// API callback
related_results_labels_thumbs({"version":"1.0","encoding":"UTF-8","feed":{"xmlns":"http://www.w3.org/2005/Atom","xmlns$openSearch":"http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/","xmlns$blogger":"http://schemas.google.com/blogger/2008","xmlns$georss":"http://www.georss.org/georss","xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435"},"updated":{"$t":"2023-12-22T00:27:44.072-08:00"},"category":[{"term":"Sosial"},{"term":"Pendidikan"},{"term":"Analogi pemikiran"},{"term":"Kajian"},{"term":"Kumpulan Syair Imam Syafi'i"},{"term":"Cirebon"},{"term":"Politik"},{"term":"Trik Blog"},{"term":"Kumpulan Syair Islami"},{"term":"Rojay Design"},{"term":"Tutorial"},{"term":"Fiqih"},{"term":"Tebak-tebakan"},{"term":"Bisnis Online"},{"term":"Islam"},{"term":"TRIK TEKA TEKI"},{"term":"Cerita Lucu"},{"term":"Download Aplikasi"},{"term":"Mp3"},{"term":"Aplikasi Pendidikan"},{"term":"Sejarah"},{"term":"Yayasan Pendidikan"},{"term":"Download Kitab N Ebook"},{"term":"Flag"},{"term":"Tauhid"},{"term":"BBM"}],"title":{"type":"text","$t":"Rojay Creative"},"subtitle":{"type":"html","$t":"Penerapan Ilmu dan Pemikiran"},"link":[{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#feed","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/posts\/default"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/-\/Pendidikan?alt=json-in-script\u0026max-results=999"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/search\/label\/Pendidikan"},{"rel":"hub","href":"http://pubsubhubbub.appspot.com/"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"generator":{"version":"7.00","uri":"http://www.blogger.com","$t":"Blogger"},"openSearch$totalResults":{"$t":"48"},"openSearch$startIndex":{"$t":"1"},"openSearch$itemsPerPage":{"$t":"999"},"entry":[{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-5426749909755471730"},"published":{"$t":"2017-02-21T00:32:00.000-08:00"},"updated":{"$t":"2017-02-21T00:32:04.297-08:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Solusi menangkal berita Bohong [ HOAX ]"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBerita bohong adalah berita yang tidak layak konsumsi dan tidak dapat dipertanggungjawabkan darimana sumbernya, berita hoax tersebut bisa dikatakan adalah sebuah kepentingan dari sudut pandang keinginan pembuat kabar tersebut, sebelum saya lanjutnya apakah anda sudah membaca artikel sebelumnya \"Apasih HOAX dan apa pengaruhnya\" selanjutnya, secara sederhana anda mestinya sudah mampu menangkalnya secara alami, yakni bagaimana mengklasifikasi persoalan dinamika hoax tersebut, beberapa Solusi menangkal berita Bohong [ HOAX ] pada artikel ini mungkin sekiranya bisa dijadikan acuan sederhana.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nJauh sebelum saya menulis artikel ini saya sudah memberikan contoh artikel yang berbau kajian pendidikan Islam dengan Judul\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/09\/pers-zaman-rasulullah-saw-jurnalis.html\" target=\"_blank\"\u003EPERS Zaman Rasulullah SAW | Jurnalis Islami\u003C\/a\u003E, pada artikel tersebut berisakan sebuah cerita seorang perowi yang mencari sumber hadist, nah secara umum saya akan menganalisa Solusi menangkal berita Bohong [ HOAX ] berdasarkan fenomena saat ini. sebagai berikut :\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Col\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003EJika anda membaca, mendengar, melihat kabar yang tidak jelas sumbernya maka kajilah terlebih dahulu sebelum menyimpulkan.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003EJika tulisan tersebut didunia maya seperti medsos anda bisa searching dari mana artikel itu bersumber anda bisa mengkrosceknya melalui mesih pencari, contohnya seumpama tulisan tersebut berupa informasi yang berbau formal dari pemerintahan, anda bisa mencari sumbernya dengan googeling atau memverifikasinya.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003EJika berupa gambar anda juga dapat mesearching melalui gambar terkait.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003EYang terpenting adalah anda bersikap netral jika hoax itu beraffiliasi pada unsur politik tertentu. jika pemiran anda ada pada sebuah keterpihakan maka anda sendiri akan terpancing dan menjadi pelaku hoak berikutnya. dan anda adalah korban dari politik tidak sehat.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003EHoax yang berasal dari sebuah media sosial, biasanya sangat mudah diidentifikasi asalkan anda bisa memilih dengan cermat, contohnya ada akun yang berpose perempuan cantik yang memiliki akun abal-abal dengan tujuan tertentu, bisa promo atau lainnya. seperti di jejaring sosial, perhatikan komentar-komentar dibawahnya, apakah ada yang mengenalnya, atau tidak secara bahasa mungkin bisa anda menganalisanya.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003EAkun Kloning, akun kloningan merupakan sebuah akun palsu yang dibuat untuk menjatuhkan kredibelitas musuhnya, contohnya akun para tokoh yang dibajak, dengan tujuan tertentu.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003EJadilah pengguna Internet yang sehat dan positif, jika ada sebuah polemik dari berita hoax dan banyak para netizan terpancing setidaknya anda masuk sebagai penengah dan netral. berikan informasi yang mendidik.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003EHapus beberapa pertemanan didumay (jejaring sosial) yang anda sendiri tidak mengenalnya.\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBeberapa Trik diatas mungkin agak ribet dibaca akan tetapi secara klasifikasinya anda perlu mengetahui tujuan hoax itu sendiri, secara garis besar adalah kepentingan kelopok atau individu, baik bersifat pencitraan atau politik bahkan bisnis, apalagi fenomena saat ini gonjang ganjing berita heboh dan banyak sekali media bodong yang tidak tahu siapa pemiliknya, begitu juga akun-akun yang tak bertuan, bahkan satu orang memiliki lebih dari 1 akun.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/5426749909755471730\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2017\/02\/solusi-menangkal-berita-bohong-hoax.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/5426749909755471730"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/5426749909755471730"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2017\/02\/solusi-menangkal-berita-bohong-hoax.html","title":"Solusi menangkal berita Bohong [ HOAX ]"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-4865312507540071517"},"published":{"$t":"2017-02-21T00:31:00.000-08:00"},"updated":{"$t":"2017-02-21T00:31:54.427-08:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Politik"}],"title":{"type":"text","$t":"Apa sih yang dimaksud HOAK apa pengaruhnya."},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMempelajari Ilmu komunikasi memang bukan hal yang mudah, apa lagi berkaitan dengan bahasa-bahasa yang sama sekali belum pernah didengar sebelumnya, yang lebih uniknya lagi bahasa tersebut datang dari sebuah informasi yang beredar voral didunia maya, seperti melalui media sosial atau jejaring sosial, mau tidak mau sebagai manusia modern perlu sedikitnya paham perkembangannya, terutama dalam konteks informasi sekaligus bahasa yang dijadikan komunikasi di dunia maya.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nArtikel ini mungkin agak basi dengan diberikan judul\u0026nbsp;Apa sih yang dimaksud HOAK apa pengaruhnya, akan tetapi penulis memiliki maksud dan sudut pandang yang berbeda dari artikulasi makna HOAK tersebut secara umum diartikan dengan literlite arti dari sebuah kata HOAK tersebut, dan sedikit menyederhanakan sembari diberikan penjelasan yang bersifat efek atau pemngaruh dari hoak itu sendiri yang saat ini viral didunia maya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPengertian HOAX\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nHOAX berasal dari bahasa Inggris yakni Tipuan atau berita bohong, palsu yang sengaja dubuat dari berbagai macam kepentingan, mungkin tepatnya secara bahasa itulah yang dimaksud Hoak, akan tetapi saya lebih melirik dengan efek dan pengaruh dari hoak itu sendiri secara akibat dari hoak tersebut dan sedikit menelaah maksud Hoakers yang membuat hoax.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nHoak menurut saya bukan hanya sekedar berita bohong, tipuan, palsu akan tetapi Hoax merupakan bagian dari green desain mengubah framing masyarakat secara disengaja, sudah sangat jelas fenomena hoax saat ini menjadi sebuah kabar yang ditelan mentah-mentah oleh masyarakat, bahkan para cendikiawan itu sendiri, sebelum saya menulis lebih lanjut mungkin akan lebih relefan saya berikan beberapa tips untuk menangi Hoax, bagaimana membedakan Hoax dan benar, anda bisa membacanya pada artikel selanjutnya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPengaruh HOAX.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSudah barang tentu hoax sangat berpengaruh sekali dalam dunia maya, bahkan dapat mengubah mainset masyarakat dan berdampak horizontal, karena informasi bohong tersebut masyarakat mengeneralisasi (mengumumkan) informasi tersebut tanpa melalui proses yang sedemikian rupa dengan pengetahuan yang tepat, masyarakat cenderung menelan mentah-mentah kabar darimana, siapa berita tersebut beredar itu fakta yang terjadi masakini dan tak terbendung.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBerbicara pengaruh Hoax saya akan memberikan beberapa hasil dari para Hoaxers sesuai dengan kondisi Indonesia saat ini, sebelumnya rumus yang mesti kita pakai adalah ada akibat pasti ada sebab, dan pengaruh adalah akibat (penderita) nah fenomena yang terjadi didunia maya diseluruh dunia, bukan hanya diindonesia hoax ternyata sudah menjadi panganan masyarakat tiap hari. saya mengambil sample dari polemik politik nasional yang menimbulkan efek horizontal pada masyarakat dan menjadi sebuah perbincangan dari beragam lapisan masyarakat dari kelas kuli sampai bos.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDiawal Tahun 2014 pemilihan Presiden RI yang bermuara pada sebuah elektabelitas kedua kandidat yakni Ir. H. Jokowidodo dan H. Prabowo Subianto, analisa saya hoax bersumber beredar dari mulai pilpres tersebut secara panas dan viral di media sosial, memang hoax sudah ada sejak jaman dahulu akan tetapi saya lebih menyederhanakan dengan politik nasional yang sedang booming sampai saat ini, ini adalah realita yang perlu dipahami. Hoax dibuat oleh para simptisan kedua belah pihak secara nasional, bahkan isu tersebut sengaja dibuat menjadi framing nasional, dengan tujuan politik. Ironisnya hal itu dilakukan oleh media raksasa dan dilanjutkan oleh media abal-abal serta didunia maya diperdebatkan, dari mulai jejaring sosial yang bersifat berita video, gambar meme, dan sebagainya. Hoax terus bergulir sampai pada puncak kemenangan pasangan Jokowidodo dan Jusuf Kalla, dan tidak selesai sampai disitu, bahkan pemerintah secara tidak sadar telah mengajarkan hoax pada masyarakat yakni adanya KMP dan KIH dan hoax-hoax terus beredar tanpa henti, seolah-oleh pertarungan politik tetap berlanjut.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nFenomena politik dan hoax saling bercengkraman dan tidak dapat dipisahkan sampai pada jelang pilkada serentak dan lebih hebohnya semua bermuara pada pilkada DKI jakarta, karena mungkin ini adalah kursi panas menuju RI 1 atau embriologi kekuasaan nasional. Beberapa contoh Hoax bisa anda baca pada artikel selanjutnya. Beberapa Cpntoh hoax dan pembagiannya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/4865312507540071517\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2017\/02\/apa-sih-yang-dimaksud-hoak-apa.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/4865312507540071517"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/4865312507540071517"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2017\/02\/apa-sih-yang-dimaksud-hoak-apa.html","title":"Apa sih yang dimaksud HOAK apa pengaruhnya."}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-2870556060486743814"},"published":{"$t":"2016-10-09T23:12:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2016-10-09T23:20:40.527-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Cirebon"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"DTA Kab Cirebon Tak Berdaya \"INI DOSA SIAPA\""},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nLembaga pendidikan yang sebetulnya di perhatikan dengan seksama, bahkan harus dijadikan prioritas utama program pemerintah sudah semestinya harus mendapatkan perhatian khusus, seperti yang dicanangkan pemerintah pusat, dari mulai kurikulum sampai pada tingkat teknis serta pembiayaan, hal tersebut sangat prinship dan perlu sebuah gebrakan yang istimewa demi mencerdaskan kehidupan bangsa, karena kelak anak-anak kita kedepan dapat mengisi Indonesia dengan bekal ilmu yang mapan sehingga tak ada lagi kebodohan, ketertinggalan, seperti saat ini kita serba tertinggal dengan negara lain dari berbagai hal, teknologi, pendidikan, informasi dan banyak lagi. untuk itu kedepan marilah kita jaga generasi kita dengan segala bentuk kegiatan terutama pendidikan hingga terwujud sebuah negeri yang penuh dengan ilmu dan pengetahuan dari berbagai sektor.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam hal ini saya berbicara mengenai pendidikan Diniyah Takmiliah Awwaliah Kabupaten Cirebon, yang sampai saat ini kondisinya sangat memperihatinkan, keberadaan diniyah yang masyarakat tahu adalah sekolah agama, dulu jaman tahun 90an lingkungan saya menyebut sekolah arab, dimana sebenarnya sangat berperan penting untuk diperhatikan lebih dalam, dari mulai pembinaan sampai pada pembiayaan, sebab dalam konteks ini pendidikan diniah secara garis besar tidak diragukan lagi manfaat serta peran yang saat ini telah tak terdengar kegiatannya, apakah memang sengaja dihapuskan atau dibiarkan, atau tidak paham, atau mungkin tidak ada yang mau mempelopori pendidikan diniah ini, khusunya dikabupaten cirebon. Memang Pemda kabupaten cirebon memberikan banyak perhatian seperti memberikan bantuan Operasional sebesar Rp.2000 perbulan untuk masing-masing siswa, dan program Beasiswa D1 untuk guru diniah (DTA). serta bantuan sarpras Rp. 5000.000,- bagi yang mendapatkan dan hanya kurangt dari 5% dari jumlah Madraah Diniyah yang mendapatkan bantuan tersebut. Sementara, jika dibandingkan dengan pendidikan Formal yang notabene jelas pengakuannya oleh pemerintah sangatlah jauh berbeda seperti MI (Madrasah Ibtidaiah) atau SD, yang setingkat dengan Diniyah tersebut.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMDTA (Madrasah Diniyah Takmiliah Awwaliyah) berada pada naungan Kementerian Agama, yang memberikan Izin Operasional untuk menjalankan pendidikan diniyah tersebut, jika kita artikan secara bahasa Dinyah adalah Sekolah Agama, yang jika kita lihat dari makna itu sangatlah penting bagi orang tua dan pemerintah untuk menyekolahkan anaknya di tingkat diniah karena pendidikan Diniyah murni agama, \u0026nbsp;dan inilah pondasi masa depan bangsa sebagai ideologi yang mengikat secara menyeluruh dengan hal-hal lainnya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003EKenapa DTA Kabupaten Cirebon Tidak Kondusif.\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nIni hanya catatan Kecil saya tidak ada maksud untuk menyinggung pihak manapun. Pada dasarnya adalah tidak adanya sebuah langkah serius pemerintah baik kemenag yang menjadi penyelenggara atau pihak pemerintah daerah yang semestinya perlu adanya sebuah komunikasi dengan kemenag yang menangani hal ini secara khusus. Meskipun sudah diberlakukan\u0026nbsp;Perda Kabupaten Cirebon Nomor 2 tahun 2009, dan Peraturan Bupati (Perbup) No 17 Tahun 2014 dikatakan pembelajaran Madrasah Diniyah Takimiliyah Awaliyah (DTA) sebagai salah satu syarat masuk ke jenjang SMP. Namun sayangnya itu tidak terkontrol dengan benar, bahkan Dinas Pendidikanpun seolah-olah tidak memperhatikan hal itu jadi\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/10\/dta-kab-cirebon-itu-tak-berdaya-ini.html\"\u003EDTA Kab Cirebon itu Tak Berdaya \"INI DOSA SIAPA\"\u003C\/a\u003E.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBapak\/Ibu yang terhormat yang memiliki kewengangan dalam hal ini..!!\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003ESepantaskah anak kita bermain Play Stations di siang hari?\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003Eatau Bermain lari-lari dan bergaul dengan lingkungan yang tanpa ilmu?\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003Eatau bermain kelereng, kartu, atau lainnya, yang bisa saja akan menanamkan watak judi kelak dia dewasa.?\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003Eatau anak-anak kita suruh tidur pulas disiang hari yang sebenarnya sangat luang waktu untuk belajar?\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003Eatau anak kita sudah diberi Gadget hingga malas belajar?\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EAtaukah dirumah Bapak\/ibu tersedia Game Online?\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EApakah anda diam melihat anak-anak kita menjadi orang tak memiliki bekal agama?\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\nSesungguhnya anda memiliki hati Nurani, yang mungkin belum sadar karena belum ada gejolak, dan belum merasa sensitif karena hal ini tidak pernah terlintas sedikitpun, atau pura-pura tidak tahu, namun jika dibandingkan dengan hal yang bermuatan Politis yang hingga akan mengancam karier anda, nama baik anda, kelompok anda, partai, golongan anda, maka anda langsung mensikapinya tanpa berfikir matang, Ingatlah Masyarakat itu lebih utama, bukan mereka yang selalu merekayasa keadaan, dan anda mulai terisolir oleh keadaan hingga melupakan kedudukan anda secara fungsi sebenarnya.\u003C\/blockquote\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue; font-size: large;\"\u003E\u003Cb\u003EBagaimanakah mensikapi hal ini.\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTerutama dalam memajukan pendidikan agama (Diniyah Takmiliyyah Awwaliyah), Pemerintah sebenarnya lebih tahu apa yang mesti dilakukan, akan tetapi belum sadar dengan hal ini, tulisan ini hanya sekedar mengingatkan betapa banyak jumlah anak murid di Madrasah, yang mereka terkadang malas untuk berangkat ke sekolah lantaran tak ada guru, tak ada kepastian peraturan yang diberlakukan dengan tajam, tak ada yang mengiontrol, sehingga semua terkesan permainan, (sekolah bodo-bodoan), ini sangat memprihatinkan masa depan, Oh... Pemerintah yang terhormat berikan kebijakan yang luas untuk pendidikan, ingatlah pendidikan DTA yang menjadi dasar, bukan hanya pendidikan formal, anda mungkin sewaktu kecil pernah menjadi murid DTA, masa anda tidak ingat rasanya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nLakukan sebuah komunikasi dengan kemenag Kabupaten cirebon, Pemda Kabupaten, Dewan Pendidikan, Komisi Pendidikan DPRD Kab. Cirebon, Forum FKDT, Profesor, akademisi, dan lain sebagainya. Demikian artikel tentang\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/10\/dta-kab-cirebon-itu-tak-berdaya-ini.html\"\u003EDTA Kab Cirebon itu Tak Berdaya \"INI DOSA SIAPA\"\u003C\/a\u003E, Semoga mengingatkan pihak pemerintah yang memiliki kewenangan dan kebijakan, untuk para ustad pengajar DTA Maju terus dan jangan menyerah.!\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/2870556060486743814\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/10\/dta-kab-cirebon-itu-tak-berdaya-ini.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/2870556060486743814"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/2870556060486743814"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/10\/dta-kab-cirebon-itu-tak-berdaya-ini.html","title":"DTA Kab Cirebon Tak Berdaya \"INI DOSA SIAPA\""}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-1221379059317260270"},"published":{"$t":"2016-10-03T22:09:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2016-10-03T22:10:52.982-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Baca Artikel Ini \"Darah yang Ajaib\" PENTING!"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBangun tidur secara biasa saya pergi ke toilet untuk buang air dan mandi, setelah semua saya rasa sudah cukup, kemudian seperti kebiasaan saya yakni membuka gadged (manusia modern), banyak pesan dan broadchast terutama pada BBM serta WA, saya baca satu persatu dan membalas pean masuk, ada satu yang menarik mengenai pesan yang masuk, yakni dari WA, yang berisikan sebuah nasehat yang besikan artikel bermanfaat yakni yang saya bagikan kepada teman-teman persis seperti artikel dibawah ini yang berjudul _*DARAH YG AJAIB...*_ akan tetapi untuk lebih bijak kalimat dalam judul ini saya tambahkan menjadi\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/10\/baca-artikel-ini-darah-yang-ajaib.html\" target=\"_blank\"\u003EBaca Artikel Ini \"Darah yang Ajaib\" PENTING!\u003C\/a\u003E, karena saya rasa ini sangat bermanfaat untuk dibaca terutama untuk kesehatan, ternyata Darah kita selama ini banyak tercampur berbagai macam zat dan materi-materi yang dapat membahayakan tubuh kita, selebihnya silahkan simak dan\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/10\/baca-artikel-ini-darah-yang-ajaib.html\"\u003EBaca Artikel Ini \"Darah yang Ajaib\" PENTING\u003C\/a\u003E!, semoga bermanfaat.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-eM5DlfFGi2w\/V_M5mJPWSmI\/AAAAAAAAGfg\/pZarVWGnPak0VlnQDUYsdlw-GcA6MwVgwCLcB\/s1600\/darah%2Bcampuran.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"232\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-eM5DlfFGi2w\/V_M5mJPWSmI\/AAAAAAAAGfg\/pZarVWGnPak0VlnQDUYsdlw-GcA6MwVgwCLcB\/s320\/darah%2Bcampuran.jpg\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\n_*DARAH YG AJAIB...*_\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\nBerikut fakta mengagumkan dari darah kita....\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\n1). Apabila Gelas diisi air putih, ditetesi darah segar (manusia), maka air berubah menjadi merah karena darah tercampur rata tanpa diaduk. \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\n● Kesimpulan:\u003Cbr \/\u003E\nAir putih itu sangat baik untuk tubuh\/darah kita.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\n2). Gelas diisi air garam, ditetesi darah segar, diaduk. Tetap tidak tercampur dengan baik\/rata, terlihat darah menggumpal kecil-kecil dan kental.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\n● Kesimpulan:\u003Cbr \/\u003E\nTerlalu banyak makan garam, darah jadi kental, menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah, jantung harus bekerja lebih keras memompanya.\u003Cbr \/\u003E\nBisa berakibat darah tinggi dan stroke.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\n3). Gelas diisi minyak, ditetesi darah. Tidak mau bercampur dan menggumpal besar.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\n● Kesimpulan:\u003Cbr \/\u003E\nTerlalu banyak makan makanan berminyak tidak baik, kolesterol menyumbat pembuluh darah yang mengalir ke jantung, menyebabkan penyakit jantung yang amat riskan kematian karena bisa tiba-tiba anfal dan tidak tertolong.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\n4). Gelas diisi alkohol, ditetesi darah. Langsung bercampur, tapi lama-lama darah berubah warna menjadi coklat, berarti darah menjadi rusak.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\nKlik \"bagikan\" maka anda akan mendapat saham kebaikan karena telah ikut menyampaikan informasi berharga ini untuk orang lain\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\nSemoga bermanfaat untuk kesehatan tubuh dengan menjaga pola makanan setiap hari...\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\nTetap jaga kesehatan. ... \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\n_*SEHAT ITU MAHAL HARGANYA*_...\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\"\u003E\nDemikian artikel\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/10\/baca-artikel-ini-darah-yang-ajaib.html\"\u003EBaca Artikel Ini \"Darah yang Ajaib\" PENTING!\u003C\/a\u003E semoga berguna bagi kita sekalian dan bisa menjaga darah kita, merawat tubuh kita, intinya menjaga kesehatan itu sangat penting dari pada mengobatinya, silahkan copas artikel ini dan bagikan keyang lain, melalui medsos, broadchast dan seterusnya, salam sejahtera.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/1221379059317260270\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/10\/baca-artikel-ini-darah-yang-ajaib.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1221379059317260270"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1221379059317260270"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/10\/baca-artikel-ini-darah-yang-ajaib.html","title":"Baca Artikel Ini \"Darah yang Ajaib\" PENTING!"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-eM5DlfFGi2w\/V_M5mJPWSmI\/AAAAAAAAGfg\/pZarVWGnPak0VlnQDUYsdlw-GcA6MwVgwCLcB\/s72-c\/darah%2Bcampuran.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-4759142298271430358"},"published":{"$t":"2016-09-25T03:43:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2016-09-25T04:22:02.468-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Islam"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Hakikat Cinta dan Benci Karena Allah"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSebagai dasar pembicaraan\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/09\/hakikat-cinta-dan-benci-karena-allah.html\"\u003E Hakikat cinta dan benci karena Allah\u003C\/a\u003E. adalah ﬁrman Allah itu sendiri dan sabda Nabi Muhammad Saw. Firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surat Al-Mujadalah ayat 22 yang artinya sbb. : \u003Ci\u003E\"Tiada engkau dapati sesuatu kaum yang beriman akan Allah dan hari kesudahan. mau berkasih-kasihan dengan orang-orang yang memusuhi (menentangi) Allah dan Rasul-Nya, walaupun orang yang memusuhi itu orang-orang tuanya. anak-anaknya, saudara-saudaranya, keluarganya. Orang-orang yang beriman itu, telah dimaterikan iman dalam jiwa raganya dan telah dikokohkan pula dengan kekuatan Allah. Allah akan memasukkan mereka ke dalam syurga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya kekal mereka di dalamnya. Allah beridlai mereka, merekapun meridlai Allah. Merekalah jama'ah Allah. Ketahuilah bahwa jama'ah itulah yang mendapat kemenangan\"\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSabda Nabi Muhammad saw.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nHadits yang diriwayatkan oleh Bukhari menyatakan bahwa tujuh orang yang mendapat naungan dari Allah pada hari di mana tidak ada seseorangpun (mahluk) dapat memberikan naungan, kecuali naungan-Nya sendiri. Tepatnya sepertlberikut:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Tujuh orang dlnaungl Allah dalam naungan-Nya di hari tak ada lagi naungan selain dari naungan Allah sendiri.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Col\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ci\u003EKepala negara yang adil.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ci\u003EPemuda yang besar dalam beribadat kepada Allah.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ci\u003EOrang yang berpautan jiwanya dengan mesjid-mesjid.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ci\u003EOrang yang berkasih-kasihan karena Allah berkumpul karena Allah dan berceraipun karena-Nya.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ci\u003EOrang yang diajak perempuan yang mempunyai kedudukan dan kecantikan, lalu menampik, dengan jawaban : saya takut akan Allah.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ci\u003EOrang yang bersedekah dengan sesuatu sedekah (memberikan sesuatu pertolongan harta benda kepada fakir miskin) dengan menyembunyikan, sehingga tangan kiri tidak tahu apa yang dikeluarkan oleh tangan kanan.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003Ci\u003EOrang yang menyebut Allah dalam khalwat, lalu mencucurkan airmata\". (H.R. Bukhari).\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSedangkan Perowi Ahmad dengan konteks direk meriwayatkan\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Manusia itu, menurut agama sahabatnya. Maka, lihatlah siapa yang Ia sahabati\". (H.R. Ahmad).\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDan Abu Daud pun meriwayatkan pula tentang sabda Nabi yang berbunyi \u003Ci\u003E\"Barang siapa cinta karena Allah dan benci karena-Nya, memberi karena Allah dan menahan karena-Nya, adalah orang itu memperoleh \"kesempurnaan iman\". (H.R. Abu Daud).\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDari Abu Daud lagi mengemukakan sabda Nabl saw, yang artinya\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Bahwasanya diantara hamba-hamba Allah ada manusia yang bukan Nabi, bukan syahid, tetapi sangat bagus kedudukannya disisi Allah. Para sahabat bertanya : \"Siapakah gerangan orang itu, ya Rasulullah ?\" \u0026nbsp;Nabi Menjawab : \"ltulah orang-orang yang berkasih-kasihan dengan karena Allah semata-mata, bukan karena dasar kekeluargaan yang bukan pula karena harta. Demi Allah, muka mereka bersinar, tiada merasal ketakutan di kala manusia dalam sangat ketakutan. Sesudah itu Nabi membaca Ayat : Ala lnna aulla allahi lakhaufun 'alalhim wa la hum yahzanun (Ketahuilah bahwa wali-wali penolong-penolong Allah itu tiada dikhawatirkan apa-apa terhadapnya dan mereka tiada bergundah hati\". (H.R. Abu Daud).\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSehubungan dengan hal tersebut Al-Baihaki menuturkan :\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Hal Abu Dzar, manakah, simpulan lman yang sangat kokoh ? Kata Abu Dzar : Allah dan Rasul-Nya yang leblh mengetahui. Kata Nabi Saw : \"Berkasih-kasihan karena Allah, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/09\/hakikat-cinta-dan-benci-karena-allah.html\"\u003Ecinta karena Allah dan benci karena Allah\u003C\/a\u003E\". (H.R. Al-Balhaqy)\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-f-8wxSxXR8w\/V-ey-IDOdOI\/AAAAAAAAGc0\/DsqSSps_5Ws9X-g3JcUIZDB8Sm0XXu2rQCLcB\/s1600\/hakikat%2Bcinta%2Bdan%2Bbenci.png\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Hakikat Cinta dan benci karena Allah\" border=\"0\" height=\"249\" src=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-f-8wxSxXR8w\/V-ey-IDOdOI\/AAAAAAAAGc0\/DsqSSps_5Ws9X-g3JcUIZDB8Sm0XXu2rQCLcB\/s320\/hakikat%2Bcinta%2Bdan%2Bbenci.png\" title=\"Hakikat Cinta dan benci karena Allah\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003EPengertian selanjutnya penulis akan membaca memberikan batasan terhad apa-apa yang dimaksud dengan \"\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/09\/hakikat-cinta-dan-benci-karena-allah.html\"\u003EHakikat Cinta dan benci karena Allah\u003C\/a\u003E\". Mencintai dan membenci karena Allah, ialah, kita mencintai seseorang, lantaran orang itu melaksanakan segala kewajlban Agama, dan membenci seseorang lantaran orang itu tidak memenuhi kewajibannya terhadap Allah dan Rasul\". \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/09\/hakikat-cinta-dan-benci-karena-allah.html\"\u003EHakikat Cinta dan benci karena Allah\u003C\/a\u003E, sendi akhlaq Islam dan sendi hidup bahagia, di masa hal yang tersebut ini masih diperaktekkan dengan seksama oleh kaum muslimin. Di masapertama, kaum muslilmin mencintai seseorang karena Allah dan pada Allah. Mereka memberi pertolongan kepada orang yang dicintai itu, agar bertambah-tambahlah ta’atnya. Mereka membenci seseorang karena Allah dan pada Allah, agar kebenciannya menjadi sepenting-penting sebab insaf dan sadar orang yang dibencikan itu, dan menyebabkan kembali kepada keutamaan serta kelurusan.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nLantaran inilah mereka berani mengobah atau menghancurkan kemungkaran. \"Mereka benar-benar dengan kemauan dan perbuatan memenuhi maksud hadits : \u003Ci\u003E\"Barangsiapa diantara kamu melihat kemungkaran, hendaklah dirobahkannya dengan tenaganya, jika tldak sanggup merobahkan dengan tenaganya, ia usahakan merobahkan, dengan lidahnya. Jika dengan lidah juga tak sanggup, iapun merobahkan dengan hatinya : yang demikian ini selemah-lemah lman”. (Bukhari Muslim).\u003C\/i\u003E Dimaksud dengan merobahkan dengan hati, atau \"Ingkar dengan hati\", memutuskan perhubungan dengan orang yang berbuat mungkar dan mengurungkan orang yang berbuat mungkar itu dalam daerah yang sempit yang memungkinkan timbul keinsafan dan memalingkannya dari kesalahan kepada. kebajikan.Firman Allah SWT dalam surat Al-Maidah ayat 55 dan 56, yang artinya \u003Ci\u003E\"Hanyasanya penolongmu, Ialah Allah, Rasul-Nya dan segala mereka yang beriman yang mendirikan sembahyang, mengeluarkan zakat, dan mereka melakukan ruku\". Barang siapa mengangkat Allah, Rasul dan segala orang mukmin menjadi penolongnya masuklah dia kedalam jama'ah Allah yang memperoleh kemenangan\".\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSedangkan Nabi saw. pernah bersabda:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Syirik ltu lebih halus dari suara perjalanan semut atas batu licin di malam yang hitam pekat. Maka serendah-rendah syirik itu, ialah mencintal seseorang karena kecurangannya dan membencikan seseorang karena kejujurannya atau keadilannya.\"Bukankah Agama itu, sebenar-nya cinta dan benci?\". (H.R.Al Hakim).\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nCara dan rahasia (hikmah). Bagaimana cara benci karena Allah dan bagaimana pula rahasia atau hikmah yang terkandung dalam budi cinta dan benci karena-Nya? Apablla kita mencintai seseorang karena Allah, tentulah kita dengan otomatis, membencinya karena Allah pula. Dua hal ini, menurut adat, selalu berpautan. Satu hal yang perlu dikupas Ialah : yang mengenal orang yang bercampur-baur ta’atnya dengan maksiyat. Betapakah sikap dan tindakan kita terhadap orang yang demikian? Kita membencinya atau kita mencintainya? Apabila klta menghadapi kawan yang demikian, tentulah kita harus meninjau memandangnya dari beberapa sudut. Hendaklah kita tantangi sifatnya yang buruk dengan benci dan kita hadapi sifatnya yang baik dengan cara yang berpadanan. Karena itu, hendaklah orang yang demikian itu, kita gauli dengan sikap yang sangat sederhana. Jangan diperlihatkan benar bahwa kita mencintainya dan jangan diperlihatkan benar bahwa kita membencikannya. Hadapilah dia dengan slkap dingin, hambar, jangan diperlihatkan sikap pro kepadanya.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTegasnya, kita bersikap antara pro dengan contra. Maka janganlah kita memuliakannya sebagai kita memuliakan orang yang kita cintai karena Allah dan jangan kita menghinakannya sebagai kita menghinakan orang yang kita benci karena Allah. Al-hasil melaksanakan benci kita karena Allah terhadap seseorang, ialah: dengan jalan tak suka kita bercakap banyak-banyak dengan dia. Kita hanya bercakap seperlunya saja. Sesekali kita perlihatkan sikap tidak mengacuhkannya. Dan sesekali kita mengeluarkan perkataan-perkataan yang keras. Maksudnya yang buruk kita halangi tercapainya. Akan tetapi, hendaklah masing-masing klta menimbang dengan sematang-matangnya, mana sikap yang lebih baik dan berpadanan dengan diri seseorang, dengan tidak boleh melupai kehalusan budi dan sifat lemah-lembut yang menarik, yang mungkin membawa kepada keinsafan dan kesadaran. Kemudian harus diinsafi bahwa diantara sifat-sifat yang buruk, ialah memburuk-burukkan orang yang berbuat salah bukan karena kesalahannya, hanya karena dia tidak mendatangkan keuntungan kepada kita, dan memuja orang yang berbuat baik, bukan karena kebaikannya, hanya karena dia menguntungkan kita.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBudi yang luhur ini, bila dipraktekkan dengan sebaik-baiknya oleh para ummat hilanglah penyakit ta'ashshub : musnahlah penyakit 'ashabiyah yang berlebih-lebihan. Jika \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/09\/hakikat-cinta-dan-benci-karena-allah.html\"\u003Ebenci dan cinta hanya karena Allah\u003C\/a\u003E tentulah kita hanya berdiri di pihak kebenaran, \u0026nbsp;tentulah kita tetap senantiasa memusuhi kebatilan. Dengan budi mulia ini, hilang rasa berpihak kepada golongan. Kerap kali kita lihat dan kita alami manusia itu digerakkan oleh rasa kepartaian atau golongan lebih hebat dan dahsyat dari di gerakkan oleh kebenaran. Pribadi yang hanya mencintai sesuatu karena Allah, (karena benar) dan membencikan sesuatu karena Allah (karena berlawanan dengan keridhoan Allah), senantiasa melihatjauh ke muka; senantiasa memanjangkan ﬁkiran di kala perlu mengambil sesuatu tindakan. Pribadi ini, selalu mencari keridloan Tuhan, senantiasa membutuhi hidayat Ilahi.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSelama manusia tidak mengutamakan keridloan Allah atas kepentingan diri dan golongannya, selama itulah manusla tak dapat mewujudkan budi \"\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/09\/hakikat-cinta-dan-benci-karena-allah.html\"\u003EHakikat Cinta dan benci karena Allah\u003C\/a\u003E\", sebagai yang dikehendaki Tuhan semesta alam. Menurut kenyataan yang terang dan nyata, para ummat masa kini, dipengaruhi benar oleh kebendaan, baik mereka dengan tegas-tegas masuk golongan yang memperjuangkan benda dan bertuhankan kebendaan, bahkan kekuasaan.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/4759142298271430358\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/09\/hakikat-cinta-dan-benci-karena-allah.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/4759142298271430358"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/4759142298271430358"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/09\/hakikat-cinta-dan-benci-karena-allah.html","title":"Hakikat Cinta dan Benci Karena Allah"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-f-8wxSxXR8w\/V-ey-IDOdOI\/AAAAAAAAGc0\/DsqSSps_5Ws9X-g3JcUIZDB8Sm0XXu2rQCLcB\/s72-c\/hakikat%2Bcinta%2Bdan%2Bbenci.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-1129563252576149292"},"published":{"$t":"2016-09-23T14:11:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2016-09-25T11:37:10.738-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":" Terancamnya makna Spiritualitas di Era Digital\/Internet"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDigital dan dunia internet telah di depan mata, Konsumsi sehari-hari tanpa mengenal waktu bahkan usia menjadikan Internet semakin menjadi jadi. Seperti perkembangan teknologi perangkat keras (Hardware) dan lunak (Sofware) yang semakin membumi. Seperti pencarian ketenangan hidup. Salah satu cara untuk mencari ketenangan ini adalah dengan pemenuhan, hasrat spritual. Paradigma pencarian makna spritualitas sekarang telah mengalami revolusi Ibadah-Ibadah konvensional yang selama ini menjadi jalan satu-satunya untuk mencapai makna spritualitas, sudah mulai tergantikan dengan\u0026nbsp;Ibadah-Ibadah\u0026nbsp;\u0026nbsp;jenis baru.\u0026nbsp;Ibadah-Ibadah\u0026nbsp;\u0026nbsp;jenis baru ini biasa mengagungkan tekhnologi sebagai perangkat untuk mencapai \"maqam yang diinginkan. Salah satu ritual yang sedang menjadi tren adalah dengan berselancar di dunia maya (cyber) demi mencari kepuasan spritual ini.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSpritualitas yang ditawarkan oleh media baru ini sebetulnya ibarat bayi yang baru lahir. Perkembangannya belum signifikan Khususnya di Indonesia. Di dunia cyber ini sebenarnya tidak ada ideoligi baru yang ditawarkan. Internet sebagai buah dari tekhnologi tidak pernah mewajibkan kita untuk menggunakannya, tapi ketergantungan kita terhadap tekhnologi sudah tidak tak terbantahkan Terpaan tekhnologi informasi yang terus-menerus akhirnya melahirkan ideologi baru, Ideologi yang lahir ini menganggap bahwa tekhnologi akan bisa menjawab segala permasalahan\" yang muncul. Manusia sebagai pelaku dalam perkembangan tekhnologi ini tidak menyadari bahwa agama yang selama ini mereka anut telah menjadi sesuatu yang sangat konvensional.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\" Terancamnya makna Spiritualitas di Era Digital\/Internet\" border=\"0\" height=\"315\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-Y4IUJoF4wx4\/V-gY-LGVpAI\/AAAAAAAAGd8\/6ppqMIEfhWYO2ot0QYzLWQ6HVYEc9zUCwCLcB\/s640\/Makna%2BSpiritual.jpg\" title=\" Terancamnya makna Spiritualitas di Era Digital\/Internet\" width=\"640\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKetergantungan terhadap tekhnologi, lebih-lebih tekhnologi komunikasi sudah mulai mengakar. Sekali lagi Internet telah menjadi ajang baru dalam pencarian ruhaniah manusia modern sekarang ini. Teknologi komunikasi memang banyak menjanjikan harapan, sekaligus juga menimbulkan frustasi. Lahirnya kelompok elit dalam tatanan masyarakat kita menjadi salah satu dampak dari tekhnologi komunikasi. Kelompok ini yang mengerti perkernbangan tekhnologi, mereka akan selalu berpikir menggunakan otak dengan meninggalkan nurani.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKelompok ini disebut Alfin Toffler sebagai ketompok kognitariat. \"Information is Power\" akan menjadi suatu hal yang selalu mereka agungkan, Tekhnologi komunikasi pun akan melahirkan berbagai nilai baru. Nilai-nilai ini bisa jadi perubahan paradigma yang selama ini ada dalam masyarakat. Salah satunya pandangan tentang dunia spritualitas. Kalau dulu segala kenikmatan spritual selalu didapatkan dalam bentukritual atau ritual, tapi sekarang inibisa jadi ritual-ritual tersebut telah tergantikan dengan ritual baru yang lebih modern. Kedua aspek tersebut akan melahirkan manusia modern.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nManusia modern ini akan selalu mempertanyakan kembali nilai-nilai transendetal yang melingkupi mereka. Orang-orang modern macam ini akan selalu menghiasi dunianya dengan berbagai proses dari modernisasi. Banyak orang yang beranggapan bahwa modernitas adalah terbebasnya manusia dari pesona apa saja yang manis di dunia, Merekapun beranggapan bahwa tekhnologi bisa membebaskan diri dari tahayul dan segala ideologi. Karena tekhnologi bisa mengendalikan dunia. Tapi pembebasan yang mereka dapat, melainkan kendali yang tumbuh sebagai paradigma (Goenawan Muhammad: Tempo, 13 Mei 2001).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue; font-size: large;\"\u003E\u003Cb\u003EDampak Pada Nilai Spiritualitas\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBahkan nilai-nilai spritualitas akan tergantikan dengan sesuatu yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Kecenderungan semacam ini akan membawa manusia pada apa yang disebutkan Marshall dan Danah Zohar dalam bukunya SQ: Spritual Intelegence\u0026nbsp;The Ultimate Intelegence sebagai spritual alienation - keterasingan spritual. Semua tingkah yang akan muncul adalah peradaban tanpa bingkai sprituai. Pengidolaanpun akan mengalami reduksi. Simbo-simbol keberagaman akan tergantikan dengan simbol-simbol yang lebih fungsional dan masuk akal.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBelum lagi tekhnologi yang melenakan manusia untuk menjadi manusra yang pragmatis dan hedonis. Orientasi nidup akan mengalami pergeseran dari ﬁtrah sebagai manusia yang beragama.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAgama tidak lagi menjadi tuntutan, tetapi telah menjadi semacam komoditas. Tuhan yang dianggap sebagai singgahan Hati, pemberi solusi ternyata yang paling banyak dicari dalam intenet adalan Kata \"God.\" (Ahmad Nadjib Burhani: 2001). Persoalannya sekarang apakah bisa alternatif pencarian makna spritualitas dalam dunia cyber itu menggantikan ritual kita selama ini dengan permanen’? Kalau melihat dari ritual masyarakat yang hanya duduk di depan komputer \u0026nbsp;dan bermain Gadget kemudian mereka mendapatkan pencerahan, rasanya penceranannya pun hanya sebatas pada pencarian terbatas yang tidak mendalam atau Pencerahan luar. Mereka tidak akan merasakan kelezatan dalam pencarian Tuhannya. Karena Tuhannya akan selalu hadir jika dipanggil.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue; font-size: large;\"\u003E\u003Cb\u003EDigitalisasi dan Internet merupakan Neo-colonisme\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSecara historis memang sangat sulit untuk melacak kapan dan dimana awal mula kecenderungan ini berasal, Tapi menurut pemerhati media Idi Subandy Ibrahim semua ini tidak bisa dipisahkan dari hegemoni bangsa barat yang ingin menciptakan neocolonisme. \u0026nbsp;Dewasa ini usaha-usaha tersebut sudah sangat meresahkan negara-negara dunai\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMasyarakat mamaksa dan sayangnya kita tidak merasa dipaksa, untuk mengkonsumsi segala yang keluar dari negeri Barat. Dalam karya klasiknya One Dimen-sional Man (1968) Herbert Marcus mengungkapkan, \"masyarakat yang menyadari jati diri mereka dalam komoditas, mereka menemukan hati nurani dalam mobil, perangkat tekhnologi tinggi, rumah bertingkat dan seterusnya\"\u0026nbsp;Jika kondisi demikian dibiarkan, kontrol sosial dan kontrol spritual akan diatur dalam kebutuhan-kebutuhan baru yang telah diproduksi oleh negara-negara Barat. Jika kepungan komoditas tersebut sudah melingkupi kehidupan manusia, maka disitulah terjadi kehilangan nilai kesederhanaan, kezuhu dan yang notabenenya lebih dekat kepada nilai-nilai spritual.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKeadaan seperti itu yang diinginkan oleh masyarakat barat.Mereka menginginkan agar masyarakat miskin cinta. Walaupun kaya harta, mereka miskin ruhani.Cara mereka mengekspresikan keberagamaan mereka seperti mereka memilih barang-barang kebutuhan hidup. Dengan demikian telah menenggelamkan kesadaran manusia modern sekaligus kelembah alienasi, apatisme dan pragmatisme. Dari apa yang telah dikemukakan, kita sebenarnya bagian dari skenario bangsa Barat untuk memiskinkan ruhani kita lewat dunia cyber ini. Cybers \u0026nbsp;sebenarnya tidak bisa mengantar manusia untuk mendapatkan pencerahan ruhani. Manusia harus mengalami sendiri pengalaman ruhaninya bukan dari cyberc. Karena spritualitas itu tidak bisa dibicarakan tetapi bisa dirasakan,dipahami dan dialami oleh manusia.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: blue; font-size: large;\"\u003ESolusi Tepatnya adalah gunakan sebagai Alat Belaka.\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nCara terbaik dalam menempatkan tekhnologi ini seharusnya hanya sebatas sebagai alat. Tidak lebih dari itu. Dalam wacana besarnya dapat dikaitkan dengan beberapa tokoh yang tidak setuju zaman ini disebut sebagai zaman modern. Ini zaman tekhnik saja. Manusianya tetap sama, tetapi hanya pekerjaannya lebih efisien dan efektif karena kemajuan itu. Spiritulitas yang betul-betul mengagungkan nilai-nilai transendental Ilahiah tidak akan diperoleh dari tekhnologi internet. Intenet telah memberikan referensi yang begitu komplit. Tapi itu semua belum cukup untuk bisa mencerahkan ruhani. Untuk menyampaikan informasi keagamaan secara luas, mungkin internet bisa berperan. Tapi untuk penghayatan agama, peningkatan spritualitas, internet tidak dapat diandalkan.Tekhnologi yang begitu fresh ini hanya akan memberikan kontribusi berupa fantasi realitas dengan cara yang hidup dan lebih menipu. Tasbihpun tergantikan dengan Hape\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPada akhirnya sense of reality akan hilang. Akan berbahaya jika keyakinan ini memberikan pemahaman menolak segala keteraturan dan mendorong untuk menciptakan keabadian manusia melalui penempatan pemikiran dalam internet. Akhir dari tulisan saya mengajak kepada para pembaca untuk tidak menutupi diri dari teknnologi. Bagaimanapun juga tekhnologi telah turut serta dalam perubahan yang terjadi di dunia ini. \u0026nbsp;Anggaplah pencarian makna spritual dengan menggunakan internet ini menjadi salah satu dari sekian banyak cara untuk mencapai Tuhan. Karena saya percaya Tuhan tidak akan melirik dari apakah kita menyembahnya atau tidak dengan simbol ucapan,tapi bagaimana usaha kita mencari apa yang disebut oleh Tuhan tentang dirinya ini sebagai mutiara.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nJika kita memperlakukan internet sebagai satu-satunya cara untuk mencari Allah dengan meniggalkan ritual-ritual yang sering kita lakukan maka prilaku ini yang perlu kita khawatirkan. Mudah-mudahan kita bisa memanfaatkan tekhnologi ini menjadi alat untukbisa mendekatkan diri ke Allah Swt Mudah-mudahan. Amiin Yaa Robbal 'Alamiin. demikian artikel\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2016\/09\/terancamnya-makna-spiritualitasdi-era.html\" target=\"_blank\"\u003ETerancamnya makna Spiritualitas di Era Digital\/Internet.\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/1129563252576149292\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/09\/terancamnya-makna-spiritualitasdi-era.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1129563252576149292"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1129563252576149292"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2016\/09\/terancamnya-makna-spiritualitasdi-era.html","title":" Terancamnya makna Spiritualitas di Era Digital\/Internet"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-Y4IUJoF4wx4\/V-gY-LGVpAI\/AAAAAAAAGd8\/6ppqMIEfhWYO2ot0QYzLWQ6HVYEc9zUCwCLcB\/s72-c\/Makna%2BSpiritual.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3814144450470634439"},"published":{"$t":"2015-09-27T04:34:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2015-09-27T04:59:03.368-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Pentingnya Belajar Bahasa Arab Sejak Dini"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAli bin Abi Thalib as berkata \u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\"Belajarlah bahasa Arab karena termasak bagian \u0026nbsp;dari agamamu\"\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E. Maqolah ini menunjukkan bahwa bahasa Arab mempunyai kedudukan penting dalam agama kita. Bagi kaum Muslimin bahasa Arab adalah bahasa yang istimewa dibandingkan dengan bahasa lain didunia ini, yaitu bahasa yang dipilih Allah SWT. untuk menyampaikan firman suciNya (QS. Yusuf: 5). Sebagai alat komunikasi, eksistensi bahasa Arab telah membawa syiar Islam pada pentas peradaban dunia. Karena itu bahasa Arab berperan sebagai kunci ilmu pengetahuan, khususnya ilmu-ilmu keislaman. Seseorang yang telah menguasai bahasa Arab secara baik, sangat besar peluangnya untuk menggali hazanah keilmuan yang terkandung dalam Al Qur'an dan As-Sunnah maupun karya-karya berharga ulama, salaf dan para pemikir Islam terdahulu.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMengingat betapa urgennya pengajaran bahasa Arab bagi generasi penerus Islam, Syaikh Abu Hasan Al-Mawardi menyatakan, \u003Ci\u003E\"Apabila anak sudah waktunya untuk dididik dan diajari, selayaknya dimulai dengan mengajarkan Al Qar'an dan bahasa Arab, karena bahasa Arab adalah bahasa yang digunakan Allah untak menurunkan kitab suci Al-Qur'an dan menetapkan agamanya.\u003C\/i\u003E Dengan bahasa Arab pulalah Rasalallah SAW. menyampaikan sunnahnya, dan disusunnya kitab-kitab agama, filsafat, logika, dsb. Oleh sebab itu anak-anak seharasnya mempelajari bahasa Arab, bila tidak ia akan bodoh tentang agamanya.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDari paparan diatas, kiranya dapat penulis tegaskan kembali, kenapa bahasa Arab mendapat tempat terhormat dikalangan umat Islam?\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003EPertama, bahasa Arab adalah bahasa Al Qur’an, kitab suci umat lslam yang paripurna, demikian bahasa yang dipakai dalam mengkondisikan Al-Hadist. Dan keduanya merupakan sumber rujukan hukum dan muara permasalahan umat.\u0026nbsp;\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EKedua, bahasa Arab merupakan bahasa praktek dalam menjalankan aktivitas ritual keagamaan. Seperti Shalat ataupun bentuk ibadah lainnya dalam rangka mendekatkan diri kepada sang Khalik.\u0026nbsp;\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EKetiga, bahasa arab merupakan bahasa pengantar ilmu pengetahuan, terutama ilmu-ilmu keislaman yang banyak dihasilkan oleh ulama dan para pemikir Islam yang telah membawa Islam ke puncak zaman keemasan. Tanpa menguasai bahasa Arab dengan baik, berat sekali kita dapat melakukan reaktualisasi ataupun rekonstruksi pemikiran Islam.\u0026nbsp;\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EKeempat, bahasa Arab telab menjadi bahasa kebudayaan dan peradaban Islam. Sekitar lebih dari 20 negara telah menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara dan juga termasuk salah satu bahasa resmi PBB.\u0026nbsp;\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003EFaktor Yang Menguntungkan\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPengajaran bahasa Asing (baca : bahasa Arab) bagi kalangan non Arab ('ajam) merupakan suatu proses pembelajaran yang sangat komplek. Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan seorang anak dalam memperoleh kemahiran berbahasa. Secara garis besar faktor-faktor itu dapat dibedakan atas faktor internal dan faktor eksternal. Sehubungan dengan faktor internal, Ahmad Satori Ismail (1996) membedakan menjadi faktor pribadi dan faktor umum. Yang temasuk kategori faktor pribadi adalah keaktifan di kelas, respons anak terhadap pengajar dan materi pelajaran serta teknik pembelajaran. Sedangkan yang dikategorikan faktor umum ialah umur, bakat, kemampuan,kongnitif, motifasi dan kepribadian.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAdapun lingkungan formal (madrasah dan pesantren) dan lingkungan informal (keluarga dan masyarakat sekitarnya) disebut sebagai faktor eksternal. Relevansinya dengan pengajaran bahasa Arab pada anak, faktor usia kelihatannya yang lebih menguntungkan dalam memperoleh kemampuan bahasa secara optimal. Dalam arti kata anak terlihat lebih siap dalam belajar bahasa asing atau bahasa kedua dalam situasi ilmiah dan komunikatif dibanding pembelajaran bahasa yang lebih tua usianya. Karena pada usia dini pembelajaran tidak banyak dipengaruhi oleh dialek (lahjah) ataupun aksentuasi bahasa itu, disamping alat artikulasi bahasanya yang masih lentur. Pendapat yang populer mengatakan,bahwa anak-anak lebih baik dalam sernua hal dalam menguasai bahasa asing atau bahasa kedua, terutama berkenaan dengan pencapaian hasil akhir. Mereka umumnya terlihat sangat sangkil (mudah) dalam mencernakosakata baru.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cb\u003ESILAHKAN DOWNLOAD KAMUS BAHASA ARAB...\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2014\/12\/download-kamus-bahasa-arab-indonesia.html\" target=\"_blank\"\u003EDownload Kamus Bahasa Arab-Indonesia-Inggris\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPada bagian lain, hasil penelitian yang dilakukan oleh pakar bahasa,yaitu Snoe dan Heofnagel-Hohle (1978) menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa yang maju paling cepat adalah anak pada taraf usia adolesen. Dalam studi mereka dalam kasus pembelajaran bahasa Belanda ditemukan, bahwa orang dewasa (usia15 tahun keatas) kalah cepat belajar dengan dengan anak-anak (seusia 6-10 tahun) dan remaja usia (12-15 tahun). Maka tidak mengherankan banyak dikalangan anak-anak kelihatan lebih berhasil dari pada orang dewasa dalam pemerolehan sistem fonologi bahasa baru, bahkan banyak di antara merekayang mencapai aksen seperti penutur aslinya (native speeker). (Asher dan Garcia; 1969).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cb\u003EMetode Belajar Bahasa\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBelajar bahasa adalah usaha menumbuhkan atau melatih kecakapan-kecakapan berkomunikasi secara aktif maupun pasif; Hasil belajar dalam menumbuhkan kecakapan berbahasa anak akan lebih efektif dan maksimal manakala didukung oleh metode pengajaran yang tepat. Metode adalah asas keberhasilan penguasaan sebuah bahasa. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para pembelajar bahasa yang mengajarkan bahasa (asing) kepada anak-anak atau para pemula yaitu:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam menerapkan metode dan materi hendaknya disesuaikan dengan modal dasar dan tingkat kecerdasan pembelajar bahasa\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMengikuti kaidah-kaidah umum yang beriaku, bahwa pengajar hendaknya menyampaikan materi pelajaran bahasa secara bertahap atau berjenjang. Misalnya dimulai dari yang lebih mudah lalu meningkat pada yang lebih sukar, dari yang sederhana kasusnya menuju yang kompleks, dari hal yang abstrak meningkat pada yang kongkrit.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBertolak dari prinsip-prinsip pengajaran diatas, menurut hemat penulis metode yang cocok dalam pengajaran bahasa Arab bagi anak usia dini adalah metode belajar yang disesuaikan dengan sifat dan karakter anak. Secara psikologis anak-anak lebih suka menirukan sesuatu yang sifatnya sederhana dan menyukai permainan. Dengan demikian pilihan metode belajar yang tepat bagi anak adalah\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003EPertama, metode mendengar dan berbicara (thariqah as sam'iyah-as syaﬁhiyah\/audio-lingual method). Yakni anak dilatih mendengarkan kata-kata yang dituturkan, lalu anak disuruh menirukan\/melafadkan kembali dengan baik dan benar. Oleh pakar bahasa metode ini dianggap metode yang paling berhasil untuk mengajarkan bahasa bagi pemula dan anak-anak, keistimewaannya karena sifatnya yang sederhana.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003EKedua, metode permainan (gamemethod), ialah tehnik mengajar bahasa dengan menggunakan pola-pola permainan. Misalnya permainan, hijaiah bermakna, tebak kata, merangkai huruf, kartu bertanda - hijaiah dll. Menurut pengalaman penulis, biasanya anak-anakmenyukai cara-cara permainan karena kesannya lebih rileks. Namun, sambil asyiknya menikrnati permainan sebenarnya mereka tanpa sengaja juga memperoleh hasil belajar. Georgi Loozanov, sebagaimana yang dikutip oleh Muljanto Sumardi (1975) mengatakan, bahwa hanyadalam keadaan yang gembira dan santai anak-anak akan dapat menggunakan seluruh potensinya. Dengan metode permainan, anak-anak diusahakan tetap terlibat dalam berbagai kegiatan bermakna yang berhubungan langsung dengan materi bahasa yang sudah dikemas sedemikian rupa. Dilihat dalam prespektif psikologis tehnik permainan justru dapat mengembangkan kreatifitas belajar anak,di samping menumbuhkan semangat ukhuwah atau pertemanan.\u0026nbsp;\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003EMembiasakan berbahasa asing (bahasa arab) dilingkungan keluarga. seperti menyuruh belajar, atau berdialog lainnya,\u003C\/li\u003E\n\u003Cli style=\"text-align: justify;\"\u003EMenempelkan beberapa barang disekitar rumah, sekolah, seperti contohnya, Pintu (Baabun), Meja (Maktabun), Kursi (Kursiun) dan lain sebagainya. hal tersebut juga akan mengena pada anak yang berusia dini. dan metode ini diterapkan oleh banyak sekolah\/madrasah\/Paud\/RA bahkan pada perguruan tinggi.\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikain artikel\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/09\/pentingnya-belajar-bahasa-arab-sejak.html\" target=\"_blank\"\u003EPentingnya Belajar Bahasa Arab Sejak Dini\u003C\/a\u003E, anda juga bisa baca artikel berikutnya, yakni\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2013\/08\/pentingnya-belajar-kitab-kuning.html\" target=\"_blank\"\u003E pentingnya belajar kitab kuning\u003C\/a\u003E, khususnya \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2014\/10\/santri-pesantren.html\" target=\"_blank\"\u003Esantri pesantren\u003C\/a\u003E sangat paham dengan pentingnya bahasa arab apalagi mereka selalu dihadapkan dengan kitab kuning, adapula beberapa Metode Bahasa Arab yang dikembangkan dipesantren seperti Ilmu Nahwu, Shorof, Mantiq, Balaghoh dan lain sebagainya, semoga bermanfaat.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Bahasa Arab Untuk Anak\" border=\"0\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-unr_HKozV_A\/VgfVGP53E7I\/AAAAAAAAFfA\/yBiZO89wfhQ\/s1600\/Bahasa%2BArab%2BUntuk%2BAnak%2BKecil%2BUsia%2BDini.gif\" title=\"Bahasa Arab Untuk Anak\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/09\/pentingnya-belajar-bahasa-arab-sejak.html\" target=\"_blank\"\u003EPentingnya Belajar Bahasa Arab Sejak Dini\u003C\/a\u003E,\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cb\u003ESILAHKAN DOWNLOAD KAMUS BAHASA ARAB...\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2014\/12\/download-kamus-bahasa-arab-indonesia.html\" target=\"_blank\"\u003EDownload Kamus Bahasa Arab-Indonesia-Inggris\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3814144450470634439\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/pentingnya-belajar-bahasa-arab-sejak.html#comment-form","title":"1 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3814144450470634439"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3814144450470634439"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/pentingnya-belajar-bahasa-arab-sejak.html","title":"Pentingnya Belajar Bahasa Arab Sejak Dini"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-unr_HKozV_A\/VgfVGP53E7I\/AAAAAAAAFfA\/yBiZO89wfhQ\/s72-c\/Bahasa%2BArab%2BUntuk%2BAnak%2BKecil%2BUsia%2BDini.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"1"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-8206557514230612132"},"published":{"$t":"2015-09-19T18:13:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2015-09-19T18:20:14.734-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Islam"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Hukum Valentine Day Bagi Muslim | Sejarah Valentine"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPerubahan sosial (Social Change) akan senantiasa berkembang secara dinamis dan gradual. Perubahan sosial pada umumnya meliputi dan atau mempengaruhi oleh perubahan-perubahan sosial ekonomi, politik, dan kebudayaan. Yang sudah barang tentu mempengaruhi pola hidup dan pola fikir masyarakat Indonesia pada umumnya dan remaja pada khususnya. Perubahan tersebut juga tidak terlepas dari perubahan konstelasi global yang semakin menggejala. Dengan semakin derasnya laju informasi dan komunikasi, mau tidak mau akan menggiring setiap manusia untuk mengidentiﬁkasi dan beradaptasi segala perubahan yang dihadapinya. Maka akulturasi budaya akan sangat mudah bersatu. sehingga kita akan sulit untuk membedakan, mana budaya timur dan mana budaya barat.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDiakui atau tidak perat media masa khususnya media elektornik dan media Online, sangat besar dalam pembentukan watak masyarakat Indonesia khususnya remaja. menjadi watak-watak deviant (pelanggar\/penyimpang). Contoh konkrit. ﬁlm-ﬁlm yang disajikan ditelevisi. yang notabene ﬁlm impor dari luar negeri. Secara tidak langsung telah menyumbangkan budaya-budaya luar. Yang oleh para remaja diterima begitu saja tanpa ﬁlter yang kuat Akhirnya yang mereka alami bukanlah modernisasi melainkan westernisasi (kebaratan). Memang dalam setiap peruhahan sosial akan muncul dampak yang bersifat progress (positif) dan regress (negati).\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPerubahan sosial sebagaimana kitaketahui. merupakan sebuah proses yang tidak bisa dipisahkan dari modemisasi. Apabila semakin tinggi intensitas devisa dari apa yang ditentukan oleh norma-norma budaya maupun agama, maka kadar kemodernan tinggi. Reultannya, aksi penyimpangan merupakan sebuah \u003Cb\u003E\u003Ci\u003Ecounter culture\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E dan kemudian dilegitimasi sebagai produk budaya masyarakat modern. Dapat dikatakan, bahwa perubahan sosial budaya selalu ditandai oleh ketegangan antara kebudayaan materill (teknologi) dan kebudayaan non-materil (norma-agama, sosial). Doyle Paul Johnson: Teori Sosiologi dan Modernisasi 1998 (Surtini:PR.200l).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam konteks di atas,disayangkan perubahan sosial dan modernisasi dianggapi oleh sebagian remaja kita, sebagai sebuah euforia kebudayaan barat (Westernisasi).Pada kesempatan ini, insya Allah penulis akan membahas sebuah \u003Cb\u003E\u003Ci\u003Eculturalleg\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E dan\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E religion deviant\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E dari budaya barat dan di transfer. dan kini telah berakulturasi dengan gaya hidup remaja. Sudah menjadi tradisi, dan kini telah berakulturasi dengan gaya hidup remaja. Sudah menjadi tradisi, setiap tahun remaja kita (muslim dan non muslim) selalu merayakan dan memeriahkan moment acara yang mereka namai \u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\"Valentin’s Day\"\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003EAsal Usul Valentine's Day\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nValentine's Day kini usianya sudah 13 abad. Karena sejak abad ke VII, pesta kasih sayang ini sudah dirayakan sebagai ajang memperingati Saint Valentine seorang yang dianggap suci. Saint Valentine meninggal pada tanggal l4 Februari 269 di Roma. Ketika itu, tidak mengenal usia, baik tua ataupun remaja mereka saling mengucapkan rasa cintanya. Baik melalui telepon, surat, puisi, lagu, dan sebagainya. Maka saat itu (l4 Februari) setiap orang sudah siap dengan kata-katanya dan dan berucap \"I Love You\" ataupun \"I Miss You\". dan ungkapan-ungkapan lainnya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPada setiap perayaan, biasanya orang-orang baru memikirkan kartu ucapan sebagai pengganti hadiah. Sekitar tahun l7l8an, kartu-kartu bergambar hati bermunculan. Kebiasaan mengirim kartu-kartu valentine sebagaimana menurut\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E Goeffrey Chauver,\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E seorang penyair asal Inggris karena burung-burung mulai berpasangan pada hari itu. Ditambah keyakinan bahwa pada musim semi adalah waktu untuk bercinta. Kebiasaan-kebiasaan mereka itu berlanjut dan dicontoh hingga sekarang. bahkan oleh sebagian remaja muslim. Acara Valentine's Day, kini selalu menjadi acara spesial yang ditayangkan di televisi-televisi. Remaja-remaja kita. ketika menghadapi tanggal l4 Februari atau bahkan awal-awal Februari sudah sibuk mempersiapkan segalanya, bahkan bagi yang belum mempunyai pacar. mereka dengan sengaja mengadakan lomba\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E \"Cari Pacar\"\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E atau pada tanggal itu mereka jadikan ajang untuk mencari jodoh.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003ESiapakah Sebenarnya Saint Valentine itu?\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTokoh fenomenal Saint Valentine adalah nama dua orang pendeta nasrani dan tabib yang dianggap sebagai pelindung bagi orang-orang tercinta. Kedua orang itu konon menjadi tumbal pada l4 Februari 269, karena dihukum pancung atas perintah \u003Cb\u003E\u003Ci\u003EKaisar Claudius The Goth\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E, penguasa romawi saat itu. Salah-satunya dihukum mati di Kota Roma dan yang satunya lagi di Kota Interemna Nahars, 60 KM dari Roma.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003EPerspektif Islam Terhadap Perayaan Valentine's Day\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAl-Islam (didalamnya Al-Qur'an dan As Sunah), telah terlebih dahulu menyuruh kita untuk saling menyayangi. dan mengasihi. Sabda Rasulullah SAW:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Barang siapa yangtidak mengasihi sesama manusia.maka ia tidak mengasihi Allah.\u003C\/i\u003E\" (HR.Turmudzi). Dalam hadits yang lain Rasulullah mengatakan:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Tidak sempurna iman seseorang, sehingga ia menyayangi orang lain (saudaranya) sebagaimana ia menyayangi dirinya sendiri\"\u003C\/i\u003E (HR Bukhari dan Muslim).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDan sebuah hadits yang diriwayatkanoleh Bukhari. Rasulullah punbersabda :\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Barang siapa yang tidak sayang terhadap sesama (yang masih kecil) dan tidak tahu (orang besar), maka ia bukan ummatku\".\u003C\/i\u003E\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAllah pun menyuruh pada ummat manusia untuk saling mengenal (Q.S. Al Hujurat: 13)\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nJadi, Islam setuju denganValentine's Day? Ya, Islam setuju dengan makna saling mengasihi, dan saling menyayangi. Tetapi. nama dan tatacara serta kegiatan perayaan itu dalam ajaran Islam tidak ada. Karena kesemuanya itu jauh dari citra dan norma Islami. Sudah jelas sebagaimana di atas, Valentine's Day dan perayaannya berasal dari orang-orang kaﬁr yang sekuler. bahkan tidak percaya Tuhan. Allah sudah lebih dulu melarang kita untuk melakukan sesuatu yang tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. (Al-lsra': 36). Memang, para remaja kita kebanyakannya hanya ikut -ikutan saja, mengikuti trend zaman. Mereka tidak begitu tahu akan trend tersebut sebenarnya merusak aqidah dan akhlak (moralnya). Bahkan Allah SWT melarang ummat Islam, untuk tidak mengagumi cara hidup orang kaﬁr. Sebagaimana dalam surat Ali-Imran: 149:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Wahai orang-orang yang beriman, seandainya kamu mentaati sebagian orang yang diberikan Al-Kitab itu. niscaya mereka akan mengembalikan langkah kamu sehingga kami menjadi orang yang rugi.\".\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPerlu diingat, misi utama kaum nasrani ataupun yahudi (kaum kaﬁr) adalah menjauhkan ummat Islam dari ruh Islamiyah. Mereka ingin membentuk watak-watak ummat Islam (remaja muslim) untuk menjadi pembelot dan pembangkang terhadap agamanya sendiri. Jadi Bukanlah sekedar mengkafirkan ummat Islam. Namun yang mereka inginkan adalah bagaimana supaya muslim tersebut jauh dari Islam.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPeringatan Allah dalam Al-Qur'an :\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Orang-orang yahudi dan nasrani tidak akan senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka\".\u003C\/i\u003E(Q.S. Al- Baqarah: I20).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nApabila kita mencontoh dan menyerupai sesuatu kaum, maka kita adalah bagian dari kaum itu.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSebagaimana sabda Rasulullah SAW:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003EMan Tusyabaha biqaumihim fahua minhum..\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Barang siapa yang menyerupai suatu kaum (golongan), maka la termasuk golongan itu\". (HR.Ahmad, Abu Daud dan Tabrani).\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003EHukum Merayakan Valentine's Day\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBelum ada farwa yang jelas dari para ulama. dalam hal ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang hukum merayakan Valentent\"s Day. Tapi dari gambaran diatas cukup jelas.Perayaan tersebut tidak ada dalam ajaran Islam, bahkan Islam menentang keras kebudayaan-kebudayaan kaﬁr yang akan menjauhkan dan merusak akidah dan akhlak (moral) ummat Islam, khususnya remaja. Perayaan Valentiné‘s Day akan mendekatkan ummat untuk melakukan perbuatan keji dan munkar. Allah berﬁrman dalam surat Al-An'am: I51:\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Dan janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang nampak diantaranya maupun yang tersembunyi\".\u003C\/i\u003E\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPerayaan Valentine's Day. Diantaranya akan mendekatkan pada zina, padahal Allah melarang kita untuk berzina, bahkan mendekatinya. (Q.S. Al-Isra:32).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPerayaan Valentine's Day bisa dikatagorikan perbuatan haram karena menyerupai atau mengarah pada hal-hal yang haram. Qaidah Ushul Fiqih mengatakan: \u003Cb\u003E\u003Ci\u003EMa dalla ala harom\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E. Artinya: Sesuatu yang menunjukkan atau mengarah (menyerupai) yang haram. maka hal itu haram. Dan setiap larangan Allah. menunjukkan pada haram. Sebagaimana dalam Qaidah Ushul Fiqih: \u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\"Al- aslu fi an-nahyi li at-tahrim illa ma dala ad da-lil ada khilafhi\"\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E. \u003Ci\u003E'Asal hukum larangan adalah menunjukkan pada haram. kecuali apabila ada dalil yang membantahnya\"\u003C\/i\u003E. Maka apabila melihat qaidah-qaidah tadi. hukum merayakan Valentine's Day adalah haram.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003ESeruan Untuk Remaja Muslim\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nRasulullah SAW Pernah bersabda:\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\"Remaja-remaja sekarang adalah generasi penerus di masa yang akan datang\" (Al Hadits).\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam Sabdanya yang lain: \u003Ci\u003E\"Sesungguhnya di tangan para remajalah urusan ummat. apabila remajanya shalih (baik), baik pula ummatnya. Dan apabila remajanya jelek- jelek pulalah ummatnya\"\u003C\/i\u003E. (Al-Hadits).\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSesungguhnya. Islam menganggap remaja bagaikan sebuah permata yang sangat mahal. Dan hurus diperlihara dengan sebaik-baiknya, sehingga tidak ada cacat sedikitpun.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003EApakah remaja-remaja muslim tidak tergugah dengan sabdanya rasul?\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMaka sebaiknya perubahan sosial dan modernisasi janganlah dijadikan sebuah euforia peniruan gaya-gaya barat yang penuh kemaksiatan. Ingatlah. masa depan kalian masih panjang. Dan kini kalian sedang menanggung amanat dari Allah. Rasul. dan masyarakat kepada kalian. Jauhilah perbuatan-perbuatan keji dan munkar yang tidak ada faidahnya. Sebuah Qaidah Ushul Fiqh Berbunyi \u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\"Da u al-mashalih.\u003C\/b\u003E \"Menjaga lebih baik daripada mengobati\".\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Hukum Valentins Days\" border=\"0\" height=\"200\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-3nzauvzPXUw\/Vf4JSUYdBDI\/AAAAAAAAFc0\/gPn2jDCiwi8\/s200\/Valentine%2BDays.png\" title=\"Hukum Valentins Days\" width=\"196\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikian mengenai\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/09\/hukum-valentine-day-bagi-muslim-sejarah.html\" target=\"_blank\"\u003EHukum Valentine Day Bagi Muslim | Sejarah Valentine\u003C\/a\u003E, semoga bermanfaat... catatan ini bersumber dari :\u0026nbsp;\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003EPenulis adalah Mahasiswa UPI Bandung. Ketua lttihadul Mubalighin- The Mubaligh Association, dan Direktur Central Course and Study Club for Children.\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003Cbr \/\u003E\nJanga Lupa baca juga beberapa artikel penting dibawah ini :\u003Cbr \/\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/09\/memahami-arti-kerangsupan-cara-saint.html\" style=\"background-color: white; color: #222222; font-family: Arial, serif; font-size: 14px; line-height: 18.2px; text-decoration: none;\" target=\"_blank\"\u003EMemahami arti Kerangsupan cara Saint sederhana\u003C\/a\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/07\/skandal-serta-kebusukan-yahudi.html\" target=\"_blank\"\u003ESkandal Serta Kebusukan Yahudi\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/01\/mengenai-agama-yahudi-bagian-i.html\" target=\"_blank\"\u003EMengenai Agama Yahudi Bagian I\u003C\/a\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2014\/10\/filsafat-untuk-remaja.html\" target=\"_blank\"\u003EFilsafat untuk remaja\u003C\/a\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/04\/mengapa-remaja-anak-muda-nakal-forum.html\" target=\"_blank\"\u003EMengapa Remaja Anak Muda Nakal | Forum Anak Muda\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/8206557514230612132\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/hukum-valentine-day-bagi-muslim-sejarah.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8206557514230612132"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8206557514230612132"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/hukum-valentine-day-bagi-muslim-sejarah.html","title":"Hukum Valentine Day Bagi Muslim | Sejarah Valentine"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-3nzauvzPXUw\/Vf4JSUYdBDI\/AAAAAAAAFc0\/gPn2jDCiwi8\/s72-c\/Valentine%2BDays.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-4529061569629111059"},"published":{"$t":"2015-09-18T15:02:00.005-07:00"},"updated":{"$t":"2015-09-18T15:12:52.380-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Antara Falsafah Pancasila dan Islam"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPenulis akan mencoba mengemukakan suatu tinjauan mengenai \"falsafah Pancasila\" yang empunyai kaitan dengan Agama IsIam. Falsafah Pancasila. Falsafah atau ﬁlsafat berasal dari kata-kata bahasa Yunani \"philosophia\" yang tersusun dari dua kata \"philein\" - cinta dan \"shopos\" kebenaran, jadi artinya \"cinta akan kebenaran\". Karena cinta kebenaran maka seandainya ada seseorang yang sedang berﬁlsafat berarti ia sedang mencari kebenaran. Adapun jalan untuk menempuh kebenaran itu, menurut fiisafat ialah dengan berpikir secara logika (tata tertib), bebas (tidak terikat pada tradisi, dogma Agama) dan dengan sedalam-dalamnya sampai dasar persoalan sehingga tidak ada\/tidak perlu pertanyaan lagi. Melalui jalan demikian maka orang tersebut pada suatu ketika akan sampai, bahkan akan berternu dengan essensi kebenaran itu (kebenaran yang hakiki).\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKita beralih pada pengertian Pancasila. Kata \"pancasila\" berasal dari bahasa Sansekerta, terdiri dari kata majemuk \"panca\" - Lima dan \"syila\" - sikap, karakter, budi pekerti, budi luhur. Dengan demikian, maka \"pancasila\" berarti lima sila, lima sikap, lima pendirian bangsa Indonesia yang luhur. Kelima sila itu (Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adik dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan\/perwakilan. dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia) adalah merupakan kesatuan yang bulat dan utuh yang pengertiannya tak dapat dipisah-pisahkan. Hal ini sebagaimana dikemukakan oleh Dr. Moh. Hatta, Ketua perumus Pancasila, bekas Wakil Presiden yang pertama, dalam bukunya \"PancasiIa Jalan Lurus\", bahwa \"Angkatan sekarang dan kemudian hendaklah memaklumi benar-benar isi dan ujud PancasiIa, Iima dasar yang satu sama Iain dukung-mendukung.\". Meniyinggung \"pengamalan Pancasila\". Dr. Moh. Hatta dalam bukunya itu tenyatakan sbb. : \"Pancasila itu hendaklah diamalkan benar-benar dengan perbuatan, janganlah dipergunakan sebagai \"lip service’ saja\". Rupanya pendapat ini masih relevan dengan dambaan pemerintah dewasa ini sebagaimana yang telah dijadikan keputusan pada Sidang MPR No. II\/ MPR\/ 1978, yakni \"Demi tujuan nasional serta cita-cita bangsa dalam menuju masyarakat adii makmur, seperti tercantum dalam UUD 1945, maka kita selaku bangsa Indonesia perlu menghayati dan mengamalkan Pancasila secara nyata untuk menjaga kelestarian dan keampuhannya\".\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSetelah kita ketahui secara sepintas \"apa filsafat dan apa PancasiIa\", maka jelaslah bahwa arti \"falsafah Pancasila\" menurut ungkapannya, ialah falsafah tentang Pancasila atau Pancasila yang ditemukan atas dasar ﬁlsafat. Sedangkan pengertian menurut istilah dapat diberi batasan sederhana sbb. : Pancasila yang dikaji atas dasar filsafat adalah merupakan ideologi dan cita-cita bangsa Indonesia dalam menuju ke negara (tujuan nasional dan cita-cita bangsa) yang adil makmur serta diridlai oleh Tuhan Yang Maha Esa, sedangkan Undang-Undang Dasar 1945 menjadi landasan konstitusional dan GBHN landasan oprasionalnya.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAgama Islam. Pengertian \"agama\" menurut istilah para Ahli dalam memberikan batasannya berbeda-beda. Pada prinsipnya perbedaan-perbedaan tersebut dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian. Pertama \"Agama Wahyu\" dan kedua \"Agama bukan Wahyu\". Dari itu penulis sependapat dengan yang dimaksud Agama oleh para Ahli kelompok pertama, yakni Agama Wahyu (Agama yang diturunkan dengan jalan Wahyu, mempunyai dasar Kitab dari Tuhan). Hal ini perpegang dengan Wahyu Tuhan, AI-Qur’an surat Asy-Syuura ayat 13, yang maksudnya, bahwa Agama hanya diturunkan dengan perantraan WahyuNya. Karena itu penulis tidak sependapat dengan pengertian atau yang dimaksud agama oleh para Ahli kelompok keduaa di atas, dan atau oleh para Ahli Anthropologi, Sosiologi, Ethnografi, philosofi, di mana agama tidak perlu adanya kemutlakan Wahyu, tapi cukup dengan percaya dan sikap berhubungan dengan yang Maha Ghaib.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPerlu penulis tambahkan perihal Hadits Nabi Muhammad saw. yang berbunyi :\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAD-DIINU HUWAL-AQLU WA LAAA DIINA LIMAN LAA \"AQLA LAHU,\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\"Agama itu adalah akal dan tidak ada Agama (tidak sah beragama) bagi orang yang tidak berakal\".\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAgama berdasarkan Hadits tersebut, hanyalah bagi orang-orang yang berakal saja. Artinya, bagaimana kita akan dapat mengetahui ada Wahyu Tuhan yang berupa Kitab-Kitab (Taurat, Injil, Al-Qur’an dll.) kalau tidak ada akal pikiran ? Justeru karena itulah kita dapat menerima Agama, bisa mengetahui isi Kitab-KitabNya itu tidak lain disebabkan kita mempunyai akal pikiran yang sehat.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKemudian, bagaimana atau sejauh mana jangkauan ilmu filsafat terhadap Agama ? Sudah dikatakan\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\ndi muka, bahwa orang yang menggunakan akal pikirannya dengan jalan berfilsafat, maka pada suatu ketika ia akan sampai bahkan akan bertemu dengan kebenaran yang hakiki.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nWalhasil \"akal-pikiran\" itu hanya merupakan suatu alat untuk mencari, mencapai, dan atau hanya untuk mengetahui kebenaran yang hakiki saja (Agama), akan tetapi tidaklah berperan sebagai produk Agama (Ad-Dien !). Kembali kepada Agama yang dimaksud oleh Wahyu Tuhan, Al-Qur’an surat Asy-Syuura ayat 13.Bunyi ayat tersebut berkonotasi pula bahwa Agama yang untuk mengatur umat manusia di dunia ini macamnya hanya satu. Hal ini Nabi Muhammad saw. pernah bersabda :\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nINNA MA‘SYARAL ANBIYAAI DI INUNA WAAHIDUN,\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSesungguhnya kami golongan para Nabi itu, Agama kami adalah satu\". (H.R. Bukhari-Muslim).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAgama yang manakah yang satu itu ?\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBerdasarkan Wahyu Tuhan juga, Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 19, berbunyi :\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nINNAD-DIINA ‘INDAL-LAAHIL ISLAAM,\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\"Sesungguhnya Agama (yang diridlai) di sisi Allah hanyalah Islam (semua Agama yang datangnya dengan jalan Wahyu Tuhan)\".\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBunyi Wahyu Tuhan ini berindikasi pula bahwa tanpa dasar Wahyu Tuhan (mempunyai Kitab-Nya) tidaklah termasuk Agama. Filsafat Pancasila dan Agama Islam. Hakekat kebenaran dari segala kebenaran hanyalah satu. Dengan jalan berfilsafat maka sampailah kepada kebenaran itu. Sedangkan\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAgama adalah sudah merupakan kebenaran yang datangnya dari Tuhan Yang Maha benar dan Maha Esa adaNya. Soalnya di sini, sudahkah Pancasila itu sampai\/mencapai kebenaran ? Tidak ayal lagi, bahwa Pancasila yang digali atau dirumuskan atas dasar filsafat adalah benar karena terutama di dalamnya terkandung kebenaran yang mutlak, pusat dari segala kebenaran, yaitu pada Sila Pertama Ketuhanan Yang Maha Esa. Bukankah ada mutlak itu harus, wajib tidak tergantung pada apa dan\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nsiapa pun juga, merupakan \"ada\" yang harus ada dan tak pernah tidak ada, tidak mungkin lenyap dan harus terus menerus ada karena adanya dengan pasti ? Bukankah \"ada mutlak\" ini biasa disebut Tuhan; sedangkan Tuhan Yang Maha kuasa, tidak berserikat adalah \"Maha Esa\" adaNya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nJelaslah sudah bahwa Pancasila adalah suatu kebenaran. Dan lagi kelima silanya itu sesuai dengan ajaran Agama (Islam). Sehubungan dengan ini Prof. Dr. Hamka selagi beliau masih hidup sebagai Ketua Majlis Ulama Indonesia pernah mengatakan, \"Pancasila adalah benar karena tidak bertentangan dengan Agama Islam\". \"Dengan tidak bertentangan ini berarti umat Islam sudah \"Pancasilals\" karena umat Islam Indonesia secara konsekuen telah melaksanakan dan mengamalkan semua yang dimaksud dalam Pancasila. Karena itu akan lebih sempurnalah di samping dilaksanakan, Pancasila itu diucapkan oleh umat Islam. \"Demikian isi pidato H. Alamsyah Ratu Prawiranegara sewaktu masih menjabat Menteri Agama, yang dibacakan oleh Drs. Ahmad Khotib pada upacara Penutupan Tarjih Muhammadiyah se Indonesia tanggal 15 Mei 1978 di Klaten Jawa Tengah.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSelain itu, penulis tuliskan lagi pendapat yang lain dari H. Alamsyah Ratu Prawlranegara sbb. : \"Semua pihak harus yakin seyakin-yakinnya bahwa Pemerintah tak akan mengagamakan Pancasila dan tidak akan mempancasilakan Agama.\" Senada dengan pendapat ini Presiden Suharto pernah menegaskan, \"Pemerintah tidak bermaksud dan sama sekali tidak akan menjadikan Pancasila sebagai Agama, karena memang Pancasila bukanlah Agama ....\".\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBarangkali perlu kita ketahui lagi pendapat H. Alamsyah Ratu Prawiranegara yang berikut ini : \"Pancasila yang kini menjadi landasan ideologi negara, sebenarnya tercetus akibat adanya pengorbanan umat Islam. Sebab, ketika pihak luar Islam menolak tercantumnya kalimat menjalankan syareat Islam bagi para pemeluknya\" dalam Pancasila yang dimuat 'Piagam Jakarta'. maka umat Islam bersedia menggantinya dengan Ketuhanan Yang Maha Esa sampai sekarang ini. Ketika itu kemerdekaan baru diproklamirkan dan umat Islam diwakili oleh Ki Bagus Hadikusumo, Wahid Hasyim, Kasman Singodimejo, dan Tengku Muhammad Hasan.\" Beda halnya dengan persepsi Menteri Agama H. Munawir Sadzali. MA. Dalam hal ini beliau nampaknya banyak menyoroti ke dalam tubuh umat Islam sendiri supaya jangan picik, tidak mempelajari Islam setengah-setengah, tapi harus mempelajarinya secara utuh. Sebab, dengan mempelajari Islam setengah-setengah atau hanya sebagian-sebagian saja, maka akan membuahkan penganut-penganut ekstrim dan akhirnya mereka akan mudah terombang-ambing atau diadudombakan.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Makna Pancasila\" border=\"0\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-_RBXrfe6Vvc\/VfyLAqKh-DI\/AAAAAAAAFas\/BRaH8FErFwM\/s1600\/Makna%2BPancasila.gif\" title=\"Makna Pancasila\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\nSekian Artikel mengenai\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/09\/antara-falsafah-pancasila-dan-islam.html\" target=\"_blank\"\u003EAntara Falsafah Pancasila dan Islam\u0026nbsp;\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003Edikutip dari MP No.6-XI 1985,\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\njangan lupa baca juga berbagai macam artikel kainnya dibawah ini :\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/fundamentalisme.html\" target=\"_blank\"\u003EFudamentalisme\u003C\/a\u003E.\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/04\/waspada-komunisme-gaya-baru.html\" target=\"_blank\"\u003EWASPADA....!!! Komunisme gaya baru\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/07\/skandal-serta-kebusukan-yahudi.html\" target=\"_blank\"\u003ESkandal Serta Kebusukan Yahudi\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/4529061569629111059\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/antara-falsafah-pancasila-dan-islam.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/4529061569629111059"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/4529061569629111059"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/antara-falsafah-pancasila-dan-islam.html","title":"Antara Falsafah Pancasila dan Islam"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-_RBXrfe6Vvc\/VfyLAqKh-DI\/AAAAAAAAFas\/BRaH8FErFwM\/s72-c\/Makna%2BPancasila.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-7553199716505574227"},"published":{"$t":"2015-09-13T11:20:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2015-09-13T15:51:43.103-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Antara kecerdasan dan prestasi | Pentingnya Mendidik Anak"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003EINTELEGENCE QUOTIENT\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E \u003Cb\u003E(IQ)\u003C\/b\u003E seperti diketahui merupakan suatu istilah di dalam ilmu psikologi yang telah dipopulerkan sejak tahun 1960 an. IQ itu sendiri sebenamya merupakan perbandingan (ratio = quotient) antara umur mental (Mental Age MA) dan umur kronologis (Chronological Age =\u0026nbsp;CA) anak. Misalnya si A yang lahir dalam bulan Januarl 1976 mempunyai unsur kronologis 8 tahun dalam bulan Januari 2000 mengikuti tes intelegensi dan berhasil menyelesaikan tugas hingga batas usia 10 tahun, (dikatakan ia mempunyai umur mental (MA) 10 tahun. Dari perbandingan antara umur mental dengan umur kronologisnya, diperoleh IQ 125. Bagaimana perhitungannya sehingga ia memperoleh nilai 125 adalah sebagai berikut. Rumusnya ialah MA dibagi CA, lalu dikalikan 100. hasilnya merupakan nilai IQ anak tersebut. Jadi jika rumus di atas diterapkan pada si A, perhitungannya 10 dibagi 8, lalu dikali 100, berarti 125.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTetapi si B yang seusla dengan si A, ternyata mempunyai nilai IQ 75. Mengapa? Sebab si B hanya mampu menyelesaikan tugas pada tes intelegensi itu pada usia 6 tahun. Dengan demikian, perhitungannya ialah 6 dibagl 8 kali 100 berarti 75. Cara perhitungan IQ yang sederhana lni hanya baik diterapkan pada anak-anak, tetapi tidak pada orang dewasa yang pertumbuhan mentalnya telah \u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\"selesai\"\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E. Justeru itu, untuk golongan dewasa atau menjelang dewasa, dlciptakan perhitungan lain.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam hubungan ini, ada beberapa faktor yang bersifat dlturunkan pada dlrl manusia, termasuk kecerdasan otak. Tetapl kecerdasan Itu tidak akan berkembang tanpa adanya rangsangan. Dan harus ada beberapa faktor yang menunjang kecerdasan itu, sehingga berkembang dengan baik, dan menghasilkan prestasi gemilang, baik di sekolah, maupun di luarnya. Pendidikan termasuk salah satu faktor yang bersifat menunjang kecerdasannya. Dengan suatu tes mutakhir, dapat diketahui pada diri seorang anak, berapa persen faktor keturunan pada kecerdasannya dan berapa persen pula faktor penunjang (seperti pendidikan) akan dapat diketahui. Pertentangan tersebut dl dalam psikologi dikenal sebagai nature versus nature.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSecara empirik, sering terjadi, anak yang disekolahkan di sekolah tinggi, sementara anak yang sekolah di sekolah favorit (yang dianggap top dan hebat), tidak apa-apa. Hal itu terjadi karena pada anak-anak tertentu, faktor kecerdasan bawaan lebih berpengaruh dari faktor lingkungan dan faktor penunjang, sementara pada anak lainnya, faktor lingkungan lebih berperan. Di Amerika Serikat, pernah dilakukan suatu penelitian untuk mengetahui peran lingkungan\/rangsangan terhadap kecerdasan anak. Anak yang belum boleh memperoleh rangsangan, dites dahulu IQ-nya. Kemudian diberikan rangsangan-rangsangan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Kemudian anak dites lagi. IQ anak ternyata meningkat, misalnya naik 15 point.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTetapi IQ tersebut ternyata kembali (menurun) seperti keadaan sebelumnya, (sebelum diberi rangsangan-rangsangan), setelah dites kembali 4-5 bulan kemudian. IQ dan prestasi merupakan dua hal yang saling berkaitan dan saling membutuhkan, untuk berhasil mencapai prestasi tinggi. Tetapi secara empirik, keberhasilan sering disebabkan oleh faktor lingkungan, motivasi dan rangsangan. Anak dengan IQ tinggi, sering tak menghasilkan apa-apa, jika la tidak memperoleh faktor-faktor yang menunjang, seperti rangsangan dan sebagainya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nIstilah intelegensi biasanya menyatakan kemampuan. Clarapede dan Stern, dua tokoh psikologi, mengartikan Intelegensi sebagai kemampuan untuk mengatasi kesulitan-kesulitan dalam situasi baru. Mengikuti defenisi ini, anak dengan IQ lebih tinggi, lebih mampu mengatasi kesulitan-kesulitannya. Batasan lain tentang Intelegensi yang dikemukakan para ahli ialah sebagai kegiatan kognitif\/lntellektual, kemampuan berfikir abstrak, mengerti simbol-simbol, bernalar, melihat hubungan-hubungan dan seterusnya. Sebagian ahli lainnya mengatakan bahwa InteIegensia bukan saja kemampuan untuk memecahkan masala secara sosial. Dari berbagai batasan tersebut, secara umum, lntelegensi dapat dikatakan sebagai kemampuan untuk belajar dan memecahkan masalah.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDua anak yang mempunyai nilai IQ sama, dapat mempunyai prestasi berbeda, jika faktor penunjang berbeda pula. Juga faktor kebiasaan orang tua mendidik anak, dapat mempengaruhi prestasi anak. MisaInya A yang mempunyai nilai IQ tinggi, oleh orang tuanya dibesarkan dengan sikap manja berlebihan. Akhirnya tumbuh menjadi anak yang cengeng, tidak mampu mengatasi kesulitan, mudah mengeluh jika menghadapi kesulitan sedikit saja. Ia merasa malas menghadapi yang sulit- sulit, karena sejak kecil. la merupakan anak yang tinggal terima bersih. Bangun tidur, ada yang merapikan kamar tidurnya. Akan ke sekolah, sarapan pagi telah tersedia, sepatu sekolah telah dibersihkan dan disemir oleh pembantu. Segala-galanya telah tersedia. Dengan demikian, A merasa malas menghadapi kesulitan. Ia malas menghadapi pelajaran yang sulit-sullt, meski nilai IQnya tinggi. Ia lebih suka membaca komik, sambil mendengarkan kaset atau menonton video. Faktor-faktor seperti kurangnya minat, kurangnya daya juang dan tiadanya motivasi, menyebabkan prestasi A berada dibawah kemampuan yang sebenarnya dipunyainya. Tetapi B yang juga mempunyai nilai iQ tinggi, mempunyai prestasi tinggi. Sebab orang tuanya dalam mendidiknya, benar-benar menerapkan pola pendidikan yang \"sehat\", yang menyebabkan B tumbuh menjadi anak yang energik, mempunyai semangat juang dan hasrat yang besar dalam mencapai prestasi tinggi.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKesimpulannya, prestasi dan kecerdasan merupakan dua hal yang berbeda. Dengan demikian, kecerdasan yang tinggi tidak menjadi jaminan prestasi tinggi. Sebaliknya prestasi tinggi yang dicapai anak, belum tentu karena tingginya tingkat kecerdasannya. Namun faktor rangsangan dan kecerdasan saling menunjang dan saling membutuhkan dalam usaha mencapai prestasi tinggi. Demikian Artikel mengenai\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/09\/antara-kecerdasan-dan-prestasi.html\" target=\"_blank\"\u003EAntara kecerdasan dan prestasi | Pentingnya Mendidik Anak\u003C\/a\u003E, jangan lupa baca juga artikel berikut :\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Hubungan Antara IQ dan Prestasi Rojay Creative\" border=\"0\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-k7HAIfaWGGI\/VfW_nN8CPCI\/AAAAAAAAFXY\/puZUySnrL40\/s1600\/Hubungan%2BAntara%2BIQ%2Bdan%2BPrestasi%2BRojay%2BCreative.gif\" title=\"Hubungan Antara IQ dan Prestasi Rojay Creative\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/penyembab-gangguan-psikologi-suuzdon.html\" target=\"_blank\"\u003EPenyembab Gangguan Psikologi | Su'uzdon\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/resep-untuk-membangun-kurang-pede-ini.html\" target=\"_blank\"\u003EResep Untuk Membangun Percaya Diri - Kurang PeDe - Ini Obatnya..\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/cara-mengatasi-frustasi-galau-langkah.html\" target=\"_blank\"\u003ECara Mengatasi Frustasi | Galau | Langkah Pasti\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/04\/mengapa-remaja-anak-muda-nakal-forum.html\" target=\"_blank\"\u003EMengapa Remaja Anak Muda Nakal | Forum Anak Muda\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/7553199716505574227\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/antara-kecerdasan-dan-prestasi.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7553199716505574227"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7553199716505574227"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/antara-kecerdasan-dan-prestasi.html","title":"Antara kecerdasan dan prestasi | Pentingnya Mendidik Anak"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-k7HAIfaWGGI\/VfW_nN8CPCI\/AAAAAAAAFXY\/puZUySnrL40\/s72-c\/Hubungan%2BAntara%2BIQ%2Bdan%2BPrestasi%2BRojay%2BCreative.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3697472453117080241"},"published":{"$t":"2015-09-13T10:42:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2015-09-13T10:42:57.830-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Analogi pemikiran"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Cara Mengatasi Frustasi | Galau | Langkah Pasti "},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nUntuk menuju ke arah pembahasan, terlebih dahulu akan dikemukakan batasan pengertian frustasi (frustration) . Secara sederhana dapat diformulasikan sebagai berikut : FRUSTASI adalah merupakan keadaan psikis (jiwa) seseorang yang merasakan atau membayangkan adanya hambatan, rintangan atau pun kegagalan terhadap pemenuhan dorongan diri orang itu. Makin sering seseorang menemui hambatan, akan makin sering pula kemungkinannya untuk terkena frustasi. Dan semakin besar hambatan, bertumpang tindih, semakin berat pula tekanan yang dirasakan. Sampai-sampai ia menjadi peragu, goyah keyakinan dan pendiriannya, tidak mampu memilih ataupun mengambil keputusan.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTerlebih lagi apabila frustasi tadi yang datangnya dari luar \u003Cb\u003E\u003Ci\u003E(external frustration)\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E akan berbenturan\/berkumpul pada diri seseorang dengan frustasi yang berasak dari dalam orang itu sendiri (internal frustrastion), misalnya karena ia cacat tubuh, daya intelgensinya tumpul, dan kelemahan-kelemahan lain yang ada dalam diri individu, \u0026nbsp;maka orang tersebut akan mengalami frustasi yang lebih kompleks (conflict frustration). Dapat dikatakan setiap orang akan\/pernah mengalami frustasi.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nFrustasi ini merupakan gejala kejiwaan yang dapat menyelinap kepada siapa saja, \u0026nbsp;baik orang tua, orang muda, anak-anak, si miskin si kaya, orang berpangkat atau rakyat gembel, kaum cerdikcendekia ataupun yang tidak berpendidikan. Pendek kata tak ada seseorangpun yang hidup dalam kekebalan, tak mempan oleh prustasi.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nHanya saja setiap orang dalam menghadapi frustasi tadi, berbeda-beda. Artinya bagi yang sehat mental atau baik konseptualisasi pribadinya, maka frustasi itu kurang berarti terhadap kegoncangan psikisnya. Dengan sendirinya peristiwa itu hanya singgah sebentar ataupun berlalu tanpa menimbulkan kelukaan di hati. Dan sikap yang demikian ini (sehat mental) akan mengusir hadirnya kekecewaan, keputusasaan, kemengkalan, kegemasan ataupun kecemasan yang akan bersarang dalam sanubarinya. Kalaulah orang ini terkena jua kekecewaan atau ketidak seimbangan psikisnya, maka hal tersebut hanyalah buat sementara waktu dan akan segera kembali keseimbangan dirinya seperti sedia kala.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nNamun sebaliknya, jika orang itu dalam menghadapi frustasi tanpa langkah-langkah positif, tidak sehat mental, dengan sendirinyar ia akan mengalami kegoncangan psikisnya. Kegoncangan ini akan memantul pada sikap, perasaan, pikiran, kelakuan dan kesehatan orang itu. Gejalanya, bagi yang tidak sehat mental, menurut Dr. Zakiyah Darajat akan tampak pada kelambanan bertindak, lesu, malas, tidak bersemangat, kurang inisiatif, iri hati, rendah diri, gampang tersinggung, sering salah paham dan mudah terpengaruh oleh kritik-kritik orang. Sehingga mudah meninggalkan rencana-rencana baik hanya karena kritikan orang lain yang belum tentu ikhlas dan jujur. Alhasil kemampuannya untuk menimbang masak-masak dan melanjutkan rencana yang baik akan hilang dengan mudah. Atau kadang-kadang hal remeh pun, yang oleh orang lain tidak dirasakan, akan tetapi bagi dia sudah sangat berat. Akibatnya akan menimbulkan kegelisahan, muramdurja-gundahgulana, tidak bisa tidur, hilang nafsu makan dan sebagainya. Kalau sudah keadaannya demikian, maka terjerembablah ia ke lembah ketakutan yang bukan pada tempatnya, atau dalam istilah ilmu Kesehatan Mental disebut anxiety dan phobia.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"FRUSTASI GALAU PUSING\" border=\"0\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-lgXcx1VQssE\/VfW1LV-NvTI\/AAAAAAAAFXI\/g3ZhozqWYuQ\/s1600\/FRUSTASI%2BGALAU%2BPUSING%2BROJAY%2BCREATIVE.gif\" title=\"FRUSTASI GALAU PUSING\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ch2 style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue; font-size: small;\"\u003E\u003Cb\u003EBEBERAPA TIPS MENGATASI FRUSTASI\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/h2\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003EMasa lampau. kini dan akan datang.\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMasa larnpau adalah masa yang telah berlalu, dan tak kan dilalui lagi. Karena itu janganlah mau terbelenggu oleh frustasi yang pernah dialami pada masa lampau. Dan hendaklah peristiwa itu tidak dipikirkan berkepanjangan, diratapi, ditakutkan atau disesali secara terus-menerus. Dengan kekecewaan, keresahan, kecemasan dan semacamnya tidak akan menyelesaikan persoalan, bahkan hanya mengundang problema-problema baru yang tidak diinginkan atau menimbulkan bertambah dalamnya frustasi. Jadikan saja pengalaman-pengalaman pahit itu sebagai guru utama untuk hidup masa kini yang akan datang. Bukankah waktu yang perlu dihadapi demi suksesnya tujuan atau rencana-rencana baik (pemenuhan dorongan kebutuhan) adalah masa kini dan akan datang ? Lebih jauh lagi untuk kehidupan kelak di akhirat.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPenulis kira yang paling penting, bagaimana sebaiknya sekarang berpikir dan berbuat secara logis dan terpuji. Kemudian langkah-langkah apa yang perlu diambil agar waktu mendatang dapat memperoleh kesegaran dan kegairahan hidup. Di samping itu perlu diketahui, orang yang mendambakan kemajuan dan pembentuk pribadi yang sehat, hendaklah bisa menganalisa atau mengolah secara ratsional terhadap masalah-masalah yang menimbulkan frustasi, sehingga menimbulkan kebenaran dalam alam pikirannya. Sebab langkah ini (tentunya) akan banyak mendatangkan kemungkinan untuk mengembangkan potensi positif serta meraih perkembangan pribadi yang mantap (bonafide).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003EMengetahui akan dirinya sendiri.\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nJika seseorang yang sedang berusaha mengatasi frustasi telah dapat mengetahui akan dirinya sendiri (siapa sesungguhnya diri ini, dimana tempat berpijak, bekal serta kekuatan apa yang dipunyai .... ..), maka dapat dikatakan bahwa ia telah selangkah lebih maju dalam usaha mengenyahkan frustasi yang dideritanya. Fiiosuf Aristoteles menyatakan, \u003Ci\u003E\u003Cb\u003E”Kenalilah dirimu !”\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E Dengan mengenai, menyadari akan diri ini berarti ia telah dapat menimbang dan memperhitungkan antara daya kemampuan yang ada dengan besarnya dorongan kebutuhan yang diinginkannya. Setelah diketahui eksistensi akan dirinya sendiri dengan segala aplikasinya atas gegoncangan psikisnya itu, seterusnya haruslah pandai-pandai mengklasifikasikan mana yang disebabkan oleh keinginan yang masih dalam kemampuannya dan mana yang di luar kemampuan dirinya. Dari itu, berangkali ada baiknya kita ketahui hal berikut ini.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003EDalam kemampuan Apabila yang dihadapi keinginan yang dalam jangkaunnnya, tidak melampoi daya kemampuan yang ada (tapi mengalami hambatan, rintangan ataupun kegagalan, yang padahal tidak mustahil seandainya bisa mencapai sukses), maka kalau masih ada kesempatan, sebaiknya ia jangan terburu-buru putus asa, harus berani mencoba dan mencoba lagi. Sikap seperti ini dengan sendirinya harus di topang oleh ketahanan kondisi psikis yang konstan, keteguhan hati serta keyakinan diri yang dipersiapkan selalu, ditimbulkan dan dipertahankan terus. Di samping itu aspek-aspek psikis, terutama pikiran, perasaan dan kemauan dapat bekerja sama secara harmonis, tidak kontradiktif antara aspek yang satu dengan yang lain. Lebih ianjut dengan adanya mencoba dan mencoba lagi, perlu dipersiapkan bagaimana cara atau methode macam apa yang dapat dilaksanakan. Di sinilah orang dituntut untuk selalu belajar, baik dari pengalaman sendiri maupun dari orang lain. Reaksi radi (mencoba dan mencoba lagi) dapat dilakukan misalnya pada situasi frustasi kesulitan atau kegagalan. studi, kesukaran mencari kawan hidup, keruwetan dalam memperoleh pekerjaan, kesukaran ekonomi atau di bidang usaha lain, dan sebagainya. Suatu pertanda bahwa orang itu ada prospek baik atau akan berhasil dalam menghadapi problema yang dihadapi, biasanya dalam dirinya akan muncul pernyataan, antara lain: \u003Ci\u003E\"Tak apalah, sekarang aku gagal, karena untuk sukses. Yah, ada hambatan berarti ada jalan. Dan kegagalan ini adalah merupakan titik awal keberhasilan\".\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003EDi luar kemampuan. Kalau dorongan kebutuhan yang di luar kemampuannya, maka sebaiknya hal tersebut tinggalkan saja. Jangan memaksakan diri, karena hanya akan menyusahkan saja. Jadi, apabila orang itu masih mendambakan kemajuan, sayang pada dirinya, maka ambillah langkah-langkah yang positif dengan mengukur kemampuan sendiri. Untuk mendasar usaha ini, mula-mula harus menerima keadaan apa adanya. Demikian ini, tidak berarti ia harus pasrah dengan begitu saja atau berhenti tak bergerak dan sepi dari usaha (apalagi putus asa !), melainkan ia harus bijak mereaksinya, harus bisa mencari jalan keluarnya. Jalan keluar yang tepat menurut hemat penulis diantaranya dengan mencari dan mengisi penyaluran yang sehat, atau berganti haluan saja (sublimation).\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAdapun mereaksi dengan mencari dan mengisi penyaluran yang sehai - bertujuan agar bagi yang mengalami kegoncangan psikisnya tidak lagi ada kesempatan untuk berpikir atau berhayal yang tiada\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\ntepi, berperasaan atau bersikap negatif. Apabila seluruh energi disalurkan pada kegiatan-kegiatan positif, rencana-rencana baik dalam berbagai kesempatan, kiranya hal-hal yang negatif itu, tidak akan mampu lagi menyusup dan menyerang benteng pertahanan pribadi.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSikap berganti haluan yang perlu diperhatikan, terutama selain mencari objek pengganti adalah, mengganti cara dalam mencapai tujuan. Misalnya dengan meningkatkan kemampuan diri, belajar lagi dan sebagainya \u0026nbsp;mungkin ia akan sampai pada tujuan, bahkan bisa-bisa saja hasilnya akan lebih menggembirakan, ketimbang dengan apa yang dicita-citakan sebelumnya. Setelah jelas masalahnya, bahwa dorongan kebutuhan yang dihadapi adalah lebih besar daripada kemampuan yanq ada, dan hal itu sudah beberapa kali dicoba untuk meraihnya ternyata hasilnya nihil, lalu apakah masih enggan atau was-was untuk berganti haluan ? Ataukah mungkin jika berganti haluan masih dihantui oleh bayangan takut lantaran teringat derita yang pernah mencekam ? Kalau demikian halnya, penulis teringat ungkapan yang pernah dinyatakan dalam \"drama\" Shakerpeare : \u003Cb\u003EOur fears do make us traitors\u003C\/b\u003E : \u003Ci\u003E”Rasa takut kita membuat kita menjadi hianat.”\u003C\/i\u003E Betapa tidak menjadi penghianat seseorang yang selalu membayangkan takut nyeri membersihkan boroknya untuk diobati. Kalau borok ini tidak segera diberantas dengan jalan pengobatan, maka akan meluaslah ia ke seluruh tubuhnya.\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nBegitu pula frustasi, kalau tidak cepat-cepat diatasi secara dini dengan jalan yang idimaksudkan tadi, dengan sendirinya penyakit itu akan bisa menjalar kemana-mana, dan bahkan akan bisa bersemayam dalam relung hatinya - buat selama-lamanya. Demikian Artikel mengenai \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.co.id\/2015\/09\/cara-mengatasi-frustasi-galau-langkah.html\" target=\"_blank\"\u003Ecara mengatasi Frustasi \u0026nbsp;\u0026nbsp;| Galau | Langkah Pasti\u003C\/a\u003E, jangan lupa baca juga ini\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/resep-untuk-membangun-kurang-pede-ini.html\" target=\"_blank\"\u003EResep Untuk Membangun Percaya Diri - Kurang PeDe - Ini Obatnya..\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3697472453117080241\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/cara-mengatasi-frustasi-galau-langkah.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3697472453117080241"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3697472453117080241"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/cara-mengatasi-frustasi-galau-langkah.html","title":"Cara Mengatasi Frustasi | Galau | Langkah Pasti "}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-lgXcx1VQssE\/VfW1LV-NvTI\/AAAAAAAAFXI\/g3ZhozqWYuQ\/s72-c\/FRUSTASI%2BGALAU%2BPUSING%2BROJAY%2BCREATIVE.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-5036671628910455589"},"published":{"$t":"2015-09-07T10:20:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2015-09-07T10:20:28.031-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Islam"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"PERS Zaman Rasulullah SAW | Jurnalis Islami"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\"Pers\"\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E dapat kita artikan perkabaran, perberitaan, penerbitan persurat kabaran, dan lain-lainnya, seperti yang kita saksikan dalam sejarah dan perkembangannya dewasa ini. Pengertian \"Pers\" dewasa ini bermacam-macam di banyak negara ada yang mengartikan \u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\"penerbitan\/pencetakan dan pendistribuslan berita\/lnformasi\"\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E, dan lain-lainnya. \u003Cb\u003E\"Pers\"\u003C\/b\u003E dalam arti sempit serta dalam cara, bentuk, atau distribusi sederhananya dapat kita katakan telah ada dalam Islam di masa Rasulullah s.a.w. Kita katakan masih \"sederhana\" karena belum dikenal penerbitan\/pencetakan pers seperti sekarang ini, belum dikenal distribusi berlta\/informasi, wartawan yang berprofesi khusus kewartawanan, dan bentuk jaringan berita, Informasi dan komunikasi seperti dewasa ini yang demikian maju dan berkembang.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDi masa Rasulullah yang menjadi \u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\"juru warta berita\"\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E umumnya para sahabat Rasulullah atau orang-orang yang hidup di masa itu. Warta berita lebih banyak di distribusikan\/disampaikan dari mulut ke mulut karena sedikit yang pandai membaca dan menulis, tetapi kuat dalam hapalan dan ingatan. Distribusi berita\/informasi masih terbatas ruang lingkupnya dan sedikit yang disampaikan melalui tulisan. Demikian pula jaringan komunikasi masih terbatas dianrara masyarakat sekitar Mekkah atau Madinah. Yang jelas berita\/informasl berupa ucapan, peristiwa\/kejadian dan perbuatan dari sumber manusia, masyarakat, alam dan lain-lainnya ada banyak atau sering, yang benar-benar merupakan berita, khabar .Rasulullah dengan ucapan, perbuatan, perilaku beliau merupakan sumber berita paling utama, demikian pula yang bersumber dari para sahabat dan orang-orang yang hidup di masa itu. Peristiwa yang timbul, seperti turunnya wahyu pertama, berita kenabian\/kerasulan Muhammad, Isra' Mi'raj, pengembangan Islam dan hambatan-hambatannya, hijrah Rasulullah, pembangunan masjid, perjanjian damai, perang, dan lain-lainnya, semua ltu merupakan berita yang sangat penting di masa itu.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-wexhUm1iWv8\/Ve3HBVdBpKI\/AAAAAAAAFSw\/XWJxSY091QI\/s1600\/Jurnalis%2BIslami.png\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"129\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-wexhUm1iWv8\/Ve3HBVdBpKI\/AAAAAAAAFSw\/XWJxSY091QI\/s200\/Jurnalis%2BIslami.png\" width=\"200\" \/\u003E\u003C\/a\u003ERasulullah merupakan \u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\"manusia sumber berita\"\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E yang tak akan habis, bahkan selalu menarik para sahabat dan orang-orang yang giat dan antusias untuk menyebarkan berita tentang kerasulan beliau, penyampaian risalah (misi) Islam, dan hal-hal yang berkaitan dengan semua itu. Beliau bukan saja selalu dikerumuni oleh para sahabat terdekat di manapun beliau berada baik siang maupun malam, bahkan tiada beliau di tempat selalu dicari dan diketahui orang. Beliau sering mendapat kunjungan tamu-tamu terhotmat dari para pemuka kabilah, pemuka agama lain, termasuk tamu-tamu biasa untuk mendapatkan informasi penting tentang beliau dan tentang Islam, untuk disebarluaskan di tengah-tengah kabilah, kaum dan masyarakat mereka.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBanyak berita yang bersumber pada Rasulullah seperti banyak diriwayatkan\/diberitakan oleh hadis-hadis yang sahih. Orang-orang yang dekat dengan beliau merupakan peliput berita langsung dari Rasulullah, untuk disampaikan kepada yang tidak hadir, disebar luaskan dari mulut kemulut atau ditulis bagi yang pandai menulis, dan dijadikan beritatentang kebenaran kerasulan dan Islam. Bukan saja Rasulullah sebagai sumber berita utama, tetapi yang bersumber dari para sahabat dan masyarakat selalu disampaikan kepada beliau. Umumnya arus berita\/informasi disampaikan dan didistribusikan secara lisan. Penyampaian berita. Penyampaian berita\/informasi di masa Rasulullah demikian cepat tersebar luas, apalagi yang datang dari Rasulullah. Selain sebagai kebenaran dan berita paling utama, juga karena harus disampaikan dan disebarluaskan, yang membuat besarnya antusias dan semangat para sahabat. Sampai-sampai wahyu yang menyangkut pribadi dan kehormatan Rasulullah, tetap harus disampaikan secara meluas dan terbuka, diabadikan dalam tulisan dalam AI-Qur’an. Contohnya wahyu yang berlatar belakang diri pribadi Rasulullah yang \"hampir putus asa\", demikian pula heboh tentang pernikahan beliau dengan Zainab binti Jahsy (janda Zaid bin Haritsah), yang dianggap melanggar adat masyarakat Arab, tetapi wahyu memerintahkan Rasulullah untuk mengawini janda anak angkat beliau itu. \"Sampaikan dan beritakan ini ! Tulislah oleh siapa yang mau menulisnya, kabarkan kepada siapa yang tidak hadir, dan hapalkan bagi yang kuat hapalannya!\", demikian Rasulullah tentang wahyu yang sangat mengenal pribadi, harga diri dan kehormatan beliau, tetapi beliau lebih takut kepada Allah bila menyembunyikan wahyu tersebut. \"Bila engkau berani menyembunyikan wahyu, maka Aku akan memisahkan jantung\/nyawamu dari gembung\/tubuhmu\", demikian ancaman Allah kepada Rasulullah.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPenyampaian berita\/informasi atau \"keterangan pers\" di masa Rasulullah tidak saja disampaikan sendiri oleh beliau, tetapi sering melalui istri beliau (Aisyah), atau diberikan oleh para sahabat\/pembantu beliau. Dalam Perang Badar Rasulullah memfungsikan juru pencari berita\/informasi tentang keadaan\/kekuatan musuh. Dalam Perang Uhud Rasulullah banyak mendapat informasi penting tentang sikap dan tipudaya kaum munafikin maupun musuh (Quraisy). Demikian pula dalam Perang Khaibar beliau sangat prihatin dan waspada dengan sikap orang-orang Yahudi pembawa\/penyebar berita palsu dengan maksud mengobarkan pemberontakan, sehingga turun wahyu yang artinya :\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\"Hai orang-orang yang beriman, apabila datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita maka periksalah (berita itu) dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya, sehingga kamu akan menyesal atas perbuatan itu\". (Q.S. Al-Hujurat : 6). \u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nAyat yang dipandang sebagai \"ayat pers dalam lslam\" itu mengandung tuntutan etika (kode etik) jurnalistik, terutama perlunya . \"chek and rechek\", cara pemberitaan yang sebaiknya, sumber berita, dan lain-lainnya. Rasulullah sangat hati-hati ditengah-tengah simpang-siur berita\/informasi, lebih-lebih yang dibawa oleh orang fasik yang bermaksud berbuat kedurhakaan, pengadudombaan dan pemberontakan melalui \"perang berita\", penyebaran isu dan berita-berita palsu untuk menteror mental kaum muslimin. Rasulullah juga memesankan keadaan yang tidak boleh diberitakan sebagai \"rahasia militer\/perjuangan\", seperti ketika dalam Perang Uhud pasukan Quraisy meneriakkan \"Muhammad telah berhasil dibunuh\". Rasulullah memaklumi berita tersebut nyata menurunkan semangat juang kaum muslimin, tetapi beliau mencegah pemberitaan keadaan beliau yang sebenarnya, untuk menjaga agar tentara Quraisy tidak berbalik kembali meleburkan sama sekali kekuatan pasukan muslimin yang terdesak, sangat kepayahan dan banyak jatuh korban.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam peristiwa lain Rasulullah mendapat berita\/informasi sekelompok orang yang mengeramatkan tempat tertentu. Beliau memberikan keterangan, perbuatan mereka termasuk syirik dan' merusak akidah. Datang lagi berita tentang Abu Darda yang terlalu luar biasa dalam berpuasa dan beribadat, sampal lupa hak-hak dirinya dan keluarganya. Rasulullah menyuruh Salman (saudara Abu Darda) untuk menyampaikan keterangan beliau tentang perbuatan Abu Darda yang tidak beliau benarkan itu.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikian hal-hal dan peristiwa lain-lainnya selalu disampaikan kepada Rasulullah, dan beliau menyampaikan keterangan-keterangan untuk disampaikan. Penyampaian berita\/informasi waktu itu tidak selalu sepihak, tetapi terjadi interaksi timbal-balik antara Rasulullah, masyarakat dan berbagai pihak lain. Dalam arus, sumber, jaringan dan produk pemberitaan\/ informasi terasa dan terjamin kebebasan untuk mendapatkan sebanyak mungkin keterangan dari Rasulullah, para sahabat dan siapa saja. Orang bebas mengemukakan pendapat, menyampaikan berita\/informasi, kritik, koreksi, dan kontrol sosial dengan lisan\/tulisan, langsung\/tak langsung, sepanjang bukan mengenai kebenaran wahyu Allah yang \u0026nbsp;mutlak itu. Rasulullah sangat arif bijaksana di tengah-tengah arus informasi. Beliau tidak menyukai berita palsu\/bohong, berita yang mengandung penghinaan agama-agama, suku, golongan\/bangsa, berita yang menyinggung kehormatan\/reputasi para sahabat, pejuang lslam dan pribadi seseorang, termasuk yang telah meninggal, berita yang menyinggung kehormatan utusan-utusan; berita yang memancing huru-hara, fanatisme kesukuan utusan, menimbulkan kejahatan\/kekerasan dan permusuhan, berita yang tidak sesuai dengan agama (lslam), moral, kepribadian dan kesusilaan, berita yang menyinggung hak asasi, menurunkan martabat kemanusiaan, dan lain-lainnya.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nRasulullah sangat tidak menyukai berita, ucapan dan tulisan tokoh-tokoh munafikin yang berbahaya bagi lslam dan kepentingan umum (umat lslam), sehingga konon beliau terpaksa menggunakan tangan beliau yang mulia itu, untuk menebas batang leher pemuka munafikin karena berita, ucapan dan tulisannya yang berisi fitnah, pengadu dombaan, kemunafikan, pemutarbalikan fakta dan kebenaran tentang lslam dan umat Islam. Beliau lebih bersabar terhadap berita penghinaan terhadap pribadi beliau, sampai pada tindakan penghinaan, seperti ketika awal beliau menyebarkan Islam di Mekkah. Umar bin Khattab hampir hendak menghajar seseorang yang dianggap sangat kurang ajar terhadap Rasulullah di depan mata Umar sendiri, tetapi Rasulullah sambil tersenyum mencegah tindakan Umar :\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\"Jangan Umar, biarlah ! Dia orang yang tidak mengerti, kok\". Dalam penaklukan kota Mekkah, Jenderal Sa’ad memberitakan\/mengumumkan, sejak hari itu untuk sekian hari akan dijadikan hari pembantaian besar-besaran bagi tokoh-tokoh Quraisy sebagai balasan\/hukuman yang setimpal. Mendengar berita tersebut Rasulullah menyuruh Sa'ad agar mencabut pemyataannya itu, dan agar memberitakan kepada mereka bahwa hari-hari tersebut akan beliau jadikan hari-hari pengampunan massal dan besar-besaran. Keterangan beliau tersebut membuat lega mereka, dan membuat mereka berduyun-duyun masuk lslam.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nRasulullah cepat tanggap dan cepat mengambil sikap\/tindakan bila mendengar berita dari mana, dari siapa, dan tentang apapun juga. Mendengar berita Al-qamah sakit,beliau segera menjenguknya, mendengar seseorang meninggal beliau segera melayat dan mengiringkan kemakam, mendengar berita seseorang mendapat kebahagiaan beliau menyambut gembira; mendengar terjadi peristiwa itu dan ini beliau sangat antusias. Berita besar maupun kecil, berita tentang pribadi seseorang ataupun tentang lslam, berita aneh maupun biasa, berita sensasional maupun rasional, berita palsu maupun benar, berita yang sengaja diburu orang maupun yang terbuang sayang, semua itu mendapat perhatian Rasulullah.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nHadist Rasulullah dalam pemberitaan.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSelagi Rasulullah masih hidup, apa yang bersumber dari beliau selalu diliput dan diburu orang, sehingga arus dan jaringan pemberitaan\/informasi dan komunikasi demikian hidup dan berkembang. Mereka yang tak dapat bertemu dengan Rasulullah cukup puas menerima berita dari sahabat terdekat. \"Khabar\" dari sahabat juga dicari dan diburu orang. Dalam sejarah hadits dan ilmu mustalah\/dirayah hadis tergambar jelas bagaimana hadis dalam pemberitaan. Walaupun kehidupan dan perkembangan pemberitaan\/infonmasi dan komunikasi belum seperti sekarang, tetapi kehidupan dan perkembangan informasi kala itu cukup hidup dan berkembang. Sebutan-sebutan \"diberitakan kepadaku, kudengar dari si Anu dan seterusnya dari si Anu, dan sebagainya\" merupakan pengetahuan tersendiri tentang pemberitaan dalam lslam.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKehidupan Rasulullah sebagai pribadi\/manusia biasa, Rasul, panglima perang, diplomat ulung, pemimpin umat, dan sebagainya menjadi berita hangat. Demikian pula sewaktu beliau sakit hingga wafat banyak menjadi berita hangat dan besar. Demikian pula berita pengangkatan Abu bakar sebagail Khalifah, berita orang-orang yang menamakan diri sebagai \"Nabi\", berita pembangkangan membayar zakat, berita pemurtadan dan lain-lainnya sangat menjadi berlta waktu itu.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKalau kita hendak membenarkan bahwa hadist-hadistpun dimasa Rasulullah boleh dituliskan (dicatat), maka jelas merupakan berita-berlta (hadits-hadits) itu banyak dicari dan didapatkan orang. Paling banyak mendapatkannya adalah Abu Hurairah, menyusul Umar dan lain-lainnya.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDi masa slbuk-sibuknya pengumpulan\/pembukuan Al-Qur’an sangat besar peranan pemberitaan\/informasi, untuk kelancaran tugas dan menjaga kemurnian wahyu dari kemungkinan tercampur hadis-hadis Rasulullah. Demikian pula di masa pengumpulan hadits-hadits Rasulullah, demikian hidup dan berkembangnya peranan pemberitaan\/lnformasi, sehingga dituntut ketelitlan yang sangat tinggi, etika pemberitaan, persyaratan pencari, pemburu dan pengumpul hadits, seperti ketakwaan yang tinggi, kejujuran yang penuh, dapat dipercaya, sangat teliti, tajam daya hapal\/daya ingatan, dan lain-lainnya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSeorang pencari\/pemburu berita tentang hadits setelah susah payah dan lama baru dapat menemukan seseorang yang katanya mendengar satu hadits adalah seorang dusun dan penggembala. Dia didapatkan tengah berusaha menangkap gembalaannya yang lepas karena liar, dengan bujukan segenggam rumput. Setelah binatang itu mendekat, bukan rumput itu yang diberlkan tetapi tali pengikat ke lehernya. Seketika pencari berita daripadanya itu pulang, tidak jadi mendapatkan berita dari penggembala dusun itu, karena diketahui sebagai pembohong dan penipudaya terhadap binatang gembalaannya itu. Kalau kepada binatang telah berbohong dan berbuat tipu-daya demikian, mungkin sekali terhadap orang lain? Besar dugaan berita yang datang dari penggembala dusun itu tidak benar\/palsu, tidak informatif dan tidak akurat.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikian gambaran kepribadan yang dituntut oleh lslam bagi seorang juru warta, sumber berita, atau juru riwayat hadits Rasulullah, dan demikian gambaran arus dan jaringan berita\/lnformasi, yang dltuntut adanya semacam etika (kode etilk) atau kepribadian juru warta berita dan jaringan informasi dan komunikasi, apalagi yang menyangkut hadis yang perlu dikumpulkan, diseleksi dan dipisahkan yang benar dan yang palsu, yang kuat dan yang lemah, yang akurat dan yang bertentangan satu sama lain, dan sebagainya.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKiranya makin jelas bahwa kehidupan, peranan dan fungsi \"pers\" telah ada di masa Rasulullah dan para sahabat, yang sangat penting menjadi dasar dan pengetahuan tentang \"pers dalam Islam\", bahkan \"pers dalam lslam” memberikan dasar dan motivasi terhadap dunia pers umumnya, yang menuntut adanya pers yang sehat, jujur, benar, bebas\/demokratis, dan bertanggung jawab dunia dan akhirat, yakni yang menjalankan fungsi dan peranan sebaik-baiknya, yang berlandaskan pada etika pers jurnalistik berasaskan agama dan moral yang suci dan luhur, penuh limpahan petunjuk dan ridha Allah SWT. Semoga Wartawan atau jurnalistik kita sesuai dengan Sunnah seperti penulisan Hadist, semoga bermanfaat.. Baca juga ini\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/siaran-televisi-kurang-mendidik.html\" target=\"_blank\"\u003ESiaran Televisi kurang mendidik\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/5036671628910455589\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/pers-zaman-rasulullah-saw-jurnalis.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/5036671628910455589"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/5036671628910455589"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/09\/pers-zaman-rasulullah-saw-jurnalis.html","title":"PERS Zaman Rasulullah SAW | Jurnalis Islami"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-wexhUm1iWv8\/Ve3HBVdBpKI\/AAAAAAAAFSw\/XWJxSY091QI\/s72-c\/Jurnalis%2BIslami.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-8385123754837067923"},"published":{"$t":"2015-07-14T07:00:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-14T07:04:38.786-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Resep Untuk Membangun Percaya Diri - Kurang PeDe - Ini Obatnya.."},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nHampir semua orang yang berkelana di jagat raya ini, mengharapkan kemajuan, kesuksesan, keberhasilan dalam hidupnya, tapi kenyataannya tidak sedikit orang yang kurang berhasil dalam karier, dalam bisnis, dalam hidupnya lantaran dia kurang percaya pada dirinya, merasa dirinya kecil, serba takut, bimbang dan sebagainya. Dalam hal ini sangat penting peranannya untuk mehilangkan rasa ketidak percaya diri anda, karena dengan ketidak percaya dirian seseorang akan berakibat fatal, apalagi sebagai makhluk sosial kita itu bersentuhan dengan orang lain, nah mengenai Lima Tips \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/resep-untuk-membangun-kurang-pede-ini.html\" target=\"_blank\"\u003EResep Untuk Membangun Percaya Diri - Kurang PeDe - Ini Obatnya..\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nUntuk mengatasi hail tsb diatas, agar dapat berlabuh dipelabuan sukses kami coba sampaikan sebuah resep, yang terdiri dari 5 buah pil rohani yang saya dapatkan dari seorang Doktor yang bernama DR. D.J. Schwartz dalam bukunya \u003Ci\u003E\"The magic of thingking big\"\u003C\/i\u003E yang barang kali baik untuk di coba. Resep tsb sebagai berikut :\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cb\u003E1. Berusahalah duduk di depan.\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSeringkali dalam pertemuan baik resmi ataupun tidak resmi, jajaran kursi di belakang biasanya Lebih cepat penuh daripada jajaran depan, kenapa demikian? karena orang kebanyakan tak ingin dirinya tampak menyolok, tak ingin kelihatan karena rasa percaya terhadap dirinya kurang. Untuk mengatasi hal demikian, cobalah duduk sedepan mungkin, memang anda akan semakin nampak,semakin kelihatan, tapi tak jadi\u0026nbsp; soal karena harus diingat bahwa duduk didepan dapat membangun rasa percaya terhadap diri sendiri, cobalah praktekan anda akan merasakan tumbuhnya rasa percaya diri.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E2. Tataplah muka orang.\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nCara orang menggunakan matanya, bisa ditafsirkan dengan berbagai macam tafsiran, secara naluriah anda akan bertanya jika orang mau menatap wajah anda, apa ada yang disembunyikan, ada yang ditakuti, atau ia hendak membohongi saya. Biasanya kegagalan mengadakan \u003Ci\u003E\"Kontak mata\"\u003C\/i\u003E ada artinya. Bisa berarti; \"saya merasa lemah disamping anda. Saya merasa kurang dari anda, saya takut pada anda \"atau juga bisa ditafsirkan\" saya punya kesalahan, saya telah berbuat sesuatu yang sebaiknya tidak anda ketahui, Saya takut kalau rahasia saya terbongkar. Tidaklah baik menghindarkan pandangan mata orang lain karena maknanya bisa berarti \"saya takut,s aya tak punya kepercayaan\".\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKalahkanlah rasa takut rasa malu, rasa was-was ini dengan sengaja memandang wajah orang lain. Memandang wajah orang lain akan berarti \"saya betul-betul dalam keadaan benar, saya tau pasti apa yang akan saya katakan kepada anda\". Tujukan tatapan mata anda secara langsung kebola mata orang lain, lawan bicara anda. Hal ini tidak saja memberikan kepercayaan terhadap diri sendiri akan tetapi membuat orang lain percaya kepada anda.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cb\u003E3. Jalanlah dengan mantapdan tidak ber leha-leha.\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPara akhli psyhologi menganggapbahwa cara berjalan yang kurangmantap berleha-leha adalah tanda orang tsb tidak mempunyai sikap yang enak terhadap diri sendiri, pekerjaannya dan orang-orang disekitarnya. Dinyatakan pula bahwa dengan merubah cara berjalan maka akan robah pula sikap jiwanya, oleh sebab itu jika ingin punya sikap jiwa yang antap, cobalah berjalan tegap man-tap dan sedikit agak cepat. Ada sebagian orang yang berjalan biasa-biasa bahkan sedikit lesu, yang demikian mengesankan \"saya kurang begitu bangga terhadap dirisaya\". Ada sebagian orang yang percaya penuh terhadap dirinya, jalannya tampak sedikit cepat dari kebanyakan orang, mantap, tak berleha-leha. Cara ia berjalan mengesankan \"saya harus pergi ketempat yang penting, saya punya pekerjaan penting yang harus segera dilaksanakan, dan saya ingin berhasil dengan apa yang hendak saya lakukan 15 menit lagi.\"\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam hal ini kita bisa mengambil contoh dari bangsa Jepang, kebiasaan orang Jepang ternyata mereka jarang ada yang jalan berleha-leha, melainkan berjalan sedikit cepat, tegap mantap dan terbukti mereka bangsa yang maju di segala bidang. Laksanakan teknik berjalan sedikit cepat dan mantap ini, bersikaplah tegap, tegakkan kepala anda, berjalanlah agak cepat dari kebanyakan orang maka anda akan merasakan bahwa kepercayaan diri anda akan semakin bertambah, Cobalahdan nikmati hasilnya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cb\u003E4. Angkat bicaralah.\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSeringkali dalam kelompok diskusi, rapat atau seminar, ada beberapa orang yang tidak berhasil melakukan diskusi, bukan karena tak punya bahan atau kurang pandai, soalnya tiada lain karena kurang percaya diri. Mereka punya fikiran \"pendapat saya mungkin tak berguna, tidak relevan, pendapat saya saya kemukakan jangan-jangan kebodohan saya akan menjadi semakin nampak, lebih baik saya diam karena orang lainpunya pendapat lebih baik, tak ingin mereka tau betapa sedikitnya pengetahuan saya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMakin tak bicara, akan semakin terasa tidak mampu, dan makin tak percaya terhadap diri sendiri, biasanya mereka berkata \"lain kali aja deh saya bicara\" padahal perlu di ingat \"makin berani ia angkat bicara maka makin besar kepercayaan diri, dan akan semakin mudah angkat bicara pada lain kesempatan. Angkat bicaralah hal ini merupakan vitamin yang dapat membangun semangat. Biasakan angkat bcara dalam setiap pertemuan, rapat-rapat seminar atau pertemuan lainnya yang anda kunjungi, berikan komentar, saran-saran atau pertanyaan dan jangan dibiasakan menjadi pembicaraan terakhir.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nJanganlah panik, jika ada kesan bahwa anda kurang lancar, kikuk atau sebangsanya, karena disamping ada yang tak setuju, pasti ada orang yang setuju dengan pendapat anda. Janganlah anda bertanya . \"apakahsaya boleh bicara\" sebaiknya, berusaha agar mendapat perhatian dari ketua sidang dan bicaralah. \u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cb\u003E5. Tersenyumlah lebar-lebar.\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\nBanyak orang mafhum bahwa senyum merupakan obat mujarab untuk menyembuhkan rasa kurang percaya diri, akan tetapi banyak yang belum benar-benar percaya kenyataan ini, karena meréka tak pernah tersenyum jika mereka dihinggapi rasa takut ragu atau bimbang. Padahal senyum lepas bebas memberikan rasa percaya terhadap diri senyum lebar akan dapat mengalahkan rasa takut, mengenyahkan kegelisahan.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSenyumlah seceria mungkin, anda akan merasakan \"hari ini hari baik kembali\". Janganlah senyum setengah-setengah, karena yang begini kurang dapat meyakinkan. Mungkin orang kan berkata \u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\"pabila saya marah mana mungkin saya bisa tersenyum\"\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E memang betul, tapi ada teknik yang dapat anda gunakan. Paksakan pada diri sendiri bahwa saya sedang akan tersenyum laiu\u0026nbsp; tersenyumlah. Peliharalah tenaga dan kekuatan yang terdapat dalam tersenyum. ltulah lima butir tablet yang dapat membangun percaya diri menurut sang Doktor. dan sekarang saya ingin tambahkan dua buah pil yang saya kira pil ini lebih terjamin karena berasal dari sumber yang mutlak benar.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nYang pertama harus di ingat bahwa siapapun yang namanya manusia janganlah disangkutkan dengan atribut-atribut lahiriah, tak perlu takjub tak perlu silau oleh keadaan-keadaan lahiriah, oleh karena dengan jelas dan tegas sang pencipta mengisaratkan\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E \"Inna akromakum indallahi atqokum\".\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nYang kedua, peliharalah jiwa agar senantiasa dapat berkomunikasi dengan sang pencipta, agar mendapatkan ketenangan kekuatan batin yang mantap, karena diingatkan \u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\"Ala bizikrillah tatmainnul qulub\"\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E. Itulah antara lain mutiara diantara rnutiara-mutiara yang masih banyak bertebaran dalam alquran.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Solusi Agar Dapat Percaya Diri\" border=\"0\" height=\"291\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-8gO_wbOcVns\/VaUUu-oUD6I\/AAAAAAAAEoU\/SIduMuQ2Qok\/s320\/Solusi%2BAgar%2BDapat%2BPercaya%2BDiri.jpg\" title=\"Solusi Agar Dapat Percaya Diri\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikianlah resep untuk membangun rasa percaya diri seseorang. Penulis sadar sedalam-dalamnya, bahwa masih banyak cara-cara lain untuk dapat membangun rasa percaya diri ini, namun demikian walau hanya merupakan satu noktah didalam samudra kehidupan yang maha-luas, penulis tetap berharap semoga ada gunanya. Selamat mencoba, selamat jalan menuju sukses hingga anda tampil sebagai sosok pribadi yang mengesankan karena penuh percaya pada diri sendiri.\u0026nbsp; Baca juga ini \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/04\/mengapa-remaja-anak-muda-nakal-forum.html\" target=\"_blank\"\u003EMengapa Remaja Anak Muda Nakal | Forum Anak Muda\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003EOleh : Drs. Tatang Sofyan, Sumber Media Pembinaa n0. 10-X-1983\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/8385123754837067923\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/resep-untuk-membangun-kurang-pede-ini.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8385123754837067923"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8385123754837067923"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/resep-untuk-membangun-kurang-pede-ini.html","title":"Resep Untuk Membangun Percaya Diri - Kurang PeDe - Ini Obatnya.."}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-8gO_wbOcVns\/VaUUu-oUD6I\/AAAAAAAAEoU\/SIduMuQ2Qok\/s72-c\/Solusi%2BAgar%2BDapat%2BPercaya%2BDiri.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3145821461225983636"},"published":{"$t":"2015-07-11T00:44:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-11T00:44:56.932-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Kemerdekaan RI merupakan Rahmat Alloh"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKemerdekaan yang diraih oleh bangsa Indonesia pada tanggal 17 Agustus I945 bukanlah belas kasihan dari saudara tua Jepang, tetapi betul-betul berkat perjuangan gigih bangsa Indonesia yang dimotori oleh para Ulama dan tokoh-tokoh muslim. Terbukti para pahlawan kemerdekaan, sebagian besar adalah para ulama dan tokoh-tokoh muslim, seperti Panglima Polem, Tengku Cik Di Tiro, Teuku Umar, Cut Nyak Din, Imam Bonjol, Hail Miskin, Pangeran Antasari, Pengeran Diponegoro, Sentot Alibasyah, Kiyai Mojo, Sultan Hasanudin, Sultan Alaudin, Penghulu Zainal Hasan Mustafa, Oto Iskandar Dinata, Moh. Toha, Raden Dewi Sartika. R.A. Kartini, Jenderal Sudirman, H. Agus Salim, Kasman Singodimejo, Moh. Rum, DR. Wahidin Sudirohusodo, H.O.S. Cokroaminoto, Kiyai Samanhudi, Moh. Natsir, K.H Hasyim As'ary, K. Abbas, Kiyai Jatira dll.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-F7mL4VxdqSA\/VZ-oJVGuPdI\/AAAAAAAAEmY\/zJCcoi3HGzE\/s1600\/Kemerdekaan%2BRI.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"224\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-F7mL4VxdqSA\/VZ-oJVGuPdI\/AAAAAAAAEmY\/zJCcoi3HGzE\/s320\/Kemerdekaan%2BRI.jpg\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nHal ini terjadi karena pada dasarnya Islam tidak membenarkan adanya bentuk penjajahan manusia alasmanusia lainnya. Karena penjajah banyak tahu tentang ajaran Islam yang satu ini, yaitu Islam anti penjajahan, mereka terus mengawasi dan membatasi gerak umat Islam, bahkan kegialan umat Islam sepertinya banyak yang diisolir.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMisalnya umat Islam yang akan menunaikan ibadah haji dibatasi, bahkan seperti dipersulit karena mereka takut, bila umat Islam pergi haji, akan berhubungan dengan umat Islam lainnya dari berbagai negara, yang tentu saja akan banyak memberi saran dan pendapat, agar negara kita merdeka melepaskan diri dari penjajah yang kafir, sehingga bila mereka kembali ke tanah air akan menyusun kekuatan untuk memberontak kepada penjajah.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikian pula di bidang Pendidikan misalnya, dibuatlah fatwa bahwa bila belajar ilmu pengetahuan umum hukumnya kafir, oleh karena itu Islam cukup belajar di pesantren saja, tidak perlu sekolah, lokasinyapun di pegunungan yang terisolir dari keramaian kota. Dibuat pula hadits palsu yang berbunyi \"bila meniru atau menyerupai orang kafir, maka termasuk golongan mereka\"\u0026nbsp; bila umat Islam sekolah harus memakai celana panjang (pantalon) dan kemeja dan itu menyerupai pakaian penjajah, tetapi bila belajar di pesantren, cukup memakai kain sarung dan peci, jadi tidak meniru pakaian penjajah dan tidak termasuk golongan mereka. Mereka takulbila umat Islam sekolah akan menjadi pandai, dan bila sudahpandai akan menyusun kekuatan untuk memberontak kepada penjajah. Perkiraan penjajah tersebut menjadi kenyataan, misalnya para haji ketika di tanah suci, bukan hanya menunaikan ibadah haji, telapi juga menimba berbagai disiplinilmu pengetahuan dan ketika kembali dari tanah suci ke tanah air, mereka mendirikan pesantren dan mendidik para santrinya dengan berbagai ilmu pengetahuan dan lebih penting lagi adalah menanamkan keyakinan bahwa Islam adalah anti penjajahan, sehingga jangan heran bila pemberontakan melawan penjajah, banyak di gerakan dari pesantren.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikian juga banyak umat Islam yang secara sembunyi-sembunyi belajar keluar negeri, dengan menyamar sebagai pedagang misalnya, setelah kembali ke tanah air mereka menyusun kekuatan untuk memberontak kepada penjajah. Oleh karena itu jelas bahwa kemerdekaan negeri ini diraih berkat kegigihan bangsa Indonesia, khususnya umat Islam, yang dimotori oleh para kiai. Perjuangan gigih umat Islam ini menjiwai pembukaan Undang-Undang Dasar iahun 1945, yang secara utuh diambildari Piagam Jakarta, yang menyatakan bahwa \u003Ci\u003E\"Berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa, bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia...\"\u003C\/i\u003E\u0026nbsp; Hal ini menggambarkan bahwa perjuangan gigih bangsa Indonesia, tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya pertolongan dan kehendak dari Allah SWT.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBagaimanapun gigihnya bangsa Indonesia berjuang dengan senjata supra modernpun, tanpa pertolongan dan kehendak dari Allah SWT, belum tentu saat ini bangsa Indonesia menikmati kemerdekaan negaranya. Namun walaupun hanya berjuang dengan bambu runcing, berkat pertolongan dan kehendak dari Allah SWT, bangsa Indonesia dapat memperoleh kemerdekaannya. Oleh karena itu jelas bahwa Kemerdekaan Indonesia adalah merupakan rahmai Illahi. Walaupun Piagam Jakarta sudah lama terkubur, namun jiwanya tetap membara pada seluruh dada umat Islam dan umat Islam tidak perlu takut atau ragu-ragu untuk menghidupkan kembali Piagam Jakarta ini, karena pada dasarnya Piagam Jakarta menghendaki agar umat Islam mampu mengamalkan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari, sebagaiman tercantum dalam kalimat \u003Ci\u003E“Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi para pemeluknya.”\u003C\/i\u003E Berarti kemerdekaan itu juga termasuk kebebasan dalam menjalankan syariat agama menurut keyakinan masing-masing.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSebenarnya DPR sudah cukup tanggap dalam menyantuni kepentingan umat Islam yang merupakan mayoritas penduduk di negeri ini. Misalnya dengan disyahkannya Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Naslonal pada tanggal 11 Juni 2003 yang lalu, yang menyatakan bahwa “ setiap siswa berhak memperoleh pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya dan diajarkan oleh guru yang seagama,\" Hal itu sudah sejala ndengan jiwa pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 darisetiap Undang-Undang hasil produk DPFI tidak boleh bertentangan dengan jiwa Undang-Undang Dasar 1945. Juga sejalan dengan ajaran Islam yang sangat melarang pemurtadan umatnya, antara lain misalnya siswa yang beragama Islam diberikan pendidikan agama non Islam.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBila ada pihak yang menolak disyahkannya Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Naslonal tersebut dan memaksakan siswa yang beragama Islam diberikan pendidikan non Islam, selain bertentangan dengan jiwa Undang-Undang Dasar 1945, juga bertentangan dengan Hak Azasi Manusia, karena itu merupakan pemaksaan. Pemaksaan adalah penjajahan dalam benluk lain. Maka sebenarnya yang bersangkutan harus berhadapan dengan Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnasham).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nApalagi bila ada sekelompok umat Islam yang ikut-ikutan menolak disyahkannya Sistem Pendidikan Naslonal tersebut, berarti dia tidak memahami ajaran agamanya secara utuh danyang bersangkutan harus belajar kembali lebih banyak tentang bagaimana ajaran Islam yang sebenarnya. Dan bagi mereka kita berdo’a, mudah-mudahan segera mendapat hidayah dan tauflk dari Allah SWT, Amiin\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nTerima kasih anda sudah membaca \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/kemerdekaan-ri-merupakan-rahmat-alloh.html\" target=\"_blank\"\u003EKemerdekaan RI merupakan Rahmat Alloh\u003C\/a\u003E jangan lupa baca juga yang lainnya.. \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/fundamentalisme.html\" target=\"_blank\"\u003EFundamentalisme\u003C\/a\u003E, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/sejarah-masuknya-islam-di-indonesia.html\" target=\"_blank\"\u003ESejarah Masuknya Islam di Indonesia \u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003EOleh : Momon Herdiyanto\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3145821461225983636\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/kemerdekaan-ri-merupakan-rahmat-alloh.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3145821461225983636"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3145821461225983636"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/kemerdekaan-ri-merupakan-rahmat-alloh.html","title":"Kemerdekaan RI merupakan Rahmat Alloh"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-F7mL4VxdqSA\/VZ-oJVGuPdI\/AAAAAAAAEmY\/zJCcoi3HGzE\/s72-c\/Kemerdekaan%2BRI.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3846321674909446928"},"published":{"$t":"2015-07-08T19:17:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-08T19:17:01.000-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Islam"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Ruang lingkup pembahasan Tarikh Tasyri'"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMelanjutkan dari Artikel sebelumnya yang berjudul\u003Cspan style=\"font-size: small;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/apa-itu-ilmu-tarikh-tasyri-sejarah.html\"\u003E Apa itu Ilmu Tarikh Tasyri' | Sejarah Hukum Islam \u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003ESecara garis besar sumber tasyri’ Islam dapat dibagi atas dua, yaitu tasyri' yang bersumber dari Allah SWT dan tasyri' yang bersumber dari manusia. Pertama: tasyri' yang bersumber dari Allah SWT. ialah berupa ayat-ayat Al-Qur’an, dan berupa ilham kepada Rasul-Nya, dan ini disebut : \u003Cb\u003E\u003Ci\u003ETasyri’ Ilahi Mahdi.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTasyri’ yang bersumber dari manusia ialah perundang-undangan atau hukum yang disusun oleh para Ulama Mujtahidin, dengan istimbath dari nash-nash syara', dan semangatnya, rasionya, serta petunjuk-petunjuknya. Yang kedua ini bila ditinjau dari segi sumber pengambilannya, dapat disebut tasyri’ Ilahi, tetapi bila ditinjau dari segi ijtlhadnya para Ulama serta usaha penggalian dan pengembangannya, maka disebut \u003Cb\u003E\u003Ci\u003ETasyri'Wadh’i\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cb\u003EPrinsip-prinsip Tasyri' Islam\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip Tauhid, ialah suatu prinsip yang menghimpun seluruh manusia menuju Tuhan Allah Yang Maha Esa. (lihat QS Ali Imran 64).\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip berkomunikasi langsung dengan Tuhan, yakhi suatu prinsipbahwa masing-masing hamba dapat langsung berkomunikasi denganAllah SWT. (lihat Surat Al-Mu'min: 60, Al-Baqarah: 186)\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip menghargai fungsi akal.Seseorang Islam mukallaf (dibebani hukum) tiada lain karena ia memiliki akal sehat. Dalam AI-Qur’an banyak sekali ayat yang menyerukan agar manusia menggunakan akal. Misalnya dalam surat Al- Baqarah : 44 dan 76,\u0026nbsp; Yusuf : 2,\u0026nbsp; Yasin: 62. \u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip mengenai aqidah dan akhlaq mahmudah, yakni suatu prinsipyang dapat mensucikan jiwa dan meluruskan kepribadian seseorang. (lihat surat Al-Furqan: 63).\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip menjadikan segala kewajiban untuk kebaikan jiwa dan kesuciannya, yakni bukan untuk menghancurkan badan dan melatihkannya. (lihat surat Al-Maidah : 6,\u0026nbsp; At-Taubat : 103).\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip memperhatikan kepentingan agama dan dunia, yakni hukumdalam Islam ini scnantiasa berprinsip demi kcmaslahatan agama dandunia. (lihat surat Al-Qashash: 77). \u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip persamaan dan keadilan, yakni hukum Islam ini senantia sama memperlakukan manusia semuanya sama dihadapan Allah SW'I'. dihadapan hukum dan dihadapan pemerintah, tak ada diskriminasi karena perbedaan suku bangsa atau bangsa, bahasa, jenis kelamin, agama, adat istiadat dan lain-lain. (baca surat Al-Hujurat: 13).\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip amar makruf nahi munkar. Di sini menunjukkan bahwa seorang pemimpin atau penentu hukum agar senantiasa terbuka menerima kritik yang konstruktif.\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip musyawarah, dengan prinsip musyawarah ini para pemimpin penentu hukum dapat mencapai kesepakatan mengenai hukum suatu masalah, sehingga mendatangkan kemaslahatan bagi masyarakat. (baca surat As Syura: 38).\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip toleransi atau tasamuh, yakni suatu prinsip yang mendasar-kan agar kita hidup rukun dan damai dengan segala bangsa dan agama. Dalarn pada itu tasamuh yang dikehendaki Islam hanyalah yang tidak menimbulkan golongan lain merugikan agama kita. (baca surat Al-Mumtahanah: 8). \u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip kemerdekaan, yakni bahwa setiap pribadi diberi kebebasan, yakni bahwa setiap pribadi diberi kebebasan bertindak, baik mengenai keyakinan\/kepercayaan, kehendak\/pikiran, sepanjang tidak bertentangan dengan kemaslahatan umum. (baca surat Al-Baqarah :256,\u0026nbsp; Al-Kahﬁ : 29).\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPrinsip hidup gotong royong, dengan prinsip gotong royong ini Islam mewajibkan orang kaya untuk mengeluarkan zakat. Islam mengharuskan Baitul Mal untuk memberikan bantuan keuangan kepada siapa saja warga masyarakat yang sudah tidak mampu bekerja tanpa memandang agama dan kepercayaannya. \u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u0026nbsp;\u003Cimg alt=\"Lingkup Pembahasan Sejarah Hukum Islam\" border=\"0\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-cJ4Nj34V_Zs\/VZ3ZVunCtsI\/AAAAAAAAElo\/b2xBLcGMZkg\/s1600\/Sejarah%2BPerkembagan%2Bdan%2Brujukan%2BHukum%2BIslam.jpg\" title=\"Lingkup Pembahasan Sejarah Hukum Islam\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cb\u003EPerkembangan Tasyri' Islam 'Menurut Abdul Wahab Khalaf, bahwa perkembangan tasyri’ Islam ini dapat dibagi atas empat periode sebagai berikut:\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\nPeriode Rasulullah saw. yaitu periode insya' dan takwin (penum-buhan dan pembentukan) yang berlangsung selama 22 tahun lebih beberapa bulan, terhitung sejak kebangkitan Rasulullah saw. tahun 610 M sampai dengan kewafatan beliau tahun 632 M.\u003C\/blockquote\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPeriode Shahabat, yaitu periode tafsir dan takmil (penjelasan danpenyempurnaan) yang berlangsung selama 90 tahun, terhitung sejak kewafatan Rasulullah saw. pada tahun 11 H sampai akhir abad pertama hijriyah (632—720 M).\u003C\/div\u003E\n\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPeriode Tadwin (kodifikasi\/pembukuan) dan munculnya para Imam Mujtahid dan zaman perkembangan serta kedewasaan hukum, yang berlangsung selama 250 tahun, terhitung mulai tahun 100 H sampai tahun 350 H (720—961 M).\u003C\/div\u003E\n\u003C\/blockquote\u003E\n\u003Cblockquote class=\"tr_bq\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPeriods Taqlid, yaitu periode kebekuan dan statis yang berlangsung sejak pertengahan abad ke empat hijriyah (351 H) sampai masa yang Allah sendiri yang mengetahui berakhirnya periode ini.\u003C\/div\u003E\n\u003C\/blockquote\u003E\nDemikian mengenai Ruang Lingkup Pembahasan Ilmu Tarikh Tasyri’ Uraian secara garis besar mengenai sumber, prinsip dan perkem-bangan Tasyri’ Islam. semoga bermanfaat jagan lupa baca juga yang lainnya, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/sejarah-masuknya-islam-di-indonesia.html\" target=\"_blank\"\u003ESejarah Masuknya Isalm di Indonesia\u003C\/a\u003E. \u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3846321674909446928\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/ruang-lingkup-pembahasan-tarikh-tasyri.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3846321674909446928"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3846321674909446928"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/ruang-lingkup-pembahasan-tarikh-tasyri.html","title":"Ruang lingkup pembahasan Tarikh Tasyri'"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-cJ4Nj34V_Zs\/VZ3ZVunCtsI\/AAAAAAAAElo\/b2xBLcGMZkg\/s72-c\/Sejarah%2BPerkembagan%2Bdan%2Brujukan%2BHukum%2BIslam.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-8444211460969917751"},"published":{"$t":"2015-07-08T18:48:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-09T03:16:12.765-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Islam"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Apa itu Ilmu Tarikh Tasyri' | Sejarah Hukum Islam"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMemahami sebuah agama sangatlah penting bagi kita untuk menjadikan dasar landasan kita dalam beragama, khususnya bagi ummat Islam, hal yang tidak bisa ditepis yakni saat ini banyak pertengkaran lantaran sebuah perbedaan dan sudut pandang masing-masing yang menjadikan perpecahan ummat Islam itu sendiri, mungkin saja karena kedangkalan pemahaman serta sadut pandang yang berbeda, pada kali inji saya mencoba sedikitnya menulis tentang sejarah terjadinya Hukum Islam, sebuah pembahasan panjang yang sangat memerlukan konsentrasi bagi para pembaca yang budiman, sebab persoalan Hukum sangatlah prinship bagi kita dalam menjalankan syariat agama.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Sejarah Hukum Islam\" border=\"0\" height=\"320\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-fSSM2swgU6k\/VZ3SQnHNn2I\/AAAAAAAAElY\/t6RoXu1OCM0\/s320\/Sejarah%2BHukum%2BIslam.jpg\" title=\"Sejarah Hukum Islam\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPengertian Tarikh dari segi bahasa, tarikh berasal dari bahasa Arab yang berarti bukutahunan, perhitungan tahun, buku riwayat, sejarah. Menurut Istilah, tarikh berarti pembahasan tentang segala aktiﬁtas manusia yang berkaitan dengan peristiwa tertentu pada masa lalu yang disusun secara sistematis dan kronologis.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPengertian Tasyri' dari segi bahasa, tasyri' berarti pembuatan Undang-undang atau peraturan. Sedangkan pengertian tasyri' menurut istilah sebagaimana dikemukakan oleh Abdul Wahab Khalaf \"Tasyri' menurut istilah syara' ialah pembentukan‘ undang-undang untuk mengetahui hukum-hukum bagi perbuatan orang mukallaf, dan hal-hal yang terjadi tentang berbagai keputusan dan peristiwa di kalangan mereka\".\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDengan demikian yang dimaksud dengan Tarikh Tasyri' ialah Pembahasan tentang segala aktiﬁtas manusia dalam hal pembentukan perundang-undangan untuk mengatur perbuatan orang mukallaf dan hal-hal yang terjadi tentang berbagai keputusan di kalangan mereka pada masa lalu yang disusun secara sistematis dan kronologis.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPengertian Tarikh Tasyri' Islam.Tasyri' Islam ialah pembentukan perundang-undangan dalam Islam atau pembentukan perundang-undangan atas dasar Islam. Tarikh Tasyri' Islam berarti\u0026nbsp; Pembahasan tentang gegala akliﬁtas manusia dalam hal pembentukan perundang-undangan dalam Islam pada masa lalu yang disusun secara sistematis dan kronologis. Secara singkat dapat dikatakan bahwa tarikh tasyri’ Islam ialah sejarah pembentukan perundang-undangan dalam Islam yang tersusun secara sistemalis dan kronologis.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cb\u003ETujuan Mempelajari llmu Tarikh Tasyri’\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSebagaimana telah dijelaskan oleh para sarjana Islam, bahwa dalam kata \"Islam\" telah terkandung pengertian yaitu Din, Daulah, Siasah, Syari'ah, Aqidah, dan Akhlaq. Tegasnya di dalamnya telah tersimpul pembentukan masyarakat Islam, Dengan demikian jelas bahwa setiap masyarakat memerlukan peraturan perundang-undangan yang mengaturnya. Karena itu adanya Tasyri' merupakan suatu kebutuhan sosial bagi umat Islam. Kita perlu mengetahui dan menyadari bahwa pengangkatan Muhammad SAW. sebagai Nabi dan Rasul Allah SWT. adalah untuk membawa agama universal bagi dunia seluruhnya, yakni agama Islam. Sekaligus mengandung pengertian bahwa Muhammad saw. sebagai pimpinan masyarakat Islam, kepala negara Islam (Raisud Daulatil Islamiyah). Untuk itu bersamaan pengangkatan Muhammad saw. sebagai Rasul, Allah SWT. memberikan kepada beliau undang-undang dasar negara yang lengkap dan menyeluruh, yang disampaikan melalui malaikat Jibril seeara berangsur-angsur dalam masa 23 tahun, yaitu Al-Qur’anul Karim yang menjadi sumber hukum bagi perundang-undangan Islam (Tasyri' Islam).\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDengan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa mempelajari tarikh tasyri' adalah amat perlu bagi kita sebagai warga masyarakat Islam.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKegunaan mempelajari ilmu tarikh tasyri“ ini amat besar, yakni dengan mempelajari ilmu ini manusia dapat memahami bagaimana proses pembentukan hukum yang dilakukan oleh tokoh-tokoh terdahulu hingga sekarang, dengan berbagai persyaratan yang diperlukannya, seperti mengenai sumber-sumber, asas-asas, prinsip-prinsip yang digunakan dalam pembentukan hukum pada masing-masing periode yang senantiasa mengalami perkembangan.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTujuan mempelajari Tarikh Tasyri’ berarti untuk mengetahui bagaimana cara pembentukan hukum dan mengetahui syarat-syarat serta alat-alaT yang diperlukannya dalam pembentukan hukum atau perundang-undangan dalam Islam dan perkembangannya pada setiap periode pembentukan hukum dalam Islam. mengenai \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/ruang-lingkup-pembahasan-tarikh-tasyri.html\" target=\"_blank\"\u003ERuang lingkup pembahasan Tarikh Tasyri'\u003C\/a\u003E bisa anda baca selanjutnya \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/ruang-lingkup-pembahasan-tarikh-tasyri.html\" target=\"_blank\"\u003Edisini\u003C\/a\u003E.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nMengenai beberapa hal yang perlu anda garis bawahi adalah bagaimana bisa anda menentukan sebuah Hukum dalam sebuah tatanan syariat seperti contohnya \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2013\/08\/pentingnya-belajar-kitab-kuning.html\" target=\"_blank\"\u003Epentingnya belajar kitab kuning\u003C\/a\u003E, dan yang lainnya apabila anda sendiri belum mengetahui asal terjadinya hukum Islam itu sendiri, saat sangat banyak sebuah perbedaan yang diperdebatkan sesama Muslim dalam memandang hukum itu sendiri, artikel ini sekiranya dapat memberikan sebuah wawasan bagi anda untuk mengetahui bagaimanakah hukum dalam islam itu dan sejarah terjadinya Hukum Islam, Sekian artikel mengenai \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/apa-itu-ilmu-tarikh-tasyri-sejarah.html\" target=\"_blank\"\u003EApa itu Ilmu Tarikh Tasyri' | Sejarah Hukum Islam \u003C\/a\u003EBaca juga ini \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/sejarah-masuknya-islam-di-indonesia.html\" target=\"_blank\"\u003Esejarah Masuknya Islam di Indonesia\u003C\/a\u003E.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/8444211460969917751\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/apa-itu-ilmu-tarikh-tasyri-sejarah.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8444211460969917751"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8444211460969917751"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/apa-itu-ilmu-tarikh-tasyri-sejarah.html","title":"Apa itu Ilmu Tarikh Tasyri' | Sejarah Hukum Islam"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-fSSM2swgU6k\/VZ3SQnHNn2I\/AAAAAAAAElY\/t6RoXu1OCM0\/s72-c\/Sejarah%2BHukum%2BIslam.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3368529362501133761"},"published":{"$t":"2015-07-04T09:01:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-04T09:01:40.308-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Fundamentalisme"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar sebutan “Kaum Fundamentalis? Sebutan\u0026nbsp; “KaumFundamentalis\" sering ditujukan kepada umat Islam yang sebetulnya tidak pantas untuk disebut kaum Fundamentalis. Dalam hal ini, sebutan fundamentalis kadang menunjukkan kepada hal yang bersifat negalif Penulis punya cerita sedikit tentang masalah tersebut, Suatu ketika, Penulis sedang menjalankan Ibadah\u0026nbsp; Sholat. tiba-tiba teman penulis berkata \"Oh.. Jadi kamu sekarang menjadi seorang fundamentalis yah!\". Ucapan semacam itu tentu membuat dahi penulis berkenyit. Apa sih makna dibalik kata Fundamenl itu? Dan mana sebutan Fundamentalis itu hadir? Mengapa teman penulis menyebut penulis sebagai\u0026nbsp; Fundamentalis?\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nNampaknya kata Fundamentalis telah dipahami oleh kebanyakan orang dengan mengsinonimkan kepada umat Islam Dan ironisnya, kata Fundamendalis sering digunakan untuk memperolok dan melecehkan mereka yang menghayati\u0026nbsp; makna keberagamaannya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKemudian ketika kata findamentalis diterapkan dalam kehidupanan sehari-hari dan yang menggunakan tidak mengerti kata fundamentalis yang sesunggunnya ini akan menjadi masalah serius Karena Kalau begitu Setiap umat Islam akan disebut kaum Fundamentalis.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMelalaui tulisan ini, penulis akan mencoba membedah wacana Fundamentalis Tujuannya sangat sederhana, supaya kita Jangan dengan mudah terjebak menyebut orang lain. khususnya umat Islam, itu sebagai seorang Fundamentalis.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\u003Cb\u003EDefinisi Fundamentalis\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSecara Etimologi, kata Fundamentalis berasal dari dua suku kata, yaitu “Fundament” dan “lsme”. Fundament berarti dasar, pokok dan asas sementara kata “Isme\" berarti paham. Jadi kata Fundamentalisme berarti paham yang kaku. Namun, kata Fundamentalisme atau sebutan Fundamentalisme tidak dikenal dalam dunia Islam atau dunia Arab, Kata Fundamentalisme datang dari barat yang dilontarkan dan disebarkan oleh para oreintalis barat. Dunia barat, khususnya para Orientalis, memberikan makna Fundamentalisme sebagai sikap ekstrem, kekakuan, kolot, konservatif dan menolak kemajuan. Selain itu, para orientalis juga memberikan ciri-ciri seroang Fundamentalis dengan kategori-kategori sebagai berikut :\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPertama seorang Fundamentalis selaIu menyikapi texs dengan penapsiran literal. Kedua seorang Fundamentalis dalam menyikapi texs menolak segala metafor dan takwil Ketiga ciri dari seorang Fundamentalis, menurutparacnenlalis, selalu mundur ke masa lalu danmenolak masa depan. Pemahaman semacam itu dibenarkancan dikukuhkan oleh tesisnya Roger Graudi. Rogerdalam bukunya “TheFundamentalisme” mengatakan bahwa Fundamentalisme adalah gerakan yang stagnan, kaku, menisbahkan kepada warisan lama, tidak toleran dan isolasi dlrRoger Graudi yang merupakan salahseorang orientalis Marxis yang selalurnenggunakan logika Marxis dalammenganalisa setlap penomena sosial,rnengatakan bahwa Fundamentalisadalah antitesls sekularlsme, modernismedan perkembangan. Jadi, dengan kata IalnF u ndamentalisme sangat menolak masadepanrRoger mendeﬂnisikan kataFundamentalisme pada kamus besarPrancis yaitu \u003Ci\u003E\u003Cb\u003E“The Larous Dictionary”\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E terbitan tahun 1984.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam kamus tersebut didefinisikan bahwaFundamentalisme merupakan sikapslagnan dan membeku yang menolak seluruh pertumbuhan dan seluruh perkembangan serta bermadzhab konservatif dan kaku. Lebih lanjut, Roger menyebutkanbahwa di dunia Islam dikenal adanyagerakan Fundamentalisme. Roger mencontohkan Al-Thariqah atau tariqat sufi di Alzazair sebagai kelompok ‘Fundamentalis. Umat Islam Bukan Kaum Fundamentalisme Kalau kita menurut kepada kategori-kategori Fundamentalisme menurut para orientalis di atas, jelaslah bahwa umat Islam bukan kaum Fundamentalis.Karena, umat Islam tidak mengenal pemahaman yang kaku dalam memahami teks.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDalam tradisi Ulama Ushul Fiqih Yang dalam hal ini sering dicap kaum Fundamentalis, misalnya, tidak mengenaladanya penafsiran yang kaku terhadap texs. Dalam ilmu fiqih dituntutadanya syarat-syarat dalam menafsirkan texs.Pertama, dalil Al-Qur’an dan Hadist.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKedua memperhatikan kaidah umum danketiga memilih yang \"Raji\" atau yang paling kuat. 'Dari tradisi penafsiran texs seperti itu, jelas bahwa ulama Ushul Fiqihpun dalam menafsirkan texs tidak kaku dan tidak stagnan. Penapsiran yang dilakukan oleh ulama Ushul Fiqih tentu mempunyaipandangan yang Iuas. Jadi, tidaklah tetapjika mereka disebut kaumFundamentalisme.Muhammad lmaroh, salah seorang pemikir dari Mesir, pernah menyebutbahwa Fundamentalisme tidak dikenaldalam pemikiran orang Arab dan Islam. Iaadalah produk pemikiran barat yangberawal dari gerakan kristen protestanAmerika yang menafsirkan lnjil secara literal dan menolak penakwilan.Dalam Islam tidak mengenal kata Fundamentalisme.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTetapi mungkin hampir dapat disinonimkan dengan kata -“Ushulliyah”. Ushulliyah berasal dari kata al-ashlu yang berarti dasar sesuatu, bagian terbawah, akar dan kehomatan, Jamaknya yaitu Ushul yang digunakan dalam Al Qur'an surat AI Hasr: 5, Ash-shafaat: 64 dan Ibrahim: 24. Antonim dari al-ashli adalah al-farri yang berarti cabang, cadangan, yang diikutkan dan yang berlebihan.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nJadi,jelaslah bahwa kata Fundamentalisme adalah produk pemikiran barat, Khususnya. Orientalis, yang berawal dari gerakan kristen protestan Amerika yang menafsirkan lnjil secara literal.Sebagai penutup, demikianlah bahwa kaum Muslimln bukanlah kaum Fundamentalis. Untuk itu, penyebutan kaum Fundamentalis terhadap umat Islam tidaklah tepat. Nabi pernah bersabda: “Panggilah saudaramu dengan panggilan yang sopan, sesungguhnya sebaik-baik sebutan adalah Muslimin\". Amin.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-OXABL4ueTmo\/VZgCE0vCjsI\/AAAAAAAAElE\/Ed2vbo2j6a0\/s1600\/Fundamentalisme.png\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Fundamentalisme\" border=\"0\" height=\"129\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-OXABL4ueTmo\/VZgCE0vCjsI\/AAAAAAAAElE\/Ed2vbo2j6a0\/s320\/Fundamentalisme.png\" title=\"Fundamentalisme\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-size: small;\"\u003ESekian artikel mengeanai \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/fundamentalisme.html\" target=\"_blank\"\u003EFundamentalisme\u003C\/a\u003E, silahkan anda kunjungi juga beberapa artikel mengenai pengetahuan lainnya diblog ini antara lain,\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/sejarah-masuknya-islam-di-indonesia.html\" target=\"_blank\"\u003ESejarah Masuknya Islam ke Indonesia\u003C\/a\u003E,\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/skandal-serta-kebusukan-yahudi.html\" target=\"_blank\"\u003ESkandal Serta kebusukan Yahudi\u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-size: small;\"\u003E\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E \u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003EOleh : Asep Kusnaedi \u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003EMedia Pembinaan N0. 08\/ XXIX November 2002\u003C\/span\u003E \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3368529362501133761\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/fundamentalisme.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3368529362501133761"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3368529362501133761"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/fundamentalisme.html","title":"Fundamentalisme"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-OXABL4ueTmo\/VZgCE0vCjsI\/AAAAAAAAElE\/Ed2vbo2j6a0\/s72-c\/Fundamentalisme.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-2800891099944629105"},"published":{"$t":"2015-07-03T13:48:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-05T13:57:10.517-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Sejarah Masuknya Islam di Indonesia "},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPada awal sejarah kerajaan Islam, Indonesia terbagi dua, yaitu Indonesia bagian Utara yang Iebih dikenal dengan sebutan Melayu dan Islam bagian Selatan (termasuk Sumatera dan Jawa) yang Hindu Budha. Di bagian Utara masyarakat Melayu, hidup sepenuhnya dari perdagangan Internasional yang lebih dinamis dalam kehidupannya, sedangkan di bagianSelatan masyarakat Sumatera Selatan dan Jawa, hidup dari pertanian dan sawah serta juga perdagangan, lebih banyak Kontemplasi.Dari kilasan sejarah kerajaan Islam Perlak, terlihat bahwa kerajaan sangat menikmati hidupnya yang panjang dan mengalami perkembangan yang sejahtera, terbukti kerajaan tersebut dapat bertahan dari tahun 840 sampai 1292, kurang lebih 450 tahun dan diperintah oleh 17 raja-raja Islam. Hal ini tidak terdapat dalam buku-buku sejarah Indonesia.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nNama Perlak hanya disebut sepintas, sedangkan yang agak Iuas adalah kisah mengenai Samudra Pasai, Malaka dan Aceh. Hal ini disebabkan karena sedikitnya artefak sejarah. Perlak yang ditemukan sekarang. Padahal dapat dibayangkan betapa kayanya raja-raja Perlak akibat keuntungan perdagangan Internasional di Selat Malaka, sisa-sisa artefaknya hanya dapat dijumpai dalam kesusasteraannya yang diwariskan secara turun temurun. Inipun hanya sebagian kecilsaja.Pengaruh sastra Persia-Islam sangat nampak dalam bentuk-bentuk masnawi, rubayat dan Iain-Iain, pengaruh Persia dalam sastra sudah menetap di Indonesia seiak abad 10 M, misalnya keluarga Lor yang menetap di Gresik Jawa Timur, disana terdapat makam bintiMaemunah yang paling tua di Jawa, di suatu daerah yang sampai sekarang masih membawa nama keluarga itu, yakni Leran atau Lerang.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDemikian juga keluarga Jawani menetap di Pasai. Keluarga inilah yang mengembangkan huruf Jawi di Melayu. Keluarga Syiah yangmenetap di Sumatera Timur dan kampung mereka dikenal dengan Siak dan kemudian berkembang menjadi Negeri Siak lndrapura. Keluarga AI Rumi yang menetap di Sumatera dan kelak membentuk negeri Lambri.Waktu Perlak berdiri di Jawa Tengah sedang dibangun Candi Borobudur yang megah. Raja-raja yang Hindu Budha lebih banyak meninggalkan artefak sejarah, sehingga kita lebih banyak mengetahui kebudayaan mereka dari pada di Melayu, namun warisan penting di Perlak adalah Agama Islam yang tertanam kuat di Melayu.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSedangkan Agama Hindu Budha di Jawa semakin terdesak oleh kekuatan Islam dari Utara, dan akhirnya hanya meninggalkan warisan tipis dalam masyarakat Pulau Jawa.Menurut Prof. DR. Wan Husein Aziz dari University Kebangsaan Malaysia, kehadiran orang-orang Arab dan Parsi di daerah Cina dan sekitar Selat Malaka (Sumatera dan sekitarnya), telah melakukan hubungan dagang. Di Cina mereka berniaga sutera, sedangkan di Sumatera, mereka memberi kapur barus dari Pelabuhan Barus di pantai barat Sumatera. Kapur barusini sangat penting untuk bahan ramuan murni, seperti murni Fir'aun yang sampai sekarang masih tersimpan utuh dalam Piramida di Mesir.Ketika penyebaran Islam, para pedagang dari Arab dan Parsi itu menyebarkan dakwah Islam ke daerah Cina dan sekitar Selat Malaka (Sumatera dan sekitarnya) sambil berdagang, seningga tidakIah mengherankan bila daerah Barus merupakan wilayah pertama di Indonesia yang menerima dakwah Islam sekitar abad ke-7 Masehi. Kemashuran Barus Iebih terkenal lagi ketika pada abad ke-16, Hamzah Fansuri yang berasal dari Barus dikenal sebagai ahli tasawuf Melayu.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBangsa Arab telah menjalin hubungan dagang dengan Cina jauh sebelum Nabi Muhammad SAW menyebabkan Islam, hal ini mengilhami sabdanya yang berbunyi \u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\"Carilah ilmu walaupun sampai ke negeri Cina”.\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKetika Nabi Muhammad SAW masih hidup. Sekitar tahun 631Masehi atau tahun 9 Hijriyah, para pedagang dari Hadramaut dan Yaman yang telah lama menjalin hubungan dagang dan pelayaran di Surnatera, sambil mereka berdagang juga menyebarkan dakwah Islam di daerah Sumatera dan sekitarnya. Dengan demikian kebudayaan Islam berkembang sejajar dengan kebudayaan Hindu Budha di Indonesia, perbedaannya adalah kebudayaan Islam berkembang di Iingkungan Melayu (Sumatera dan sekitarnya), sedangkan kebudayaan Hindu Budha berkembang di Pulau Jawa.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMenurut berita tua dari Cina, pada tahun 650 M, di Sumatera telah berdiri kerajaan Ta Shi yang menjalin hubungan diplomatik dengan kekaisaran Cina, yang berIangsung sampai tahun 655 M. Kerajaan Ta Shi Ietaknya sekitar Iima hari pelayaran dari Chopo di seberang Selat Malaka. Orang-orang Cina menyebut kerajaan itu Ta Shi adalah berasal dari kata Tajik, yaitu sebutan orang Parsi kepada orang Arab yang telah memeluk Islam (kabilah Tajik), namun karena Iidah dan dialek merekayang tidak mampu mengucapkan Tajik, maka berubahlah kata itu menjadi Ta Shi. Jadi kerajaan Shi atau Tajik berarti kerajaan orang-orang Islam. Ini terjadi berkat dakwah para pedagang Hadramaut dan Yaman sekitar kurang Iebih 20 tahun ke belakang. Kerajaan Islam pertama di Indonesia ini, kemudian menjadi bagian dari kerajaan Perlak dan bernama Ta Jihan (menurut cata-tan Cina).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSemula Peureula atau Perlak adalah kerajaan Islam yang kedua setelah Ta Shi, yang terletak di Aceh bagian Timur. Kerajaan ini disebut demikian karena terkenal sebagai penghasil kayu peureula, sebagai bahan baku untuk membuat perahu, yang sangat baik mutunya. Semula kerajaan Perlak menganut agama Hindu Budha. Sekitar tahun 809 M. datanglah serombongan pedagang Timur Tengah yang berjumlah kurang Iebih 100 orang, terdiri dari orang-orang Arab, Parsi dan India. Mereka berdagang sambil berdakwah, menyebarkan Islam di daerah kerajaan Perlak Ini.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMenurut Prof. DR. Wan Husein Aziz, rombongan pedagang dari Parsi beraliran Syi'ah. Mereka sebagai pengikut Ibnu Mu'awiyah yang setelah konflik pada penengahan abad ke 8 (sekitar tahun 740 M), terpencar ke Iuar Persia, antara Iain keTimurJauh,terutama ke Cina dan Asia Tenggara. Rombongan yang berlabuh di Perlak dibawah pimpinan nakhoda Kahlifah.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMenurut Ali Hasmy, Bani KhaIifah berasal dari bagian tengah jazirah Arab, yang terkenal pemberani, gemar mengembara dan berbakat menjadi pemimpin. Rombongan Ini berhasil mengislamkan raja Perlak beserta rakyatnya dalam jangka waktu kurang dari setengah abad. Khalifah dan para anggotanya menikah dengan gadis-gadis Perlak. Salah satu anggotanya yang berasal dari suku Quraisy menikah dengan putera raja, yang melahirkan Sayid Abdul Azis, yang kelak menjadi raja Islam pertama di Perlak. Bandar Perlakpun diganti namanya menjadi Bandar KhaIifah. Salah satu peristiwa penting yang terjadi, adalah berlangsungnya perang saudara antara golongan Syi'ah dan Ahli Sunnah wal Jama'ah selama 4 tahun, yaitu pada masa\u0026nbsp; pemerintahan Sultan Makhdum Alaiddin Abdul Malik Shah Johan Berdaulat (956-983 M). Perang saudara ini berakhir dengan suatu perdamaian, yaitu dengan membagi dua kerajaan. Perlak Pesisir untuk golongan Syi'ah dengan rajanya Sultan Alaiddin Syeh Maulana Mahmud Syah (976-983 M) dan Perlak Pedalaman untuk golongan Ahli Sunnah wal Jama'ah dengan rajanya Sultan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Shah Johan berdauIat(986-1023 M).\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPeristiwa kedua adalah peperangan antara Sriwijaya yang Budhis dengan Perlak, tahun 975-986 M. Perang ini memperebutkan hegemoni kekuasaan dagang maritim di Asia Tenggara. Dalam perang Ini Sultan Perlak Pesisir, Syah Maulana Mahmud Syah gugur, maka kekuasaan Perlak sepenuhnya dikuasai oleh Perlak Pedalaman yang beraliran Ahli Sunnah waljama‘ah dibawah Malik Ibrahim Shah Johan Berdaulat. Ia memimpin rakyat melawan Sriwijaya. Perang ini berakhir ketika armada raja Jawa, Darma-wangsa, Memblokade laut Sriwijaya.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nPada tahun 1292. Marco Polo berkunjung ke Perlak pada masa akhir pemerintahan Abdul Aziz Shaj Joan Berdaulat (1263-1292 M). Marco Polo bersaksi, bahwa Sumatera waktu itu terbagi dalam 8 kerajaan yang semuanya menyembah berhala, kecuali Perlak yang banyak dikunjungi oleh para pedagang Muslim dari Arab dan Persia. Inilah gambaran masa senja kerajaan Islam pertama yang memegang peranan penting sebagai pancaran sinar Islam di bumi Nusantara. Kerajaan Perlak berakhir ketika Sultan Malik AI Saleh dari Samudra Pasai menjadikan Perlak bagian dari kekuasaannya.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nRupanya kunjungan Marco Polo ini oleh ahli sejarah di Indonesia, dijadikan dasar permulaan masuknya Islam ke Indonesia, bersamaan dengan berdirinya kerajaan Islam Samudra Pasai pada akhir abad ke 13 M. Oleh karena itu sejarah awal masuknya Islam ke Indonesia perlu ditinjau kembali.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Sejarah Islam Masuk di Indonesia\" border=\"0\" height=\"248\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-oJyxRUQZA44\/VZb04k_10LI\/AAAAAAAAEkg\/QuuaoAcGNGQ\/s320\/Sejarah%2BIslam%2Bmasuk%2Bdi%2BiNDONESIA.png\" title=\"Sejarah Islam Masuk di Indonesia\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSekian mengenai artikel tentang \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/sejarah-masuknya-islam-di-indonesia.html\" target=\"_blank\"\u003ESejarah Masuknya Islam di Indonesia\u003C\/a\u003E, silahkan anda baca juga beberapa artikel lain mengenai seputar pengetahuan lainnya di blog rojay creative ini, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/skandal-serta-kebusukan-yahudi.html\" target=\"_blank\"\u003ESkandal Serta Kebusukan Yahudi\u003C\/a\u003E, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-mengenai-agama-shinto.html\" target=\"_blank\"\u003ESekilas mengenai Agama Shinto\u003C\/a\u003E, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-tentang-baitul-makdis.html\" target=\"_blank\"\u003ESekilas tentang Baitul Makdis\u003C\/a\u003E.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003ESumber: Awal masuknya Islam ke Indonesia, tulisan Jakob Sumarjo,\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003EMedia Pembinaan No. 12\/ XXVIII Maret 2002\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/2800891099944629105\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/sejarah-masuknya-islam-di-indonesia.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/2800891099944629105"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/2800891099944629105"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/sejarah-masuknya-islam-di-indonesia.html","title":"Sejarah Masuknya Islam di Indonesia "}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-oJyxRUQZA44\/VZb04k_10LI\/AAAAAAAAEkg\/QuuaoAcGNGQ\/s72-c\/Sejarah%2BIslam%2Bmasuk%2Bdi%2BiNDONESIA.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-5750523343914701816"},"published":{"$t":"2015-07-02T01:03:00.003-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-02T01:04:39.283-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Penyembab Gangguan Psikologi | Su'uzdon"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003E“Hal orang-orang yang beriman, jauhilah segala macam prasangka, sebab sebagian dari prasangka itu adalah dosa, dan jangan\/ah kamu mencari-cari keburukan orang lain. (Q.S. 49:12).\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDi tepi sungai Dajhlah, Hasan al-Basri melihat seorang pemuda duduk berduaan denganseorang wanita. Di samping mereka tergeletak sebotol arak, Hasan berkata dalam dirinya,“Alangkah bejalnya orang itu dan alangkah baiknya kalau ia seperti akuf' Tiba-tiba ia melihat sebuah perahu di tengah sungai oleng dan perlahan-lahan tenggelam. Lelaki yang duduk di tepi sungai tadi segera terjun untuk menolong penumpang perahu yang hampir mati kelemasan. la berhasil menyelematkan enam dari tujuh penumpang perahu tadi, kemudian ia berpaling pada Hasan al-Basri da-n berkata, “Jika Anda memang lebih mulia dari saya, maka dengan nama Allah, selamatkan seorang lagi yang belum sempat saya tolong.\" Sayang, Hasan al-Basri tidak berhasil menyelamatkannya. Lelaki itu pun berkata, “Tuan, sebenarnya wanita yang duduk di samping saya ini adalah ibu saya, sedangkan botol itu hanya berisi air biasa, bukan arak. lni hanya untuk menguji Tuan.\" Hasan al-Basri tertegun, lalu berkata, “Kalaubegitu, sebagaimana Anda lelah menyelamatkan enam orang tadi dari bahaya lenggelam kedalam air, maka selamatkanlah pula saya dari tenggelam ke dalam kebanggaan dan kesombongan.“ Orang itu menjawab, \u003Ci\u003E“Mudah-mudahan Allah mengabulkan permintaan Tuan.\"\u003C\/i\u003E (dikutip dari Tabloid MQ, Edisi 2\/Th.II|\/Juni 2001). \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nMerupakan suatu kenikmatan besar apabila hati kita masing-masing tidak ternoda sedikit pun oleh prasangka buruk (su'uzon) pada orang lain. Pemikiran-pemikiran negatif terhadap orang lain secara tidak sadar merusak keseimbangan psikologis kita. Curiga terhadap kebaikan orang, menuduh telangga korupsi hanya karena beli sedan baru. menganggap saudara kita rakus karena ngotot ingin dapat warisan. menilai rekan kerja menjilat atasan karena sering terlihat makan siang bersama, mengira teman sombong karena tidak membalas senyum kita, adalah sebagian dari bentuk-bentuk su'uzon yang kita lakukan sehari-hari. \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nCelakanya, kita sering beranggapan bahwa prasangka kita terhadap orang lain adalah suatukebenaran. Jika kita beranggapan bahwa rekan kerja penjilat, seterusnya kita akan menganggap dia penjilat. 'Segala perbuatan rekan kerja ini selalu kita hubungan dengan upaya dia menjilat atasan Ketika ia mendapat penghargaan atas prestasinya, kita pun menyimpulkan bahwa atasan berhasil dijilat sehingga memberinya penghargaan. Padahal kalau mau jujur, ternyala kita buta terhadap prestasi-prestasi kecil yang ia capai. \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Cerita Bahaya Su'uzdon\" border=\"0\" height=\"176\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-G6jGPU1z_rw\/VZTwK3A3XaI\/AAAAAAAAEiM\/4blzuHvKaBY\/s320\/Bahaya%2BSuudzon.png\" title=\"Cerita Bahaya Su'uzdon\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKita tidak mau tahu kalau rekan ini sering masuk tepat waktu, tidak pernah absen selamasalu lahun kerja, mengerjakan tugas on-time, jarang terlihat buang-buang waktu denganngobrol dan baca koran Kita hanya memikirkan berapa sering ia makan slang dengan atasah,bicara dengan atasan, ke rumah atasan, kirim buah-buahan ke atasan. lnilah su'uzon.!Barangkali kita masih ingal tenlang kisah kucing yang mati di tangan majikannya. Kucingini disuruh menjaga anak majlkannya yang masih bayi selama si majikan pergi. Dengan penuh perhatian kucing itu melindungi bayi dari gangguan kecil seperti gigitan nyamuk. Takdisangka, seekor ular berbisa mendekati si bayi. Tanpa ragu kucing ilu berkelahi dengan ular untuk melindungi si bayi. Pertarungan ilu dimenangkan tipis oleh si kucing. Dengan berdarah-darah, sikucing menghampiri majikannya yang baru pulang. Bukan simpati yang didapat, malah pukulan dan siksaan bertubi-tubi yang diterima kucing malang itu. Apa sebab? Karena si majikan sudah berprasangka buruk terhadap kucing itu.Dikiranya kucing ilu sudah melukai bayinya karena dia melihat darah di mulut si kucing. Akhirnya kucing itu mati di langan majikannya sendiri. \u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nKila lebih sering berperan sebagai majikan dalam cerita di atas. Betapa banyak “kucing-kucing\" yang “mati” di tangan kita karena su‘uzon yang kita lahirkan. Tetangga yang punya mobil baru berubah menjadi “kucing” kalau kita menganggapnya sebagai hasil korupsi. Dosen yang pelit kasih nilai berubah menjadi “kucing” kalau kita berpikiran dia harus disogok dulu. Teman yang memuji-muji kita juga bisa menjadi \"kucing\" kalau kita mengira dia mau pinjam duit. Dan mereka pun kita “bunuh\" dengan pukulan ghibah (gunjingan) bertubi-tubi yang kita sebarkan pada orang lain. Kila ceritakan prasangka-prasangka buruk kita terhadap mereka kepada orang lain, walaupun dugaan kita itu tidak terbukti. Kita sudahmemfitnah mereka dengan su‘uzon kita, dan itu berarti kita sudah membunuh mereka.Maka tidak bisa tidak, penyakit su’uzon ini harus kita bersihkan dari hati kita. Karena su‘uzon, elite polilik tidak akur. Karena su'uzon, silaturahmi bisa retak. Karena su’uzon, banyak sekali orang yang tidak berdosa dibakar massa karena dikira maling. Karena su'uzon juga kedudukan kita makin rendah di hadapan Allah SWT. \u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nBahkan menurut pakar psikologi, apa yang kita pikirkan tentang orang lain membuat orang lain berpikiran sama tentang kita. Kila menganggap orang lain sombong, maka orang lain pun akan menganggap kita sombong. Meski pandangan ini belum terbukti secara ilmiah, namun dalam praklek kehidupan sehari-hari kita bisa membuktikan kebenaran argumen ini. Anggap saja leman kita yang ber-IPK tinggi itu hasil menyontek, maka kemungkinan besar la juga akan menganggap kita suka menyontek. Kaiau su‘uzon terhadap manusia saja dilarang, apalagi su'uzon pada Allah SWT. \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nHukum psikologi juga berlaku pada hubungan transendenkita dengan Tuhan. Ana inda zhanniabdi. Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku terhadap Aku, demiklan firman Allah dalamsebuah hadits qudsi. Sebenarnya cara unluk tidak su‘uzon sangat sederhana, meskipun tidak mudah. Kalau ada sesuatu yang ganjil atau membual hati kita gelisah, cobalah kita cari alasan-alasan yang bisa menutupi pikiran buruk kita. Sopir angkot yang terus-menerus menarik penumpang meski angkotnya sudah penuh, jangan kita langsung beranggapan bahwa dia orang yang hanya mengejar uang tanpa memikirkan penumpang. Siapa tahu sopir\u0026nbsp; angkot itu butuh uang banyak karena ada anggota keluarganya yang sakit parah dan butuh biaya. Atau mungkin uang Sekolah anaknya. Bisa jadi juga karena uang setorannya naik. Kita harus bisa mencari-cari kemungkinan seperti ini yang seringkali tidak pernah kita pikirkan akibat nafsu kita untuk mencari keburukan orang lain lebih besar. \u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nTeman kita yang pernah kita tolong sudah lama tidak silaturahmi ke rumah. Jangan kitaberanggapan kalau dia lupa balas budi, tidak tahu diri. Mungkin saja teman kita ilu ditakdirkan Allah sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak sempat ke rumah. Barangkali dia pernah menelpon kita beberapa Kali unluk sekedar menanyakan kabar, namun setiap dilelepon kita tidak pernah ada di rumah. Bukankah kemungkinan seperti itu tidak mustahil terjadi? Tetangga-telangga di kompleks yang awal bulan Ramadhan rajin ke masjid, tiba-tiba tidak pernah terlihat lagi di masjid pada pertengahan Ramadhan. Jangan berpikiranbahwa mereka adalah orang-orang yang tidak istiqomah, pemalas, lebih suka nonton sinetrondi rumah. Siapa lahu mereka sedang sholat tarawih di masjid lain karena ingin mendapat ilmubaru yang tidak didapatkan di masjid kompleks. Merupakan hal yang wajar kalau seseorang tidak terus-menerus sholat di rnasjid yang sama.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMaka marilah kita mulai hari ini dengan membersihkan hati dari su'uz.on. Setiap ada sesuatu yang mengundang prasangka buruk,cobalah tekankan pada kemungkinan positifnya. Lebih baik berprasangka baik lapi kenyataannya buruk daripada berprasangka buruk tapi kenyataannya baik. Jika kita menyebarkan kebaikan orang padahal orang itu tidak memiliki kebaikan tersebut, ini adalah akhlak Allah. Namun jika kita menyebarkan keburukan orang padahal orang itu tidak\u0026nbsp; memiliki keburukan tersebul, itu namanya fltnah. Jika sudah begini, kita harus berjiwa besar seperli Hasan al-Basri yang segera meminta maaf dan rneminta orang yang disu'uzonkannya mendoakan\u0026nbsp; dirinya agar terhindar dari kesalahan yang sama. \u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\nOrang yang difilnah termasuk orang yang dizhalimi. Bukankah menurut Nabi doa orang yang dizhalimi itu tidak ada balas (hijab) dengan Allah (HR. Uqaili dari Abu Hurairah)? Dan salah satu nasihat Rasulullah SAW terhadap Imam Ali: Wahai Ali, jika engkau ingin agar pujian alasmu lersebar baik di dunia maupun di akhirat, tahanlah lisanmu dari menggunjing manusia, Barangsiapa yang menggunjing manusia, Allah menolongnya di dunia dan di akhirat. Perlolongan-Nya di dunia ialah bahwa tidak ada seorang pun memperolehnya kecuali para malaikat pasti mendustakannya. Dan perlolongan di akherat adalah ampunan Allah alas kejelekan yang diperbuat dan diterima kebaikan yang dibual. Wallahu A’lam.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTerima kasih anda sudah membaca \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/penyembab-gangguan-psikologi-suuzdon.html\" target=\"_blank\"\u003EPenyembab Gangguan Psikologi | Su'uzdon\u003C\/a\u003E, Baca juga artikel lainnya diblog \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/05\/rojay-creative-blog-anti-galau.html\" target=\"_blank\"\u003ERojay Creative blog anti galau ini\u003C\/a\u003E, semoga bermanfaat. \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/kumpulan-syair-imam-syafii.html\" target=\"_blank\"\u003Ekumpulan Nasehat Imam Syafi'i\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003E\u003Cbr \/\u003EOleh: Muhammad Zulkifli, S.Sos\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-small;\"\u003Edikutip dari Media Pembinaan N0. 08\/ XXVIII November 2001\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/5750523343914701816\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/penyembab-gangguan-psikologi-suuzdon.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/5750523343914701816"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/5750523343914701816"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/penyembab-gangguan-psikologi-suuzdon.html","title":"Penyembab Gangguan Psikologi | Su'uzdon"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-G6jGPU1z_rw\/VZTwK3A3XaI\/AAAAAAAAEiM\/4blzuHvKaBY\/s72-c\/Bahaya%2BSuudzon.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-5788787283158852444"},"published":{"$t":"2015-07-01T13:57:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-01T13:59:43.232-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Analogi pemikiran"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Skandal Serta Kebusukan Yahudi"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nYahudi dengan ajaran zionismenya membentuk aksi untuk menguasai dunia. Dalam prakteknya sangat rapih, cermat dan rahasia melalui kordinasi yang tinggi. Kalausuatu negara tidak waspada terhadap gelagat mereka yang sedang tinggal disana, maka cepat atau lambat, mereka akan menguasai aspek-aspek penting di negara itu. Peringatan seperti inipernah di lontarkan tokoh AS, Benyamin Franklin, di depan anggota \"Constitutional Convention\" di Philadelpia, \"Di negara mana saja, kalau kaum Yahudi berdiam dalamKelompok Besar, berarti mereka membangun negara dalam negara, sebagaimana yang terjadi di Portugal dan Spanyol”. Selanjutnya ia Ingin peringatkan dengan sangat, ”Kalautuan-tuan yang terhormat tidak membasmi sejak dini, maka dalam tempo sekitar 200 taliun mendatang, para anak cucu kita akan bekerja untuk kepcntingan mereka. Kalau tuan-tuantidak mengindalikan apa yang diucapkan saya, maka saya berani meramalkan, para keturunan kita akan menggerutu serta mengutuk tuan-tuan, meskipun tuan-tuan telah tinggaldalam alam kubur”.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSelain itu, George Washington, tokoh Kemerdekaan, juga mengomentari, ”Sangat disesalkan, tidak sejak dulu kaum Yahudi dibasmi Soalnya mereka bagi negeri ini ibarat kuman pest dalam masyarakat.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nTerlepas dari itu, yang jelas, kaum Yahudi di AS sudah berperan sangat besar. Banyak perusahaan raksasa, lembaga vital, dan jabatan pentingyang dipegang kaum Yahudi. Dengan modal inilah, mereka dalam politik luar negeri AS sering mengancam secara halus dan penuh strategi Kalau pemerintah AS mengambil kebijakan yang bertentangan atau menyimpang dengan keinginan mereka.Berapa banyak anggota kongres atau senat yang tidak terpilili lagi dalam periode selanjutnya akibat politik mereka hanya karena sering membuat pernyataan yang menyinggung perasaan bangsanya, jadi apa yang dinamakan kebijaksanaan pemerintah AS dalam politik luar negeri antara lain dipengaruhi kaum Yahudi melalui mereka yang memegang jabatan penting dalam pcmerintahan maupun parlemen.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBenyamin D, PM lnggris asal Yahudi, tahun 1844, pernali berkata, ”5ebenarnya mereka yang memainkan peran politik internasional bukanlali mereka yang memiliki kedudukan dalam pemerintahan, melainkan yang berperan dari belakang layar (Freemasonry - organisasi rahasia ciptaan Yahudi - red)”.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSekeloinpok kaum sekulur di Turki, yakni alumnus Freemasonry, menyulut api pertentangan Arab dan Turki, sehingga membuka pintu Palestina bagi mereka. Ini memang berhasil dengantumbangnya kerajaan Ustamniyah yang berubah iadi pemerintahan yang kebarat-baratan. Dalam usahanya menjadikan sekuler pertama dari negara dengan mayoritas ummat Islam, mereka pun memutuskan pertalian negeri tersebut dengan dunia Islam dan bahasa\/huruf Arab, yang dampaknya cukup besar terhadap peningkatan mereka yang tidak bisa membaca serta mengartikan ayat-ayat Al-Qur'an. Inilah pengalaman paling pahit bagi dunia Islam pada abad ini. Persekongkolan Israel dengan sebagian bangsa Mesir sudali dimulai sejak lama, Tujuannya adalah mencuci otak bangsa Mesir dengan falsatah Yahudi. Setelah ditandatanganinya piagam perdamaian Mesir-Israel pada dekade awal 80 an, hubungan tersebut lebih akrab lewat berbagai bidang seni. Pusat akademis Israel pun berhasil merangkul para seniman dan cendikiawan Mesir ke dalam kubu mereka, yang dalam pendidikannya diselipi berbagai ajaran Yahudi. Yahudi ikut merekayasa dua revolusi legendaris, Rusia dan Perancis, sebagai langkah awal pembentukan negara Israel. Keduanya\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C!--[if gte mso 9]\u003E\u003Cxml\u003E\n \u003Cw:WordDocument\u003E\n  \u003Cw:View\u003ENormal\u003C\/w:View\u003E\n  \u003Cw:Zoom\u003E0\u003C\/w:Zoom\u003E\n  \u003Cw:TrackMoves\/\u003E\n  \u003Cw:TrackFormatting\/\u003E\n  \u003Cw:PunctuationKerning\/\u003E\n  \u003Cw:ValidateAgainstSchemas\/\u003E\n  \u003Cw:SaveIfXMLInvalid\u003Efalse\u003C\/w:SaveIfXMLInvalid\u003E\n  \u003Cw:IgnoreMixedContent\u003Efalse\u003C\/w:IgnoreMixedContent\u003E\n  \u003Cw:AlwaysShowPlaceholderText\u003Efalse\u003C\/w:AlwaysShowPlaceholderText\u003E\n  \u003Cw:DoNotPromoteQF\/\u003E\n  \u003Cw:LidThemeOther\u003EIN\u003C\/w:LidThemeOther\u003E\n  \u003Cw:LidThemeAsian\u003EX-NONE\u003C\/w:LidThemeAsian\u003E\n  \u003Cw:LidThemeComplexScript\u003EX-NONE\u003C\/w:LidThemeComplexScript\u003E\n  \u003Cw:Compatibility\u003E\n   \u003Cw:BreakWrappedTables\/\u003E\n   \u003Cw:SnapToGridInCell\/\u003E\n   \u003Cw:WrapTextWithPunct\/\u003E\n   \u003Cw:UseAsianBreakRules\/\u003E\n   \u003Cw:DontGrowAutofit\/\u003E\n   \u003Cw:SplitPgBreakAndParaMark\/\u003E\n   \u003Cw:DontVertAlignCellWithSp\/\u003E\n   \u003Cw:DontBreakConstrainedForcedTables\/\u003E\n   \u003Cw:DontVertAlignInTxbx\/\u003E\n   \u003Cw:Word11KerningPairs\/\u003E\n   \u003Cw:CachedColBalance\/\u003E\n  \u003C\/w:Compatibility\u003E\n  \u003Cw:BrowserLevel\u003EMicrosoftInternetExplorer4\u003C\/w:BrowserLevel\u003E\n  \u003Cm:mathPr\u003E\n   \u003Cm:mathFont m:val=\"Cambria Math\"\/\u003E\n   \u003Cm:brkBin m:val=\"before\"\/\u003E\n   \u003Cm:brkBinSub m:val=\"--\"\/\u003E\n   \u003Cm:smallFrac m:val=\"off\"\/\u003E\n   \u003Cm:dispDef\/\u003E\n   \u003Cm:lMargin m:val=\"0\"\/\u003E\n   \u003Cm:rMargin m:val=\"0\"\/\u003E\n   \u003Cm:defJc m:val=\"centerGroup\"\/\u003E\n   \u003Cm:wrapIndent m:val=\"1440\"\/\u003E\n   \u003Cm:intLim m:val=\"subSup\"\/\u003E\n   \u003Cm:naryLim m:val=\"undOvr\"\/\u003E\n  \u003C\/m:mathPr\u003E\u003C\/w:WordDocument\u003E\n\u003C\/xml\u003E\u003C![endif]--\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C!--[if gte mso 9]\u003E\u003Cxml\u003E\n \u003Cw:LatentStyles DefLockedState=\"false\" DefUnhideWhenUsed=\"true\"\n  DefSemiHidden=\"true\" DefQFormat=\"false\" DefPriority=\"99\"\n  LatentStyleCount=\"267\"\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"0\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Normal\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 7\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 8\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 9\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 7\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 8\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 9\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"35\" QFormat=\"true\" Name=\"caption\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"10\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Title\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"1\" Name=\"Default Paragraph Font\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"11\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Subtitle\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"22\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Strong\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"20\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Emphasis\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"59\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Table Grid\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Placeholder Text\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"1\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"No Spacing\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Revision\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"34\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"List Paragraph\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"29\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Quote\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"30\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Intense Quote\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"19\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Subtle Emphasis\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"21\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Intense Emphasis\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"31\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Subtle Reference\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"32\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Intense Reference\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"33\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Book Title\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"37\" Name=\"Bibliography\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" QFormat=\"true\" Name=\"TOC Heading\"\/\u003E\n \u003C\/w:LatentStyles\u003E\n\u003C\/xml\u003E\u003C![endif]--\u003E\u003C!--[if gte mso 10]\u003E\n\u003Cstyle\u003E\n \/* Style Definitions *\/\n table.MsoNormalTable\n {mso-style-name:\"Table Normal\";\n mso-tstyle-rowband-size:0;\n mso-tstyle-colband-size:0;\n mso-style-noshow:yes;\n mso-style-priority:99;\n mso-style-qformat:yes;\n mso-style-parent:\"\";\n mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;\n mso-para-margin:0cm;\n mso-para-margin-bottom:.0001pt;\n line-height:115%;\n mso-pagination:widow-orphan;\n font-size:11.0pt;\n font-family:\"Calibri\",\"sans-serif\";\n mso-ascii-font-family:Calibri;\n mso-ascii-theme-font:minor-latin;\n mso-fareast-font-family:\"Times New Roman\";\n mso-fareast-theme-font:minor-fareast;\n mso-hansi-font-family:Calibri;\n mso-hansi-theme-font:minor-latin;\n mso-bidi-font-family:\"Times New Roman\";\n mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}\n\u003C\/style\u003E\n\u003C![endif]--\u003E\n\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\nsama-sama ingin menghancurkan semua agama. Mereka sama-sama mengobarkan\nsemangat rakyatnya untuk menumbangkan rajanya masing-masing, serta berakibat\nterbunuhnya jutaan penduduk di Eropa. Ensiklopedi Yahudi mencatat sejumlah\norang \u003Cspan style=\"mso-spacerun: yes;\"\u003E\u0026nbsp;\u003C\/span\u003Eyahudi yang ikut mengsponsori\u003Cspan style=\"mso-spacerun: yes;\"\u003E\u0026nbsp; \u003C\/span\u003ERevolusi tersebut. \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\nKelompok Donmah : Orang Yahudi Yang berkedokkaan Islam.\nSebelum pemerintahan Islam jatuh di Turki, mereka yang tinggal di sana\nberperilaku muslim. Mereka berperan aktif dalam aktivitas perekonomian, pemerintahan\ndan pendidikan di sana. Malah ada yang menjadi menteri. pembesar kerajaan,\nanggota parlemen dan dosen. Ketika Sekutu berhasil menguasai ibukotanya, mereka mendatangi pemimpin sukutu serta mengaku\nbukan 0rang Turki maupun muslim. Selanjutnva mereka melaksanakan politik belah\nbambu antara nasionalis Arab dan nasionalis Turki, Mereka hembuskan dakwah Thouronisme\ndi tengah masyarakat Turki untuk memecah belah ummat Islam. Beberapa tokoh\nDonmah, dengan menggunakan Partai lttihad, akhirnya berhasil mengendalikan\npemerintahan sebelum Perang Dunia Ke II, serta menyeret Turki ke kancah perang\nyang akhirnya mengalami kekalahan serta terpecah belah. Dengan demikian, terbukalah\npintu bagi mereka untuk menguasai Palestina.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-MGW3HUM3o14\/VZRUBVVK5UI\/AAAAAAAAEhk\/Ub3Yv3TuY2I\/s1600\/Sejarah%2Bkebusukan%2BYahudi.png\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Sejarah Kebusukan Yahudi\" border=\"0\" height=\"200\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-MGW3HUM3o14\/VZRUBVVK5UI\/AAAAAAAAEhk\/Ub3Yv3TuY2I\/s200\/Sejarah%2Bkebusukan%2BYahudi.png\" title=\"Sejarah Kebusukan Yahudi\" width=\"173\" \/\u003E\u003C\/a\u003EBanyak yang tidak tahu. Orang Yahudi bersama kaum oreintalis\nterlibat dalam penyamarkan sejarah Islam banyaknya persimpangan fakta. Ini\ntidak lain untuk membelokkan arah, langkah dan tujuan kita kejurang sesat tanpa\ndasar Halus atau sengaja, mereka telah melakukan manipulasi fakta sejarah secara\nevolusi dengan pemikiran dan perencanaan matang. Bila kurang kritis, mungkin\nkita akan terbawa atau terayu oleh catatan sejarah Islam versi mereka. Banyak\npersepsi yang salah dari mereka misalnya\u003Cspan style=\"mso-spacerun: yes;\"\u003E\u0026nbsp;\n\u003C\/span\u003EPersepsi Manusia termasuk jenis hewan. Mereka mengingkari asal manusia\ndari Adam. Jadi mengingkari status Adam sebagai nenek moyang manusia. Kata\nmereka, manusia adalah bentuk lanjut dari binatang sebagai hasil evolusi alam.\nPaham seperti ini muncul karena mereka bersandar atau mengacu pada rasional\nserta inderawi saja. Meskipun memakai referensi, namun tersamar keautentikannya\ndan diragukan kebenarannya. lni menghasilkan banyak pernyataan dan penjelasan\nyang janggal dan verbal, hingga secara halus memancing atau merangsang akal dan\npikiran orang untuk menganggap cerita para Nabi sebagai dongeng, mitos atau\nlegenda belaka.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\nMenurut sumber yang dapat dipercaya, komunisme adalah salah\nsatu dari beberapa ideologi buatan Yahudi serta dijadikan alat untuk menguasai\nDunia. Langkah ini diambil karena mereka tidak mampu memerintah secara langsung\nuntuk membantu Yahudi. Mereka mengemban Misi pemusnahan seluruh Agama, sehingga\njiwa manusia Kosong dari benih keimanan. Dialihkannya segenap jiwa manusia dari\nakidah benar, lalu digiringnya kepada ajaran komunisme Dalam waktu bersamaan,\nmerekapun mendukung kaum kapitalis menguasai dunia melalui perbudakan mereka dan\npasar modal. Jadi singkatnya mereka bermuka komunis terhadap komunisme dan\nkapitalisme, dua paham yang\u003Cspan style=\"mso-spacerun: yes;\"\u003E\u0026nbsp; \u003C\/span\u003Eyang justeru\ntelah menciptakan perang dingin selama beberapa dekade sampai berakhir saat “Glasnot\ndan Prestroika” dikumandangkan Oleh Mikhail Gorbachev.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\nYahudi sebenarnya dapat disetarakan dengan rasialisme yang\npernah dijalankan pemerintah Afrika Selata, yang kini sudah berakhir, yakni\nmerendahkan martabat manusia yang bukan rasnya, ini terbukti dengan ucapan\ntokoh Yahudi, Yacob H. Sehiff, tahun 1907, “Warga Yahudi mustahil dapat pada\nwaktu bersamaan jadi warga AS yang baik. Demikian juga kalau ada anggota Yahudi\nyang teladan, berarti ia bukan warga AS yang baik.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\nItupun diperkuat oleh B. Felz dalam artikelny, tahun 1911 “Patriotisme\nkaum Yahudi terhadap negara dimana mereka tinggal hanya selimut kemuflase\nbelaka. Ini dilakukan mereka hanya untuk menyenangkan pribumi” Selain itu, Yahudi menginginkan perbudakan terhadap siapapun\nyang bukan Yahudi, ini pernah diungkapkan Martin Luther dalam bukunya “The Jew\nand Their Lies”, “Kita tidak perlu berusaha Tapi kita dapat menikmati seharian\nyang indah dan segar dari mereka. Mereka harus bekerja dengan ulet dan semangat\nuntuk kepentingan kita. Karena kita merupakan tuan bagi mereka. Jadi mereka\nmerupakan pelayan kita”.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSekian artikel memnhgenai\u0026nbsp; \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/skandal-serta-kebusukan-yahudi.html\" target=\"_blank\"\u003ESkandal Serta Kebusukan Yahudi\u003C\/a\u003E, semoga bermanfaat, jangan lupa Baca juga artikel lainnya di blog ini, baca juga ini \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/mengenai-agama-yahudi-bagian-ii.html\" target=\"_blank\"\u003EMengenai Agama Yahudi,\u003C\/a\u003E \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-tentang-baitul-makdis.html\" target=\"_blank\"\u003ESekilas Tentang Baitul Maqdis.\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nOleh : Nasrullah Idris,\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\ndikutip dari Media Pembinaan No. 11\/T\/7. XXVI - Februari 2000 \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/5788787283158852444\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/skandal-serta-kebusukan-yahudi.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/5788787283158852444"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/5788787283158852444"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/07\/skandal-serta-kebusukan-yahudi.html","title":"Skandal Serta Kebusukan Yahudi"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-MGW3HUM3o14\/VZRUBVVK5UI\/AAAAAAAAEhk\/Ub3Yv3TuY2I\/s72-c\/Sejarah%2Bkebusukan%2BYahudi.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-4044658413957775742"},"published":{"$t":"2015-05-10T07:07:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2015-05-10T07:07:42.676-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Serukan Anak Anda Untuk Mondok di Pesantren"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSalah satu Urgensi Pendidikan Akhlak bagi putra putri anda, mengenai pentingnya bagaimana cara mendidik anak yang baik dan benar adalah di Pondok Pesantren, demikian banyak menfaat yang masuk kedalam diri anak itu sendiri, merupakan langkah pasti membentuk karakteristik akhlak pada diri anak anda, Pola pengajaran Pondok Pesantren berbasis Religi sangat penting guna kebutuhan menghadapi goncangan rusaknya moral bangsa yang saat ini banyak terjadi masalah ditengah-tengah masyarakat, maka itu perlunya mentalitas religius yang terbentuk dalam jati diri pendidikan tak lain adalah menggunakan hukum positif yakni melakukan sebuah karantina seperti pada pola pendidikan yang berada dalam pondok pesantren. Menganai hasil dari pendidikan Pondok Pesantren itu sudah menjadi sebuah keabsahan bagi para \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/10\/santri-pesantren.html\" target=\"_blank\"\u003Esantri pesantren\u003C\/a\u003E yang sudah lulus mesantren, sebagian besar Alumni Pesantren merupakan Tokoh Masyarakat, Baik Menjadi Ulama, Ustadz, Guru, sampai pada pola mereka sebagai alumni ponpest yang menjabat sebagai pemerintah, aparat dan sebagainya, mereka memiliki ciri khusus yakni selalu menyuarakan kepada hal yang positif bagi dirinya dan orang lain.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nDewasa ini kebobrokan moral bangsa semakin nampak, mereka tanpa malu-malu berbuat negatif bahkan ditengah masyarakat sekalipun, menghormati orang tua, Guru, Tokoh masyarakat dan banyak lagi, mereka inilah ciri kerusakan moral, akan tetapi lihatlah mereka para \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/10\/santri-pesantren.html\" target=\"_blank\"\u003Esantri pesantren\u003C\/a\u003E yang alim, sopan, ramah, dalam bermasyarakat terkesan tenang, nyaman, dan selalu mengumandangkan syiar terutama bagi diri dan keluarganya hingga pada masyarakat pada umumnya, terbentuknya moral dan mental positif itu dibawa dari mereka berada dalam sebuah pendidikan pesantren. Mereka yang mengenyang pendidikan pada pesantren berbeda dengan mereka yang bukan jebolan pesantren segala sesuatunya akan terhandle dengan prinship agama yang dia miliki ketika masih mesantren, berbeda dengan yang tidak pernah makan bangku pondok, hemmm,, mereka bablas karena mungkin tidak mengkaji ilmu agama dan mereka sangat memahami hukum-hukum agama contoh kecilnya mereka saat dipesantren mengetahui betapa \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2013\/08\/pentingnya-belajar-kitab-kuning.html\" target=\"_blank\"\u003Epentingnya belajar kitab kuning\u003C\/a\u003E.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-uhbgh8LJ5pk\/VU9l0WuVd2I\/AAAAAAAAER0\/IsDd_97bEYk\/s1600\/Santri%2Brojay.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"120\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-uhbgh8LJ5pk\/VU9l0WuVd2I\/AAAAAAAAER0\/IsDd_97bEYk\/s320\/Santri%2Brojay.jpg\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nBagaimana mungkin kita dapat memperbaiki kehidupan diri sendiri jika kita tidak mengerti ilmu positif (agama) setidaknya kita mengetahui pentingnya agama dalam konteks kehidupan bermasyarakat serta peran dari agama itu sendiri, sosok alumnus ponpes sangat memahami demikian, mungkin terlihat kuno, klasik dan sebagainya jika melihat mereka para santri yang pernah mondok, dengan ala berpakaian yang penuh dengan kesederhanaan serta pola hidup yang penuih dengan ketenangan, terutama mereka menjunjung tinggi moralitas akhlak serta bergaul di tengah kehiduoan bermasyarakat, bagi anda yang memiliki putra dan putri yang sekiranya sudah beranjak remaja maka titipkanlah kepada ulama pengasuh pensantren guna mencetak penerus diri anda atau menjadikan anak anda menjadi sosok yang penuh dengan ketaatan. baca juga artikel yang lainnya, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/04\/gaya-hidup-seorang-ulama-paham-agama.html\" target=\"_blank\"\u003Egaya hidup seorang kiai, ulama\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/4044658413957775742\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/05\/serukan-anak-anda-untuk-mondok-di.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/4044658413957775742"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/4044658413957775742"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/05\/serukan-anak-anda-untuk-mondok-di.html","title":"Serukan Anak Anda Untuk Mondok di Pesantren"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-uhbgh8LJ5pk\/VU9l0WuVd2I\/AAAAAAAAER0\/IsDd_97bEYk\/s72-c\/Santri%2Brojay.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-7727775652818747926"},"published":{"$t":"2015-05-03T12:10:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2015-05-03T12:14:56.127-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Tips Memilih Kosan Aman Untuk Putera Putri Anda"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\nSebagai makhluk sosial sedikitnya \nsaya memiliki sebuah pesan moral yang sekiranya bisa dijadikan bahan \npertimbangan anda tatkala menitipkan anak di kota dalam hal apapun baik \ndalam menempuh pendidikan atau bekerja, artikel ini ditujukan untuk para\n Orang tua yang kadang resah dan khawatir kepada anakya yang sedang \nberada diluar Kota. Sudah menjadi sebuah rahasia umum bahua banyak kasus\n yang berkembang ditengah masyarakat melalui berbagai media, banyak \nsekali mereka yang salah dalam memilih pergaulan, sebelumya anda bisa \nmembaca artikel ini \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/04\/mengapa-remaja-anak-muda-nakal-forum.html\" target=\"_blank\"\u003Ekenapa Anak muda Nakal (remaja)\u003C\/a\u003E...\n hal ini sekiranya dapat menjadikan anda bisa memahami karakteristik \nanak muda, ditambah dengan bagaimana watak dan prilaku anak anda yang \ndiasuh dari mulai kecil, orang tua pasti lebih mengenal anaknya dari \npada artikel ini, namun tidak semua memahami apa yang dilakukan diluaran\n sana ketika si Anak jauh dari Orang tua. Berikut beberapa cara aman \nmencari Kos-kosan, Tempat Penginapan, Tempat tinggal sementara untuk \nanak, saudara, handai tolan anda tatkala berada diluar kota terutama \nbagi yang sedang menjalankan pendidikan, Kuliah dan sebagainya dan yang \npaling diutamkan jika anak anda adalah seorang wanita..\u003C\/div\u003E\n\u003Col style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003ECarilah Tempat Kos aman walaupun sedikit lebih mahal.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EMenitipkan secara resmi kepada pemilik kontrakan baik rumah atau Kosan catat nomor kontak yang dapat dihubungi.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EMenitipkan kepada seseorang yang dipercaya dilingkungan tersebut.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003ECari Kosan yang tidak bebas. seperti tidak boleh keluar malam dsb..\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EMengenal lingkungan sekitar kosan.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EMencari Informasi tentang tempat kosan tersebut.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EUsahakan tempat kos tidak terlalu jauh dari sarana Ibadah, Masjid, Musholah dsb..\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EPantau anak anda dengan sering menghubungi...\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003ECarilah Kosan Yang tidak campur laki-laki dan perempuan.. \u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EMencari Kosan yang steril, bersih jauh dari penyakit,\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EBelilah Lemari tempat barang, pakaian dan lainnya yang aman.. menghindari kehingan.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EBerkunjung tiap ada waktu luang.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EKenali teman-temannya di sekitar kosan.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EAjari anak mencari teman baik..\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003ECari kosan yang pemilik kosnya bisa diajak kekeluargaan.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003ECari Kontrakan rumah yang lingkungannya ramah serta aman dari berbagai gangguan.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003ECari Tempat Kos yang ada garasi sepeda motor..\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EBermain kerumah aparat daerah, lurah, tokoh masyarakat, RT, RW, agar mereka bersama-sama mengawasi anak anda.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003EMemantau anak anda tanpa memberi tahu terlibih dahulu ke anak anda, hal ini bertujuan untuk melihat kegiatan anak anda di kosan.\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003ESediakan Peralatan masak sederhana, seperti Magickom, Dispenser, \nkompor gas kecil untukmengirit biaya konsumsi, sekaligus mengajarkan \nanak menjadi prihatin.\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-D5KkrDLAPmo\/VUZxeI_6ZbI\/AAAAAAAAEPk\/1HM1zOgwNQ8\/s1600\/Tips%2BMemilih%2BKosan%2Baman.jpg\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Tips Memilih Kosan Aman\" border=\"0\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-D5KkrDLAPmo\/VUZxeI_6ZbI\/AAAAAAAAEPk\/1HM1zOgwNQ8\/s1600\/Tips%2BMemilih%2BKosan%2Baman.jpg\" height=\"150\" title=\"Tips Memilih Kosan Aman\" width=\"200\" \/\u003E\u003C\/a\u003EDemikian\n Beberapa Tips agar anak yang berada diluar kota anda, terhindar dari \nhal-hal yang tidak di inginkan, agar orang tua tidak merasa was-was dan \ntidak merasa khawatir dengan segala sesuatu yang terjadi diluarsana, \nsebelum saya tutup artikel ini yang paling penting adalah bagaimana \nmendidik anak dengan baik sehingga tidak terjadi pada anak anda sesuatu \nyang miring, disamping itu waspadalah pergaulan lingkungan adalah \npengaruh paling besar merubah mental dan karakter anak dan akan bisa \nmerubah gaya hidup seseorang baca ini \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/04\/inilah-gaya-hidup-ala-arits.html\" target=\"_blank\"\u003EGaya Hidup Ala Artis\u003C\/a\u003E.Terima kasih salam Rojay Creative semoga ini sebagai \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/04\/curhatan-internet.html\" target=\"_blank\"\u003Ecurhatan internet \u003C\/a\u003Eyang bermanfaat.\u003C\/div\u003E\n\n\u003C!-- Blogger automated replacement: \"https:\/\/images-blogger-opensocial.googleusercontent.com\/gadgets\/proxy?url=http%3A%2F%2F2.bp.blogspot.com%2F-D5KkrDLAPmo%2FVUZxeI_6ZbI%2FAAAAAAAAEPk%2F1HM1zOgwNQ8%2Fs1600%2FTips%252BMemilih%252BKosan%252Baman.jpg\u0026amp;container=blogger\u0026amp;gadget=a\u0026amp;rewriteMime=image%2F*\" with \"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-D5KkrDLAPmo\/VUZxeI_6ZbI\/AAAAAAAAEPk\/1HM1zOgwNQ8\/s1600\/Tips%2BMemilih%2BKosan%2Baman.jpg\" --\u003E\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/7727775652818747926\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/05\/tips-memilih-kosan-aman-untuk-putera.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7727775652818747926"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7727775652818747926"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/05\/tips-memilih-kosan-aman-untuk-putera.html","title":"Tips Memilih Kosan Aman Untuk Putera Putri Anda"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-D5KkrDLAPmo\/VUZxeI_6ZbI\/AAAAAAAAEPk\/1HM1zOgwNQ8\/s72-c\/Tips%2BMemilih%2BKosan%2Baman.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3690885785561725750"},"published":{"$t":"2015-04-01T11:46:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2015-04-01T11:46:50.550-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Mengapa Remaja Anak Muda Nakal | Forum Anak Muda"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EKelihatannya seperti dengungan kalimat yang tidak pernah putus dari bahasa, Kenapa Remaja Nakal, atau kalimat Kenalakan Remaja, saya lebih suka menulis sebab akibat dari para efek akibat tersebut, dengan menulis kenapa remaja nakal sekiranya bisa memami beberapa faktor kenakalan yang muncul dari anak muda atau remaja tersebut, dan bukan menjustifikasi semua remaja itu nakal, Beberapa Orang tua merasakan sesak didada yang berkepanjangan melihat tingkah para anak-anaknya yang mulai banyak sekali kenylenehan, atau yang lainnya dalam tanda kutip Negatif, semua berawal dari berbagai faktor yang mendorong anak remaja tersebut berprilakau demikian, sedikitnya saya menulis mengenai Why...? sebenarnya remaja merupakan masa keemasan dan keingintahuan yang lebih dalam benaknya, sering sekali mereka menggunakan atribut-atribut yang aneh bahkan bertentangan dengan prinship positif, itulah masa kesenangan (Hedon) para pemuda dan remaja. Dengan banyak keingin tahuannya dari berbagai hal membuatnya rela menjadi seorang yang penuh dengan eksistensi. Beberapa faktor yang menurut saya kenapa remaja Nakal.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-SeHPGlI5HaY\/VRw8n0FdDoI\/AAAAAAAAD2w\/0TAVIlsWXlo\/s1600\/Cewe%2BSeksi%2BBertatto%2BDan%2BMerokok.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-SeHPGlI5HaY\/VRw8n0FdDoI\/AAAAAAAAD2w\/0TAVIlsWXlo\/s1600\/Cewe%2BSeksi%2BBertatto%2BDan%2BMerokok.jpg\" height=\"173\" width=\"400\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EFaktor Kondisi Dalam\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EFaktor Diri dari dalam remaja sendiri berkaitan dengan hal tersebut timbul sebuah pemikiran saya dari dalam diri pribadi remaja dengan banyak hal, lebih jelasnya adalah faktor jiwa si remaja tersebut berbuat kenakalan, seperti, Keingintau yang tinggi, pemberontakan, ketidak cocokan, sensitifisme yang lebih, kepekaan, dan banyak lagi, yang didasari emosional yang kurang begitu stabil dengan memiliki jiwa dan rasa yang banyak terpaan dan berbagai goncangan mental remaja terkadang lebih condong untuk melakukan sesuatu atau actions yang hal itu berawal dari sebuah keinginan, seperti keinginan berbuat jahat, keinginan meraih cita-cita, keinginan agar tercapai dengan kurangnya pertimbangan, dan banyak lagi.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003ESaya sangat Ironis jika menyebutkan faktor dari dalam diakibatkan oleh faktor Genetik (Keturunan), ada pepatah mengatakan \"buah jatuh tak jauh dari pohonnya\" jika mengerucut pada \u003Ca href=\"http:\/\/kata-kata13.blogspot.com\/\" target=\"_blank\"\u003Ekata estetika\u003C\/a\u003E tersebut menurut saya kurang begitu memfilsafati secara dalam kondisi psikologi remaja secara umum. Karena kemauan untuk melakukan sesuatu Anak muda lebih berperan sebagai \"Sayalah\" dengan menepukkan dada.. kiranya demikian faktor dari dalam bukan pada faktor keturunan, contoh kecil si remaja ingin memiliki Handphone Android dengan harga yang tinggi dengan tujuan agar dipuji oleh temannya, bisa orang yang dicintainya, atau mendapatkan perhatian dari yang lain, agaa terlihat keren dan sebagainya, dengan kemauan yang tinggi dan cita-cita mendapatkan android, apabila dia tidak mampu untuk membelinya dengan kemampuan ekonomi yang terbatas maka bisa saja dia melakukan mencuri dengan artikata \"Nekad'' semua itu bisa terjadi pada diri remaja, silahkan anda cari contoh lain dengan tema faktor remaja nakal dari dalam diri remaja itu sendiri.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: blue;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EFaktor Kondisi dari Luar\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003ENah inilah yang juga membuat kenapa remaja nakal atau pula anak muda, jika kita hubungkan dengan Faktor dari dalam maka akan terjadi sebuah mata rantai yang erat antara keduanya. faktor dalam lebih kepada batiniah (psikologi) jiwa, faktor luar merupakan sebuah rangsangan, bersifat lahiriah, sarana prasarana, pendukung, kesempatan lebih ringkasnya lingkungan, sebab dengan adanya kondisi demikian ditambah dengan rasa kepekaan dan pemberontakan jiwa yang tinggi banyak remaja yang terpengaruh pada efek lingkungan yang sangat kuat tersebut, terlebih para orang tua, pemerintah, pemdidikan yang kurang begitu memberikan perhatian yang lebih terhadap diri remaja tersebut. contoh kecilnya remaja Merokok, mabuk, narkoba, bertatto berbaur dengan sebuah forum anak muda yang belum tentu kemana arahnya, praktisnya seperti ini, dengan melihat tema-temannya merokok sedikit demi sedikit si anak akan ikut2an merokok, begitu juga bertato. dan sebagainya.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003ERemaja Nakal diperkuat oleh sebuah lingkungan sebagai sarana yang dianggap mereka nyaman, dan ironisnya pada lingkungan pendidikanpun seperti demikian, padahal saya yakin tidak ada guru yang mengajarkan demikian, para remaja putra putri saat ini sangatlah miris melihat tinggkah pergaulan tersebut, berpacaran layaknya sudah seperti suami isteri, bahakn banyak remaja yang putus sekolah karena demikian atau kenakalan diluar batas. Mungkin juga dari berbagai macam sarana luar seperti media elektronik dalam \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/siaran-televisi-kurang-mendidik.html\" target=\"_blank\"\u003Esiaran Televisi yang kurang mendidik\u003C\/a\u003E. dan didorong dengan rasa gengsi yang tinggi.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3690885785561725750\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/04\/mengapa-remaja-anak-muda-nakal-forum.html#comment-form","title":"2 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3690885785561725750"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3690885785561725750"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/04\/mengapa-remaja-anak-muda-nakal-forum.html","title":"Mengapa Remaja Anak Muda Nakal | Forum Anak Muda"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-SeHPGlI5HaY\/VRw8n0FdDoI\/AAAAAAAAD2w\/0TAVIlsWXlo\/s72-c\/Cewe%2BSeksi%2BBertatto%2BDan%2BMerokok.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"2"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3134264171847943975"},"published":{"$t":"2015-03-13T22:56:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2015-03-13T22:56:10.898-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Tebak-tebakan"}],"title":{"type":"text","$t":"Penemu Resleting, Sleting Pakaian"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EWow.. ini bukan hal yang sepele, sebab sesuatu yang selalu melekat dalam celana, ataupun baju, jeket, tas dan sebagainya adalah sebuah alternatif yang sangat memudahkan kita untuk menggunakanya, sebuah sarana pembuka penggaet ini lazim orang mengataka sleting, resleting, atau Ristsluiting (nama sebenarnya), seperti pada artikel sebelumnya yakni \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/wow-siapakah-pencipta-beha-kutang-ini.html\" target=\"_blank\"\u003EPenemu BeHa (Kutang\u003C\/a\u003E), \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/tahukah-anda-siapakah-penemu-potlot.html\" target=\"_blank\"\u003EPenemu Pensil\u003C\/a\u003E, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/siapakah-penemu-permen-karet.html\" target=\"_blank\"\u003EPenemu Permen karet\u003C\/a\u003E dan bnanyak lagi, yang satu ini adalah sebuah ide yang sangat kreatif untuk kebutuhan kehidupan kita sehari-hari, bayangkan jika anda mengenakan pakaian tanoa resleting..!! apakah anda akan mengalamai kerepotan, memang bisa saja dengan menggunakan karet kolor, atau peniti, heheeee...\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-XhvKy5WZaWA\/VQPLg3MsHTI\/AAAAAAAADrM\/tN8n7Nxw0jY\/s1600\/Penemu%2BResleting%2Bbagus.gif\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-XhvKy5WZaWA\/VQPLg3MsHTI\/AAAAAAAADrM\/tN8n7Nxw0jY\/s1600\/Penemu%2BResleting%2Bbagus.gif\" height=\"134\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EPenemunya adalah\u0026nbsp; Whitcomb L. Judson, berasal dari Amerika Serikat pada Tahun 1893, Awalnya ia melihat sebuah kerepotan pada sepatunya, kebanyakan orang saat itumengenakan sepatu dengan menggukan pengakait tali sepatu, Judson merasa malas dan enggan mengenakan Tali sepatu saat itu, dengan demikian Judson menemukan ide dengan mengaitkan rantai metal seperti pada resleting kemudian ia rakit dengan dua rantai metal yang bisabertemu dan mengunci daitambah dengan sebuah alat pengunci yang ditarik dan geser tersebut.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EBersama dengan seorang Rekannya Judson merencakan membuat Pabrik untuk alat tersebut, awalnya masyarakat kurang tertarik dengan adanya alat kunci tersebut, datanglah seorang insinyur yang mendesaint resleting tersebut dengan sempurna, ternyata order pertama adalah para tentara Amerika serikat.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3134264171847943975\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/penemu-resleting-sleting-pakaian.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3134264171847943975"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3134264171847943975"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/penemu-resleting-sleting-pakaian.html","title":"Penemu Resleting, Sleting Pakaian"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-XhvKy5WZaWA\/VQPLg3MsHTI\/AAAAAAAADrM\/tN8n7Nxw0jY\/s72-c\/Penemu%2BResleting%2Bbagus.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3582737377976276728"},"published":{"$t":"2015-03-13T07:14:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2015-03-13T07:14:22.851-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Tebak-tebakan"}],"title":{"type":"text","$t":"Pencipta sekaligus penemu Peniti"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EPeniti sebuah alat penggait yang lazim orang pakai dengan benda kecil tersebut banyak manfaat yang sangat banyak diantaranya adalah untuk alternatif di pakaian dan yang lainnya. Melanjutian dari beberapa artikel sebelumnya yakni berbagai macam penemuan unik yang banyak orang gunakan dari temuan benda tersebut. Tujuannya adalah tak lain guna memperluas pengetahuan pada blog ini.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-TR_-oaAVJU0\/VQLwc0iNmFI\/AAAAAAAADqQ\/hnTbHU_Uh4U\/s1600\/PENEMU%2BPENITI.gif\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-TR_-oaAVJU0\/VQLwc0iNmFI\/AAAAAAAADqQ\/hnTbHU_Uh4U\/s1600\/PENEMU%2BPENITI.gif\" height=\"223\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EPenemu peniti adalah Walter Hunt, dari Amerika Serikat pada tahun 1825, pada waktu itu hunt yang dikenal seorang yang serba bisa dalam keadaan tak punya uang banyak otang kita mengatakan pailit, tongpes (kantong kempes).\u0026nbsp; Dengan kondisi demikian ia harus membayar $15 dalam waktu singkat, dengan kondisi demikian hunt tak mau terlena dengan bebannya.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EHunt sosok kreatif\u0026nbsp; dalam waktu kurang lebih tiga jam melakukan sebuah ide penemuan yakni gambar berupa sebuah sketsa peniti kemudian ia membuatnya dengan contoh peniti berukuran kecil setelah itu peniti karyanya tersebut dujual dengan harga $400 kepada \u003Cu\u003Eperusahaan\u003C\/u\u003E. Sungguh menakjubkan. Dan ia mampu menanggung beban sebanyak $15 seketika. Baca juga artikel ini \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/wow-siapakah-pencipta-beha-kutang-ini.html\" target=\"_blank\"\u003EWOW.. Siapakah pencipta BeHa (Kutang).? Ini Dia...\u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3582737377976276728\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/pencipta-sekaligus-penemu-peniti.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3582737377976276728"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3582737377976276728"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/pencipta-sekaligus-penemu-peniti.html","title":"Pencipta sekaligus penemu Peniti"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-TR_-oaAVJU0\/VQLwc0iNmFI\/AAAAAAAADqQ\/hnTbHU_Uh4U\/s72-c\/PENEMU%2BPENITI.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-2963768952309868446"},"published":{"$t":"2015-03-13T00:05:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2015-03-13T00:05:20.703-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Tebak-tebakan"}],"title":{"type":"text","$t":"WOW.. Siapakah pencipta BeHa (Kutang).? Ini Dia..."},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003ESebuah pakaian sensitif wanita yangsatu ini merupakan. alat pengencang payudara tak ubahnya dengan sebuah sarana sefty bagi kaum hawa. Beberapa Product Fasions memberikan bermacam-macam varian model serta gaya yang banyak para wanita suka, BeHa sendiri disebut oleh orang Indonesia adalah Kutang akan tetapi berbicara tentang hal tersebut apakah anda mengetahuinmya siapakah orang yang menemukan dan memiliki ide kreatif tersebut hingga terbentuklah sebuah sarana pakaian sensitif bahgi kaum hawa. dimana yang isinya disukai para lelaki.. heheee..\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-CqAidGgMa_4\/VQKKPog0z6I\/AAAAAAAADpQ\/mCn060Oaz3M\/s1600\/BeHa%2BKutang%2BMulus%2Bpencipta.gif\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-CqAidGgMa_4\/VQKKPog0z6I\/AAAAAAAADpQ\/mCn060Oaz3M\/s1600\/BeHa%2BKutang%2BMulus%2Bpencipta.gif\" height=\"175\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003ESeorang wanita Amerika serikat bernama Otty Titzling pada tahun 1912. pada sekitar tahun 1910 kaum wanita mengenakan Korset dengan penopang khusus dari tulang ikan paus. Ketika Titzling bekerja dengan pamannya membuat pakaian dalam wanita, ia mendengar keluhan seorang penyanyi opera bahwa korset tidak bisa menunjang buah dada yang besar. Itulah yang mendorong titzling merencanakan dan mmembuat BeHa untuk bisa mendukung buah dada kaum hawa tersebut. karena titzling tidak minta patent dalam perencanaannya (komersialitas) dengan harga.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EPada tahun 1929 peluang tersbut di manfaatkan oleh Philippe de Brassiere untuk mempopulerkan BeHa dan Philippe meraih kesuksesan dalam pemopulerkan tersebut hingga menjadi pengusaha yang kaya. jangan lupa baca artikel lainnya, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/pencipta-kertas-toilet-tisu-wc.html\" target=\"_blank\"\u003Epencipta kertas toilet (Tisu WC)\u003C\/a\u003E.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/2963768952309868446\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/wow-siapakah-pencipta-beha-kutang-ini.html#comment-form","title":"1 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/2963768952309868446"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/2963768952309868446"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/wow-siapakah-pencipta-beha-kutang-ini.html","title":"WOW.. Siapakah pencipta BeHa (Kutang).? Ini Dia..."}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-CqAidGgMa_4\/VQKKPog0z6I\/AAAAAAAADpQ\/mCn060Oaz3M\/s72-c\/BeHa%2BKutang%2BMulus%2Bpencipta.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"1"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-226286837499582867"},"published":{"$t":"2015-03-12T23:26:00.003-07:00"},"updated":{"$t":"2015-03-12T23:26:44.929-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Tebak-tebakan"}],"title":{"type":"text","$t":"Pencipta Kertas Toilet (Tisu WC)"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EBukan hal yang aneh apa yang dinamakan Kertas Toilet atau sering dikita menyebutnya adalahtisu toilet. Dalam kegunaannya Kertas WC adalah alat untuk bersuci (cebok) sebenarnya bahan tersebut adalah terbuat dari kayu, yang berbentuk seperti kertas, sebagai penggantidari air. Kita sering menggunakan barang tersebut untuk alat sebagai bersuci (membersihkan kotoran).. namun apakah anda tahu siapakah penemunya atau yang menciptakan alat tersebut yakni alat untuk membersihkan ataupun bersuci tatkala setelah buang air besar di toilet atau WC. \u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-GWfmyfRyrxg\/VQJ-zVhSnaI\/AAAAAAAADpA\/D5RzhB6fDJY\/s1600\/siapakah%2Bpenemu%2BKertas%2BTisu%2BToilet.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-GWfmyfRyrxg\/VQJ-zVhSnaI\/AAAAAAAADpA\/D5RzhB6fDJY\/s1600\/siapakah%2Bpenemu%2BKertas%2BTisu%2BToilet.jpg\" height=\"198\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EPenemunya adalah Yoseph G. Gayetty,dari Amerika Serikat, Tahun 1857. Gayetty memebuat kertas berwarna abu-abu dari sisal manila murni. Pada setiap lembaran dipasang merk Air namanya sendiri, Ia menawarkan kertasnya sebagai alat yang cocok diterapkan untuk di WC (Toilet) dan malahan anti Wasir katanya. Penemuan tersebut dikembangkan oleh Gayetty sebagai sarana kebersihan setelah buang air besar untuk kebutuhan rumah tangga, awalnya kertas Toilet pertama dijual oleh gayetty dengan harga $50 Lima puluh dollar amerika cent per bungkus yang terdiri dari 500 lembar kertas atau tisu toilet. dan hingga sampai saat ini banyak digunakan untuk di toilet. Banyak lagi pengetahuan untuk menambah wawasan anda terutama siapakah orang yang menemukan berbagai macam sarana atau alat hingga sering kita gunakan sehari-hari anda bisa baca pada artikel berikutnya, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/tokoh-penemu-ballpoint-pulpen.html\" target=\"_blank\"\u003ETokoh penemu Ballpoint (Vulpen).\u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/226286837499582867\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/pencipta-kertas-toilet-tisu-wc.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/226286837499582867"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/226286837499582867"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/pencipta-kertas-toilet-tisu-wc.html","title":"Pencipta Kertas Toilet (Tisu WC)"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-GWfmyfRyrxg\/VQJ-zVhSnaI\/AAAAAAAADpA\/D5RzhB6fDJY\/s72-c\/siapakah%2Bpenemu%2BKertas%2BTisu%2BToilet.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-6677555381110444222"},"published":{"$t":"2015-03-12T23:06:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2015-03-12T23:06:19.812-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Tebak-tebakan"}],"title":{"type":"text","$t":"Inilah penemu Tali Sepatu.."},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EBukan sembarang Artikel dasn juga bukan sekedar isenk tambah kerjaan,, hehee, didalam tuangan artikel ini setidaknya dapat menambah wawasan pengetahuan apalagi berkaitan dengan segala sesuatu yangsering kita temui kita gunakan dalam sehari-hari dimanapun dan kapanpun bahkan banyak orang yang menggunakannya pula, seperti Ballpoint, Tisu WC, Pensil (Potlot), Peniti, Bukaan Celana, BeHa (Kutang), Dan masih banyak lagi semua itu adalah sesuatu yang selalu setia menemani hari-hari dalam kegiatan apapun, tetapi anda perlu tahu siapakah yang menemukan sebagai ide brilian tersebut, dalam hal ini saya akan menulis artikel tentang penemu tali sepatu. hehee\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-8aRg1VCS7P4\/VQJ9eJjCOMI\/AAAAAAAADo0\/Am7CwG0pTcU\/s1600\/Pencipta%2BTali%2BSepatu%2Bjaman%2Bdahulu.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-8aRg1VCS7P4\/VQJ9eJjCOMI\/AAAAAAAADo0\/Am7CwG0pTcU\/s1600\/Pencipta%2BTali%2BSepatu%2Bjaman%2Bdahulu.jpg\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EPenemunya adalah Harvey Kennedy dari Inggris bagaimanakah dan kapan menemukan ide membuat tai sepatu ini tidak diketahui yang jelas pada saat itu Harvey Kennedy mendapatkan 2.500.000 Pon dari Idenya itu. baca jug artikel berikutnya.. \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/tokoh-penemu-ballpoint-pulpen.html\" target=\"_blank\"\u003Epenemu Ballpoint\u003C\/a\u003E, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/tahukah-anda-siapakah-penemu-potlot.html\" target=\"_blank\"\u003Etokoh penemu pensil potlot dilengkapi penghapus\u003C\/a\u003E, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/siapakah-penemu-permen-karet.html\" target=\"_blank\"\u003Epenemu permen karet.\u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/6677555381110444222\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/inilah-penemu-tali-sepatu.html#comment-form","title":"1 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/6677555381110444222"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/6677555381110444222"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/inilah-penemu-tali-sepatu.html","title":"Inilah penemu Tali Sepatu.."}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-8aRg1VCS7P4\/VQJ9eJjCOMI\/AAAAAAAADo0\/Am7CwG0pTcU\/s72-c\/Pencipta%2BTali%2BSepatu%2Bjaman%2Bdahulu.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"1"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-2393682224569835170"},"published":{"$t":"2015-03-12T21:50:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2015-03-12T21:50:37.820-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Tebak-tebakan"}],"title":{"type":"text","$t":"Tokoh Penemu Ballpoint (Pulpen)"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EKehidupan sehari-hari penuh dengan inovasi kreasi dan banyak peristiwa penting yang terkam dalam pikiran seseorang, sebenarnya itu semua merupakan kejadian alamiah dan proses yang wajar, sedikitnya seperti kita menulis atau menggunakan alat tulis untuk banyak hal contoh dalam bersekolah, di kantor, dan di mana saja yang berkaitan dengan alat tulis, dan banyak orang mengakatakan itu adalah ballpoint orang jawa mengatakan pulpen. Artikel ini bertujkuan berbagai informasi yakni banyak sekali barang ataupun alat yang anda pakai dalam kebutuhan sehari-hari tersebut dan ada saja yang bertanya-tanya siapakah pembuat barang ciptaan tersebut, seperti siapakah pencipta atau penemu ballpoint, untuk itu pada artikel ini akan di paparkan secara sederhana... tetapi sebelumnya apakah anda tahu siapakah penemu potlot yang berpenghapus silahkan anda baca \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/tahukah-anda-siapakah-penemu-potlot.html\" target=\"_blank\"\u003Edisini\u003C\/a\u003E.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-2a3ntFT1sak\/VQJsEO1LFYI\/AAAAAAAADok\/7DfkmlxS8eY\/s1600\/siapakah%2Bpenemu%2Bballpoint%2Bpulpen.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-2a3ntFT1sak\/VQJsEO1LFYI\/AAAAAAAADok\/7DfkmlxS8eY\/s1600\/siapakah%2Bpenemu%2Bballpoint%2Bpulpen.jpg\" height=\"181\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EPenemu Ballpoint Adalah J. Loud Seorang warga SAmerika Serikat, pada Tahun 1888, dimana ballpoint yang diciptakannya masih berbentuk primitip, degan tujuan yaitu ingin membuat tanda pada karng digudang.\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003ELain halnya dengan kakak beradik Biro dari Honggaria yang pada tahun tiga puluhan juga membuat ballpen, tetapi mereka sama sekali belum tahu ballpoint ciptaan Loud. Dengan Ide barunya kakak beradik tersebut pindah ke Argentina dimana mereka menemukan seorang Cukung yang bersedia membuatkan Ballpoint anti bocor di inggris. Dengan maksud untuk kebutuhan Tentara. Baca juga Artikel Ini \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/siapakah-penemu-permen-karet.html\" target=\"_blank\"\u003Esiapakah penemu permen karet.? \u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/2393682224569835170\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/tokoh-penemu-ballpoint-pulpen.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/2393682224569835170"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/2393682224569835170"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/tokoh-penemu-ballpoint-pulpen.html","title":"Tokoh Penemu Ballpoint (Pulpen)"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-2a3ntFT1sak\/VQJsEO1LFYI\/AAAAAAAADok\/7DfkmlxS8eY\/s72-c\/siapakah%2Bpenemu%2Bballpoint%2Bpulpen.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-4515576141601830964"},"published":{"$t":"2015-03-12T13:33:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2015-03-12T21:51:02.931-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Tebak-tebakan"}],"title":{"type":"text","$t":"Tahukah Anda Siapakah Penemu Potlot (Pensil) berpenghapus"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003ESebenarnya ini tidak terlalu begitu diributkan tentang siapakah penemu Potlot atau pensil.. teman-teman sudah tak asing bukan dengan nama potlot atau pensil..? kita sering menggunakannya untuk berbagai macam kebutuhan seperti menulis menggambar atau pula menghitung dan sebgainya yang berkaitan dengan fungsi potlot itu sendiri, ini sangatlah hal yangsepeleh akan tetapi anda perlu tahu dengan siapakah penemunya, karena sedikitnya dapat menambah pengetahuan anda. Sebuah penemuan yang sangat bermanfaat samapai saat ini yakni potlot yang dilengkapi dengan penghapus.. akan tetapi apakah anda tahu siapakan tokoh ataupun orang yang menemukan ide tersebut..?\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-DoSsU0Qrdhc\/VQH3L5WfElI\/AAAAAAAADoQ\/iVyK4ZeNKAE\/s1600\/penemu%2Bpotlot%2Bpensil%2Bberpenghapus.png\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-DoSsU0Qrdhc\/VQH3L5WfElI\/AAAAAAAADoQ\/iVyK4ZeNKAE\/s1600\/penemu%2Bpotlot%2Bpensil%2Bberpenghapus.png\" height=\"242\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003ETidak banyak penulisan langsung saja.. Penemunya adalah \u003Cb\u003EHylman L. Lipman\u003C\/b\u003E, USA (Amerika Serikat), pada tahun 1858, sebuah penemuan yang bersifat inovasi karena pada sebelumnya antara potlot (pensil) itu selalu diperhgunakan dan dipakai secara berpisah, namun dengan segala keribetan tersebut terjawablah oleh Hylman dengan menempelkan penghapus yang diiris sebelumnya pada bagian atas pensil (potlot) dan ketika itu pekerjaannya mulai sedikit ringan dan tak ribet harus mencari penghapus yang terpisah. Hylman sendiri dari penemuannya tersebut mengkomersilkan potlot berpenghapus tersebut dengan dijual dengan harga patennya (Nett) untuk $100 (Seratus Dollar Amerika Serikat) baca artikel selanjutnya Penemu Ball Point, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/siapakah-penemu-permen-karet.html\" target=\"_blank\"\u003ESiapakah Penemu Permen Karet\u003C\/a\u003E.?\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/4515576141601830964\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/tahukah-anda-siapakah-penemu-potlot.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/4515576141601830964"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/4515576141601830964"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/tahukah-anda-siapakah-penemu-potlot.html","title":"Tahukah Anda Siapakah Penemu Potlot (Pensil) berpenghapus"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-DoSsU0Qrdhc\/VQH3L5WfElI\/AAAAAAAADoQ\/iVyK4ZeNKAE\/s72-c\/penemu%2Bpotlot%2Bpensil%2Bberpenghapus.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-8954026833176103023"},"published":{"$t":"2015-03-12T13:03:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2015-03-12T21:54:15.449-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Tebak-tebakan"}],"title":{"type":"text","$t":"Siapakah Penemu Permen karet"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Helvetica Neue\u0026quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ESebuah cerita unik yang terpublish dalam artikel di blog ini adalah Tokoh penemu Permen karet... sekedar menambah sedikit pengetahuan yang mana menambah pengetahuan anda dalam bergaul dan bukan hanya sekedar pengguna atau pengonsumsi apa yang kita dapat gunakan dizaman modern ini, Namun sebelumnya apakah anda tahu apa itu dengan Permen karet..?\u0026nbsp; hmmm... tak begitu detail saya menjelaskan pada artikel ini karena setidaknya apa yang dinamakan permen karet anda mungkin lebih paham dari saya, akan tetapi siapakah tokoh penemu permen karet tersebut.. hehee... bisa anda baca pada artikel ini.. lihat dulu gambar sicantik Miabi Maria Ozawa dibawah berikut yang sedang nyedot permen karet heeeheee...!!!\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Helvetica Neue\u0026quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Helvetica Neue\u0026quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-nbEg92-2FjU\/VQHuzLZnWQI\/AAAAAAAADoA\/VkqyZtydzjU\/s1600\/miyabi%2Bjapan-penemu%2Bpermen%2Bkaret.gif\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-nbEg92-2FjU\/VQHuzLZnWQI\/AAAAAAAADoA\/VkqyZtydzjU\/s1600\/miyabi%2Bjapan-penemu%2Bpermen%2Bkaret.gif\" height=\"182\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Helvetica Neue\u0026quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Helvetica Neue\u0026quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ELangsung saja mengenai siapa penemu permen karet tersbut, sebuah permen yang dapat kita beli di pinggir jalan dan dimana-mana, wow ternyata ternya penemunya bukan sesuatu yang baru yakni Thomas Adam dari Amerika serikat, tahun 1872, Tahun 1870 ahli Photo Thomas adam mendapatkan sepotong karet yang dikunyah, suku indian Mexico. Dua tahun lamanya Adams mencoba apakah bahan yang kenyal tersebut bisa digunakan seperti karet biasa. Usahanyapun sia-sia, Akhirnya dikunyah saja seperti orang Indian, ternyata rasanya lumayan enak. kemudian dari hasil usahanya tersebut Adams mencoba untuk menawarkan pada perusahaan-perusahaan, namun Adams ditolak, kemudian\u0026nbsp; dia mencoba untuk membuka usaha permen karet sendiri, dan sampai saat ini kita merasakan bagaimanakah permen karet tersebut, hingga pada saat ini banyak perusahaan yang fokus dalam usaha permen karet. Baca selanjutnya siapakah penemu Ballpoint bisa anda baca \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/tokoh-penemu-ballpoint-pulpen.html\" target=\"_blank\"\u003Edisini\u003C\/a\u003E dan penemu \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/tahukah-anda-siapakah-penemu-potlot.html\" target=\"_blank\"\u003Epensil berpenghapus\u003C\/a\u003E.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/8954026833176103023\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/siapakah-penemu-permen-karet.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8954026833176103023"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8954026833176103023"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/03\/siapakah-penemu-permen-karet.html","title":"Siapakah Penemu Permen karet"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-nbEg92-2FjU\/VQHuzLZnWQI\/AAAAAAAADoA\/VkqyZtydzjU\/s72-c\/miyabi%2Bjapan-penemu%2Bpermen%2Bkaret.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-8932372837173582798"},"published":{"$t":"2015-01-01T16:27:00.004-08:00"},"updated":{"$t":"2016-09-25T11:30:19.345-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Mengenai Agama Yahudi Bagian II"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv class=\"post-title entry-title\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESebelum melanjutkan sekilas tentang agama Yahudi pada artikel ini sebelumnya sudah ditulis pada artikel \u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/mengenai-agama-yahudi-bagian-i.html\"\u003EMengenai Agama Yahudi Bagian I \u003C\/a\u003Esebelum anda melanjutkan membaca setidaknya membaca terlebih dahulu artikel tersebut, langsung saja pada Mengenai Agama Yahudi Bagian Ke II (dua)\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"post-title entry-title\" style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPaskah\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPaskah Artinya berlalu tanpa diaganggu, Upacara Paskah tujuannya ialah memperingati keluar dari Mesir selamat dari kejaran tentara Fir'aun cara penyelenggaraannya yaitu : Kepala Keluarga memimpin perjamuan itu, memberkati sajian korban lebih dahulu kemudian baru selanjutnya adalah diberikan kepada anggota keluarga yang lain, kemudian para peserta membasuh tangan mereka, lalu makan sedikit sajian pahit, Setelah itu baru dibacakan riwayat pengeluaran bangsa Israel dari Mesir. Kemudian minum Anggur dan menyanyikan Puji-Pujian terhadap Tuhan.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPantekosta\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPantekosta berarti kelima puluh. Maksudnya adalah merayakan hari kelima puluh setelah paskah. Pada hari pantekosta dipersembahkan koran panen, Suatu perlambang persembahan seluruh hasil kepada Tuhan. Selain itu dipersembahkan juga korban-korban istimewa tanda syukur kepada Tuhan secara sukarela.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPengampunan Besar\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EHari Pengampunan Besar jatuh pada hari kesepuluh dari bulan ketujuh, hari itu adalah hari istirahat bagi bangsa Israel dan diwajibkan untuk berpuasa sebagai tanda penyesalan atas dosa mereka.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPada hari itu Imam besar memintakan pengampunan Tuhan atas dosa semua kaum Israel, bagi para Imam diambilkan seekor sapi muda untuk korban dosa, Imam besar mula-mula menyembelih lembu muda sebagai korban dosa dirinya dan dosa para Imam Bangsa Israel. kemudian dia menyembelih kambing jantan untuk dosa ummat Israil, setelah semua selesai Imam besar menanggalkan pakaian kemudia ia membersihkan lalu berpakaian biasa.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPenumpasan\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPenumpasan berarti pengasingan manusia untuk kematian atau benda-benda. Orang yang ditumpas harus dibunuh. Benda yang ditumpas menjadi milik Tuhan untuk Imam dan Kebaktian. Yang kena tumpas dari bangsa Israel adalah orang-orang yang menyembah berhala, orang menentang Allah, penenung dan pembunuh.\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EDengan Hukuman yang keras ini Allah menjaga umatnya untuk jangan bercampur dengan kekafiran. Tetapi kenyataan Bangsa Israel banyak yang menyeleweng dari hukum ini, Sebab itu Allah sendiri yang menghukum mereka dengan peperangan saudara, pembuangan dan penderitaan penjajahan.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EUpacara Tambahan\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003ESetelah terjadi pembuangan ke Babilon, timbul lagi Upacara keagamaan yang baru yang tidak terdapat dalam hukum Nabi Musa. AS. Upacara tersebut ialah hari raya Baitul Maqdis dan hari raya Purin. Pesta Purin dirayakan pada hari ke empat belas (14) dan ke Lima Belas (15) bulan Adar (Maret). Sedangkan hari pemulihan Bait dirayakan pada tanggal 15 bulan Kislev (Desember).\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EHukum-Hukum Muamalat (Kemasyarakatan)\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Col style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EDibolehkan Polygami\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPerzinahan dihukumi Qisos\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPerceraian dibolehkan jika dalam keadaan memaksa, tetapi setelah perceraian tidak boleh kawin lagi dengan bekas suami atau istrinya.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EAnak perempuan dari Ahli waris harus kawin dengan suku bapaknya.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPerkawinan dengan wanita kan'an dilarang\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EJanda dari seorang yang mati apabila tidak meninggalkan anak, wajib dikawini oleh saudara laki-laki bila ada anak atau saudara yang terdekat.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPerhambaan diperbolehkan asal daritawanan perang pembelian atau keluarga hamba, Seorang hamba tidak boleh dibunuh atau dilukai berat. Apabila dilukai berat maka harus dibebaskan, Orang Israel menjadi hamba karena hutang, maka pada tahun sabbat harus dibebaskan.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EHukuman mati dilakukan dengan pelemparan batu.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EHukuman badan harus dicambuk tetapi tidak boleh lebih dari 40 kali.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EDalam perkara pembunuhan keluarga yang terdekat boleh mengqisos.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-EUCGy-0D1XU\/V-gXrspM5MI\/AAAAAAAAGdw\/SHbVnsmjdugh3Fo81kRyYYtFOUek5BSCgCLcB\/s1600\/Yahudi.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"320\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-EUCGy-0D1XU\/V-gXrspM5MI\/AAAAAAAAGdw\/SHbVnsmjdugh3Fo81kRyYYtFOUek5BSCgCLcB\/s320\/Yahudi.jpg\" width=\"283\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u003Cb\u003EFungsi para pendeta, Nabi-nabi dan ketabah-ketabahan\u003C\/b\u003E.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Col style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EMembersihkan bangsanya dari Khurafat agama\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EMengajar Agama.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003ETetapi mereka masih saja mempercayai sihir dan tenung.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EMereka dapat mengumpulkan Kitab Suci Taurat dan menerjemahkannya, serta menerangkan maksud-maksud dari kitab tersebut.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EOrang umum meyakini bahwa Tuhan hanya Allah. Dia berada dibukit Thursina.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPerhambaan terhadapNYA, tidaklah menghalangi perhambaan terhadap Tuhan-tuhan lainnya.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EPara Nabi telah berusaha dengan sekuat tenaga, Bahua tidak ada Tuhan selain Allah dan Tidak ada makhluk yang bersekutu dengan Nya.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EKatabah dan memegang peranan penting mengenai\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Pemeliharaan Undang-undang.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Mengajarkan Undang-undang.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Membukukan Undang-Undang.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Mengumpulkan sejarah Tanah Sucinya.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Mengumpulkan Taurat.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Memelihara ajaran Nabi Dawud dan Hukum Nabi Sulaiman.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Memelihara sejarah Yahudi.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EGolongan dan Madzhab.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003ESetalah pulang dari pembuangan Babilonia, perpecahan dan perselisihan bangsa yahudi makin menjadi dalam persoalan keagamaan, Meskipun berabad-abad kemudian sudah ada kitab Talmud akan tetapi kepercayaan terhadapnya juga berbeda-beda. Pada Abad-abad pertama Yahudi mengenai Talmud dan \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-tentang-baitul-makdis.html\" target=\"_blank\"\u003EBaitul Maqdis\u003C\/a\u003E. beberapa Golongan dan madzhab antara lain :\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Col style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u0026nbsp;Golongan Rabbaniyun : Percaya Kitab Talmud dan Kitab Talmud meliputi isi Kitab Taurat, Pembangunankembali \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-tentang-baitul-makdis.html\" target=\"_blank\"\u003EBaitul Maqdis\u003C\/a\u003E (dijaman Herodes) tidak menghilanhgkan kesucian.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EGolongan AL-Qurro : Percaya pada Kitab Taurat, Pembangunan \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-tentang-baitul-makdis.html\" target=\"_blank\"\u003EBaitul Maqdis \u003C\/a\u003Eberarti menghilangkan kesuciannya.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EGolongan Samurah : Tidak percaya Kitab Talmud tetapi merek amempunyai Taurat sendiri dan tidak mempercayai Kitab Taurat yang dimiliki golongan Al-Qurro.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003ECara memahamkan Kitab Suci orang Yahudi terbagi dalam macam-macam madzhab tetapi yang terkenal ada dua madzhab yaitu :\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Col style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EMadzhab Parisi (Al-Farusyiin) : Madzhab ini menafsirkan Taurat secara filsafat (Akal) pengaunut madzhab ini bersungguh-sungguh ingin memahami taurat namun banyak sekali memutar balikkan hukum-hukum yang ada didalamnya sebab kedangkalan berfikir dan diiringi nafsu.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EMadzhab Saduki (Shaduqiyah) : Penganut Madzhab ini terutama adalah keluarga Imam-Imam terkemuka (bangsawan). Memahamkan Taurat secara Nas yang jelas saja, tidak mau menerima tafsiran Filosofis dari golongan Parisi.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003EDemikian Aritkel ini ditulis kiranya sebagai Ilmu pengetahuan, dan mohon maaf jika ada salah kata, baca juga artikel lainnya tentang Agama lain seperti \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-mengenai-agama-shinto.html\" target=\"_blank\"\u003Esekilas tentang Agama Shinto\u003C\/a\u003E. semoga bermanfaat\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-weight: normal;\"\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/8932372837173582798\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/mengenai-agama-yahudi-bagian-ii.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8932372837173582798"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8932372837173582798"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/mengenai-agama-yahudi-bagian-ii.html","title":"Mengenai Agama Yahudi Bagian II"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-EUCGy-0D1XU\/V-gXrspM5MI\/AAAAAAAAGdw\/SHbVnsmjdugh3Fo81kRyYYtFOUek5BSCgCLcB\/s72-c\/Yahudi.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-7505333547251869436"},"published":{"$t":"2015-01-01T15:17:00.003-08:00"},"updated":{"$t":"2016-09-25T11:29:25.122-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Mengenai Agama Yahudi Bagian I"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EAgama Yahudi merupakan agama yang diturunkan oleh Alloh kepada bangsa Israel melalui Nabi Musa. AS sehingga dalam membicarakan Yahudi maka tak lepas kita menceritakan kembali riwayat diatas yang sama-sama kita mengetahuinya, akan tetapi Agama Yahudi berbeda dengan Agama Israel yakni Agama Yahudi telah diperbaharui dari aslinya dengan Kitab sucinya adalah Talmud. Sedangkan Agama Israel ialah Agama Nabi Musa. AS. yang belum mengalami perubahan, dengan Kitab Sucinya ialah Taurat.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EPokok-pokok Ajaran Agama Yahudi.\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESyari'at Agama Yahudi yang diterima oleh Nabi Musa. AS di Tursina, meliputi sepuluh perintah yaitu :\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Col style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ETiada Tuhan Selain Alloh.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EJangan menyembah berhala.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EJangan Menyebut Nama Allah dengan Sia-sia.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EAgar mensucikan Hari Sabbat.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EHendaknya menghormati Ibu Bapak.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EJangan Membunuh.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EJangan Berzina.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EJangan Mencuri\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EJangan Bersaksi palsu.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EJangan mengingini Istri Orang lain. \u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EKitab Suci Agama Yahudi.\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ETaurat, Kitab Suci yang asli yang asli adalah Taurat sebagai tuntunan bangsa Israel dan sebetulnya Agama ini tidak boleh dipeluk oleh bangsa selain Israil, sebab hanya Yahudilah yang terpilih dalam perjanjiannya dengan Tuhan.\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003ETalmud, Dalam Agama Yahudi dikenal dengan istilah Halakah (Perjanjian) dan Hagadah (Kisah-kisah). Kedua Kitab tersebut dijadikan satu yang dinamakan Talmud. Talmud merupakan Kitab baru yang dianggap sumber pengetahuan bagi manusia dan Talmud dianggap sebagai penjelas serta pengurai bagi kitab Taurat.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EHukum Halakah misalnya : mengenai 39 macam pekerjaan yang tidak boleh dilakukan pada hari sabbat, tidak boleh memetik buah gandum, tidak boleh berjalan lebih dari 800 meter, seperjalanan. Peraturan Halakah adalah mempersukar bagi penganut yahudi yang baik, karena jarang yang dapat melaksanakannya secara keseluruhan.Mengenai Hagadah didalamnya dikisahkan tentang perkataan dan perbuatan orang-orang besar, Bukan tentang Taurat saja tetapi tentang karangan mereka sendiri mengenai Massais tentang pengadilan yang akan datang, dan sebagainya.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-D4ZJeTmuB_0\/V-gXeiDMnOI\/AAAAAAAAGds\/SketkUVYuaQYv17FX3FTQ7lY6PDIrphIQCLcB\/s1600\/Yahudi.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"316\" src=\"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-D4ZJeTmuB_0\/V-gXeiDMnOI\/AAAAAAAAGds\/SketkUVYuaQYv17FX3FTQ7lY6PDIrphIQCLcB\/s320\/Yahudi.jpg\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ETempat Sembahyang.\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EOrang Yahudi ialah Khemah, yang berukuran kurang lebih 32 x 16 meter, khemah itu dapat dipindah-pindahkan, mula pertama kemah itu diletakkan pada lembah Sinai kemudian dibawa terus kepengembaraan Israel sehingga masuk ke Kan'an (Palestina). Setelah ada di Kan'an diletakkan di Silo, sebelah Utara Yerussalem, kemah suci itu diletakkan didalamnya. dan sejak itu \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-tentang-baitul-makdis.html\" target=\"_blank\"\u003EBaitul Makdis\u003C\/a\u003E di Yerussalem menjadi Kiblat Agama Israil.Kemah dianggap Suci karena didalamnya diletakkan peti perjanjian, dimana tersimpan batu tertulis yang memuat amar sepuluh yang diterima oleh Nabi Musa. AS ketika di gunung Sinai.\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EPerkembangan Keagamaan\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EMula-mula mereka beragama Kaldaniyah. Sudah itu diperbaharui oleh ajaran Nabi Ibrahim. AS.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EKarena mereka bertebaran didaerah yang bermacam-macam, maka mengakibatkan memasukkan ajaran-ajaran Penyembah berhala.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESesudah itu diperbaiki dengan Ajaran Nabi Musa. AS. Istimewa setelah mereka berada di Sinai. Sesudah menyebrang Laut Merah. Akhirnya mereka bertauhid (Menyembah Tuhan Yang Maha Esa).\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESyariat Nabi Musa semakin lama semakin dipengaruhi kekafiran unsur-unsur kekafiran dan makin dikotori oleh tambahan-tambahan dari para Ulama Yahudi sendiri, kepecahan bangsa Yahudi setelah pecah menjadi dua negara dan tatkala terjadi pembuangan.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESetelah kembali dari pembuangan penyelewengan Agama Yahudi makin tampak. Teguran dari para Nabi setelah sepeninggalan Nabi Musa. AS seperti Nabi Ilyas, Ilyasa, dan lainnya mereka tidak memperhatikannya. Para Ulama Yahudi yang mengaku ahli Taurat telah menambah Hukum-Hukum Taurat dengan hukum mereka sendiri.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EUpacara Agama.\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EUpacara Agama Ummat Yahudi yang terpenting ialah :\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cb\u003EKurban \u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; Kurban Pengampunan : yang dibagi dua\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Col\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EKurban Dosa yang maksudnya memperbaiki nisbah terhadap Tuhan Alloh menebus dosa dalam suatu priode tertentu. Korban ini dipersembahkan para hari pengampunan besar, sebagai hari penebus dosa para iman dan bangsa Israil.\u003C\/span\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EKorban Kesalahan yaitu korban yang dilakukan apabila seorang melakukan kesalahan. Seperti : mencuri, tidak memenuhi nadar dan lain-lain.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp; \u0026nbsp;\u0026nbsp; Kurban Kebaktian : korban tanda syukur apabila seorang mendapatkan karunia Tuhan.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EPenyucian\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EOrang Israil dianggap najis apabila : menjamah mayat, memakan binatang haram, berpenyakit kusta, waktu perempuan nifas, orang yang menjamah mayat dianggap najis selama 7 hari. Mensucikannya dengan air suci yang dibuat dari abu lembu muda merah. Jika seorang berpenyakit kusta ia harus menghadap imam untuk diperiksa. Dan jika ia ternyata kena penyakit, ia harus disingkirkan diluar kota.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESeorang Ibu habis melahirkan dianggap najis selama 40 hari jika bayinya laki-laki dan 80\u0026nbsp; hari jika bayinya perempuan. Sesudah habis waktunya ia harus mempersembahkan korban pensucian.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESunnat atau Khitan\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EPensunatan (khitan) dilakukan oleh bangsa Israel adalah hari yang ke 8 dari kelahiran. Pada waktu sunnat itu saekalian memberi nama. Orang kafir yang sudah disunnat dapat masuk anggota apabila sudah disunnat. \u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp;Do'a dan Sholat\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EKeduanya penting bagi kehidupan bani Israel, mereka sholat berjamaah do baiul makdis atau dalam synagoge yang berkiblat di baitul makdis. juga boleh berdo'a dan sholat sendirian. Orang Israel berdo'a dan sholat selama 3 kali, waktu yakni jam 9 pagi, 12 siang dan jam 3 sore. Waktu berdo'a mengangkat kedua tangan sambil berdiri dan mengarahkan kelangit. Adakah mereka berdo'a sambil berlutut atau sujud sehingga mukanya sampai kebumi. Dimana saja ada perkampungan Yahudi, mereka mendirikan sinagoge untuk peribadatan mereka.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EPuasa\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EOrang Israel diwajibkan berpuasa pada hari pengampunan besar, semua puasa lainnya hukum sunnah Biasanya pada waktu ada bencana nasional. Orang Yahudi Parisi suka berpuasa pada hari Senin dan Kamis.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EHari-Hari yang Suci\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; Orang-orang Yahudi menggap waktu ketujuh itu suci.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Col\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp;Hari Sabtu adalah hari ketujuh itu suci, mereka harus istirahat dari pekerjaannya sehari-hari, pada hari itu diadakan penghimpunan yuang suci.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EBulan ketujuh adalah perayaan pengampunan besar, Hari pertama dibulan ketujuh ini sangat dimuliakan oleh mereka.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ETahun Ketujuh dinamakan tahun Sabbat, selama tahun itu tanah tidak boleh dikerjakan, utang piutang tidak boleh ditagih, dsb.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EDemikian mengenai Agama Yahudi bisa anda baca pada Artikel berikutnya masih mengenai Agama yahudi tentang Paskah, Pantekosta, Pengampunan Besar, Penumpasan, Upacara Tambahan, Hukum Muamalat, Fungsi pendeta, Golongan dan Madzhab, semua ada pada \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/mengenai-agama-yahudi-bagian-ii.html\" target=\"_blank\"\u003EMengenai Agama Yahudi Bagian II\u003C\/a\u003E. \u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Col style=\"text-align: justify;\"\u003E\u003C\/ol\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/7505333547251869436\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/mengenai-agama-yahudi-bagian-i.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7505333547251869436"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7505333547251869436"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/mengenai-agama-yahudi-bagian-i.html","title":"Mengenai Agama Yahudi Bagian I"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-D4ZJeTmuB_0\/V-gXeiDMnOI\/AAAAAAAAGds\/SketkUVYuaQYv17FX3FTQ7lY6PDIrphIQCLcB\/s72-c\/Yahudi.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-1473715906119125796"},"published":{"$t":"2015-01-01T07:45:00.000-08:00"},"updated":{"$t":"2016-09-25T14:14:33.708-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Sekilas tentang Baitul Makdis"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EBerbincang mengenai Baitul makdis adalah perbincangan yang banyak dan sering kita dengar dan bicarakan terutama mengenai tanah yang dijanjikan oleh Tuhan atau suatu bangunan yang dianggap suci oleh kaum yahudi ataupun tempat sembahyang para penganut ajaran Yahudi, adapula riwayat mengenai Baitul Makdis adalah sebagai berikut :\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ENabi Dawud telah merencanakan hendak membuat tempat sembahyang dan kiblat yang tetap bagi Agama Israel, Tetapi baru terlaksana ketika pemerintahan Nabi Sulaiman. AS, Nabi Sulaiman mendirikan Baitul Maqdis diatas bukit Moria (Sion), suatu bukit yang terletak dibagian utara kota yerussalem. Bait itu ukurannya panjang 6 hasta, lebarnya 20 hasta dan tinggi 30 hasta dimana bqit tersebut terbuat dari batu dan dihiasi dengan kayu yang dibalut dengan emas, bait tersebut adalah suatu bangunan yang termasyhur indah serta kesuciannya pada masa itu. Tetapi sayangnya setelah yerussalem diduduki oleh kadnezar, Baitu Maqdis dibakar dan alat-alatnya dibawa ke Babilon.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EBaitul Makdis dibangun kembali setelah bangsa Israil pulang kembali dari Babilon, dan barang-barang yang telah dirampas diberikan lagi oleh raja Cyrus. Pembangunanpun berlangsung dan dipimpin oleh Zarubabil. Bait itu lebih lebar dari pada bait sebelumnya (semula) tetapi tidak seindah waktu semula bait itu ada.\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-rtytSj2tVpg\/V-g-LPX2O7I\/AAAAAAAAGeU\/ouGH3bZkMR8K0wbwelsvZzSzVqtTF_RSwCLcB\/s1600\/Baitul%2BMaqdis.png\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"183\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-rtytSj2tVpg\/V-g-LPX2O7I\/AAAAAAAAGeU\/ouGH3bZkMR8K0wbwelsvZzSzVqtTF_RSwCLcB\/s400\/Baitul%2BMaqdis.png\" width=\"400\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EPada Zaman Herodes (20 M), Bait itu diperbesar dan diperindah lagi, dengan maksud mengambil hati bangsa Yahudi. tetapi 90 tahun kemudian yakni pada tahun 70 M bait tersebut dibakar dan dimusnahkan oleh Lasykar Romawi yang telah menduduki Jerussalem tatkala terjadi pemberontakan bangsa yahudi, sejak saat itu Baitul Maqdis tidak dibangun kembali akan tetapi tetap dimuliakan oleh bangsa Israel dan Nasrani. dan sampai saat ini baitul maqdis dijadikan sebuah persengketaan dan pertempuran serta pertumpahan darah manusia dimuka bumi ini berkaitan dengan hal tersebut betapa pentingnya kedudukan baitul maqdis sebab disitulah tempat yang sangat signifikan hubungan antara Tuhan dan Manusia hingga dijadikan Tanah kiblat pertama yang di tujukan Oleh Alloh setelah 7 s\/d 8 bulan kemudian tanah kiblat dialihkan ke Ka'bah. \u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EKedudukan Baitul Maqdis dan Tanah Syam\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\n\u003C\/span\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESetidaknya kedudukan strategis Baitul Maqdis dan tanah Syam bagi umat Islam adalah :\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\nTanah wahyu dan kenabian,\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\nTanah Isra’ dan Mi’raj,\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\nTanah kiblat pertama,\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\nTanah ditaklukkan tanpa perang,\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\nTanah kesabaran dan jihad,\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\nTanah yang dijanjikan,\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ETanah ibu kota Khilafah di masa depan.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ETanah dimana seluruh manusia akan dikumpulkan.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EBaca Juga artikel terkaitnya \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-mengenai-agama-shinto.html\" target=\"_blank\"\u003Esekilas mengenai agama shinto\u003C\/a\u003E sebagai agama yang di anut oleh masyarakat jepang yang diyakininya.\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/1473715906119125796\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-tentang-baitul-makdis.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1473715906119125796"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1473715906119125796"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-tentang-baitul-makdis.html","title":"Sekilas tentang Baitul Makdis"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-rtytSj2tVpg\/V-g-LPX2O7I\/AAAAAAAAGeU\/ouGH3bZkMR8K0wbwelsvZzSzVqtTF_RSwCLcB\/s72-c\/Baitul%2BMaqdis.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-2099399603535049804"},"published":{"$t":"2015-01-01T04:14:00.001-08:00"},"updated":{"$t":"2016-09-25T14:12:25.647-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kajian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Sekilas mengenai Agama Shinto"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cb\u003EAgama Shinto\u003C\/b\u003E berasal dari kata Shen artinya Roh, dan To (To\/Tho) artinya Jalannya, \u003Cb\u003EShinto\u003C\/b\u003E berarti \u003Cb\u003EJalannya Roh\u003C\/b\u003E, Agama Shinto mengandung dua unsur : Pertama adalah menyembah alam dan yang kedua menyembah Nenek Moyang, Agama shinto sendiri merupakan agama resmi bagi bangsa Jepang, Meskipun ditinjau dari segi aqudahnya masih primitif, tetapi Shinto hidup ditengah-tengah nasionalisme yang fanatik, Agama ini merupakan inspirasi bagi kesatuan dan persatuan bangsa jepang. Orang memeluk agama ini karena merupakan kewajiban bangsa, karena bangsa jepang mempunyai rasa sama, satu agama.\u003Cbr \/\u003E\u003Cb\u003E\u003Cbr \/\u003EKepercayaan Shinto.\u003C\/b\u003E\u003Cbr \/\u003EOrang Jepang kuno menyembah kepada : pertama Kuda jantan karena dianggap penolong matahari, dan yang kedua Kuda betina, sehingga gambar tergantung dikuil-kuil mereka.\u003Cbr \/\u003EPenganut Shinto percaya pada Tuhan yang Esa pencipta sesuatu dan Maha Sempurna, tetapi segala urusan Tuhan yang ada didunia adalah urusan para Dewa-Dewa, dengan demikian, maka penhgurusan dunia ada tangan roh-roh yang banyak dan tujuannya adalah untuk menikmati kebahagiaan dunia ini, Roh menurut orang jepang disebut Kami, disemua tempat ada dewa seperti : Disungai disebut Dewa Sungai, dijalan disebut Dewa jalan, dirumah disebut Dewa Rumah dan lain sebagainya, dan orang jepang beranggapan Dewa tertinggi adalah Dewa Matahari (Ra) dsan Raja menurut anggapannya adalah raja yang dimasuki Dewa Ra, hingga segala perintah haruslah dijalankan, karena Raja disebut wakil Tuhan didunia.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003Cb\u003ECerita Purba (Mytologi)\u003C\/b\u003E\u003Cbr \/\u003EBumi langit dan segala isinya dijadikan oleh kami, dua Dewa yang turun dari langit dan menjadikannya Jepang ialah :\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EIzzanami no Kami (Jantan)\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EIsanami ohomi Kami (Betina)\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-KZl3NjcpLBY\/V-g9DvKgJxI\/AAAAAAAAGeM\/MhQyqyLaT7MmIZU_fIa5Fha3Bqzu_muewCEw\/s1600\/agama%2BdI%2Bjepang%2BShinto.png\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" height=\"160\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-KZl3NjcpLBY\/V-g9DvKgJxI\/AAAAAAAAGeM\/MhQyqyLaT7MmIZU_fIa5Fha3Bqzu_muewCEw\/s200\/agama%2BdI%2Bjepang%2BShinto.png\" width=\"200\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EKedua melahirkan beberapa anak antara lain : Amaterasu Ahomi Kami. Dewa itu menampakkan diri diwaktu pagi dan Tidur diwaktu sore, Dewa langit akhirnya turun kebumi namanya : Ninigino Mahayo dan menurunkan cucu Jim Muteno, Jim Muteno adalah raja Jepang yang pertama, seterusnya Teno Heiki, Teno Hirohito (ke 123) dan seterusnya.\u003Cbr \/\u003EJim Muteno menerima tiga benda yang berharga ialah : Kaca Dewa, Pedang Samurai, Sebutir Intan.\u003Cbr \/\u003ECerita mytologi itu terdapat pada sebuah Kitab Suci ialah Kojiki yang ditulis tahun 712 M.\u003Cbr \/\u003EAjaran Agama Shinto.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EBertuhan Satu.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EDia bersifat kesempurnaan.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EDia tidak terpengaruh oleh dunia.\u003C\/span\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EKesenangan dunia ini diserahlkan pada isinya (Dewa).\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EAlam ini dikendalikan oleh Roh yangbanyak.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ESegala yang bahaya dianggap Syetan.\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003EAda tujuan unsur utama dalam ajarannya, yaitu :\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; 1. Api Suci\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; 2. Membersihkan diri dari lahir dan batin, seperti :\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Tak suka makan yang berdarah-darah.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Tak suka makan beberapa macam daging.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Tak suka bergaul dengan orang bodoh.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - Tak suka mendengar kata-kata yang kotor.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; 3. Suka mengadakan Upacara ada hari besar.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; 4. Suka pergi beribadah pada tempat suci.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; 5. Menyembah Dewa itu hanyalah didua tempat yakni :\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - didalam Klenteng.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; - dirumah- rumah Tertentu.\u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; 6. Segala sesuatu ada permulaannya, \u003Cbr \/\u003E\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; tetapi hanya diajarkan pada murid-murid terpercaya dan terpilih. \u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;trebuchet ms\u0026quot; , sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/2099399603535049804\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-mengenai-agama-shinto.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/2099399603535049804"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/2099399603535049804"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2015\/01\/sekilas-mengenai-agama-shinto.html","title":"Sekilas mengenai Agama Shinto"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-KZl3NjcpLBY\/V-g9DvKgJxI\/AAAAAAAAGeM\/MhQyqyLaT7MmIZU_fIa5Fha3Bqzu_muewCEw\/s72-c\/agama%2BdI%2Bjepang%2BShinto.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-1797252822659744558"},"published":{"$t":"2014-12-28T12:02:00.002-08:00"},"updated":{"$t":"2014-12-28T12:02:55.045-08:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Download Aplikasi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Efek Gitar Laptop Komputer digital"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EEra modernisasi seperti sekrang ini perkembangan teknologi semakin saja menggila hingga tak bisa dihalangi perkembangan demi perkembangan semakin menguak dan menigkat dan invosi dari sebuah pemikiran kian banyak, demi terciptanya sebuah keinginan menciptakan serta mengembangkan berbagai mediasi yang hal tersebut menjadi banyak sasaran obyek yang terkena dampak teknologi. Pada kali ini sedikitnya saya membahas tentang musik dan lebih spesifiknya yakni pada Gitar karena saat ini musik sudah menjadi kebutuhan seni secara rata di muka bumi. Ini juga merupakan sampeling dari dampak teknologi dimana efek gitar yang biasa menggunakan dengan manual tetapi sekarang ada efek gitar yang dipadukan dengan laptop.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EBerita ini sebenarnya sudah basi hanya saja untuk mereka yang belum mengetahuinya atau memiliki shofware tersebut ada kemungkinan seseorang ingin membuat lagu dari arasement sendiri dan mencari \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/12\/cara-membuat-rekaman-lagumusik-sendiri.html\" target=\"_blank\"\u003ECara membuat rekaman lagu\/Musik sendiri dengan Mudah\u003C\/a\u003E, langsung saja download aplikasi dibawah ini (guitar efek) untuk laptop dan PC\/Komputer.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp; \u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-_rDY_TOkYQY\/VKBg0dZ4t1I\/AAAAAAAADSc\/J2YiwUk7IyE\/s1600\/EFEK%2BGITAR%2BDI%2BLAPTOP.png\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-_rDY_TOkYQY\/VKBg0dZ4t1I\/AAAAAAAADSc\/J2YiwUk7IyE\/s1600\/EFEK%2BGITAR%2BDI%2BLAPTOP.png\" height=\"223\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/12\/download-guitar-rig-5-pro-v5-full.html\" target=\"_blank\"\u003EDOWNLOAD\u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EMenganai cara penggunaan dan sebagainya silahkan anda download saja dulu aplikasinya serta baca juga artikel berikut :\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/12\/menghubungkan-guitar-rig-dengan-nuendo.html\" target=\"_blank\"\u003E Menghubungkan Guitar Rig dengan Nuendo dengan Mudah\u003C\/a\u003E.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/1797252822659744558\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/12\/efek-gitar-laptop-komputer-digital.html#comment-form","title":"3 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1797252822659744558"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1797252822659744558"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/12\/efek-gitar-laptop-komputer-digital.html","title":"Efek Gitar Laptop Komputer digital"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-_rDY_TOkYQY\/VKBg0dZ4t1I\/AAAAAAAADSc\/J2YiwUk7IyE\/s72-c\/EFEK%2BGITAR%2BDI%2BLAPTOP.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"3"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-232297461195894803"},"published":{"$t":"2014-10-30T20:38:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2014-10-30T20:38:02.171-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Analogi pemikiran"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"waspada yayasan dijadikan ATM berjalan"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EDunia pendidikan Indonesia yang semakin pesat dalam perkembagannya saat ini bisa diacungi jempol, keberadaan pendidikan secara merata hingga sampai keplosok desa yang terpencil sekalipun sudah ada dan didirian bail negeri maupun swasa, dengan anggaran APBN yang lbih dari 20% untuk penganggaran bidang pendidikan membuat pendidikan semakin berkembang pesat, entah dengan masalah prestasi saya sendiri kurang paham yang saya pahami adlah banyak sekolah baru yang di buat dimana-mana hingga masalah pendidikan setidaknya bisa ditangani. Kemudian dalam membidangi hal tersebut sesungguh orang yang paling berjasa adalah para guru yang menjadikan dunia pendidkan semakin hidup dan agem sosial yang nyata bukan yang lain, bukan disdik, bahkan menteri pendidikan sekalipun, karena saya melihat secara garis besar merekalah yang sesungguhnya sosokn yang penuh karisma yakni pada dewan pengajar.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EDengan banyaknya pendidikan berkembang sampai ketinggkat kelurahan dan perdesaan pelosaok dan sebagainya, uniknya bayak juga para mafia dan kecoa oknum pejabat yang memanfaatkan demikian contohnya seperti pada sektor bantuan yang diberikan pleh pemerintah untuk lembaga pendidikan seperti yayasan yang memiliki pendidikan swasta biasanya, lembaga tersebut dijadikan ATM berjalan oleh para pejabat kantor dinas yang masya Alloh orang tersebut merupakan perusak pendidikan dan bukan eksekutor pendidikan. Oknum tersebut meminta jatah dari \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/09\/bantuan-pemerintah-untuk-yayasan.html\" target=\"_blank\"\u003Ebantuan pemerintah untuk yayasan \u003C\/a\u003Esaat pencairan.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003EKurangnya moral para oknum pejabat yang memanfaatkan pendidikan sebagai proyek ladang basahnya menjadikan pendidikan secara mutu menjadi merosot, akanlah mereka bertanggung jawab atas semua itu, gaya hidup seorang pejabat daerah yang hedonis dari hasil korusi dari pendidikan seperti orang yang tak tau malu, kasihan para guru yang lelah susah payah mengajar tiap pagi sampai siang bahkan sore jika ada siswa yang sakit, apakah mereka tahu, yang mereka lakuakn hanyalah proyek dan proyek, semoga mereeka cepat sadar wahai para pejabat dinas pendidikan, khususnya bagi \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/10\/pejabat-daerah-cirebon.html\" target=\"_blank\"\u003Epejabat daerah\u003C\/a\u003E semoga tidak berprilaku demikian.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/232297461195894803\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/10\/waspada-yayasan-dijadikan-atm-berjalan.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/232297461195894803"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/232297461195894803"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/10\/waspada-yayasan-dijadikan-atm-berjalan.html","title":"waspada yayasan dijadikan ATM berjalan"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-7492114016579140659"},"published":{"$t":"2014-09-08T12:55:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-09T12:26:40.772-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Aplikasi Raport Kurtilas"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: left;\" trbidi=\"on\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003ESalah satu pekerjaan nyata seorang yakni dengan dibuktikannya nilai dari hasil jeri payah dalam memberikan ilmunya kepada anak didiknya, dalam istilah KTSP dinamakan hasil KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) semua memerlukan beberapa pengorbanan yang teramat sulit dalam mencapainya. Agar sedikit membantu Pekerjaan guru sedikitnya berbagi raport berformat exel bisa diedit sesuka bapak\/ibu guru, silahkan download dibawah ini.\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: \u0026quot;Trebuchet MS\u0026quot;,sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Raport Kurtilas SMP. SMK, SMA\" border=\"0\" height=\"233\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-wFUN0cS02x4\/VA4Hku8zPkI\/AAAAAAAACkQ\/u5thNTv-M98\/s1600\/aplikasi%2Braport.jpg\" title=\"Raport Kurtilas SMP. SMK, SMA\" width=\"400\" \/\u003E\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003EAplikasi Raport untuk Pegangan guru terbaru kurtilas\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003EDownload Klik..\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: red;\"\u003E\u003Cspan style=\"background-color: white;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-size: x-large;\"\u003E\u003Ci\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/www.mediafire.com\/view\/rxjo9662s71oqo6\/aplikasi_raport_kur_2013_smp_dan_Mts.xlsx\" target=\"_blank\"\u003EDISINI\u003C\/a\u003E\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: large;\"\u003E\u003Ci\u003E\u003Cb\u003EAtau yang Ini :\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"\" border=\"0\" height=\"233\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-hNGZimyMyuM\/VA4VYZwgASI\/AAAAAAAACkg\/r1E42HnqXuE\/s1600\/RAPOT%2BKURTILAS.png\" title=\"Raport Kurtilas SD\" width=\"400\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ci\u003E\u003Cb\u003EKLIK\u0026nbsp;\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: red;\"\u003E\u003Cspan style=\"background-color: white;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-size: x-large;\"\u003E\u003Ci\u003E\u003Cb\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/www.mediafire.com\/download\/674ov1vtudfqe4t\/05._aplikasi_raport_kurikulum_2013_v.1.3.rar\" target=\"_blank\"\u003EDISINI\u003C\/a\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003EAplikasi Yang lain :\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/09\/aplikasi-daftar-hadir-untuk-pendidikan.html\" target=\"_blank\"\u003EAplikasi daftar hadir untuk pendidikan\u003C\/a\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/7492114016579140659\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/09\/aplikasi-raport-kurtilas.html#comment-form","title":"6 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7492114016579140659"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7492114016579140659"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/09\/aplikasi-raport-kurtilas.html","title":"Aplikasi Raport Kurtilas"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-wFUN0cS02x4\/VA4Hku8zPkI\/AAAAAAAACkQ\/u5thNTv-M98\/s72-c\/aplikasi%2Braport.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"6"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3811889267818215439"},"published":{"$t":"2014-09-02T14:16:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2014-09-09T13:28:50.063-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Aplikasi daftar hadir untuk pendidikan"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EPekerjaan yang sangat melelahkan dengan menggunkan daftar hadir secara manual hingga pekerjaan yang harus di lakukan esensinya kurang begitu maksimal apalagi \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/pendidikan-formal-ribet.html\" target=\"_blank\"\u003Ependidikan formal ribet\u003C\/a\u003E harus ini itu. Daftar hadir adalah salah satu bukti transaksi yang tidak bisa di bohongi, tidak panjang lebar jika bapak\/ibu ingin mendownload aplikasinya ini gambar sample Aplikasinya.\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-ndHGaK8vM5Q\/VAYwe0IolZI\/AAAAAAAACeU\/-zf6M1hMG3M\/s1600\/aplikasi.gif\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-ndHGaK8vM5Q\/VAYwe0IolZI\/AAAAAAAACeU\/-zf6M1hMG3M\/s1600\/aplikasi.gif\" height=\"187\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EJika ingin mendownload silahkan KLIK ling ini\u003Cb\u003E \u003Ca href=\"http:\/\/www.mediafire.com\/view\/d3304c22dtq74nj\/daftar_hadir_simpel.xlsx\" target=\"_blank\"\u003EdiSINI \u003C\/a\u003E\u003C\/b\u003EJika sudah terdownload tinggal di edit sesuai dengan keinginan bapak\/ibu yang di selaraskan dengan sekolahnya, Aplikasi yang lain mengenai dunia seputar pendidikan silahkan \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/download-model-pembelaran-smasmk-terbaru.html\" target=\"_blank\"\u003EDownload Model Pembelaran SMA\/SMK Terbaru\u003C\/a\u003E, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/download-silabus-smksma-terbaru.html\" target=\"_blank\"\u003EDownload Model Pembelaran SMA\/SMKTerbaru\u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E,\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ci\u003ESumber : \u003Ca href=\"http:\/\/www.smkalfurqan.com\/\" target=\"_blank\"\u003Ehttp:\/\/www.smkalfurqan.com\/\u003C\/a\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3811889267818215439\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/09\/aplikasi-daftar-hadir-untuk-pendidikan.html#comment-form","title":"2 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3811889267818215439"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3811889267818215439"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/09\/aplikasi-daftar-hadir-untuk-pendidikan.html","title":"Aplikasi daftar hadir untuk pendidikan"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-ndHGaK8vM5Q\/VAYwe0IolZI\/AAAAAAAACeU\/-zf6M1hMG3M\/s72-c\/aplikasi.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"2"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-7266054066016367348"},"published":{"$t":"2014-09-01T04:38:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2014-09-12T16:05:05.345-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Bahaya Rokok zat yang terkandung"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EMerokok adalah budaya masyarakat kita yang sampai saat ini masih banyak pengonsumsi rokok karena didalam rokok terdapat bahan pecandu yang menjadikan seseorang susah meninggalkannya. sisilain rokok memiliki manfaat seeperti artikel yang saya tulis sebelumnya yaitu \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/09\/21-manfaat-rokok-bagi-perokok.html\" target=\"_blank\"\u003E21 manfaat rokok bagi perokok\u003C\/a\u003E artikel tersebut hanya sebatas lelucon dari kenyataan yang ada. Saya sendiri perokok yang sehari-harinya lebih dari satu bungkus dan sampai sekarang belum bisa meninggalkannnya, mungkin belum berniat. hee\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-5-_nciKyMk4\/VARaORsXoqI\/AAAAAAAACbE\/zuND13re10g\/s1600\/12345678.gif\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-5-_nciKyMk4\/VARaORsXoqI\/AAAAAAAACbE\/zuND13re10g\/s1600\/12345678.gif\" height=\"220\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"color: red;\"\u003E\u003Cb\u003E\u003Ci\u003EBerikut Kandungan-kandungan tentang zat yang ada dalam rokok :\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ETar :\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ESuatu zat campuran yang digunakan untuk rokok dimana tar adalah bahan baku ter (aspal) ini menimbulkan lendiri dalam paru-paru meningkat dan merusak sel darah, tar bisa menempel pada paru-paru sebagaimana aspal yang menempel di jalan.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ENikotin :\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EZat yang membuat organ tubuh bernama otak dan merusak seluruh jaringan didalamnya, selain itu bisa mebuat orang kecanduan mengonsumsi nikotin tersebut. serta bisa mengeraskan dinding arteri\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EKarsinogen :\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EDapat membuat kangker secara cepat bagi pengonsumsi rokok.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\u003Cb\u003EArsen :\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EBahan metaloid beracun memiliki tiga bentuk\n alotropik kuning, hitam, dan abu-abu. Arsenik dan senyawa arsenik \ndigunakan sebagai bahan campuran unutk rokok, ini juga sangat berbahaya dan mematikan.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EKarbon Monoksida :\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EZat\n yang berbentuk gas ini bisa menghentikan oksegen dalam tubuh manusia \ndan mengahalangi peredaran darah hingga akan merasa kekurang oksigen\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EIritan :\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EMembuat kotor saluran paru-paru yang menimbulkan paru-paru tersengkal dalam kerja organ paru-paru tersebut, ini adalah zat yang berbahaya dengan adanya bahan dari zat ini biasanya perokok akan merasa sesak nafas, batuk.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\u003Cb\u003EHidrogen sianida :\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ESenyawa organik yang tidak berwarna dan berbentuk cairan yangmembahayakan tubuh serta organ didakamnya. ini merupakan zat yang beracun.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EAmonia :\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EZat berua gas yang berbau, meskipun amonia dijadikan bahan untuk nutrisi tetapi ini bisa menimbulkan efek negatif bila mengonsumsi zat ini, seperti rokok.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EMasih banyak zat-zat lain yang ada dalam rokok, tetapi saya bukan spesialis medis atau farmasi jadi hanya itu saja yang bisa saya tulis, setidaknya dampak yang ada pada gamabr bungkus rokok baru lihat saja itu jangan lihat \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/artis-organ-yang-erotis-dan-sexi.html\" target=\"_blank\"\u003Eartis organ yangseksi dan erotis\u003C\/a\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/7266054066016367348\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/09\/bahaya-rokok-zat-yang-terkandung.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7266054066016367348"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7266054066016367348"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/09\/bahaya-rokok-zat-yang-terkandung.html","title":"Bahaya Rokok zat yang terkandung"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-5-_nciKyMk4\/VARaORsXoqI\/AAAAAAAACbE\/zuND13re10g\/s72-c\/12345678.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-8671555925684476236"},"published":{"$t":"2014-08-31T04:28:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2014-09-09T13:39:08.222-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"}],"title":{"type":"text","$t":"Artis Organ yang Erotis dan sexi"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: left;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003ESeniman dalam bahasa inggris adalah artis, tertera dalam Kamus Bahasa Indonesia \u003C\/span\u003E\u003Cspan style=\"background-color: white; color: #252525; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 22.399999618530273px;\"\u003Eadalah\u003C\/span\u003E\u003Cspan style=\"background-color: white; color: #252525; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 22.399999618530273px;\"\u003E \u003C\/span\u003E\u003Cspan style=\"background-color: white; color: #252525; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 22.399999618530273px;\"\u003Eistilah subyektif menunjukkan pada seseorang yang kreatif,\u003C\/span\u003E\u003Cspan style=\"background-color: white; color: #252525; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 22.399999618530273px;\"\u003E\u0026nbsp;inovatif,\u003C\/span\u003E\u003Cspan style=\"background-color: white; color: #252525; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 22.399999618530273px;\"\u003E\u0026nbsp;mahir dalam bidang seni. \u003C\/span\u003E\u003Cspan style=\"background-color: white; color: #252525; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; line-height: 22.399999618530273px;\"\u003Eseperti lukisan, patung, seni tari, film, musik, peran, santra berhalusinasi dan berimajinasi dengan bakat tertentu yang diakui serta dinikmati oleh orang lain semuanya mengacu pada artistik..\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: #252525; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"line-height: 22.399999618530273px;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-CuK1jba3Huc\/VAI2xt_9mUI\/AAAAAAAACYE\/2Sy9rDkNc9I\/s1600\/output_t4RHah.gif\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-CuK1jba3Huc\/VAI2xt_9mUI\/AAAAAAAACYE\/2Sy9rDkNc9I\/s1600\/output_t4RHah.gif\" height=\"240\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003Cspan style=\"color: #252525; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"line-height: 22.399999618530273px;\"\u003EDalam mengistilahkan hal diatas kita kaitkan dengan yang dinamakan Artis Organ mereka masuk dalam katagori seniman karena dengan kemampuan dan bakat yang mereka miliki dalam berseni dan dinikmati oleh oleh orang lain, bernyanyi, menari yang dominan dimiliki oleh artis oragan tersebut, ungkapaman yang pantas jika dikatakan pelaku seni dengan tujuan menghibur melalui bernyanyi dan seni tari, namun belakangan kerap sekali dengan bahasa artis organ bisa diajak gaul (arti kata dewasa) ini sangat merusak hakikat seni jika memang ada demikian itu bukan dinamakan seni tapi diluar arti dari seni dalam profesinya.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: #252525; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"line-height: 22.399999618530273px;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: #252525; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"line-height: 22.399999618530273px;\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/kata-bijak-itu-penting.html\"\u003EKata bijak itu penting\u003C\/a\u003E\u0026nbsp;apalagi\u0026nbsp;berkaitan langsung dengan menilai suatu identitas yang sangat positif kepada obyek yang dikaitjkan seperti artis (seniman) yang bertujuan menghibur realnya artis organ yang menghibur penontonnya kaya \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/organ-dangdut-cirebonan-dan-dermayon.html\"\u003EOrgan Dangdut cirebonan dan dermayon Ikon Hajatan\u003C\/a\u003E. memang dalam keadaan menggunakan fasions terlihat seksi dengan menggunakan pakaian serba minim dan gaya tarian yang mengarah pada syahwat lelaki, itu bukan alasan untuk menjalur tentang hal yang erotis pada obyek seni karena esensinya adalah music bukan pada erotisitas pertunjukan.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: #252525; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"line-height: 22.399999618530273px;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: #252525; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"line-height: 22.399999618530273px;\"\u003EStatment yang negatif ini sering sekali keluar di tengah perbincangan masyarakat apalagi adanya pertunjukan seni kemuadian dikotori dengan minum-minuman keras itu adalah tingkah yang merusak seni kadang ada yang menjadikan minuman menjadi sesuatu yang sakral dalam pertunjukan seni, melihat kenyataan memang seperti itu adanya dan tak dapat dinafikan, pendidikan seni mestinya perlu di imbagi dengan norma namun tentang norma kembali kepada perorangannya, artikulasi yang miring itu adalah sebuah pembelajaran pada pelaku seni yang memberikan sedikit pemetaan tentang itu.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: #252525; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"line-height: 22.399999618530273px;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"color: #252525; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"line-height: 22.399999618530273px;\"\u003EPada umumnya seseorang akan suka dengan hal yang berbau erotisitas atau mengarah kesitu dan banyak orang yang terlena dengan pola fikirnya yang kotor, bahkan yang lebih ngerinya adalah pemikiran antara seks dan artis organ seolah-olah itu menjadi satu cover yang saling bergandengan, tarian artis organ belakangan ini banyak mengundang syahwat semestinya kita yang mendengar dan melihat cukup dengan sudut pandang keindahan seni dan jangan terlalu jauh dalam kondisi pemikiran yang mengajak pada pancingan syahwat, kepada pembaca artikel ini kiranya bisa memfilterisasi dan bisa memetakan antara seni (artis organ) dengan unsur yang kearah erotis.\u003C\/span\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/8671555925684476236\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/artis-organ-yang-erotis-dan-sexi.html#comment-form","title":"1 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8671555925684476236"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8671555925684476236"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/artis-organ-yang-erotis-dan-sexi.html","title":"Artis Organ yang Erotis dan sexi"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-CuK1jba3Huc\/VAI2xt_9mUI\/AAAAAAAACYE\/2Sy9rDkNc9I\/s72-c\/output_t4RHah.gif","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"1"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3593396033158461049"},"published":{"$t":"2014-08-18T23:35:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2014-08-26T05:35:42.304-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Pendidikan Formal Ribet"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003EDalam undang-undang pendidikan sangat jelas dijelaskan secara rinci dan sudah amandement seperti berikut :\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"background: Powderblue;\"\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ESetiap warga negara berhak mendapat pendidikan.\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ESetiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EPemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem \npendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta \nakhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur \ndengan Undang-Undang.\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ENegara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua\n puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari \nanggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan \npenyelenggaraan pendidikan nasional.\u003C\/span\u003E\u0026nbsp;\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EPemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan \nmenjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan \nperadaban serta kesejahteraan umat manusia.\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cul\u003E\u003C\/ul\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003E \u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003ESiswa merupakan objek yang pendidikan bisa dikatakan sasaran target dan sekolah adalah sarana, guru adalah alat, dengan bahasa simple tadi saya paparkan sedikit apa itu arti sekolah, guru dan siswa, semuanya saling berkaitan satu sama lain para pakar pendidikan banyak yang mengartikan lebih datail tentang hal tersebut, kebanyakan mereka (para eksekutor) pendidikan kita sebut saja pengelolah menejmen baik guru sampai pada penyelenggara yang bersifat administratif semuanya merupakan agen of change (agen perubahan manusia) obyeknya yakni para peserta didik (siswa) dengan demikian tidak ada perubahan jika tak ada yang dirubah itu adalah ilmu saint, pokok perubahan dalam pendidikan yakni karakter, ilmu, pe dewasaan, dan sebagainya, seperti yang terpapar dalam kurikulum 2013, seni merubah dalam tatanan pendidikan memerlukan banyak sekali pola dari mulai kurikulum sampai pada seni administratif, kenapa saya katakan seni karena semua berbenturan dengan sosial yang secara kongrit hububungan tersebut ada suka dan tidak suka.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003EEtika dan prinship pendidikan setidaknya tidak disisikan dari pada proses pembelajaran yang bersifat administratif dan saya rasa dewasa ini sangat mudah akses administratif dalam penempuan perubahan tersebut, kerangja administratif yang berlaku dan legal itu semua hanya simbolis serta pijakan saja dan bersifat follow obyeck (mengikuti maksud) tapi terkadang banyak sekali para eksekutor pendidikan lalai akan prinsip dasar terjadang lebih disibukan oleh kerangkanya, secara kacamata umum kerangka administratif bertujuan untuk mempermudah akses jalannya proses pendidikan dan sekedar rel untuk tempuan kepada kelegalan hukum yang terbuat dan disepkati setelah itu ada yang disebut kebijakan, nah inilah pokok permasalahan yang terus nenerus menjadi problematika sosial namun saya lebih mengacu pada pendidikan, salah satu contoh dalam sebuah lembaga pendidikan disitu diwajibkan membeli seragam tapi ada siswa yang tak ada dana maka lembaga memberikan kebijakan khusus pada siswa tersebut dengan tujuan agar mendapataan hak pendidikan yang layak.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003EPerkara legal dan tidaknya semua tergantung pada tujuan yang searah dengan kerangka administratif bukan memaksakan hal kepada administratif semuanya berimbang, contoh kecil penekanan administratif sering terjadi di lingkungan pendidikan seperti halnnya pembuatan Administrasi guru, hal ini baik tapi tertekan, seklumit saya memfilsafati hal itu secara umum atas peraturan sangat bagus dan dinyatakan harus tapi secara pemberlakuan sistem yang kurang sistemik biasanya para eksekutor lebih condong pada kerangka dan tanpa melihat sudut pandangnya bahkan pola apa yang dilakukan agar tidak terkesan kontras pada penerapannya.\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-nxvHO7BdMe8\/U_Af2Y36LKI\/AAAAAAAACPw\/G48ptgoFlR4\/s1600\/FWAEVZBF.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-nxvHO7BdMe8\/U_Af2Y36LKI\/AAAAAAAACPw\/G48ptgoFlR4\/s1600\/FWAEVZBF.jpg\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003EBahasa yang sangat rumit untuk dijelaskan bagaimanakah cara memetakan masalah itu, daya serap obyek (siswa) dewasa ini sangat kurang terstruktur padahal dilihat secara sistem sangat bagus, hal ini terjadi pada lembaga-lembaga sekolah baru atau sekolah yang kurang memadai fasilitasnya. menurutku ini oerlu adanya berbagai tinjauan khusus dalam rangka kesemangatan dalam produktifitas lembaga dan bukan sekedar administrasi saja karena banyak lembaga-lembaga yang mengeluh masalah ini, meskipun sudah ada forum-forum komunikasi yang didirikan guna agar informasi secara jelas sekaligus penyambung lidah instansi kementerian terkait real dilapangan hanya membahas masalah-masalah administratif bukan kepada fungsi dan bagaimana anakdidk semakin cerah dan cerdas.\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003EBanyak sekali hal-hal prinsip yang kurang bahkan tidak tersentuh terutama dalam bidang prestasi, kreatifitas, serta tujuan personal anak didik yang bisa menjadikan anak bisa melangsungkan bakatnya secara maksimal karena akses dan kepedulian instansi yang terjadi dilapangan sekedar simulasi pelengkap saja. Pada aturan itu jelas ada tentang karakter, bakat, kemampuan, dan segala sesuatu yang terkait dengan anak didik, lembaga sekolah banyak yang mengeluhkan hal itu, disisilain kerangka formal sangat ribet dan membuat sekolah semakin cenderung pada keadministrasian bukan pada fungsi sekolah. jika mengarah kepada formal saja formal cukuplah dengan memberi ijasah kepada siswa tidak usah ada pendidikan yang semestinya dilakukan, kebanyakan mereka (instansi pemerintah) menjadikan suatu program sebagai project seperti \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/kurikulum-2013-bukan-pelatihan-apalagi.html\"\u003Ekurikulum 2013 bukan pelatihan apalagi proyek\u003C\/a\u003E\u0026nbsp; sangat menghawatirkan nasib masa depan anak didik, apa jadinya merek tatkala sudah menjadi alumni.\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003EPendidikan formal lebih terlihat formalitas tidak kepada esensi coba anda lihat bagaimanakah seorang ustad atau guru madrasah yang mengajar dengan sangat nyaman dan tenang karena kerangka administrasi tidak terlalu di gembor-gemborkan begitu juga ulama mushollah yang mengajar ngaji di waktu magrib mereka sangat ikhlas dengan tanpa keribetan administrasi, mereka lebih mementingkan masalah bagaimana anak bisa paham dan tau sembari penerapan \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/pendidikan-moral-pelajarperlu.html\"\u003Ependidikan moral perlu\u003C\/a\u003E\u0026nbsp; dan diutamakan oleh merek tanpa menggunakan kerangka administrasi yang sekolah formal terapkan dengan banyak aturan yang buat bingung pendidik. \u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3593396033158461049\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/pendidikan-formal-ribet.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3593396033158461049"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3593396033158461049"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/pendidikan-formal-ribet.html","title":"Pendidikan Formal Ribet"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-nxvHO7BdMe8\/U_Af2Y36LKI\/AAAAAAAACPw\/G48ptgoFlR4\/s72-c\/FWAEVZBF.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-1073981924420850060"},"published":{"$t":"2014-08-18T21:29:00.001-07:00"},"updated":{"$t":"2014-08-18T21:29:09.562-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Kurikulum 2013 Bukan Pelatihan Apalagi Proyek"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-HewyJ2v4xIM\/U_CjxoaB1GI\/AAAAAAAACRE\/7En4tg02dJY\/s1600\/uuu.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-HewyJ2v4xIM\/U_CjxoaB1GI\/AAAAAAAACRE\/7En4tg02dJY\/s1600\/uuu.jpg\" height=\"112\" width=\"200\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EPemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dewasa ini menerapkan kurikulum baru yakni Kurikulum 2013 (Kurtilas) pendidikan berkarakter, apakah itu bahasa saja atau memang program yang mengacu pada anak bangsa dengan sebenarnya, saya pribadi berfikir positif saja dan mengiyakan saja, walaupun sedikit banyak pertanyaan tatkala pada penerapannya. Beberapa pendidik dari mulai penyelenggara pendidikan sampai pada para elit administrasi melakukan kesenjangan pendidikan yang layak untuk negeri ini.\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EKesan yang berlaku pada masa-masa sekarang dimana merosotnya pendidikan secara karakter di mata masyarakat mungkin itu sikap pemerintah untuk menerapkan Kurikulum berkarakter tersebut, semoga pemerintah berhasil melakukan hal itu secara tuntas dan bisa merubah karakter bangsa menjadi karakter yang dinginkan pada kurikulum tersebut. sedikit perkembangan tentang kurikulum itu saya beranggapan bagus dengan wacana tapi agak kurang maksimal dalam penerapannya alasan yang saya kemukakan adalah:\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Col style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EPenyelenggara Pendidikan seperti Disdik di daerah terlalu menyibukkan dengan pelatihan yang menurut saja sangat berlebihan seperti di hotel dengan biaya yang lumayan mahal.\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Ci\u003E\n\u003C\/i\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EDisdik terlalu berlarut dalam kerangka Administrasi padahal tidak semua sekolah bisa melakukan secara maksimal tapi pada hakikatnya banyak sekolah yang mampu menerapkan esensi kurikulum yang di gemborkan oleh pemerintah dan lembaga\/sekolah dianggap salah karena administrasinya tidak sesuai atau kurang mengikutio aturan. Sebenarnya hal itu ada pada masalah dana, dan saya rasa disdik tau itu, malah lebih membuang dana untuk pelatihan yang terkesan boros dan Hedon.\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Ci\u003E\n\u003C\/i\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EPara Penyelenggara pendidikan yang bersifat formal secara individual minim jiwa pendidik yang dilakukan adalah bagaimana\u0026nbsp; administrasi ditempuh padahal itu adalah simulasi dari esensi,\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Ci\u003E\n\u003C\/i\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EPemerintah Daerah terjadi Rooling jabatan sampai mengena pada Bidang Pendidikan tanpa melaui seleksi yang jelas dan diangakatkarena kedekatan atau uang. Hal ini sangat memperihatinkan karena jiwa dan mental pendidik tidak ada dalam tugasnya sebagai penyelenggara pendidikan, dan lebih pada project di pendidikan seperti dana-dana hibah pemerintah, hingga terjadi beberapa masalah akses kesenjangan para pendidik murni untuk mengaspirasikan, secara administratif yang memegang jabatan memanglah pemerintah tidak sembarang menjadikan seseorang untuk memegang jabatan tapi itu hanya ditempuh dengan jalan administratif pula seperti dilihat dari ijasah tanpa melihat track recordnya.\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Ci\u003E\n\u003C\/i\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EGuru (pendidik murni) sosok perubahan bangsa disibukkan dengan hal-hal yang membuat para guru kurang maksimal karena disibukkan oleh pekerjaan administratif seperti pembuatan RPP, ditambah keterbatasan biaya untuk membuatnya dan pola pikir administratif yang kurang mampu karena kebanyakan guru lebih suka dikelas untuk mengajar bukan untuk membuat RPP karena guru itu mendidik bukan membuat tulisan hingga banyak sekali para guru yang terpancing untuk membuat RPP atau Rencana Pembelajaran dengan cara tak sesuai aturan karena keterbatasan fasilitas serta dana, jika dilihat dari honorium guru khususnya di swasta sangat minim. Bahkan dalam kerangka administratif guru terkesan sangat Ektreem dan lebih wajib dari capaian pembelajaran, secara administrasi kurtilas itu disitu ada KKM nilai Anak dan sebagainya tetapi dengan ribet dan bertele-tele hal itu di tembak (dimanipulasi) oleh guru. padahal TU dari dulu merupakan porsi administrasi.\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Ci\u003E\n\u003C\/i\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EKepala Sekolah kerap di sibukan untuk melapor yang bersifat administratif kepada disdik dan sangat jarang bahkan tidak ada pelaporan yang berkaitan dengan akhlak siswa seperti kenakalan remaja dan bagaimana penanggulangannya. mungkin dana untuk itu ga ada kali ya.. heheeee\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Ci\u003E\n\u003C\/i\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EKebiasaan penyelenggara pendidikan bersifat paksaan atau di ada adakan tanpa menimbang asas manfaat, seperti pengadaan-pengadaan di pendidikan makasud dipaksakan adalah membuat pengajuan pda pemerintah dengan alibi kepentingan pendiidikan nyatanya untuk pekerjaan yang hedon dan mengabaikan esensi pendidikan, seperti pengadaan Ruang Kelas Baru, Alat Peraga Pendidikan dan sebagainya, seolah-olah segala program pemerintah djadikan pekerjaan Proyek, mungkin menguntungkah dan untuk tambah-tambah penghasilan,, heheheeee nyatanya bukan nambah sob itu pekerjaan utama dan gaji pokok itu tambahannya, hehee\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EBaca\u0026nbsp;\u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/pendidikan-moral-pelajarperlu.html\"\u003EPendidikan Moral pelajar.. Perlu\u003C\/a\u003E.. \u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ol\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ESaya tidak begitu paham secara rinci apa yang ada dalam kurikulum 2013 tapi saya penyimak dan penikmat pendidikan yang lebih pada esensinya, dan saya fikir itu harus ada kontrol yang lebih ketat kepada pada penyelenggara pendidikan oleh pemerintah, perkembangan teknologi dan situasi modern membuat mereka (para penyelenggara pendidikan) memanfaatkan hal itu dengan adanya program utnuk masa depan bangsa tersita oleh sosok manuasia yang bukan ahlinya. dan saya menulis artikel ini bukan sekedar bacaan coba lihat beberapa kasus anak bangsa yang sangat memalukan, contoh kongkritnya dulu saya kecil tak ada orang pacaran yang berani bergandengan tangan di mata umum walaupun usianya layak pacaran, tapi sekaraang yaa Tuhan,,, masih sekolah, masih kecil lebih parah dan bukan hanya gandengan tangan tangan... itu realistis dan dulu belum ada lurikulum karakter, dan jagan katakan itu adalah pengaruh media atau perubahan zaman, jika masih menjabat sebagai penyelenggara pendidikan harap malu pada hal itu karena itu untuk pesan moral anda..\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/1073981924420850060\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/kurikulum-2013-bukan-pelatihan-apalagi.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1073981924420850060"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/1073981924420850060"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/kurikulum-2013-bukan-pelatihan-apalagi.html","title":"Kurikulum 2013 Bukan Pelatihan Apalagi Proyek"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-HewyJ2v4xIM\/U_CjxoaB1GI\/AAAAAAAACRE\/7En4tg02dJY\/s72-c\/uuu.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-3816836030128536762"},"published":{"$t":"2014-08-18T14:29:00.003-07:00"},"updated":{"$t":"2014-08-18T14:29:46.263-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Pendidikan Moral Pelajar..Perlu"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-DCq-KoU2_3M\/U_Chc49mv-I\/AAAAAAAACQ4\/L1agVS-2DHI\/s1600\/bhbhb.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-DCq-KoU2_3M\/U_Chc49mv-I\/AAAAAAAACQ4\/L1agVS-2DHI\/s1600\/bhbhb.jpg\" height=\"165\" width=\"200\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EPendidikan Moral merupakan pendidikan yang tidak terasa namun terlihat seperti dalam keseharian semuanya tercover oleh moralitas, hal yang berkaitan etika, norma, disini moral berada dalam kapasitas nomer wahid karena moral merupakan kesadaran seseorang untuk memperbaiki diri atau orang lain, moral terdapat beberapa hal seperti, rasa tanggung jawab, rasa malu, perihatin, pendewasaan individual serta sosial, dalam perubahan sosial diperlukan moralitas sebagai perinship dasar dan semua bisa melakukan hal terbut tidak memandang siapa dan dari golongan apa namun hal itu ada pada porsinya masing-masing, mengingat banyak kenakalan remaja yang diatas kewajaran dan melampaui batas yang sangat disayangkan yakni pada usia-usia pelajar, ini tanggung jawab siapa.?.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EDesakan perkembangan teknologi tidak bisa terbendung serta pengaruh lingkungan yang kuat berbagai pandangan sosial mengandung tujuan karakter dan etos masyarakat sesekalipun ada dalam bentuk kultur tapi dalam hal itu ada pemikiran positif, mencermati masalah sosial yakni tak akan habis sampai hari kiamatpun terjadi, sedikit memecahakan makna tersebut pertama yaitu Pendidikan perndidikan berasal dari kata dasar didik, sama dengan perubahan dari yang belum tau menjadi tau, yang belum paham jadi paham, yang belum dewasa jadi dewasa dalam cakupan berfikirnya, dan sebaginya. Sedangkan Moral berada dalam aspek sosial yang berjalan pada npenilaian rasa, moral diartikulasikan tingkah perasaan yang kurang pantas, seperti pada masalah sosial contohnya anak kecil suka main judi, itulah moral sosial.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003Epembahasan moral dan pendidikan ini merupakan mobilitas sosial yang perlu di terapkan dalam masayarakat seketika keberadaan seseorangg dalam daerah tertentu atau bersentuhan dengan nurani positif dan mendengar masalah problematika sosial itu adalah modal tentang moral langkah berikutnya yakni pada pendidikan bagaimana masalah moral bisa dikaji dalam proses pendidikan, sedikit menyinggung tentang kurikulum pendidikan 2013 yang kabarnya adalah pendidikan karakter, wacana ini jika dilihat sangatlah bagus namun apakah berefek pada tingkat perubahan karakternya. kembali lagi modal utamanya adalah moral dan etika mendidik. Saat ini sedang gencar bahasa karakter dalam pendidikan hingga dijadikan sebuah kurikulum baku dalam pendidikan formal yakni dalam sekolah, \u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EPara pemilik hati harus tersentuh dengan problem moral minimal berawal dari lingkungan, dengan mengumpulkan beberapa para penyandang pesan moral (orang yang tersentuh dalam masalah sosial) haruslah bersikap bagaimana cara penanganan itu, diamata masyarakat memang sangatlah banyak penyandang pesan moral minimal pada diri dan keluarganya.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EApapun tentang moral semua tidak akan pernah habis, selagi kita masih hidup di dunia ini maka secara langsung kita berhubungan sosial, ada kontak secara langsung dengan apa yangkita lihat, dengar, rasakan, lakukan, untuk kepentimngan sosial para pemerhati dan eksekutor sosial yang paling dan harus terkena pesan moral dn sangat dibutuhkan acktions agar setidaknya dalam hidup bersosial bisa melalkukan perubahn sosial dan pendewasaan sosial, banyak kehawatirandari orang\u0026nbsp; tua dengan pergaulan anak-anaknya terutama soal seks, miras, narkoba, belum lagi akhir-akhir ini ada kekerasan geng motor seperti yang terjadi di cirebon ramadhan kemaren dan tentang prostitusi atau \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/esek-esek-cirebon-menghawatirkan.html\"\u003Eesek-esek yang menghawatirkan\u003C\/a\u003E yang tanpa rasa moral itu dilakukan oleh para psk dikota-kota karena kabarnya banyak anak-anak kos luar kota yang tujuan awal bekerja atau berkualiah ternyata banyak juga yang berkerja sebagai psk dan itu sisi gelap kehidupan malam \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/cirebon-dan-lokalisasi-psk.html\"\u003Ekota dan lokalisai psk\u003C\/a\u003E.\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\u003Cbr \/\u003E\u003C\/span\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003Ebayangkan berapa banyak remaja yang doyan ektasi, miras, merokok dan semua itu masih usia pendidikan baik smp, sma, mengenai hal ini sangat diperlukan tindakan real dari segi pendidikan dan pemahaman agama yang mendasar agar moral anak bangsa bisa terbina, karena pemuda adalah tulang punggung negara.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/3816836030128536762\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/pendidikan-moral-pelajarperlu.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3816836030128536762"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/3816836030128536762"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/pendidikan-moral-pelajarperlu.html","title":"Pendidikan Moral Pelajar..Perlu"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-DCq-KoU2_3M\/U_Chc49mv-I\/AAAAAAAACQ4\/L1agVS-2DHI\/s72-c\/bhbhb.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-952480468118418515"},"published":{"$t":"2014-08-17T09:16:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2014-08-17T09:16:00.316-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Dampak Otak Mesum bagi Pemuda"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-5z9uriJTtUU\/U_Cex8x2avI\/AAAAAAAACQs\/nK3c-Rrns_U\/s1600\/beb.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-5z9uriJTtUU\/U_Cex8x2avI\/AAAAAAAACQs\/nK3c-Rrns_U\/s1600\/beb.jpg\" height=\"200\" width=\"150\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EOtak atik hal yang terkesan ekstreem pada kalangan anak muda dan sangat membahayakan produktivitas daya fikir, bayangkan pemuda atau remaja merupakan sosok produktif dilihat dari usia yang penuh dengan asa dan kecemerlangan dalam berfikir dan kesemangatan, hal ini bisa di lihat dari bagaimana peran pemuda dari berbagai hal, sejarah, dominasi perkumpulan, pergerakan, mobilitas, kreatifitas dan sebagainya, pemuda lebih erat dari masalah itu.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EBerfikir merupakan salah satu jalan penajaman otak agar terus bereproduksi agar bisa berinovasi dengan mengasah logika otak dalam akal pemikiran hal itu kepada arah positif, semuanya banyak pemerhati sosial yang ingin merubah sistem sosial dan dampak, karena semua itu akan jatuh drastis dengan istilah kecenderungan berfikir, sample saja dimasyarakat beredar bahasa Otak ngeres dan pada waktu lalu saya membahas tentang Otak kanan dan Kiri, nah ini istilah miring di yang ada di masyarakat dan sudah menjadi bahasa baku yakni Otak ngeres, Otak Kotor, Otak Mesum, dan sebagainya yang jelas dalam bahasa Indonesia kalo gak salah bahasa yang benar adalah Berfikir Negatif, pada paragraf diatas mengenai Pemuda dan Hubungannya dengan berfikir negativ biasanya kecenderungannya pada otak mesum atau apalah yang mengerucut pada hal-hal berbau porno, maaf...\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EFaktor yang mempengaruhi hal-hal demikian banyak kiranya jika di paparkan satu persatu, seperti dari pergaulan, komuniksi, teknologi, konsumsi media, sampai pada dunia maya, pemuda lebih cenderung memihak pada hal negatif dengan umur yang begitu agresif dan keingin tahuannya yang besar.\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EFaktor yang bisa merusak dalam berfikir Negatif ala pemuda\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EMenghilangkan semangat belajar\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EKurang kefokusan dalam bekerja\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EMenghilangkan sedikit-demi sedikit pengetahuan keilmuan yang sudah di dapat\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EPelupa (gampang lupa)\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EWajah terkesan lebih berusia (tambah tua)\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EKeras Hati\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EAkal sulit untuk diajak berfikir sehat\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ETubuh gampang lemas\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ESering berhayal negetif ala pemuda\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EDan masih banyak yang lain..\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003Esebaiknya hindari hal-hal yang bisa merusak otak tersebut dan kiranya bisa mengecilkan langkah-langkah yang menuju kearah itu karena otak kita sangat interaktif antara \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/otak-kanan-otak-kiri-ngulas.html\"\u003EOtak kiri dan otak kanan\u003C\/a\u003E semuanya berfungsi pada porsi masing-masing, secara sosial dalam pergaulan memanglah sangat sulit tapi usaha merupakan jalan utama untuk merubah menjadi lebih baik. saya tidak begitu membahas hal itu (melarang) jadi terkesan sok sosial, karena itu merupakan porsi dan pesan moral bagi para ulama, dan tokoh perubahan sosial.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003Esaya yakin dengan sangat pemuda saat ini hampir keseluruhan sudah terdoktrin dengan tentang itu jika melihat beberapa problematika sosial melalui berita dansumber lainnya banyak sekali kasus perkawinan dini, pencabulan, berpacaran tanpa malu, hamil diluar nikah, dan banyak lagi, seiring dengan kasus kasus tersebut banyak pula kenegatifan yang berlaku di msyarakat namun seorlah hal itu dilegalkan karena ada pembiaran seperti \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/esek-esek-cirebon-menghawatirkan.html\"\u003Etempat esek-esek\u003C\/a\u003E, \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/cirebon-dan-lokalisasi-psk.html\"\u003ELokalisasi perkotaan\u003C\/a\u003E sedangkan otak pemuda banyak dirasuki oleh berbagai perbendaharaan yang mengacu pada kehawatiran nasib mereka kedepan terlebih kepada negara kita,\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003Emengurai masalah-masalah diatas\u0026nbsp; sebenarnya Pesan Moral yang paling bertanggung jawab dalam arti kata sosok yang bisa mempersempit volume kasus akibat hal tersebut, dan perlu eksekutor yang bisa menjadi panutan, seperti pendidikan, agama, pemerintah, semua saling berkaitan, secara keseluruahan para eksekutor tersebut adalah Agen Of Change dan sangat di butuhkan olehh masyarakat untuk bina pemuda agar mentalnya semakin mengarah pada hal kepositifan.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/952480468118418515\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/dampak-otak-mesum-bagi-pemuda.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/952480468118418515"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/952480468118418515"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/dampak-otak-mesum-bagi-pemuda.html","title":"Dampak Otak Mesum bagi Pemuda"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-5z9uriJTtUU\/U_Cex8x2avI\/AAAAAAAACQs\/nK3c-Rrns_U\/s72-c\/beb.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-7853177361566910274"},"published":{"$t":"2014-08-17T05:14:00.000-07:00"},"updated":{"$t":"2014-08-17T09:20:06.973-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"Otak Kanan Otak Kiri Ngulas.."},"content":{"type":"html","$t":"\u003C!--[if gte mso 9]\u003E\u003Cxml\u003E\n \u003Cw:WordDocument\u003E\n  \u003Cw:View\u003ENormal\u003C\/w:View\u003E\n  \u003Cw:Zoom\u003E0\u003C\/w:Zoom\u003E\n  \u003Cw:TrackMoves\/\u003E\n  \u003Cw:TrackFormatting\/\u003E\n  \u003Cw:PunctuationKerning\/\u003E\n  \u003Cw:ValidateAgainstSchemas\/\u003E\n  \u003Cw:SaveIfXMLInvalid\u003Efalse\u003C\/w:SaveIfXMLInvalid\u003E\n  \u003Cw:IgnoreMixedContent\u003Efalse\u003C\/w:IgnoreMixedContent\u003E\n  \u003Cw:AlwaysShowPlaceholderText\u003Efalse\u003C\/w:AlwaysShowPlaceholderText\u003E\n  \u003Cw:DoNotPromoteQF\/\u003E\n  \u003Cw:LidThemeOther\u003EEN-US\u003C\/w:LidThemeOther\u003E\n  \u003Cw:LidThemeAsian\u003EX-NONE\u003C\/w:LidThemeAsian\u003E\n  \u003Cw:LidThemeComplexScript\u003EX-NONE\u003C\/w:LidThemeComplexScript\u003E\n  \u003Cw:Compatibility\u003E\n   \u003Cw:BreakWrappedTables\/\u003E\n   \u003Cw:SnapToGridInCell\/\u003E\n   \u003Cw:WrapTextWithPunct\/\u003E\n   \u003Cw:UseAsianBreakRules\/\u003E\n   \u003Cw:DontGrowAutofit\/\u003E\n   \u003Cw:SplitPgBreakAndParaMark\/\u003E\n   \u003Cw:DontVertAlignCellWithSp\/\u003E\n   \u003Cw:DontBreakConstrainedForcedTables\/\u003E\n   \u003Cw:DontVertAlignInTxbx\/\u003E\n   \u003Cw:Word11KerningPairs\/\u003E\n   \u003Cw:CachedColBalance\/\u003E\n  \u003C\/w:Compatibility\u003E\n  \u003Cw:BrowserLevel\u003EMicrosoftInternetExplorer4\u003C\/w:BrowserLevel\u003E\n  \u003Cm:mathPr\u003E\n   \u003Cm:mathFont m:val=\"Cambria Math\"\/\u003E\n   \u003Cm:brkBin m:val=\"before\"\/\u003E\n   \u003Cm:brkBinSub m:val=\"--\"\/\u003E\n   \u003Cm:smallFrac m:val=\"off\"\/\u003E\n   \u003Cm:dispDef\/\u003E\n   \u003Cm:lMargin m:val=\"0\"\/\u003E\n   \u003Cm:rMargin m:val=\"0\"\/\u003E\n   \u003Cm:defJc m:val=\"centerGroup\"\/\u003E\n   \u003Cm:wrapIndent m:val=\"1440\"\/\u003E\n   \u003Cm:intLim m:val=\"subSup\"\/\u003E\n   \u003Cm:naryLim m:val=\"undOvr\"\/\u003E\n  \u003C\/m:mathPr\u003E\u003C\/w:WordDocument\u003E\n\u003C\/xml\u003E\u003C![endif]--\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\n\n\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\n\n\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-dF7IRVUGLK4\/U_CaI2r10PI\/AAAAAAAACQg\/2RxScVA59II\/s1600\/dq.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-dF7IRVUGLK4\/U_CaI2r10PI\/AAAAAAAACQg\/2RxScVA59II\/s1600\/dq.jpg\" height=\"148\" width=\"200\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EManusia secara\nlahiriah diberikan banyak anugrah Oleh Tuhan yang menciptakannya, segala\nkenikmatan yang dirasakan oleh manusia yakni bisa dirasakan oleh komponen\nstruktur tubuh yang ada di dalam manusia dengan demikian banyak sekali manfaat\nyang kita rasakan dengan media organ-organ yang ada dalam diri manusia\ntersebut, kali ini saya sedikit mengupas megenai otak dimana dalam ilmu biologi\notak terbagi dua yakni otak kanan dan otak kiri, setidaknya hal yang gsering\nkita dengar istilah tersebut dan apakah kita mengerti istilah diatas kemuadian\nfungsi keduanya serta apa yang ditangkap oleh dua otak tersebut, belakangan\nterakhir banyak juga sisilain mengenai otak yakni istikah Otak tengah, saya bukan\norang saint atau biologi sekedar suka sedikitnya baca artikel-artikel yang\nberkaitan dengan hal itu, kita sisikan saja dulu tentang otak tengah apalagi otak ngeres haha karena berbahaya dan \u003Ca href=\"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/dampak-otak-mesum-bagi-pemuda.html\"\u003Edampak otak mesum bagi pemuda\u003C\/a\u003E sangat fatal akibatnya. langsung saja karena\nsecara umum manusia hanya menggunakan Otak Kanan dan Kiri saja. Lihat gambar\ndibawah ini :\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\n\n\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\n\n\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EOtak Kanan :\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-CospEH2jMXI\/U_CZ7-4RIBI\/AAAAAAAACQQ\/HXnHw1Rhvdc\/s1600\/wf.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-CospEH2jMXI\/U_CZ7-4RIBI\/AAAAAAAACQQ\/HXnHw1Rhvdc\/s1600\/wf.jpg\" height=\"200\" width=\"137\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ESemangat\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EGembira\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ESuka\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ESeni\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EWarna\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EImaginasi\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EHiburan\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EHal baru\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ERasa\npenasaran\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EEmosi\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EKebebasan,\ndll..\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\n\n\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\n\n\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EOtak kiri :\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-A30qNbvy9h8\/U_CaHSzaQSI\/AAAAAAAACQY\/NFPfKezAT-A\/s1600\/we.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-A30qNbvy9h8\/U_CaHSzaQSI\/AAAAAAAACQY\/NFPfKezAT-A\/s1600\/we.jpg\" height=\"200\" width=\"144\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cul\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ESaint\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EMembaca buku\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EMenghitung\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EIntelektual\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ETata bahasa\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EPenelitian\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ERiset\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ESistematika\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ELogis real\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EPlaning\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003Cli\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003ESistem\u003C\/span\u003E\u003C\/li\u003E\n\u003C\/ul\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\n\n\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\n\n\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EKeduanya saling\nberkaitan dan saling beroptimasi dengan berbagai hal yang terlihat dan dirasa, sedikit\npenafsiran kecil yakni otak kiri melihat dan otak kanan merasa secara teknis\ndikembalikan kepada Otak kiri dan secara kepuasan dan inovativ pada otak kanan\nseperti dalam menilai, membuat sesuatu.\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003EMendengarkan beberapa hal yang berkaitan dengan otak kanan dan kiri setidaknya membuat para ilmuan semakin banyak mencari tahu lebih dalam hingga memetakan beberapa hal antara otak kanan dan otak kiri, secara prosesi memelukan beberapa sumber referensi dan pembuktian yang real dan bisa dipertanggungjawabkan sampai pada titik kejelasan.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"MsoNormal\" style=\"margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003Ekemabali pada ulasan otak kanan dan otak kiri dan mengenai fungsi keduanya sobat bisa paparkan dengan otak kanan sobat kiranya apa saja yang bisa dicerna oleh masing-masing otak tersebut tapi adakah beberapa hal yang bisa kita petakan dalam contoh kecil apakah otak kiri bisa mengonsumsi daya serap otak kanan atau sebaliknya, sebaiknya hal ini kita tepikan saja dulu dan lebih fokus kepada serapan-serapan terkait dua alat tersebut. \u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;\"\u003E\n\n\u003C\/span\u003E\u003C!--[if gte mso 9]\u003E\u003Cxml\u003E\n \u003Cw:LatentStyles DefLockedState=\"false\" DefUnhideWhenUsed=\"true\"\n  DefSemiHidden=\"true\" DefQFormat=\"false\" DefPriority=\"99\"\n  LatentStyleCount=\"267\"\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"0\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Normal\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 7\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 8\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"9\" QFormat=\"true\" Name=\"heading 9\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 7\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 8\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" Name=\"toc 9\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"35\" QFormat=\"true\" Name=\"caption\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"10\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Title\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"1\" Name=\"Default Paragraph Font\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"11\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Subtitle\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"22\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Strong\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"20\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Emphasis\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"59\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Table Grid\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Placeholder Text\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"1\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"No Spacing\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Revision\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"34\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"List Paragraph\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"29\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Quote\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"30\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Intense Quote\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 1\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 2\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 3\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 4\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 5\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"60\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Shading Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"61\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light List Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"62\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Light Grid Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"63\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 1 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"64\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Shading 2 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"65\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 1 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"66\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium List 2 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"67\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 1 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"68\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 2 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"69\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Medium Grid 3 Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"70\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Dark List Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"71\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Shading Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"72\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful List Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"73\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" Name=\"Colorful Grid Accent 6\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"19\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Subtle Emphasis\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"21\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Intense Emphasis\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"31\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Subtle Reference\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"32\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Intense Reference\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"33\" SemiHidden=\"false\"\n   UnhideWhenUsed=\"false\" QFormat=\"true\" Name=\"Book Title\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"37\" Name=\"Bibliography\"\/\u003E\n  \u003Cw:LsdException Locked=\"false\" Priority=\"39\" QFormat=\"true\" Name=\"TOC Heading\"\/\u003E\n \u003C\/w:LatentStyles\u003E\n\u003C\/xml\u003E\u003C![endif]--\u003E\u003C!--[if gte mso 10]\u003E\n\u003Cstyle\u003E\n \/* Style Definitions *\/\n table.MsoNormalTable\n\t{mso-style-name:\"Table Normal\";\n\tmso-tstyle-rowband-size:0;\n\tmso-tstyle-colband-size:0;\n\tmso-style-noshow:yes;\n\tmso-style-priority:99;\n\tmso-style-qformat:yes;\n\tmso-style-parent:\"\";\n\tmso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;\n\tmso-para-margin-top:0cm;\n\tmso-para-margin-right:0cm;\n\tmso-para-margin-bottom:10.0pt;\n\tmso-para-margin-left:0cm;\n\tline-height:115%;\n\tmso-pagination:widow-orphan;\n\tfont-size:11.0pt;\n\tfont-family:\"Calibri\",\"sans-serif\";\n\tmso-ascii-font-family:Calibri;\n\tmso-ascii-theme-font:minor-latin;\n\tmso-fareast-font-family:\"Times New Roman\";\n\tmso-fareast-theme-font:minor-fareast;\n\tmso-hansi-font-family:Calibri;\n\tmso-hansi-theme-font:minor-latin;\n\tmso-bidi-font-family:\"Times New Roman\";\n\tmso-bidi-theme-font:minor-bidi;}\n\u003C\/style\u003E\n\u003C![endif]--\u003E\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/7853177361566910274\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/otak-kanan-otak-kiri-ngulas.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7853177361566910274"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7853177361566910274"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/otak-kanan-otak-kiri-ngulas.html","title":"Otak Kanan Otak Kiri Ngulas.."}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-dF7IRVUGLK4\/U_CaI2r10PI\/AAAAAAAACQg\/2RxScVA59II\/s72-c\/dq.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-8578409542011879510"},"published":{"$t":"2014-08-04T05:13:00.002-07:00"},"updated":{"$t":"2014-09-12T16:08:05.466-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"IMMAN Babakan Ciwaringin Cirebon"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: left;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-5vF1jdgx_08\/U994Y-nCnXI\/AAAAAAAAB_g\/YEPPS6nL9-8\/s1600\/IMMAN.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-5vF1jdgx_08\/U994Y-nCnXI\/AAAAAAAAB_g\/YEPPS6nL9-8\/s1600\/IMMAN.jpg\" height=\"110\" width=\"320\" \/\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"background-color: red; color: yellow; font-size: x-large;\"\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003E\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003EIMMAN\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E \u003C\/span\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003E\u003Cspan style=\"font-size: x-large;\"\u003E\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E(Ikatan Mutakhorrijin Madrasah Aliyah Negeri) Babakan Ciwaringin Kab. Cirebon. Tergabung dalam organisasi yang d bentuk untuk memperat hubungan silaturrohmi para alumni.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003EBanyak keterkaitan tentang IMMAN sabagai salah satu sarana komunikasi atau forum yang dijadikan ajang formal, sampai saat ini banyak para alumni yang masih berkomunikasi karena secara karakteristik alumni imman 90% lulusan pondok pesantren yang mana para santri paling suka bersilaturrohmi.\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"color: red;\"\u003EBERITA PENTING UNTUK ALUMNI DIHARAP UNTUK MENGISI FORMULIR DATA DIRI KEALAMAT INI KLIK DIBAWAH INI\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E \u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"background-color: blue; color: cyan; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-size: x-large;\"\u003E\u003Cb\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003E\u003Ca href=\"http:\/\/manciwaringin.sch.id\/home\/member\/daftar.php\" style=\"color: cyan;\" target=\"_blank\"\u003EKLIK DISINI\u003C\/a\u003E\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003Eatau\u0026nbsp;\u003C\/span\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv style=\"color: red;\"\u003E\n\u003Cb\u003E\u003Ci\u003E\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003Ehttp:\/\/manciwaringin.sch.id\/home\/member\/daftar.php\u003C\/span\u003E\u003C\/i\u003E\u003C\/b\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cspan style=\"font-family: Trebuchet MS, sans-serif;\"\u003EHal ini berefek sama pada para alumni imman meskipun sudah berusia tua dalam arti berkeluarga dan meskipun dari wilayah yang jauh tetap lancar dalam menjalin komunikasi, alasannya sekalian sowan atau maen ke bekas pondoknya yang telah menjadi alumni pondok disaat masih bersekolah di MAN, bentuk partisipasi yang kuat, mata rantai organisasi semakin kental karena banyak para alumni yang sukses, mayoritas alumni bergelut pada bidang keagamaan, akademik, politik, basic pesantren yang menjadikan tuntutan menjadi seorang agamawan manapun sampai pada dimasyarakat.\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/8578409542011879510\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/imman-babakan-ciwaringin-cirebon.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8578409542011879510"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/8578409542011879510"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2014\/08\/imman-babakan-ciwaringin-cirebon.html","title":"IMMAN Babakan Ciwaringin Cirebon"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-5vF1jdgx_08\/U994Y-nCnXI\/AAAAAAAAB_g\/YEPPS6nL9-8\/s72-c\/IMMAN.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4699145397189023435.post-7107380960880637778"},"published":{"$t":"2013-08-23T04:44:00.003-07:00"},"updated":{"$t":"2015-07-09T12:25:16.791-07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Cirebon"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pendidikan"}],"title":{"type":"text","$t":"MTs SA Darurrohman Kapetakan"},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv dir=\"ltr\" style=\"text-align: left;\" trbidi=\"on\"\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"Kapetakan\" border=\"0\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-PHqqj4a92ms\/UhdKoD02iYI\/AAAAAAAAAIg\/9u8O8pKS1Lw\/s1600\/P11-06-11_14.24.jpg\" title=\"Kapetakan\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cspan id=\"goog_1172358296\"\u003E\u003C\/span\u003E\u003Cimg alt=\"Kecamatan Kapetakan\" border=\"0\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-BajAIrcjuKI\/UhdKofxoHgI\/AAAAAAAAAIs\/2PIUueaEW_g\/s1600\/P11-06-11_14.28.jpg\" title=\"Kecamatan Kapetakan\" \/\u003E\u003Cspan id=\"goog_1172358297\"\u003E\u003C\/span\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Cimg alt=\"MTs Kapetakan\" border=\"0\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-GTMlXmTJwEg\/UhdKn9dJqFI\/AAAAAAAAAIc\/nLiVquZsy9Y\/s1600\/P14-06-11_10.18.jpg\" title=\"MTs Kapetakan\" \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-dXrHhDeUrGU\/UhdKvufzAvI\/AAAAAAAAAJE\/ILvZeju0FJ4\/s1600\/P14-06-11_10.19.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Pendidikan di Kapetakan\" border=\"0\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-dXrHhDeUrGU\/UhdKvufzAvI\/AAAAAAAAAJE\/ILvZeju0FJ4\/s1600\/P14-06-11_10.19.jpg\" title=\"Pendidikan dI Kapetakan\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-pwvXyVkWOXY\/UhdKvE6g6NI\/AAAAAAAAAI8\/PdsVy0RBXdQ\/s1600\/P14-06-11_10.19%5B1%5D.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Desa Kapetakan\" border=\"0\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-pwvXyVkWOXY\/UhdKvE6g6NI\/AAAAAAAAAI8\/PdsVy0RBXdQ\/s1600\/P14-06-11_10.19%5B1%5D.jpg\" title=\"Desa Kapetakan\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/--_DNlJ1Szy8\/UhdKrx29gqI\/AAAAAAAAAI0\/Bilhu2G9dHk\/s1600\/P14-06-11_10.19%5B2%5D.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Kapetakan Cirebon\" border=\"0\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/--_DNlJ1Szy8\/UhdKrx29gqI\/AAAAAAAAAI0\/Bilhu2G9dHk\/s1600\/P14-06-11_10.19%5B2%5D.jpg\" title=\"Kapetakan Cirebon\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-AnSF1eHogRM\/UhdKwH3TxuI\/AAAAAAAAAJM\/Zokw7vHVHtk\/s1600\/P14-06-11_10.20.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-AnSF1eHogRM\/UhdKwH3TxuI\/AAAAAAAAAJM\/Zokw7vHVHtk\/s1600\/P14-06-11_10.20.jpg\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-crSMANf0IPU\/UhdK0-HrVII\/AAAAAAAAAJc\/34FRQIax-28\/s1600\/P14-06-11_10.20%5B1%5D.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Sekolah Kapetakan\" border=\"0\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-crSMANf0IPU\/UhdK0-HrVII\/AAAAAAAAAJc\/34FRQIax-28\/s1600\/P14-06-11_10.20%5B1%5D.jpg\" title=\"Sekolah Kapetakan\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-mIjAcL29_rs\/UhdK0h278wI\/AAAAAAAAAJU\/x29ppZvQQAo\/s1600\/P14-06-11_10.20%5B2%5D.jpg\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg alt=\"Darurrohman\" border=\"0\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-mIjAcL29_rs\/UhdK0h278wI\/AAAAAAAAAJU\/x29ppZvQQAo\/s1600\/P14-06-11_10.20%5B2%5D.jpg\" title=\"Darurrohman\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003EBERANDA\n\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/feeds\/7107380960880637778\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2013\/08\/galery-mts-sa-darurrohman-dedali.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7107380960880637778"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"http:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4699145397189023435\/posts\/default\/7107380960880637778"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http:\/\/rojaycreativ.blogspot.com\/2013\/08\/galery-mts-sa-darurrohman-dedali.html","title":"MTs SA Darurrohman Kapetakan"}],"author":[{"name":{"$t":"dewi arjaya"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/14486008983769226730"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-PHqqj4a92ms\/UhdKoD02iYI\/AAAAAAAAAIg\/9u8O8pKS1Lw\/s72-c\/P11-06-11_14.24.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}}]}});