawin-win solution tenivujud dan zero sum game terhindari. Dan semuanya merasa senang dan puas.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nWalhasil, itulan pentingnya akan keberadaan organisasi, forum atau ikatan (apapun name-nya) remaja Mesjid di masyarakat kita, yang keberadaannya betul-betul dirasakan umat sebagai moral force dan tentu juga mudah-mudahan akan menjadi pilar civil society yang punya bergaining positon vis a vis dengan negara demi meraih hidup yang lebih baik dan lslami. Amin.Akhirnya dari wacana di atas menyeruakanlah secuil pertanyaan kepada kita semua, sudahkah di mesjid kita semua terbentuk ikatan, forum atau organisasi remaja Mesjid? Credo quia absurdum, aku percaya karena demikianlah sesungguhnya! \u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Remaja Masjid Indonesia\" border=\"0\" height=\"241\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-PEZ6Dyq3WD0\/VZby95xxmqI\/AAAAAAAAEkU\/-TqC2TscayQ\/s320\/Hakikat%2BRemaja%2BMasjid.png\" title=\"Remaja Masjid Indonesia\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nSekian Artikel Mengenai\u0026nbsp; \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/remaja-masjid-sisi-humanis-dan.html\" target=\"_blank\"\u003ERemaja Masjid Perspektif Humanis dan Sosiologis\u003C\/a\u003E, baca juga mengenai artikel lainnya \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/skandal-serta-kebusukan-yahudi.html\" target=\"_blank\"\u003ESkandal Serta Kebusukan Yahudi\u003C\/a\u003E, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/05\/bidah-adalah-kalimat-sensitif.html\" target=\"_blank\"\u003EBid'ah adalah kalimat Sensitif\u003C\/a\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003EOleh : Ence Sumirat\u003Cbr \/\u003EDikutip : Media Pembinaan N0. 12\/ XXVlll Maret 2002\u0026nbsp; \u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/8374163877880147199\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/remaja-masjid-sisi-humanis-dan.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8374163877880147199"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8374163877880147199"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/remaja-masjid-sisi-humanis-dan.html","title":"Remaja Masjid Sisi Humanis dan Sosiologis"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-PEZ6Dyq3WD0\/VZby95xxmqI\/AAAAAAAAEkU\/-TqC2TscayQ\/s72-c\/Hakikat%2BRemaja%2BMasjid.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-5750523343914701816"},"published":{"$t":"2015-07-02T01:03:00.003-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-02T01:04:39.283-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Penyembab Gangguan Psikologi | Su'uzdon"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E“Hal orang-orang yang beriman, jauhilah segala macam prasangka, sebab sebagian dari prasangka itu adalah dosa, dan jangan\/ah kamu mencari-cari keburukan orang lain. (Q.S. 49:12).\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDi tepi sungai Dajhlah, Hasan al-Basri melihat seorang pemuda duduk berduaan denganseorang wanita. Di samping mereka tergeletak sebotol arak, Hasan berkata dalam dirinya,“Alangkah bejalnya orang itu dan alangkah baiknya kalau ia seperti akuf' Tiba-tiba ia melihat sebuah perahu di tengah sungai oleng dan perlahan-lahan tenggelam. Lelaki yang duduk di tepi sungai tadi segera terjun untuk menolong penumpang perahu yang hampir mati kelemasan. la berhasil menyelematkan enam dari tujuh penumpang perahu tadi, kemudian ia berpaling pada Hasan al-Basri da-n berkata, “Jika Anda memang lebih mulia dari saya, maka dengan nama Allah, selamatkan seorang lagi yang belum sempat saya tolong.\" Sayang, Hasan al-Basri tidak berhasil menyelamatkannya. Lelaki itu pun berkata, “Tuan, sebenarnya wanita yang duduk di samping saya ini adalah ibu saya, sedangkan botol itu hanya berisi air biasa, bukan arak. lni hanya untuk menguji Tuan.\" Hasan al-Basri tertegun, lalu berkata, “Kalaubegitu, sebagaimana Anda lelah menyelamatkan enam orang tadi dari bahaya lenggelam kedalam air, maka selamatkanlah pula saya dari tenggelam ke dalam kebanggaan dan kesombongan.“ Orang itu menjawab, \u003Ci\u003E“Mudah-mudahan Allah mengabulkan permintaan Tuan.\"\u003C\/i\u003E (dikutip dari Tabloid MQ, Edisi 2\/Th.II|\/Juni 2001). \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nMerupakan suatu kenikmatan besar apabila hati kita masing-masing tidak ternoda sedikit pun oleh prasangka buruk (su'uzon) pada orang lain. Pemikiran-pemikiran negatif terhadap orang lain secara tidak sadar merusak keseimbangan psikologis kita. Curiga terhadap kebaikan orang, menuduh telangga korupsi hanya karena beli sedan baru. menganggap saudara kita rakus karena ngotot ingin dapat warisan. menilai rekan kerja menjilat atasan karena sering terlihat makan siang bersama, mengira teman sombong karena tidak membalas senyum kita, adalah sebagian dari bentuk-bentuk su'uzon yang kita lakukan sehari-hari. \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nCelakanya, kita sering beranggapan bahwa prasangka kita terhadap orang lain adalah suatukebenaran. Jika kita beranggapan bahwa rekan kerja penjilat, seterusnya kita akan menganggap dia penjilat. 'Segala perbuatan rekan kerja ini selalu kita hubungan dengan upaya dia menjilat atasan Ketika ia mendapat penghargaan atas prestasinya, kita pun menyimpulkan bahwa atasan berhasil dijilat sehingga memberinya penghargaan. Padahal kalau mau jujur, ternyala kita buta terhadap prestasi-prestasi kecil yang ia capai. \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Cerita Bahaya Su'uzdon\" border=\"0\" height=\"176\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-G6jGPU1z_rw\/VZTwK3A3XaI\/AAAAAAAAEiM\/4blzuHvKaBY\/s320\/Bahaya%2BSuudzon.png\" title=\"Cerita Bahaya Su'uzdon\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKita tidak mau tahu kalau rekan ini sering masuk tepat waktu, tidak pernah absen selamasalu lahun kerja, mengerjakan tugas on-time, jarang terlihat buang-buang waktu denganngobrol dan baca koran Kita hanya memikirkan berapa sering ia makan slang dengan atasah,bicara dengan atasan, ke rumah atasan, kirim buah-buahan ke atasan. lnilah su'uzon.!Barangkali kita masih ingal tenlang kisah kucing yang mati di tangan majikannya. Kucingini disuruh menjaga anak majlkannya yang masih bayi selama si majikan pergi. Dengan penuh perhatian kucing itu melindungi bayi dari gangguan kecil seperti gigitan nyamuk. Takdisangka, seekor ular berbisa mendekati si bayi. Tanpa ragu kucing ilu berkelahi dengan ular untuk melindungi si bayi. Pertarungan ilu dimenangkan tipis oleh si kucing. Dengan berdarah-darah, sikucing menghampiri majikannya yang baru pulang. Bukan simpati yang didapat, malah pukulan dan siksaan bertubi-tubi yang diterima kucing malang itu. Apa sebab? Karena si majikan sudah berprasangka buruk terhadap kucing itu.Dikiranya kucing ilu sudah melukai bayinya karena dia melihat darah di mulut si kucing. Akhirnya kucing itu mati di langan majikannya sendiri. \u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nKila lebih sering berperan sebagai majikan dalam cerita di atas. Betapa banyak “kucing-kucing\" yang “mati” di tangan kita karena su‘uzon yang kita lahirkan. Tetangga yang punya mobil baru berubah menjadi “kucing” kalau kita menganggapnya sebagai hasil korupsi. Dosen yang pelit kasih nilai berubah menjadi “kucing” kalau kita berpikiran dia harus disogok dulu. Teman yang memuji-muji kita juga bisa menjadi \"kucing\" kalau kita mengira dia mau pinjam duit. Dan mereka pun kita “bunuh\" dengan pukulan ghibah (gunjingan) bertubi-tubi yang kita sebarkan pada orang lain. Kila ceritakan prasangka-prasangka buruk kita terhadap mereka kepada orang lain, walaupun dugaan kita itu tidak terbukti. Kita sudahmemfitnah mereka dengan su‘uzon kita, dan itu berarti kita sudah membunuh mereka.Maka tidak bisa tidak, penyakit su’uzon ini harus kita bersihkan dari hati kita. Karena su‘uzon, elite polilik tidak akur. Karena su'uzon, silaturahmi bisa retak. Karena su’uzon, banyak sekali orang yang tidak berdosa dibakar massa karena dikira maling. Karena su'uzon juga kedudukan kita makin rendah di hadapan Allah SWT. \u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nBahkan menurut pakar psikologi, apa yang kita pikirkan tentang orang lain membuat orang lain berpikiran sama tentang kita. Kila menganggap orang lain sombong, maka orang lain pun akan menganggap kita sombong. Meski pandangan ini belum terbukti secara ilmiah, namun dalam praklek kehidupan sehari-hari kita bisa membuktikan kebenaran argumen ini. Anggap saja leman kita yang ber-IPK tinggi itu hasil menyontek, maka kemungkinan besar la juga akan menganggap kita suka menyontek. Kaiau su‘uzon terhadap manusia saja dilarang, apalagi su'uzon pada Allah SWT. \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nHukum psikologi juga berlaku pada hubungan transendenkita dengan Tuhan. Ana inda zhanniabdi. Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku terhadap Aku, demiklan firman Allah dalamsebuah hadits qudsi. Sebenarnya cara unluk tidak su‘uzon sangat sederhana, meskipun tidak mudah. Kalau ada sesuatu yang ganjil atau membual hati kita gelisah, cobalah kita cari alasan-alasan yang bisa menutupi pikiran buruk kita. Sopir angkot yang terus-menerus menarik penumpang meski angkotnya sudah penuh, jangan kita langsung beranggapan bahwa dia orang yang hanya mengejar uang tanpa memikirkan penumpang. Siapa tahu sopir\u0026nbsp; angkot itu butuh uang banyak karena ada anggota keluarganya yang sakit parah dan butuh biaya. Atau mungkin uang Sekolah anaknya. Bisa jadi juga karena uang setorannya naik. Kita harus bisa mencari-cari kemungkinan seperti ini yang seringkali tidak pernah kita pikirkan akibat nafsu kita untuk mencari keburukan orang lain lebih besar. \u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nTeman kita yang pernah kita tolong sudah lama tidak silaturahmi ke rumah. Jangan kitaberanggapan kalau dia lupa balas budi, tidak tahu diri. Mungkin saja teman kita ilu ditakdirkan Allah sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak sempat ke rumah. Barangkali dia pernah menelpon kita beberapa Kali unluk sekedar menanyakan kabar, namun setiap dilelepon kita tidak pernah ada di rumah. Bukankah kemungkinan seperti itu tidak mustahil terjadi? Tetangga-telangga di kompleks yang awal bulan Ramadhan rajin ke masjid, tiba-tiba tidak pernah terlihat lagi di masjid pada pertengahan Ramadhan. Jangan berpikiranbahwa mereka adalah orang-orang yang tidak istiqomah, pemalas, lebih suka nonton sinetrondi rumah. Siapa lahu mereka sedang sholat tarawih di masjid lain karena ingin mendapat ilmubaru yang tidak didapatkan di masjid kompleks. Merupakan hal yang wajar kalau seseorang tidak terus-menerus sholat di rnasjid yang sama.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMaka marilah kita mulai hari ini dengan membersihkan hati dari su'uz.on. Setiap ada sesuatu yang mengundang prasangka buruk,cobalah tekankan pada kemungkinan positifnya. Lebih baik berprasangka baik lapi kenyataannya buruk daripada berprasangka buruk tapi kenyataannya baik. Jika kita menyebarkan kebaikan orang padahal orang itu tidak memiliki kebaikan tersebut, ini adalah akhlak Allah. Namun jika kita menyebarkan keburukan orang padahal orang itu tidak\u0026nbsp; memiliki keburukan tersebul, itu namanya fltnah. Jika sudah begini, kita harus berjiwa besar seperli Hasan al-Basri yang segera meminta maaf dan rneminta orang yang disu'uzonkannya mendoakan\u0026nbsp; dirinya agar terhindar dari kesalahan yang sama. \u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nOrang yang difilnah termasuk orang yang dizhalimi. Bukankah menurut Nabi doa orang yang dizhalimi itu tidak ada balas (hijab) dengan Allah (HR. Uqaili dari Abu Hurairah)? Dan salah satu nasihat Rasulullah SAW terhadap Imam Ali: Wahai Ali, jika engkau ingin agar pujian alasmu lersebar baik di dunia maupun di akhirat, tahanlah lisanmu dari menggunjing manusia, Barangsiapa yang menggunjing manusia, Allah menolongnya di dunia dan di akhirat. Perlolongan-Nya di dunia ialah bahwa tidak ada seorang pun memperolehnya kecuali para malaikat pasti mendustakannya. Dan perlolongan di akherat adalah ampunan Allah alas kejelekan yang diperbuat dan diterima kebaikan yang dibual. Wallahu A’lam.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTerima kasih anda sudah membaca \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/penyembab-gangguan-psikologi-suuzdon.html\" target=\"_blank\"\u003EPenyembab Gangguan Psikologi | Su'uzdon\u003C\/a\u003E, Baca juga artikel lainnya diblog \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/05\/rojay-creative-blog-anti-galau.html\" target=\"_blank\"\u003ERojay Creative blog anti galau ini\u003C\/a\u003E, semoga bermanfaat. \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/kumpulan-syair-imam-syafii.html\" target=\"_blank\"\u003Ekumpulan Nasehat Imam Syafi'i\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003E\u003Cbr \/\u003EOleh: Muhammad Zulkifli, S.Sos\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003Edikutip dari Media Pembinaan N0. 08\/ XXVIII November 2001\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/5750523343914701816\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/penyembab-gangguan-psikologi-suuzdon.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/5750523343914701816"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/5750523343914701816"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/penyembab-gangguan-psikologi-suuzdon.html","title":"Penyembab Gangguan Psikologi | Su'uzdon"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-G6jGPU1z_rw\/VZTwK3A3XaI\/AAAAAAAAEiM\/4blzuHvKaBY\/s72-c\/Bahaya%2BSuudzon.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-5788787283158852444"},"published":{"$t":"2015-07-01T13:57:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-01T13:59:43.232-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Analogi pemikiran"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Skandal Serta Kebusukan Yahudi"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nYahudi dengan ajaran zionismenya membentuk aksi untuk menguasai dunia. Dalam prakteknya sangat rapih, cermat dan rahasia melalui kordinasi yang tinggi. Kalausuatu negara tidak waspada terhadap gelagat mereka yang sedang tinggal disana, maka cepat atau lambat, mereka akan menguasai aspek-aspek penting di negara itu. Peringatan seperti inipernah di lontarkan tokoh AS, Benyamin Franklin, di depan anggota \"Constitutional Convention\" di Philadelpia, \"Di negara mana saja, kalau kaum Yahudi berdiam dalamKelompok Besar, berarti mereka membangun negara dalam negara, sebagaimana yang terjadi di Portugal dan Spanyol”. Selanjutnya ia Ingin peringatkan dengan sangat, ”Kalautuan-tuan yang terhormat tidak membasmi sejak dini, maka dalam tempo sekitar 200 taliun mendatang, para anak cucu kita akan bekerja untuk kepcntingan mereka. Kalau tuan-tuantidak mengindalikan apa yang diucapkan saya, maka saya berani meramalkan, para keturunan kita akan menggerutu serta mengutuk tuan-tuan, meskipun tuan-tuan telah tinggaldalam alam kubur”.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSelain itu, George Washington, tokoh Kemerdekaan, juga mengomentari, ”Sangat disesalkan, tidak sejak dulu kaum Yahudi dibasmi Soalnya mereka bagi negeri ini ibarat kuman pest dalam masyarakat.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTerlepas dari itu, yang jelas, kaum Yahudi di AS sudah berperan sangat besar. Banyak perusahaan raksasa, lembaga vital, dan jabatan pentingyang dipegang kaum Yahudi. Dengan modal inilah, mereka dalam politik luar negeri AS sering mengancam secara halus dan penuh strategi Kalau pemerintah AS mengambil kebijakan yang bertentangan atau menyimpang dengan keinginan mereka.Berapa banyak anggota kongres atau senat yang tidak terpilili lagi dalam periode selanjutnya akibat politik mereka hanya karena sering membuat pernyataan yang menyinggung perasaan bangsanya, jadi apa yang dinamakan kebijaksanaan pemerintah AS dalam politik luar negeri antara lain dipengaruhi kaum Yahudi melalui mereka yang memegang jabatan penting dalam pcmerintahan maupun parlemen.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBenyamin D, PM lnggris asal Yahudi, tahun 1844, pernali berkata, ”5ebenarnya mereka yang memainkan peran politik internasional bukanlali mereka yang memiliki kedudukan dalam pemerintahan, melainkan yang berperan dari belakang layar (Freemasonry - organisasi rahasia ciptaan Yahudi - red)”.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSekeloinpok kaum sekulur di Turki, yakni alumnus Freemasonry, menyulut api pertentangan Arab dan Turki, sehingga membuka pintu Palestina bagi mereka. Ini memang berhasil dengantumbangnya kerajaan Ustamniyah yang berubah iadi pemerintahan yang kebarat-baratan. Dalam usahanya menjadikan sekuler pertama dari negara dengan mayoritas ummat Islam, mereka pun memutuskan pertalian negeri tersebut dengan dunia Islam dan bahasa\/huruf Arab, yang dampaknya cukup besar terhadap peningkatan mereka yang tidak bisa membaca serta mengartikan ayat-ayat Al-Qur'an. Inilah pengalaman paling pahit bagi dunia Islam pada abad ini. Persekongkolan Israel dengan sebagian bangsa Mesir sudali dimulai sejak lama, Tujuannya adalah mencuci otak bangsa Mesir dengan falsatah Yahudi. Setelah ditandatanganinya piagam perdamaian Mesir-Israel pada dekade awal 80 an, hubungan tersebut lebih akrab lewat berbagai bidang seni. Pusat akademis Israel pun berhasil merangkul para seniman dan cendikiawan Mesir ke dalam kubu mereka, yang dalam pendidikannya diselipi berbagai ajaran Yahudi. Yahudi ikut merekayasa dua revolusi legendaris, Rusia dan Perancis, sebagai langkah awal pembentukan negara Israel. Keduanya\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C!--[if gte mso 9]\u003E\u003Cxml\u003E\n \u003Cw:WordDocument\u003E\n  \u003Cw:View\u003ENormal\u003C\/w:View\u003E\n  \u003Cw:Zoom\u003E0\u003C\/w:Zoom\u003E\n  \u003Cw:TrackMoves\/\u003E\n  \u003Cw:TrackFormatting\/\u003E\n  \u003Cw:PunctuationKerning\/\u003E\n  \u003Cw:ValidateAgainstSchemas\/\u003E\n  \u003Cw:SaveIfXMLInvalid\u003Efalse\u003C\/w:SaveIfXMLInvalid\u003E\n  \u003Cw:IgnoreMixedContent\u003Efalse\u003C\/w:IgnoreMixedContent\u003E\n  \u003Cw:AlwaysShowPlaceholderText\u003Efalse\u003C\/w:AlwaysShowPlaceholderText\u003E\n  \u003Cw:DoNotPromoteQF\/\u003E\n  \u003Cw:LidThemeOther\u003EIN\u003C\/w:LidThemeOther\u003E\n  \u003Cw:LidThemeAsian\u003EX-NONE\u003C\/w:LidThemeAsian\u003E\n  \u003Cw:LidThemeComplexScript\u003EX-NONE\u003C\/w:LidThemeComplexScript\u003E\n  \u003Cw:Compatibility\u003E\n   \u003Cw:BreakWrappedTables\/\u003E\n   \u003Cw:SnapToGridInCell\/\u003E\n   \u003Cw:WrapTextWithPunct\/\u003E\n   \u003Cw:UseAsianBreakRules\/\u003E\n   \u003Cw:DontGrowAutofit\/\u003E\n   \u003Cw:SplitPgBreakAndParaMark\/\u003E\n   \u003Cw:DontVertAlignCellWithSp\/\u003E\n   \u003Cw:DontBreakConstrainedForcedTables\/\u003E\n   \u003Cw:DontVertAlignInTxbx\/\u003E\n   \u003Cw:Word11KerningPairs\/\u003E\n   \u003Cw:CachedColBalance\/\u003E\n  \u003C\/w:Compatibility\u003E\n  \u003Cw:BrowserLevel\u003EMicrosoftInternetExplorer4\u003C\/w:BrowserLevel\u003E\n  \u003Cm:mathPr\u003E\n   \u003Cm:mathFont m:val=\"Cambria Math\"\/\u003E\n   \u003Cm:brkBin m:val=\"before\"\/\u003E\n   \u003Cm:brkBinSub m:val=\"--\"\/\u003E\n   \u003Cm:smallFrac m:val=\"off\"\/\u003E\n   \u003Cm:dispDef\/\u003E\n   \u003Cm:lMargin m:val=\"0\"\/\u003E\n   \u003Cm:rMargin m:val=\"0\"\/\u003E\n   \u003Cm:defJc m:val=\"centerGroup\"\/\u003E\n   \u003Cm:wrapIndent m:val=\"1440\"\/\u003E\n   \u003Cm:intLim m:val=\"subSup\"\/\u003E\n   \u003Cm:naryLim m:val=\"undOvr\"\/\u003E\n  \u003C\/m:mathPr\u003E\u003C\/w:WordDocument\u003E\n\u003C\/xml\u003E\u003C![endif]--\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C!--[if gte mso 9]\u003E\u003Cxml\u003E\n \u003Cw:LatentStyles DefLockedState=\"false\" DefUnhideWhenUsed=\"true\"\n  DefSemiHidden=\"true\" DefQFormat=\"false\" DefPriority=\"99\"\n  LatentStyleCount=\"267\"\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"0\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Normal\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 7\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 8\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 9\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 7\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 8\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 9\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"35\" QFormat=\"true\" Name=\"caption\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"10\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Title\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"1\" Name=\"Default Paragraph Font\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"11\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Subtitle\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"22\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Strong\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"20\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Emphasis\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"59\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Table Grid\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Placeholder Text\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"1\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"No Spacing\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Revision\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"34\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"List Paragraph\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"29\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Quote\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"30\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Intense Quote\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"19\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Subtle Emphasis\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"21\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Intense Emphasis\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"31\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Subtle Reference\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"32\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Intense Reference\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"33\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Book Title\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"37\" Name=\"Bibliography\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" QFormat=\"true\" Name=\"TOC Heading\"\/\u003E\n \u003C\/w:LatentStyles\u003E\n\u003C\/xml\u003E\u003C![endif]--\u003E\u003C!--[if gte mso 10]\u003E\n\u003Cstyle\u003E\n \/* Style Definitions *\/\n table.MsoNormalTable\n {mso-style-name:\"Table Normal\";\n mso-tstyle-rowband-size:0;\n mso-tstyle-colband-size:0;\n mso-style-noshow:yes;\n mso-style-priority:99;\n mso-style-qformat:yes;\n mso-style-parent:\"\";\n mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;\n mso-para-margin:0cm;\n mso-para-margin-bottom:.0001pt;\n line-height:115%;\n mso-pagination:widow-orphan;\n font-size:11.0pt;\n font-family:\"Calibri\",\"sans-serif\";\n mso-ascii-font-family:Calibri;\n mso-ascii-theme-font:minor-latin;\n mso-fareast-font-family:\"Times New Roman\";\n mso-fareast-theme-font:minor-fareast;\n mso-hansi-font-family:Calibri;\n mso-hansi-theme-font:minor-latin;\n mso-bidi-font-family:\"Times New Roman\";\n mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}\n\u003C\/style\u003E\n\u003C![endif]--\u003E\n\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\nsama-sama ingin menghancurkan semua agama. Mereka sama-sama mengobarkan\nsemangat rakyatnya untuk menumbangkan rajanya masing-masing, serta berakibat\nterbunuhnya jutaan penduduk di Eropa. Ensiklopedi Yahudi mencatat sejumlah\norang \u003Cspan style=\"mso-spacerun: yes;\"\u003E\u0026nbsp;\u003C\/span\u003Eyahudi yang ikut mengsponsori\u003Cspan style=\"mso-spacerun: yes;\"\u003E\u0026nbsp; \u003C\/span\u003ERevolusi tersebut. \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKelompok Donmah : Orang Yahudi Yang berkedokkaan Islam.\nSebelum pemerintahan Islam jatuh di Turki, mereka yang tinggal di sana\nberperilaku muslim. Mereka berperan aktif dalam aktivitas perekonomian, pemerintahan\ndan pendidikan di sana. Malah ada yang menjadi menteri. pembesar kerajaan,\nanggota parlemen dan dosen. Ketika Sekutu berhasil menguasai ibukotanya, mereka mendatangi pemimpin sukutu serta mengaku\nbukan 0rang Turki maupun muslim. Selanjutnva mereka melaksanakan politik belah\nbambu antara nasionalis Arab dan nasionalis Turki, Mereka hembuskan dakwah Thouronisme\ndi tengah masyarakat Turki untuk memecah belah ummat Islam. Beberapa tokoh\nDonmah, dengan menggunakan Partai lttihad, akhirnya berhasil mengendalikan\npemerintahan sebelum Perang Dunia Ke II, serta menyeret Turki ke kancah perang\nyang akhirnya mengalami kekalahan serta terpecah belah. Dengan demikian, terbukalah\npintu bagi mereka untuk menguasai Palestina.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-MGW3HUM3o14\/VZRUBVVK5UI\/AAAAAAAAEhk\/Ub3Yv3TuY2I\/s1600\/Sejarah%2Bkebusukan%2BYahudi.png\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Sejarah Kebusukan Yahudi\" border=\"0\" height=\"200\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-MGW3HUM3o14\/VZRUBVVK5UI\/AAAAAAAAEhk\/Ub3Yv3TuY2I\/s200\/Sejarah%2Bkebusukan%2BYahudi.png\" title=\"Sejarah Kebusukan Yahudi\" width=\"173\" \/\u003E\u003C\/a\u003EBanyak yang tidak tahu. Orang Yahudi bersama kaum oreintalis\nterlibat dalam penyamarkan sejarah Islam banyaknya persimpangan fakta. Ini\ntidak lain untuk membelokkan arah, langkah dan tujuan kita kejurang sesat tanpa\ndasar Halus atau sengaja, mereka telah melakukan manipulasi fakta sejarah secara\nevolusi dengan pemikiran dan perencanaan matang. Bila kurang kritis, mungkin\nkita akan terbawa atau terayu oleh catatan sejarah Islam versi mereka. Banyak\npersepsi yang salah dari mereka misalnya\u003Cspan style=\"mso-spacerun: yes;\"\u003E\u0026nbsp;\n\u003C\/span\u003EPersepsi Manusia termasuk jenis hewan. Mereka mengingkari asal manusia\ndari Adam. Jadi mengingkari status Adam sebagai nenek moyang manusia. Kata\nmereka, manusia adalah bentuk lanjut dari binatang sebagai hasil evolusi alam.\nPaham seperti ini muncul karena mereka bersandar atau mengacu pada rasional\nserta inderawi saja. Meskipun memakai referensi, namun tersamar keautentikannya\ndan diragukan kebenarannya. lni menghasilkan banyak pernyataan dan penjelasan\nyang janggal dan verbal, hingga secara halus memancing atau merangsang akal dan\npikiran orang untuk menganggap cerita para Nabi sebagai dongeng, mitos atau\nlegenda belaka.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMenurut sumber yang dapat dipercaya, komunisme adalah salah\nsatu dari beberapa ideologi buatan Yahudi serta dijadikan alat untuk menguasai\nDunia. Langkah ini diambil karena mereka tidak mampu memerintah secara langsung\nuntuk membantu Yahudi. Mereka mengemban Misi pemusnahan seluruh Agama, sehingga\njiwa manusia Kosong dari benih keimanan. Dialihkannya segenap jiwa manusia dari\nakidah benar, lalu digiringnya kepada ajaran komunisme Dalam waktu bersamaan,\nmerekapun mendukung kaum kapitalis menguasai dunia melalui perbudakan mereka dan\npasar modal. Jadi singkatnya mereka bermuka komunis terhadap komunisme dan\nkapitalisme, dua paham yang\u003Cspan style=\"mso-spacerun: yes;\"\u003E\u0026nbsp; \u003C\/span\u003Eyang justeru\ntelah menciptakan perang dingin selama beberapa dekade sampai berakhir saat “Glasnot\ndan Prestroika” dikumandangkan Oleh Mikhail Gorbachev.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\nYahudi sebenarnya dapat disetarakan dengan rasialisme yang\npernah dijalankan pemerintah Afrika Selata, yang kini sudah berakhir, yakni\nmerendahkan martabat manusia yang bukan rasnya, ini terbukti dengan ucapan\ntokoh Yahudi, Yacob H. Sehiff, tahun 1907, “Warga Yahudi mustahil dapat pada\nwaktu bersamaan jadi warga AS yang baik. Demikian juga kalau ada anggota Yahudi\nyang teladan, berarti ia bukan warga AS yang baik.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\nItupun diperkuat oleh B. Felz dalam artikelny, tahun 1911 “Patriotisme\nkaum Yahudi terhadap negara dimana mereka tinggal hanya selimut kemuflase\nbelaka. Ini dilakukan mereka hanya untuk menyenangkan pribumi” Selain itu, Yahudi menginginkan perbudakan terhadap siapapun\nyang bukan Yahudi, ini pernah diungkapkan Martin Luther dalam bukunya “The Jew\nand Their Lies”, “Kita tidak perlu berusaha Tapi kita dapat menikmati seharian\nyang indah dan segar dari mereka. Mereka harus bekerja dengan ulet dan semangat\nuntuk kepentingan kita. Karena kita merupakan tuan bagi mereka. Jadi mereka\nmerupakan pelayan kita”.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSekian artikel memnhgenai\u0026nbsp; \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/skandal-serta-kebusukan-yahudi.html\" target=\"_blank\"\u003ESkandal Serta Kebusukan Yahudi\u003C\/a\u003E, semoga bermanfaat, jangan lupa Baca juga artikel lainnya di blog ini, baca juga ini \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/mengenai-agama-yahudi-bagian-ii.html\" target=\"_blank\"\u003EMengenai Agama Yahudi,\u003C\/a\u003E \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-tentang-baitul-makdis.html\" target=\"_blank\"\u003ESekilas Tentang Baitul Maqdis.\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nOleh : Nasrullah Idris,\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\ndikutip dari Media Pembinaan No. 11\/T\/7. XXVI - Februari 2000 \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/5788787283158852444\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/skandal-serta-kebusukan-yahudi.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/5788787283158852444"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/5788787283158852444"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/skandal-serta-kebusukan-yahudi.html","title":"Skandal Serta Kebusukan Yahudi"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-MGW3HUM3o14\/VZRUBVVK5UI\/AAAAAAAAEhk\/Ub3Yv3TuY2I\/s72-c\/Sejarah%2Bkebusukan%2BYahudi.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-1489021870968304645"},"published":{"$t":"2015-05-06T10:44:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2015-05-06T10:44:34.629-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Analogi pemikiran"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"}],"title":{"type":"text","$t":"Bid'ah adalah kalimat Sensitif"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBahasa yang sangat ekstrem menurut saya yaitu Kata Bid'ah, saya tidak mau menjelaskan panjang lebar apa arti demikian kalimat tersebut, sederhannya adalah sebuah amaliah yang tidak dilakukan Rosul kemudian saat ini dilakukan, akan tetapi banyak konteks ini dinisbatkan pada perkara amaliah Ibadah, entah bagaimana sebenarnya, terlepas dari arti semua itu, saya hanya sedikit membahasakan sebuah pemikiran saya pribadi yang kurang dengan Ilmu Pengetahuan ini serta saedikit saya visualisasikan dengan konteks lain, ini bukan sama sekali artikel yang mendiskreditsi permasalan atau akan muncul yang nantinya sebuah konflik, akan tetapi hanya berwacana serta memberikan kajian pemikiran saya pribadi dengan konteks sosial lainnya. Banyak singgungan antar sesama lantaran Kalimat tersebut, Para Kiai, Ulama, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/10\/santri-pesantren.html\" target=\"_blank\"\u003ESantri Pesantren\u003C\/a\u003E lebih paham memaknainya, saya mencoba menyaring beberapa kasus yang terjadi di tengah masyarakat pada saat ini.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMungkin ini bukan kabar terkini, atau kabar hangat, semua memahaminya, para pembaca yang khususnya paham dan mangerti akan agama tahu dengan konteks ini, mengerucut tentang masalah bid'ah, saya menulis dengan sederhana dari analogi saya serta korelasi dari kebiasaan sosial, lebih tepatnya yakni sudut pandang saya mengenai bid'ah dari konteks sosial. maaf jika bahasa saya kurang lues, maksud hati ingin sekedar membahasakan dengan tujuan besar tak ada lagi kekeliruan.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam Ilmu sosial lebih spesipfiknya dalam Hidup bermasyarakat sudah barang tentu akan berhubungan dengan manusia lainnya, seperti tetangga, satu desa, RT, RW, dan sebagainya. Nah saya ajak pembaca untuk memvisualisasi tentang hubungan manusia dengan manusia lain, contoh kecilnya seperti dalam pola beribadah, praktisnya tempat ibadah adalah dimasjid, mushollah, langgar, tajug, jika dalam sebuah komunitas (komunitas Masjid) sedang melakukan Ibadah akan tetapi berbeda cara ibadahnya maka itu adalah hal yang biasa yang terpenting adalah tidak menghilangkan syarat dan rukun seperti yang menjadi kesepakatan para ulama sejak dahulu, pada konteks ini pembaca menganalogikan dengan kumpulan anak sekolah dikelas dalam belajar, cara mereka menulis, duduk dan sebagainya berbeda akan tetapi esensinya adalah belajar. Memahami Hubungan manusia dengan manusia lain jika kita kaji dengan bijak semua merupakan konsepsi alamiah, dan sudah menjadi resiko, namun bagaimanakah agar hubungan tersebut nyaman, aman, tentram dan bersahaja tanpa ada konflik,, Nah disitulah pelajaran yang sangat berharga bagi saya untuk menjalankan tugas sebagai makhluk sosial, adapun akhirnya manusia memiliki tanggung jawab masing-masing.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nContoh Kasus, Dalam sebuah hubungan yang harmonis pasti ada sesuatu yang mengganjal dan ketidak sukaan, ini juga merupakan hukum alam, Hitam Putih selalu bersentuhan, contohnya ada suatu kampung yang berhubungan secara sosial hidup bermasyarakat, dimana disitu anggap saja ada sebuah bahasa yang bisa menimbulkan konflik yang menimbulkan ketidak sukaan terhadap semua orang disitu, saya beri contoh ada jika di desa itu ada orang yang sok suci yang menyelahkan orang dengan menggunakan bahasa yang sangat tidak disenangi oleh warga tersebut, dengan demikian akan terjadi sebuah konflik dengan orang yang membahasakan tersebut ilustrasinya adalah membahasakan \"Hai Masyarakat anda jangan Bekerja sebagai Tukang Rongsok karena nenek itu adalah pekerjaan Kotor dan saya pribadi tidak suka itu dan sangat benci kalian, sedangkan kondisi sosial adalah bekerja rongsok, nah,, hal ini akan menjadi konflik yang sangat beresiko. mungkin akan lebih halus adalah \"hayuu masyarakat kita bersemangat merongsok dengan jalan halal Insya Alloh Besok Kita diberkati Tuhan Menjadi bos Rongsok..\" ini lebih bijak, atau lainnya silahkan pembaca menganalogikan sendiri.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-uexhtHV8T7w\/VUpSuQ1dzaI\/AAAAAAAAEQI\/9Oc65NLYvco\/s1600\/Rojay%2BCreative.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Bid'ah Bahasa Sensitif\" border=\"0\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-uexhtHV8T7w\/VUpSuQ1dzaI\/AAAAAAAAEQI\/9Oc65NLYvco\/s1600\/Rojay%2BCreative.jpg\" height=\"187\" title=\"Bid'ah Bahasa Sensitif\" width=\"200\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSebuah Ummat yang rukun tentram dan nyaman saat ini, hadir sebuah kata Kafir, Sesat, Neraka dan sebagainya dengan bahasa ekstrem lainnya, dengan menyudutkan serta menyalahkan semua tingkah amaliah seluruh orang yang ada disitu, seperti konteks Bid'ah, dengan demikian semua marah mendengar\u0026nbsp; bahasa tersebut, mungkin akan lebih bijak jika kalimat Sensitif itu tidak dikeluarkan jika akan menjadi kekeruhan di masyarakat, mungkin si pembahasa (yang mengatakan) bid'ah itu memiliki tujuan baik, akan tetapi endingnya kok jadi kacau.. setahu saya dalam ilmu sosial barang siapa yang menanam maka akan memanennya, sedangkan ini kok seperti hama, Menurut saya akan lebih bijak jika membahasakan sebuah konteks amaliah yang lebih positif seperti \" Hai,, para jamaah mari kita berlomba-lomba menyantuni Yatim dan gemar bershodakoh.. Ini adalah bahasa yang sangat santun, atau Saudaraku apakah Ibadah Kita semua diterima Oleh Tuhan..? untuk itu marilah kita tingkatkan lagi dengan rajin beribadah dan semoga Tuhan senang dengan apa yang kita lakukan dalam amaliah kita, khususnya bagi saya pribadi yang penuh dosa ini..\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDari sebuah analogi saya diatas bisa disimpulkan adalah, Kalimat Bid'ah itu adalah kalimat sensitifisme di tengah masyarakat jadi lebih baik saling berkaca diri, atau menyeru kebaikan kepada seseorang dengan konteks lainnya secara bijak, dan tidak membahasakan kalimat sensitif tersebut jika akan mnimbulkan permusuhan dan saling benar satu dengan lainnya. Demikian artikel ini saya tulis semoga bermanfaat, untuk lebih detailnya silahkan tanyakan pada ahlinya pada hakikatnya manusia tidak ada yang sempurna maka itu mari tingkatkan amal iabadah kita terutama penulis artikel ini, jika tidak sempurna tugas kita adalah saling melengkapi sebagai penyempurna, bukan saling menjatuhkan. salam \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/04\/rojay-creative-blogger-newbie-berbagai.html\" target=\"_blank\"\u003ERojay Creative Blogger Newbie Berbagai Cerita\u003C\/a\u003E.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/1489021870968304645\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/05\/bidah-adalah-kalimat-sensitif.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1489021870968304645"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1489021870968304645"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/05\/bidah-adalah-kalimat-sensitif.html","title":"Bid'ah adalah kalimat Sensitif"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-uexhtHV8T7w\/VUpSuQ1dzaI\/AAAAAAAAEQI\/9Oc65NLYvco\/s72-c\/Rojay%2BCreative.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-6513907959312818022"},"published":{"$t":"2015-04-22T11:54:00.003-07:00"},"updated":{"$t":"2015-05-02T19:26:55.047-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Analogi pemikiran"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"}],"title":{"type":"text","$t":"Kata Estetika Pusat Kumpulan Kata-kata Indah"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMempelajari Sastra sangatlah sulit memang membutuhkan analisa dan perbendaharaan bahasa serta kemauan yang kuat dan jiwa seni yang mapan, tetapi itu semua dapat dilakukan dengan belajar dan belajar, banyak model-model sastra yang harus anda ketahui serta bagaimana sejarah dan perkembangannya, dari berbagai macam bahasa yang kaya dengan artikulasi penuh dengan gaya dan seni, \u003Ca href=\"http:\/\/kata-kata13.blogspot.com\/\" target=\"_blank\"\u003EKata estetika\u003C\/a\u003E mengemas dengan banyak istilah istilah, itulah apresiasi satra, banyak situs-situs yang membagikan contoh-contoh tata bahasa satra, salah satunya adalah kata estetika, anda bisa mengunjungi pada blog kata estetika disini, anda dapat membaca beberapa hal yang tersedia disana seperti, contoh tata bahasa, contoh kalimat, kata-kata Indah penuh makna, Puisi, Contoh Pidato, Bahasa Retorika dan banyak lagi kumpulan contoh-contoh teks disana.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Kata Estetika\" border=\"0\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-Ay2j7WEjMZY\/VSBVNYjic5I\/AAAAAAAAD6o\/3aWpzl_mUQU\/s600\/Kata%2BEstetika%2BKumpulan%2BKata-kata%2BIndah.gif\" title=\"Kata Estetika\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBerbeda dengan blog ini sebenarnya ada beberapa konten artikel yang menyajikan kata-kata mutiara, Syair, puisi yang secara keseluruhan dominan pada kajian Islam contohnya pada \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/kumpulan-syair-imam-syafii.html\" target=\"_blank\"\u003Ekumpulan syair nasehat Imam Syafi'i\u003C\/a\u003E, beberapa munajat Islami ada di sini di blog Rojay Creative mungkin tidak lebih dari sebuah \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/04\/curhatan-internet.html\" target=\"_blank\"\u003Ecurhatan di interne\u003C\/a\u003Et. Blog ini adalah blog newbie dan gado-gado kaya nasi lengko ala cirebon, akan tetapi pada dasarnya saya hanya ingin berbagi informasi dan apapun itu yang berguna dan bermanfaat bagi para pembaca yang budiman, kembali pada kata estetika yaknu kumpulan kata-kata indah penuh makna, mungkin sobat menyukainya karena dengan banyak artikel yang terpublish disana secara profesional dan mengerti kebutuhan pembacanya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSebuah dialektika bahasa saat ini sudah berubah-ubah sesuai dengan perkembangan zaman, tetapi yang saya tanyakan apakah tahu unsur bahasa yang anda ketahui dan bahasakan sehari-hari, semuanya mengandung sejarah dan tidak lepasa dari hal demikian, dan apakah anda tahu strategi berbahasa atau menggunakan bahasa dengan baik dan benar, silahkan anda kunjungi blog \u003Ca href=\"https:\/\/kata-kata13.blogspot.com\/\" target=\"_blank\"\u003Ekata estetika\u003C\/a\u003E, semoga bemanfaat salam \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/04\/rojay-creative-blogger-newbie-berbagai.html\" target=\"_blank\"\u003ERojay Creative Blogger Newbie berbagai Cerita\u003C\/a\u003E.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/6513907959312818022\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/04\/kata-estetika-pusat-kumpulan-kata-kata.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/6513907959312818022"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/6513907959312818022"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/04\/kata-estetika-pusat-kumpulan-kata-kata.html","title":"Kata Estetika Pusat Kumpulan Kata-kata Indah"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-Ay2j7WEjMZY\/VSBVNYjic5I\/AAAAAAAAD6o\/3aWpzl_mUQU\/s72-c\/Kata%2BEstetika%2BKumpulan%2BKata-kata%2BIndah.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-2643250093803142855"},"published":{"$t":"2015-04-04T13:54:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2015-04-04T13:54:54.872-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Bahaya Rokok Elektrik"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EZaman yang memang serba modern ini segala sesuatu bisa menjadi sebuah inovasi yang unik, bagi anda pecinta rokok, tahukah anda banyak hal yang mesti anda pelajari, dan sejauh mana anda tahu tentang bahaya rokok ataupun manfaat rokok yang anda hisap setiap hari tersebut, sebelumnya saya pernah mempublish artikel berjudul \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/09\/21-manfaat-rokok-bagi-perokok.html\" target=\"_blank\"\u003E21 manfaat rokok bagi perokok\u003C\/a\u003E yang isi artikel tersebut merupakan sebuah inspiratif saja, saat ini larangan merokok semakin gencar, coba saja anda pergi ke luar negri betapa malunya jika anda merokok di tempat umum, berbeda dengan di indonesia, perokok atau orang merokok menjadi sebuah pemandangan mata kita sehari-hari disetiap sudut dan tempat dimanapun berada bahkan dirumah sakit yang jelas tertera No SMOKING sedemikian besar tak sedikit pula yang mengindahkan kalimat tersebut, mungkin tak tahu artinya.. hehe.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-0J8qYLKX5mo\/VSBPQpB8n4I\/AAAAAAAAD6I\/bCzl21okJLI\/s1600\/rokok%2Bmodern.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-0J8qYLKX5mo\/VSBPQpB8n4I\/AAAAAAAAD6I\/bCzl21okJLI\/s1600\/rokok%2Bmodern.jpg\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EDewasa ini hadir sebuah rokok elektrik yang sangat praktis dan simpel (tak ribet), dengan beberapa keuntungan dibandingkan dengan rokok tradisional.rokok asli seperti rokok tembakau., ini memang bukan informasi kemaren sore, mungkin anda lebih paham dari saya mengenai rokok elektrik. akan tetapi apakah anda tahu bahaya rokok elektri ternyata lebih besar dari pada rokok biasa pada umumnya. walaupun praktis dan murah karena hanya dengan mengecas serta membeli rasa sesuai keinginan anda anda tidak perlu banyak membuang rupiah untuk mengonsumsi rokok tembakau, beberapa peneliti kesehatan dari jepang meneliti rokok eletrik 10 kali lebih bahaya daroi pada rokok biasa. karena kadar karsinogen pada rokok tersebut sangat membahayakan, kemudian formalin yang terkandung. juga\u0026nbsp; formaldehyde zat yang menjadi zat bahan bagunan pembalseman cairan.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EDampak rokok tersebut sangat membahayakan nyawa anda dan sedikit demi sedikit walaupun pada hakikatnya setiap waktu bertambah dengan demikian berkurang jasa usia kita, akan tetapi anda menetukan waktu tersebut dengan mengihisap rokok maka yang seharusnya waktu 2 jam menjadi 10 jam atau lebih yang dan jatah usia anda anda berikan untuk rokok. hehehe... semoga bermanfaat.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/2643250093803142855\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/04\/bahaya-rokok-elektrik.html#comment-form","title":"2 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/2643250093803142855"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/2643250093803142855"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/04\/bahaya-rokok-elektrik.html","title":"Bahaya Rokok Elektrik"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-0J8qYLKX5mo\/VSBPQpB8n4I\/AAAAAAAAD6I\/bCzl21okJLI\/s72-c\/rokok%2Bmodern.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"2"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3690885785561725750"},"published":{"$t":"2015-04-01T11:46:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2015-04-01T11:46:50.550-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Mengapa Remaja Anak Muda Nakal | Forum Anak Muda"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EKelihatannya seperti dengungan kalimat yang tidak pernah putus dari bahasa, Kenapa Remaja Nakal, atau kalimat Kenalakan Remaja, saya lebih suka menulis sebab akibat dari para efek akibat tersebut, dengan menulis kenapa remaja nakal sekiranya bisa memami beberapa faktor kenakalan yang muncul dari anak muda atau remaja tersebut, dan bukan menjustifikasi semua remaja itu nakal, Beberapa Orang tua merasakan sesak didada yang berkepanjangan melihat tingkah para anak-anaknya yang mulai banyak sekali kenylenehan, atau yang lainnya dalam tanda kutip Negatif, semua berawal dari berbagai faktor yang mendorong anak remaja tersebut berprilakau demikian, sedikitnya saya menulis mengenai Why...? sebenarnya remaja merupakan masa keemasan dan keingintahuan yang lebih dalam benaknya, sering sekali mereka menggunakan atribut-atribut yang aneh bahkan bertentangan dengan prinship positif, itulah masa kesenangan (Hedon) para pemuda dan remaja. Dengan banyak keingin tahuannya dari berbagai hal membuatnya rela menjadi seorang yang penuh dengan eksistensi. Beberapa faktor yang menurut saya kenapa remaja Nakal.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-SeHPGlI5HaY\/VRw8n0FdDoI\/AAAAAAAAD2w\/0TAVIlsWXlo\/s1600\/Cewe%2BSeksi%2BBertatto%2BDan%2BMerokok.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-SeHPGlI5HaY\/VRw8n0FdDoI\/AAAAAAAAD2w\/0TAVIlsWXlo\/s1600\/Cewe%2BSeksi%2BBertatto%2BDan%2BMerokok.jpg\" height=\"173\" width=\"400\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EFaktor Kondisi Dalam\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EFaktor Diri dari dalam remaja sendiri berkaitan dengan hal tersebut timbul sebuah pemikiran saya dari dalam diri pribadi remaja dengan banyak hal, lebih jelasnya adalah faktor jiwa si remaja tersebut berbuat kenakalan, seperti, Keingintau yang tinggi, pemberontakan, ketidak cocokan, sensitifisme yang lebih, kepekaan, dan banyak lagi, yang didasari emosional yang kurang begitu stabil dengan memiliki jiwa dan rasa yang banyak terpaan dan berbagai goncangan mental remaja terkadang lebih condong untuk melakukan sesuatu atau actions yang hal itu berawal dari sebuah keinginan, seperti keinginan berbuat jahat, keinginan meraih cita-cita, keinginan agar tercapai dengan kurangnya pertimbangan, dan banyak lagi.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003ESaya sangat Ironis jika menyebutkan faktor dari dalam diakibatkan oleh faktor Genetik (Keturunan), ada pepatah mengatakan \"buah jatuh tak jauh dari pohonnya\" jika mengerucut pada \u003Ca href=\"http:\/\/kata-kata13.blogspot.com\/\" target=\"_blank\"\u003Ekata estetika\u003C\/a\u003E tersebut menurut saya kurang begitu memfilsafati secara dalam kondisi psikologi remaja secara umum. Karena kemauan untuk melakukan sesuatu Anak muda lebih berperan sebagai \"Sayalah\" dengan menepukkan dada.. kiranya demikian faktor dari dalam bukan pada faktor keturunan, contoh kecil si remaja ingin memiliki Handphone Android dengan harga yang tinggi dengan tujuan agar dipuji oleh temannya, bisa orang yang dicintainya, atau mendapatkan perhatian dari yang lain, agaa terlihat keren dan sebagainya, dengan kemauan yang tinggi dan cita-cita mendapatkan android, apabila dia tidak mampu untuk membelinya dengan kemampuan ekonomi yang terbatas maka bisa saja dia melakukan mencuri dengan artikata \"Nekad'' semua itu bisa terjadi pada diri remaja, silahkan anda cari contoh lain dengan tema faktor remaja nakal dari dalam diri remaja itu sendiri.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EFaktor Kondisi dari Luar\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003ENah inilah yang juga membuat kenapa remaja nakal atau pula anak muda, jika kita hubungkan dengan Faktor dari dalam maka akan terjadi sebuah mata rantai yang erat antara keduanya. faktor dalam lebih kepada batiniah (psikologi) jiwa, faktor luar merupakan sebuah rangsangan, bersifat lahiriah, sarana prasarana, pendukung, kesempatan lebih ringkasnya lingkungan, sebab dengan adanya kondisi demikian ditambah dengan rasa kepekaan dan pemberontakan jiwa yang tinggi banyak remaja yang terpengaruh pada efek lingkungan yang sangat kuat tersebut, terlebih para orang tua, pemerintah, pemdidikan yang kurang begitu memberikan perhatian yang lebih terhadap diri remaja tersebut. contoh kecilnya remaja Merokok, mabuk, narkoba, bertatto berbaur dengan sebuah forum anak muda yang belum tentu kemana arahnya, praktisnya seperti ini, dengan melihat tema-temannya merokok sedikit demi sedikit si anak akan ikut2an merokok, begitu juga bertato. dan sebagainya.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003ERemaja Nakal diperkuat oleh sebuah lingkungan sebagai sarana yang dianggap mereka nyaman, dan ironisnya pada lingkungan pendidikanpun seperti demikian, padahal saya yakin tidak ada guru yang mengajarkan demikian, para remaja putra putri saat ini sangatlah miris melihat tinggkah pergaulan tersebut, berpacaran layaknya sudah seperti suami isteri, bahakn banyak remaja yang putus sekolah karena demikian atau kenakalan diluar batas. Mungkin juga dari berbagai macam sarana luar seperti media elektronik dalam \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/siaran-televisi-kurang-mendidik.html\" target=\"_blank\"\u003Esiaran Televisi yang kurang mendidik\u003C\/a\u003E. dan didorong dengan rasa gengsi yang tinggi.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3690885785561725750\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/04\/mengapa-remaja-anak-muda-nakal-forum.html#comment-form","title":"2 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3690885785561725750"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3690885785561725750"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/04\/mengapa-remaja-anak-muda-nakal-forum.html","title":"Mengapa Remaja Anak Muda Nakal | Forum Anak Muda"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-SeHPGlI5HaY\/VRw8n0FdDoI\/AAAAAAAAD2w\/0TAVIlsWXlo\/s72-c\/Cewe%2BSeksi%2BBertatto%2BDan%2BMerokok.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"2"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-930118823819973490"},"published":{"$t":"2015-03-30T21:18:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2015-03-30T21:18:02.296-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"}],"title":{"type":"text","$t":"Cara mengatasi bau badan (obat tradional) bikin sendiri"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003EBau badan (BB) adalah hal yang membuat risih dalam pegaulan, bayangkan ketidak pedean kita tatkala berkumpul barenga rekan-rekan baik rekan kerja ataupula rekan main dirumah, jika anda memiliki nau badan tak sedap semua itu akan menimbulkan ketidak nyamanan dalam berekpresi di lingkup sosial dengan teman-teman, apalagi jika hal ini dialami oleh perempuan atau ibu rumah tangga. Brabe dunk. Heeee..\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003ESaat modern sekarang ini sebenarnya tidaklah sulit untuk mencari solusi mengatasi hal demikian, banyak obat-obatan di toko dan di apotik yang sangat mudah kita kunjungi, baik berupa spray ataupun stick, anda tinggal pilih sesuai keinginan anda. Berpenampilan menarik dan penuh percaya diri diinginkan semua orang, akan tetapi mengatasi BB hanya dengan deodorant saja yang terdapat pada toko ataupyb supermarket hanya menimbulakan efek samping alergi pada tubuh saja, seperti pada ketiak.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-wAr2dnYuikY\/VRofqcdasUI\/AAAAAAAAD0w\/RJGodM6lMbg\/s1600\/Menghilangkan%2BBau%2BKetiak%2Bdan%2Bbau%2BBadan.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-wAr2dnYuikY\/VRofqcdasUI\/AAAAAAAAD0w\/RJGodM6lMbg\/s1600\/Menghilangkan%2BBau%2BKetiak%2Bdan%2Bbau%2BBadan.jpg\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003EBagi anda yang tidak cocok dengan hal tersebut segeralah beralih pada lainnya, mungkin deodorant yang anda pakai menimbulkan bintik merah dan berbeda dengan harapan anda, bau parfum yang seharusnya tercium malah sebaliknya.. Tak perlu anda risaukan hal itu, anda bisa mencobanya dengan resep tradisional seperti berikut:\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"background-color: #d7e1f5; border: 1px #006400 ridge; padding: 10px; text-align: left;\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003EBahan - bahan:\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003EKapur sirih\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003EAir hangat (hangat kuku)\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003EJeruk nipis (bila perlu)\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003ETambahkan sedikit parfum bila perlu.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"background-color: #d7e1f5; border: 1px #006400 ridge; padding: 10px; text-align: left;\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003ECara pengolahan :\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003EMasukkan kapur sirih kedalam botol campurkan dengan air hangat yang\u0026nbsp; telah disediakan, air yang masak yang dapat mencairkan kapur itu. Langkah berikutnya mengiris jeruk nipis dan disaring kemudian masukkan kebotol tadi, jika sudah siap tinggal tambahkan parfum yang anda sukai, kemudian kocokkan hingga merata.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"background-color: #d7e1f5; border: 1px #006400 ridge; padding: 10px; text-align: left;\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003ECara pemakaian :\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003E\u003Cb\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/b\u003E\n\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003EJika botol racikan olahan sudah jadi berdasarkan tatacara diatas, untuk bagaimana cara menggunakannya, sangat sederhana, anda tingga mengoleskan hasil racikan tadi pada pangkal ketiak secukupnya, pada awalnya memang agak perih akan tetapi itu hanya penggunaan pertama dan setelah terbiasa akan merasa tak ada efek apapun. Dan mengatasi hal tersebut hanya dalam satu hari.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003EDemikian artikel tersebut, jika anda ingin mencobanya silahkan, dan semoga bermanfaat. kunjungi juga artikel lainnya :\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/wow-siapakah-pencipta-beha-kutang-ini.html\" target=\"_blank\"\u003EWOW.. Siapakah pencipta BeHa (Kutang).? Ini Dia...\u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/930118823819973490\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/cara-mengatasi-bau-badan-obat-tradional.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/930118823819973490"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/930118823819973490"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/cara-mengatasi-bau-badan-obat-tradional.html","title":"Cara mengatasi bau badan (obat tradional) bikin sendiri"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-wAr2dnYuikY\/VRofqcdasUI\/AAAAAAAAD0w\/RJGodM6lMbg\/s72-c\/Menghilangkan%2BBau%2BKetiak%2Bdan%2Bbau%2BBadan.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-8932372837173582798"},"published":{"$t":"2015-01-01T16:27:00.004-08:00"},"updated":{"$t":"2016-09-25T11:30:19.345-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Mengenai Agama Yahudi Bagian II"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv class=\"post-title entry-title\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESebelum melanjutkan sekilas tentang agama Yahudi pada artikel ini sebelumnya sudah ditulis pada artikel \u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/mengenai-agama-yahudi-bagian-i.html\"\u003EMengenai Agama Yahudi Bagian I \u003C\/a\u003Esebelum anda melanjutkan membaca setidaknya membaca terlebih dahulu artikel tersebut, langsung saja pada Mengenai Agama Yahudi Bagian Ke II (dua)\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"post-title entry-title\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPaskah\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPaskah Artinya berlalu tanpa diaganggu, Upacara Paskah tujuannya ialah memperingati keluar dari Mesir selamat dari kejaran tentara Fir'aun cara penyelenggaraannya yaitu : Kepala Keluarga memimpin perjamuan itu, memberkati sajian korban lebih dahulu kemudian baru selanjutnya adalah diberikan kepada anggota keluarga yang lain, kemudian para peserta membasuh tangan mereka, lalu makan sedikit sajian pahit, Setelah itu baru dibacakan riwayat pengeluaran bangsa Israel dari Mesir. Kemudian minum Anggur dan menyanyikan Puji-Pujian terhadap Tuhan.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPantekosta\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPantekosta berarti kelima puluh. Maksudnya adalah merayakan hari kelima puluh setelah paskah. Pada hari pantekosta dipersembahkan koran panen, Suatu perlambang persembahan seluruh hasil kepada Tuhan. Selain itu dipersembahkan juga korban-korban istimewa tanda syukur kepada Tuhan secara sukarela.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPengampunan Besar\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EHari Pengampunan Besar jatuh pada hari kesepuluh dari bulan ketujuh, hari itu adalah hari istirahat bagi bangsa Israel dan diwajibkan untuk berpuasa sebagai tanda penyesalan atas dosa mereka.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPada hari itu Imam besar memintakan pengampunan Tuhan atas dosa semua kaum Israel, bagi para Imam diambilkan seekor sapi muda untuk korban dosa, Imam besar mula-mula menyembelih lembu muda sebagai korban dosa dirinya dan dosa para Imam Bangsa Israel. kemudian dia menyembelih kambing jantan untuk dosa ummat Israil, setelah semua selesai Imam besar menanggalkan pakaian kemudia ia membersihkan lalu berpakaian biasa.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPenumpasan\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPenumpasan berarti pengasingan manusia untuk kematian atau benda-benda. Orang yang ditumpas harus dibunuh. Benda yang ditumpas menjadi milik Tuhan untuk Imam dan Kebaktian. Yang kena tumpas dari bangsa Israel adalah orang-orang yang menyembah berhala, orang menentang Allah, penenung dan pembunuh.\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EDengan Hukuman yang keras ini Allah menjaga umatnya untuk jangan bercampur dengan kekafiran. Tetapi kenyataan Bangsa Israel banyak yang menyeleweng dari hukum ini, Sebab itu Allah sendiri yang menghukum mereka dengan peperangan saudara, pembuangan dan penderitaan penjajahan.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EUpacara Tambahan\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003ESetelah terjadi pembuangan ke Babilon, timbul lagi Upacara keagamaan yang baru yang tidak terdapat dalam hukum Nabi Musa. AS. Upacara tersebut ialah hari raya Baitul Maqdis dan hari raya Purin. Pesta Purin dirayakan pada hari ke empat belas (14) dan ke Lima Belas (15) bulan Adar (Maret). Sedangkan hari pemulihan Bait dirayakan pada tanggal 15 bulan Kislev (Desember).\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EHukum-Hukum Muamalat (Kemasyarakatan)\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Col style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EDibolehkan Polygami\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPerzinahan dihukumi Qisos\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPerceraian dibolehkan jika dalam keadaan memaksa, tetapi setelah perceraian tidak boleh kawin lagi dengan bekas suami atau istrinya.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EAnak perempuan dari Ahli waris harus kawin dengan suku bapaknya.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPerkawinan dengan wanita kan'an dilarang\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EJanda dari seorang yang mati apabila tidak meninggalkan anak, wajib dikawini oleh saudara laki-laki bila ada anak atau saudara yang terdekat.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPerhambaan diperbolehkan asal daritawanan perang pembelian atau keluarga hamba, Seorang hamba tidak boleh dibunuh atau dilukai berat. Apabila dilukai berat maka harus dibebaskan, Orang Israel menjadi hamba karena hutang, maka pada tahun sabbat harus dibebaskan.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EHukuman mati dilakukan dengan pelemparan batu.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EHukuman badan harus dicambuk tetapi tidak boleh lebih dari 40 kali.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EDalam perkara pembunuhan keluarga yang terdekat boleh mengqisos.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-EUCGy-0D1XU\/V-gXrspM5MI\/AAAAAAAAGdw\/SHbVnsmjdugh3Fo81kRyYYtFOUek5BSCgCLcB\/s1600\/Yahudi.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"320\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-EUCGy-0D1XU\/V-gXrspM5MI\/AAAAAAAAGdw\/SHbVnsmjdugh3Fo81kRyYYtFOUek5BSCgCLcB\/s320\/Yahudi.jpg\" width=\"283\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u003Cb\u003EFungsi para pendeta, Nabi-nabi dan ketabah-ketabahan\u003C\/b\u003E.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Col style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EMembersihkan bangsanya dari Khurafat agama\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EMengajar Agama.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003ETetapi mereka masih saja mempercayai sihir dan tenung.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EMereka dapat mengumpulkan Kitab Suci Taurat dan menerjemahkannya, serta menerangkan maksud-maksud dari kitab tersebut.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EOrang umum meyakini bahwa Tuhan hanya Allah. Dia berada dibukit Thursina.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPerhambaan terhadapNYA, tidaklah menghalangi perhambaan terhadap Tuhan-tuhan lainnya.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPara Nabi telah berusaha dengan sekuat tenaga, Bahua tidak ada Tuhan selain Allah dan Tidak ada makhluk yang bersekutu dengan Nya.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EKatabah dan memegang peranan penting mengenai\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Pemeliharaan Undang-undang.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Mengajarkan Undang-undang.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Membukukan Undang-Undang.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Mengumpulkan sejarah Tanah Sucinya.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Mengumpulkan Taurat.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Memelihara ajaran Nabi Dawud dan Hukum Nabi Sulaiman.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Memelihara sejarah Yahudi.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EGolongan dan Madzhab.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003ESetalah pulang dari pembuangan Babilonia, perpecahan dan perselisihan bangsa yahudi makin menjadi dalam persoalan keagamaan, Meskipun berabad-abad kemudian sudah ada kitab Talmud akan tetapi kepercayaan terhadapnya juga berbeda-beda. Pada Abad-abad pertama Yahudi mengenai Talmud dan \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-tentang-baitul-makdis.html\" target=\"_blank\"\u003EBaitul Maqdis\u003C\/a\u003E. beberapa Golongan dan madzhab antara lain :\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Col style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u0026nbsp;Golongan Rabbaniyun : Percaya Kitab Talmud dan Kitab Talmud meliputi isi Kitab Taurat, Pembangunankembali \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-tentang-baitul-makdis.html\" target=\"_blank\"\u003EBaitul Maqdis\u003C\/a\u003E (dijaman Herodes) tidak menghilanhgkan kesucian.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EGolongan AL-Qurro : Percaya pada Kitab Taurat, Pembangunan \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-tentang-baitul-makdis.html\" target=\"_blank\"\u003EBaitul Maqdis \u003C\/a\u003Eberarti menghilangkan kesuciannya.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EGolongan Samurah : Tidak percaya Kitab Talmud tetapi merek amempunyai Taurat sendiri dan tidak mempercayai Kitab Taurat yang dimiliki golongan Al-Qurro.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003ECara memahamkan Kitab Suci orang Yahudi terbagi dalam macam-macam madzhab tetapi yang terkenal ada dua madzhab yaitu :\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Col style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EMadzhab Parisi (Al-Farusyiin) : Madzhab ini menafsirkan Taurat secara filsafat (Akal) pengaunut madzhab ini bersungguh-sungguh ingin memahami taurat namun banyak sekali memutar balikkan hukum-hukum yang ada didalamnya sebab kedangkalan berfikir dan diiringi nafsu.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EMadzhab Saduki (Shaduqiyah) : Penganut Madzhab ini terutama adalah keluarga Imam-Imam terkemuka (bangsawan). Memahamkan Taurat secara Nas yang jelas saja, tidak mau menerima tafsiran Filosofis dari golongan Parisi.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EDemikian Aritkel ini ditulis kiranya sebagai Ilmu pengetahuan, dan mohon maaf jika ada salah kata, baca juga artikel lainnya tentang Agama lain seperti \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-mengenai-agama-shinto.html\" target=\"_blank\"\u003Esekilas tentang Agama Shinto\u003C\/a\u003E. semoga bermanfaat\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/8932372837173582798\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/mengenai-agama-yahudi-bagian-ii.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8932372837173582798"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8932372837173582798"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/mengenai-agama-yahudi-bagian-ii.html","title":"Mengenai Agama Yahudi Bagian II"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-EUCGy-0D1XU\/V-gXrspM5MI\/AAAAAAAAGdw\/SHbVnsmjdugh3Fo81kRyYYtFOUek5BSCgCLcB\/s72-c\/Yahudi.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-7505333547251869436"},"published":{"$t":"2015-01-01T15:17:00.003-08:00"},"updated":{"$t":"2016-09-25T11:29:25.122-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Mengenai Agama Yahudi Bagian I"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EAgama Yahudi merupakan agama yang diturunkan oleh Alloh kepada bangsa Israel melalui Nabi Musa. AS sehingga dalam membicarakan Yahudi maka tak lepas kita menceritakan kembali riwayat diatas yang sama-sama kita mengetahuinya, akan tetapi Agama Yahudi berbeda dengan Agama Israel yakni Agama Yahudi telah diperbaharui dari aslinya dengan Kitab sucinya adalah Talmud. Sedangkan Agama Israel ialah Agama Nabi Musa. AS. yang belum mengalami perubahan, dengan Kitab Sucinya ialah Taurat.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EPokok-pokok Ajaran Agama Yahudi.\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESyari'at Agama Yahudi yang diterima oleh Nabi Musa. AS di Tursina, meliputi sepuluh perintah yaitu :\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Col style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ETiada Tuhan Selain Alloh.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EJangan menyembah berhala.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EJangan Menyebut Nama Allah dengan Sia-sia.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EAgar mensucikan Hari Sabbat.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EHendaknya menghormati Ibu Bapak.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EJangan Membunuh.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EJangan Berzina.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EJangan Mencuri\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EJangan Bersaksi palsu.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EJangan mengingini Istri Orang lain. \u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EKitab Suci Agama Yahudi.\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ETaurat, Kitab Suci yang asli yang asli adalah Taurat sebagai tuntunan bangsa Israel dan sebetulnya Agama ini tidak boleh dipeluk oleh bangsa selain Israil, sebab hanya Yahudilah yang terpilih dalam perjanjiannya dengan Tuhan.\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003ETalmud, Dalam Agama Yahudi dikenal dengan istilah Halakah (Perjanjian) dan Hagadah (Kisah-kisah). Kedua Kitab tersebut dijadikan satu yang dinamakan Talmud. Talmud merupakan Kitab baru yang dianggap sumber pengetahuan bagi manusia dan Talmud dianggap sebagai penjelas serta pengurai bagi kitab Taurat.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EHukum Halakah misalnya : mengenai 39 macam pekerjaan yang tidak boleh dilakukan pada hari sabbat, tidak boleh memetik buah gandum, tidak boleh berjalan lebih dari 800 meter, seperjalanan. Peraturan Halakah adalah mempersukar bagi penganut yahudi yang baik, karena jarang yang dapat melaksanakannya secara keseluruhan.Mengenai Hagadah didalamnya dikisahkan tentang perkataan dan perbuatan orang-orang besar, Bukan tentang Taurat saja tetapi tentang karangan mereka sendiri mengenai Massais tentang pengadilan yang akan datang, dan sebagainya.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-D4ZJeTmuB_0\/V-gXeiDMnOI\/AAAAAAAAGds\/SketkUVYuaQYv17FX3FTQ7lY6PDIrphIQCLcB\/s1600\/Yahudi.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"316\" src=\"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-D4ZJeTmuB_0\/V-gXeiDMnOI\/AAAAAAAAGds\/SketkUVYuaQYv17FX3FTQ7lY6PDIrphIQCLcB\/s320\/Yahudi.jpg\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ETempat Sembahyang.\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EOrang Yahudi ialah Khemah, yang berukuran kurang lebih 32 x 16 meter, khemah itu dapat dipindah-pindahkan, mula pertama kemah itu diletakkan pada lembah Sinai kemudian dibawa terus kepengembaraan Israel sehingga masuk ke Kan'an (Palestina). Setelah ada di Kan'an diletakkan di Silo, sebelah Utara Yerussalem, kemah suci itu diletakkan didalamnya. dan sejak itu \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-tentang-baitul-makdis.html\" target=\"_blank\"\u003EBaitul Makdis\u003C\/a\u003E di Yerussalem menjadi Kiblat Agama Israil.Kemah dianggap Suci karena didalamnya diletakkan peti perjanjian, dimana tersimpan batu tertulis yang memuat amar sepuluh yang diterima oleh Nabi Musa. AS ketika di gunung Sinai.\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EPerkembangan Keagamaan\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EMula-mula mereka beragama Kaldaniyah. Sudah itu diperbaharui oleh ajaran Nabi Ibrahim. AS.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EKarena mereka bertebaran didaerah yang bermacam-macam, maka mengakibatkan memasukkan ajaran-ajaran Penyembah berhala.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESesudah itu diperbaiki dengan Ajaran Nabi Musa. AS. Istimewa setelah mereka berada di Sinai. Sesudah menyebrang Laut Merah. Akhirnya mereka bertauhid (Menyembah Tuhan Yang Maha Esa).\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESyariat Nabi Musa semakin lama semakin dipengaruhi kekafiran unsur-unsur kekafiran dan makin dikotori oleh tambahan-tambahan dari para Ulama Yahudi sendiri, kepecahan bangsa Yahudi setelah pecah menjadi dua negara dan tatkala terjadi pembuangan.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESetelah kembali dari pembuangan penyelewengan Agama Yahudi makin tampak. Teguran dari para Nabi setelah sepeninggalan Nabi Musa. AS seperti Nabi Ilyas, Ilyasa, dan lainnya mereka tidak memperhatikannya. Para Ulama Yahudi yang mengaku ahli Taurat telah menambah Hukum-Hukum Taurat dengan hukum mereka sendiri.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EUpacara Agama.\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EUpacara Agama Ummat Yahudi yang terpenting ialah :\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cb\u003EKurban \u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; Kurban Pengampunan : yang dibagi dua\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Col\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EKurban Dosa yang maksudnya memperbaiki nisbah terhadap Tuhan Alloh menebus dosa dalam suatu priode tertentu. Korban ini dipersembahkan para hari pengampunan besar, sebagai hari penebus dosa para iman dan bangsa Israil.\u003C\/span\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EKorban Kesalahan yaitu korban yang dilakukan apabila seorang melakukan kesalahan. Seperti : mencuri, tidak memenuhi nadar dan lain-lain.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp;\u0026nbsp; Kurban Kebaktian : korban tanda syukur apabila seorang mendapatkan karunia Tuhan.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EPenyucian\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EOrang Israil dianggap najis apabila : menjamah mayat, memakan binatang haram, berpenyakit kusta, waktu perempuan nifas, orang yang menjamah mayat dianggap najis selama 7 hari. Mensucikannya dengan air suci yang dibuat dari abu lembu muda merah. Jika seorang berpenyakit kusta ia harus menghadap imam untuk diperiksa. Dan jika ia ternyata kena penyakit, ia harus disingkirkan diluar kota.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESeorang Ibu habis melahirkan dianggap najis selama 40 hari jika bayinya laki-laki dan 80\u0026nbsp; hari jika bayinya perempuan. Sesudah habis waktunya ia harus mempersembahkan korban pensucian.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESunnat atau Khitan\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EPensunatan (khitan) dilakukan oleh bangsa Israel adalah hari yang ke 8 dari kelahiran. Pada waktu sunnat itu saekalian memberi nama. Orang kafir yang sudah disunnat dapat masuk anggota apabila sudah disunnat. \u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp;Do'a dan Sholat\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EKeduanya penting bagi kehidupan bani Israel, mereka sholat berjamaah do baiul makdis atau dalam synagoge yang berkiblat di baitul makdis. juga boleh berdo'a dan sholat sendirian. Orang Israel berdo'a dan sholat selama 3 kali, waktu yakni jam 9 pagi, 12 siang dan jam 3 sore. Waktu berdo'a mengangkat kedua tangan sambil berdiri dan mengarahkan kelangit. Adakah mereka berdo'a sambil berlutut atau sujud sehingga mukanya sampai kebumi. Dimana saja ada perkampungan Yahudi, mereka mendirikan sinagoge untuk peribadatan mereka.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EPuasa\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EOrang Israel diwajibkan berpuasa pada hari pengampunan besar, semua puasa lainnya hukum sunnah Biasanya pada waktu ada bencana nasional. Orang Yahudi Parisi suka berpuasa pada hari Senin dan Kamis.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EHari-Hari yang Suci\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; Orang-orang Yahudi menggap waktu ketujuh itu suci.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Col\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp;Hari Sabtu adalah hari ketujuh itu suci, mereka harus istirahat dari pekerjaannya sehari-hari, pada hari itu diadakan penghimpunan yuang suci.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EBulan ketujuh adalah perayaan pengampunan besar, Hari pertama dibulan ketujuh ini sangat dimuliakan oleh mereka.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ETahun Ketujuh dinamakan tahun Sabbat, selama tahun itu tanah tidak boleh dikerjakan, utang piutang tidak boleh ditagih, dsb.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EDemikian mengenai Agama Yahudi bisa anda baca pada Artikel berikutnya masih mengenai Agama yahudi tentang Paskah, Pantekosta, Pengampunan Besar, Penumpasan, Upacara Tambahan, Hukum Muamalat, Fungsi pendeta, Golongan dan Madzhab, semua ada pada \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/mengenai-agama-yahudi-bagian-ii.html\" target=\"_blank\"\u003EMengenai Agama Yahudi Bagian II\u003C\/a\u003E. \u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Col style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003C\/ol\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/7505333547251869436\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/mengenai-agama-yahudi-bagian-i.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7505333547251869436"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7505333547251869436"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/mengenai-agama-yahudi-bagian-i.html","title":"Mengenai Agama Yahudi Bagian I"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-D4ZJeTmuB_0\/V-gXeiDMnOI\/AAAAAAAAGds\/SketkUVYuaQYv17FX3FTQ7lY6PDIrphIQCLcB\/s72-c\/Yahudi.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-1473715906119125796"},"published":{"$t":"2015-01-01T07:45:00.000-08:00"},"updated":{"$t":"2016-09-25T14:14:33.708-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Sekilas tentang Baitul Makdis"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EBerbincang mengenai Baitul makdis adalah perbincangan yang banyak dan sering kita dengar dan bicarakan terutama mengenai tanah yang dijanjikan oleh Tuhan atau suatu bangunan yang dianggap suci oleh kaum yahudi ataupun tempat sembahyang para penganut ajaran Yahudi, adapula riwayat mengenai Baitul Makdis adalah sebagai berikut :\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ENabi Dawud telah merencanakan hendak membuat tempat sembahyang dan kiblat yang tetap bagi Agama Israel, Tetapi baru terlaksana ketika pemerintahan Nabi Sulaiman. AS, Nabi Sulaiman mendirikan Baitul Maqdis diatas bukit Moria (Sion), suatu bukit yang terletak dibagian utara kota yerussalem. Bait itu ukurannya panjang 6 hasta, lebarnya 20 hasta dan tinggi 30 hasta dimana bqit tersebut terbuat dari batu dan dihiasi dengan kayu yang dibalut dengan emas, bait tersebut adalah suatu bangunan yang termasyhur indah serta kesuciannya pada masa itu. Tetapi sayangnya setelah yerussalem diduduki oleh kadnezar, Baitu Maqdis dibakar dan alat-alatnya dibawa ke Babilon.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EBaitul Makdis dibangun kembali setelah bangsa Israil pulang kembali dari Babilon, dan barang-barang yang telah dirampas diberikan lagi oleh raja Cyrus. Pembangunanpun berlangsung dan dipimpin oleh Zarubabil. Bait itu lebih lebar dari pada bait sebelumnya (semula) tetapi tidak seindah waktu semula bait itu ada.\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-rtytSj2tVpg\/V-g-LPX2O7I\/AAAAAAAAGeU\/ouGH3bZkMR8K0wbwelsvZzSzVqtTF_RSwCLcB\/s1600\/Baitul%2BMaqdis.png\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"183\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-rtytSj2tVpg\/V-g-LPX2O7I\/AAAAAAAAGeU\/ouGH3bZkMR8K0wbwelsvZzSzVqtTF_RSwCLcB\/s400\/Baitul%2BMaqdis.png\" width=\"400\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EPada Zaman Herodes (20 M), Bait itu diperbesar dan diperindah lagi, dengan maksud mengambil hati bangsa Yahudi. tetapi 90 tahun kemudian yakni pada tahun 70 M bait tersebut dibakar dan dimusnahkan oleh Lasykar Romawi yang telah menduduki Jerussalem tatkala terjadi pemberontakan bangsa yahudi, sejak saat itu Baitul Maqdis tidak dibangun kembali akan tetapi tetap dimuliakan oleh bangsa Israel dan Nasrani. dan sampai saat ini baitul maqdis dijadikan sebuah persengketaan dan pertempuran serta pertumpahan darah manusia dimuka bumi ini berkaitan dengan hal tersebut betapa pentingnya kedudukan baitul maqdis sebab disitulah tempat yang sangat signifikan hubungan antara Tuhan dan Manusia hingga dijadikan Tanah kiblat pertama yang di tujukan Oleh Alloh setelah 7 s\/d 8 bulan kemudian tanah kiblat dialihkan ke Ka'bah. \u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EKedudukan Baitul Maqdis dan Tanah Syam\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\n\u003C\/span\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESetidaknya kedudukan strategis Baitul Maqdis dan tanah Syam bagi umat Islam adalah :\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\nTanah wahyu dan kenabian,\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\nTanah Isra’ dan Mi’raj,\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\nTanah kiblat pertama,\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\nTanah ditaklukkan tanpa perang,\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\nTanah kesabaran dan jihad,\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\nTanah yang dijanjikan,\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ETanah ibu kota Khilafah di masa depan.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ETanah dimana seluruh manusia akan dikumpulkan.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EBaca Juga artikel terkaitnya \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-mengenai-agama-shinto.html\" target=\"_blank\"\u003Esekilas mengenai agama shinto\u003C\/a\u003E sebagai agama yang di anut oleh masyarakat jepang yang diyakininya.\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/1473715906119125796\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-tentang-baitul-makdis.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1473715906119125796"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1473715906119125796"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-tentang-baitul-makdis.html","title":"Sekilas tentang Baitul Makdis"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-rtytSj2tVpg\/V-g-LPX2O7I\/AAAAAAAAGeU\/ouGH3bZkMR8K0wbwelsvZzSzVqtTF_RSwCLcB\/s72-c\/Baitul%2BMaqdis.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-2099399603535049804"},"published":{"$t":"2015-01-01T04:14:00.001-08:00"},"updated":{"$t":"2016-09-25T14:12:25.647-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Sekilas mengenai Agama Shinto"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cb\u003EAgama Shinto\u003C\/b\u003E berasal dari kata Shen artinya Roh, dan To (To\/Tho) artinya Jalannya, \u003Cb\u003EShinto\u003C\/b\u003E berarti \u003Cb\u003EJalannya Roh\u003C\/b\u003E, Agama Shinto mengandung dua unsur : Pertama adalah menyembah alam dan yang kedua menyembah Nenek Moyang, Agama shinto sendiri merupakan agama resmi bagi bangsa Jepang, Meskipun ditinjau dari segi aqudahnya masih primitif, tetapi Shinto hidup ditengah-tengah nasionalisme yang fanatik, Agama ini merupakan inspirasi bagi kesatuan dan persatuan bangsa jepang. Orang memeluk agama ini karena merupakan kewajiban bangsa, karena bangsa jepang mempunyai rasa sama, satu agama.\u003Cbr \/\u003E\u003Cb\u003E\u003Cbr \/\u003EKepercayaan Shinto.\u003C\/b\u003E\u003Cbr \/\u003EOrang Jepang kuno menyembah kepada : pertama Kuda jantan karena dianggap penolong matahari, dan yang kedua Kuda betina, sehingga gambar tergantung dikuil-kuil mereka.\u003Cbr \/\u003EPenganut Shinto percaya pada Tuhan yang Esa pencipta sesuatu dan Maha Sempurna, tetapi segala urusan Tuhan yang ada didunia adalah urusan para Dewa-Dewa, dengan demikian, maka penhgurusan dunia ada tangan roh-roh yang banyak dan tujuannya adalah untuk menikmati kebahagiaan dunia ini, Roh menurut orang jepang disebut Kami, disemua tempat ada dewa seperti : Disungai disebut Dewa Sungai, dijalan disebut Dewa jalan, dirumah disebut Dewa Rumah dan lain sebagainya, dan orang jepang beranggapan Dewa tertinggi adalah Dewa Matahari (Ra) dsan Raja menurut anggapannya adalah raja yang dimasuki Dewa Ra, hingga segala perintah haruslah dijalankan, karena Raja disebut wakil Tuhan didunia.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cb\u003ECerita Purba (Mytologi)\u003C\/b\u003E\u003Cbr \/\u003EBumi langit dan segala isinya dijadikan oleh kami, dua Dewa yang turun dari langit dan menjadikannya Jepang ialah :\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EIzzanami no Kami (Jantan)\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EIsanami ohomi Kami (Betina)\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-KZl3NjcpLBY\/V-g9DvKgJxI\/AAAAAAAAGeM\/MhQyqyLaT7MmIZU_fIa5Fha3Bqzu_muewCEw\/s1600\/agama%2BdI%2Bjepang%2BShinto.png\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"160\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-KZl3NjcpLBY\/V-g9DvKgJxI\/AAAAAAAAGeM\/MhQyqyLaT7MmIZU_fIa5Fha3Bqzu_muewCEw\/s200\/agama%2BdI%2Bjepang%2BShinto.png\" width=\"200\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EKedua melahirkan beberapa anak antara lain : Amaterasu Ahomi Kami. Dewa itu menampakkan diri diwaktu pagi dan Tidur diwaktu sore, Dewa langit akhirnya turun kebumi namanya : Ninigino Mahayo dan menurunkan cucu Jim Muteno, Jim Muteno adalah raja Jepang yang pertama, seterusnya Teno Heiki, Teno Hirohito (ke 123) dan seterusnya.\u003Cbr \/\u003EJim Muteno menerima tiga benda yang berharga ialah : Kaca Dewa, Pedang Samurai, Sebutir Intan.\u003Cbr \/\u003ECerita mytologi itu terdapat pada sebuah Kitab Suci ialah Kojiki yang ditulis tahun 712 M.\u003Cbr \/\u003EAjaran Agama Shinto.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EBertuhan Satu.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EDia bersifat kesempurnaan.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EDia tidak terpengaruh oleh dunia.\u003C\/span\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EKesenangan dunia ini diserahlkan pada isinya (Dewa).\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EAlam ini dikendalikan oleh Roh yangbanyak.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESegala yang bahaya dianggap Syetan.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EAda tujuan unsur utama dalam ajarannya, yaitu :\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; 1. Api Suci\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; 2. Membersihkan diri dari lahir dan batin, seperti :\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Tak suka makan yang berdarah-darah.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Tak suka makan beberapa macam daging.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Tak suka bergaul dengan orang bodoh.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Tak suka mendengar kata-kata yang kotor.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; 3. Suka mengadakan Upacara ada hari besar.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; 4. Suka pergi beribadah pada tempat suci.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; 5. Menyembah Dewa itu hanyalah didua tempat yakni :\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - didalam Klenteng.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - dirumah- rumah Tertentu.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; 6. Segala sesuatu ada permulaannya, \u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; tetapi hanya diajarkan pada murid-murid terpercaya dan terpilih. \u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/2099399603535049804\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-mengenai-agama-shinto.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/2099399603535049804"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/2099399603535049804"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-mengenai-agama-shinto.html","title":"Sekilas mengenai Agama Shinto"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-KZl3NjcpLBY\/V-g9DvKgJxI\/AAAAAAAAGeM\/MhQyqyLaT7MmIZU_fIa5Fha3Bqzu_muewCEw\/s72-c\/agama%2BdI%2Bjepang%2BShinto.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3089243597088362235"},"published":{"$t":"2014-10-30T13:03:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2014-10-30T13:03:49.522-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Analogi pemikiran"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Santri pesantren"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EPesantren sangat berbeda dengan lembaga-lembaga pendidikan pada umumnya yang bukan pesantren, ciri khusus yang terdapat pada pesantren\u0026nbsp; adalah kesederhanaan secara gaya hidup baik cara berpenampilan sampai pada tempat belajat, dengan membekali kepada santri seorang kiai kepada santrinya tak lain adalah kebaikan dan kemanfaatan ilmu juga keikhlasan dalam menjalankan sesuatu, santri yang iklas tanpa pamrih, menolong, berjuang, membangun, menularkan ilmu, bekerja sama, bergotong royong, menghormati yang lebih tua, semuanya ada dalam diri seorang santri itulah yang dinamakan jiwa santri.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EDengan demikian seorang kiai akan senang tatkala santrinya berprilaku baik, maka itu kiai sangatlah memiliki karismatik ditengah masyarakat dan sering kali dijadikan tempat pengaduan serta pemutus kata.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-ZzWAWdpkPss\/VFKZexIaEHI\/AAAAAAAADG0\/bckxJpu9HfU\/s1600\/santri%2Bpesantren.png\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-ZzWAWdpkPss\/VFKZexIaEHI\/AAAAAAAADG0\/bckxJpu9HfU\/s1600\/santri%2Bpesantren.png\" height=\"158\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EPerbedaan antara pesantren dan lembaga pendidikan umum sangatlah nampak, sebab pesantren dengan pola hidup sederhana dan terkarantina oleh keadaan lingkungan pesantren membuat para santri harus giat dalam menuntut ilmu, seorang pelajar yang didalam pesantren disebut santri, dan diumum disebut siswa, pengajarnya adalah ustadz, dan di umum disebut juga guru, ayah dari seorang santri adalah sosok kiai yang sebagai pengasuh anak didiknya (santri) yang mana di perlakukan seperti anak sendiri, maka itu kiai mengerti dan tahu mengenai santrinya dengan kecendrungan sifatnya santri yang selalu belajar dan belajar seperti \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2013\/08\/pentingnya-belajar-kitab-kuning.html\" target=\"_blank\"\u003Epentingnya belajar kitab kuning\u003C\/a\u003E, akhlaq dan sebagainya.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EGelar santri adalah sebuah derajat ketekunan dan kealiman di masyarakat dimana santri merupakan sosok figur kecil yang kelak menjadi seorang tokoh mesyarakat maka itu santri sangat berprilaku menjaga amanah dari sebutan tersebut, berbeda dengan sebutan siswa dimana akan di sebut sebagai seseorang yang masih dalam bakal, dalam arti kata bisa menjadi dokter, abri, guru, dan lainnya, jika santri dengan demikian akan disebut ustad atau kiai tatkala usianya bertambah dan layak, adapula seorang santri yang tidak menjadi seorang ustad atau kiai kelak dan mereka bekerja memilih kegiatan pada hal yang umum secara garis besarnya seorang santri dapat menjaga kesantriannya yang menjadi prinship dasar dalam hidupnya sewaktu masih di pesantren.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EMeskipun dalam masyarakat ada juga seorang santri yang berprilaku kurang baik sesuai dengan hakikat santri, itu adalah hal yang sangat wajar karena kesalahan sedikitpun akan tersorot karena santri adalah figur kecil di masyarakat, dan jika melakukan hal yang negatif maka kelak santri akan kembali dengan berjalannya waktu.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3089243597088362235\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/10\/santri-pesantren.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3089243597088362235"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3089243597088362235"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/10\/santri-pesantren.html","title":"Santri pesantren"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-ZzWAWdpkPss\/VFKZexIaEHI\/AAAAAAAADG0\/bckxJpu9HfU\/s72-c\/santri%2Bpesantren.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}}]}});