Sekilas tentang Baitul Makdis

Berbincang mengenai Baitul makdis adalah perbincangan yang banyak dan sering kita dengar dan bicarakan terutama mengenai tanah yang dijanjikan oleh Tuhan atau suatu bangunan yang dianggap suci oleh kaum yahudi ataupun tempat sembahyang para penganut ajaran Yahudi, adapula riwayat mengenai Baitul Makdis adalah sebagai berikut :

Nabi Dawud telah merencanakan hendak membuat tempat sembahyang dan kiblat yang tetap bagi Agama Israel, Tetapi baru terlaksana ketika pemerintahan Nabi Sulaiman. AS, Nabi Sulaiman mendirikan Baitul Maqdis diatas bukit Moria (Sion), suatu bukit yang terletak dibagian utara kota yerussalem. Bait itu ukurannya panjang 6 hasta, lebarnya 20 hasta dan tinggi 30 hasta dimana bqit tersebut terbuat dari batu dan dihiasi dengan kayu yang dibalut dengan emas, bait tersebut adalah suatu bangunan yang termasyhur indah serta kesuciannya pada masa itu. Tetapi sayangnya setelah yerussalem diduduki oleh kadnezar, Baitu Maqdis dibakar dan alat-alatnya dibawa ke Babilon.

Baitul Makdis dibangun kembali setelah bangsa Israil pulang kembali dari Babilon, dan barang-barang yang telah dirampas diberikan lagi oleh raja Cyrus. Pembangunanpun berlangsung dan dipimpin oleh Zarubabil. Bait itu lebih lebar dari pada bait sebelumnya (semula) tetapi tidak seindah waktu semula bait itu ada.


Pada Zaman Herodes (20 M), Bait itu diperbesar dan diperindah lagi, dengan maksud mengambil hati bangsa Yahudi. tetapi 90 tahun kemudian yakni pada tahun 70 M bait tersebut dibakar dan dimusnahkan oleh Lasykar Romawi yang telah menduduki Jerussalem tatkala terjadi pemberontakan bangsa yahudi, sejak saat itu Baitul Maqdis tidak dibangun kembali akan tetapi tetap dimuliakan oleh bangsa Israel dan Nasrani. dan sampai saat ini baitul maqdis dijadikan sebuah persengketaan dan pertempuran serta pertumpahan darah manusia dimuka bumi ini berkaitan dengan hal tersebut betapa pentingnya kedudukan baitul maqdis sebab disitulah tempat yang sangat signifikan hubungan antara Tuhan dan Manusia hingga dijadikan Tanah kiblat pertama yang di tujukan Oleh Alloh setelah 7 s/d 8 bulan kemudian tanah kiblat dialihkan ke Ka'bah.

Kedudukan Baitul Maqdis dan Tanah Syam

Setidaknya kedudukan strategis Baitul Maqdis dan tanah Syam bagi umat Islam adalah :
  • Tanah wahyu dan kenabian,
  • Tanah Isra’ dan Mi’raj,
  • Tanah kiblat pertama,
  • Tanah ditaklukkan tanpa perang,
  • Tanah kesabaran dan jihad,
  • Tanah yang dijanjikan,
  • Tanah ibu kota Khilafah di masa depan.
  • Tanah dimana seluruh manusia akan dikumpulkan.
Baca Juga artikel terkaitnya sekilas mengenai agama shinto sebagai agama yang di anut oleh masyarakat jepang yang diyakininya.

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih sudah berkunjung di blog Rojay Creative.. Silahkan Tinggalkan Komentar..