Pentingnya Belajar Bahasa Arab Sejak Dini

Ali bin Abi Thalib as berkata "Belajarlah bahasa Arab karena termasak bagian  dari agamamu". Maqolah ini menunjukkan bahwa bahasa Arab mempunyai kedudukan penting dalam agama kita. Bagi kaum Muslimin bahasa Arab adalah bahasa yang istimewa dibandingkan dengan bahasa lain didunia ini, yaitu bahasa yang dipilih Allah SWT. untuk menyampaikan firman suciNya (QS. Yusuf: 5). Sebagai alat komunikasi, eksistensi bahasa Arab telah membawa syiar Islam pada pentas peradaban dunia. Karena itu bahasa Arab berperan sebagai kunci ilmu pengetahuan, khususnya ilmu-ilmu keislaman. Seseorang yang telah menguasai bahasa Arab secara baik, sangat besar peluangnya untuk menggali hazanah keilmuan yang terkandung dalam Al Qur'an dan As-Sunnah maupun karya-karya berharga ulama, salaf dan para pemikir Islam terdahulu.

Mengingat betapa urgennya pengajaran bahasa Arab bagi generasi penerus Islam, Syaikh Abu Hasan Al-Mawardi menyatakan, "Apabila anak sudah waktunya untuk dididik dan diajari, selayaknya dimulai dengan mengajarkan Al Qar'an dan bahasa Arab, karena bahasa Arab adalah bahasa yang digunakan Allah untak menurunkan kitab suci Al-Qur'an dan menetapkan agamanya. Dengan bahasa Arab pulalah Rasalallah SAW. menyampaikan sunnahnya, dan disusunnya kitab-kitab agama, filsafat, logika, dsb. Oleh sebab itu anak-anak seharasnya mempelajari bahasa Arab, bila tidak ia akan bodoh tentang agamanya. 

Dari paparan diatas, kiranya dapat penulis tegaskan kembali, kenapa bahasa Arab mendapat tempat terhormat dikalangan umat Islam? 
  • Pertama, bahasa Arab adalah bahasa Al Qur’an, kitab suci umat lslam yang paripurna, demikian bahasa yang dipakai dalam mengkondisikan Al-Hadist. Dan keduanya merupakan sumber rujukan hukum dan muara permasalahan umat. 
  • Kedua, bahasa Arab merupakan bahasa praktek dalam menjalankan aktivitas ritual keagamaan. Seperti Shalat ataupun bentuk ibadah lainnya dalam rangka mendekatkan diri kepada sang Khalik. 
  • Ketiga, bahasa arab merupakan bahasa pengantar ilmu pengetahuan, terutama ilmu-ilmu keislaman yang banyak dihasilkan oleh ulama dan para pemikir Islam yang telah membawa Islam ke puncak zaman keemasan. Tanpa menguasai bahasa Arab dengan baik, berat sekali kita dapat melakukan reaktualisasi ataupun rekonstruksi pemikiran Islam. 
  • Keempat, bahasa Arab telab menjadi bahasa kebudayaan dan peradaban Islam. Sekitar lebih dari 20 negara telah menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara dan juga termasuk salah satu bahasa resmi PBB. 


Faktor Yang Menguntungkan 
Pengajaran bahasa Asing (baca : bahasa Arab) bagi kalangan non Arab ('ajam) merupakan suatu proses pembelajaran yang sangat komplek. Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan seorang anak dalam memperoleh kemahiran berbahasa. Secara garis besar faktor-faktor itu dapat dibedakan atas faktor internal dan faktor eksternal. Sehubungan dengan faktor internal, Ahmad Satori Ismail (1996) membedakan menjadi faktor pribadi dan faktor umum. Yang temasuk kategori faktor pribadi adalah keaktifan di kelas, respons anak terhadap pengajar dan materi pelajaran serta teknik pembelajaran. Sedangkan yang dikategorikan faktor umum ialah umur, bakat, kemampuan,kongnitif, motifasi dan kepribadian. 

Adapun lingkungan formal (madrasah dan pesantren) dan lingkungan informal (keluarga dan masyarakat sekitarnya) disebut sebagai faktor eksternal. Relevansinya dengan pengajaran bahasa Arab pada anak, faktor usia kelihatannya yang lebih menguntungkan dalam memperoleh kemampuan bahasa secara optimal. Dalam arti kata anak terlihat lebih siap dalam belajar bahasa asing atau bahasa kedua dalam situasi ilmiah dan komunikatif dibanding pembelajaran bahasa yang lebih tua usianya. Karena pada usia dini pembelajaran tidak banyak dipengaruhi oleh dialek (lahjah) ataupun aksentuasi bahasa itu, disamping alat artikulasi bahasanya yang masih lentur. Pendapat yang populer mengatakan,bahwa anak-anak lebih baik dalam sernua hal dalam menguasai bahasa asing atau bahasa kedua, terutama berkenaan dengan pencapaian hasil akhir. Mereka umumnya terlihat sangat sangkil (mudah) dalam mencernakosakata baru.

SILAHKAN DOWNLOAD KAMUS BAHASA ARAB...

Pada bagian lain, hasil penelitian yang dilakukan oleh pakar bahasa,yaitu Snoe dan Heofnagel-Hohle (1978) menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa yang maju paling cepat adalah anak pada taraf usia adolesen. Dalam studi mereka dalam kasus pembelajaran bahasa Belanda ditemukan, bahwa orang dewasa (usia15 tahun keatas) kalah cepat belajar dengan dengan anak-anak (seusia 6-10 tahun) dan remaja usia (12-15 tahun). Maka tidak mengherankan banyak dikalangan anak-anak kelihatan lebih berhasil dari pada orang dewasa dalam pemerolehan sistem fonologi bahasa baru, bahkan banyak di antara merekayang mencapai aksen seperti penutur aslinya (native speeker). (Asher dan Garcia; 1969).

Metode Belajar Bahasa
Belajar bahasa adalah usaha menumbuhkan atau melatih kecakapan-kecakapan berkomunikasi secara aktif maupun pasif; Hasil belajar dalam menumbuhkan kecakapan berbahasa anak akan lebih efektif dan maksimal manakala didukung oleh metode pengajaran yang tepat. Metode adalah asas keberhasilan penguasaan sebuah bahasa. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para pembelajar bahasa yang mengajarkan bahasa (asing) kepada anak-anak atau para pemula yaitu: 
Dalam menerapkan metode dan materi hendaknya disesuaikan dengan modal dasar dan tingkat kecerdasan pembelajar bahasa

Mengikuti kaidah-kaidah umum yang beriaku, bahwa pengajar hendaknya menyampaikan materi pelajaran bahasa secara bertahap atau berjenjang. Misalnya dimulai dari yang lebih mudah lalu meningkat pada yang lebih sukar, dari yang sederhana kasusnya menuju yang kompleks, dari hal yang abstrak meningkat pada yang kongkrit.

Bertolak dari prinsip-prinsip pengajaran diatas, menurut hemat penulis metode yang cocok dalam pengajaran bahasa Arab bagi anak usia dini adalah metode belajar yang disesuaikan dengan sifat dan karakter anak. Secara psikologis anak-anak lebih suka menirukan sesuatu yang sifatnya sederhana dan menyukai permainan. Dengan demikian pilihan metode belajar yang tepat bagi anak adalah 
  • Pertama, metode mendengar dan berbicara (thariqah as sam'iyah-as syafihiyah/audio-lingual method). Yakni anak dilatih mendengarkan kata-kata yang dituturkan, lalu anak disuruh menirukan/melafadkan kembali dengan baik dan benar. Oleh pakar bahasa metode ini dianggap metode yang paling berhasil untuk mengajarkan bahasa bagi pemula dan anak-anak, keistimewaannya karena sifatnya yang sederhana.
  • Kedua, metode permainan (gamemethod), ialah tehnik mengajar bahasa dengan menggunakan pola-pola permainan. Misalnya permainan, hijaiah bermakna, tebak kata, merangkai huruf, kartu bertanda - hijaiah dll. Menurut pengalaman penulis, biasanya anak-anakmenyukai cara-cara permainan karena kesannya lebih rileks. Namun, sambil asyiknya menikrnati permainan sebenarnya mereka tanpa sengaja juga memperoleh hasil belajar. Georgi Loozanov, sebagaimana yang dikutip oleh Muljanto Sumardi (1975) mengatakan, bahwa hanyadalam keadaan yang gembira dan santai anak-anak akan dapat menggunakan seluruh potensinya. Dengan metode permainan, anak-anak diusahakan tetap terlibat dalam berbagai kegiatan bermakna yang berhubungan langsung dengan materi bahasa yang sudah dikemas sedemikian rupa. Dilihat dalam prespektif psikologis tehnik permainan justru dapat mengembangkan kreatifitas belajar anak,di samping menumbuhkan semangat ukhuwah atau pertemanan. 
  • Membiasakan berbahasa asing (bahasa arab) dilingkungan keluarga. seperti menyuruh belajar, atau berdialog lainnya,
  • Menempelkan beberapa barang disekitar rumah, sekolah, seperti contohnya, Pintu (Baabun), Meja (Maktabun), Kursi (Kursiun) dan lain sebagainya. hal tersebut juga akan mengena pada anak yang berusia dini. dan metode ini diterapkan oleh banyak sekolah/madrasah/Paud/RA bahkan pada perguruan tinggi.
Demikain artikel Pentingnya Belajar Bahasa Arab Sejak Dini, anda juga bisa baca artikel berikutnya, yakni pentingnya belajar kitab kuning, khususnya santri pesantren sangat paham dengan pentingnya bahasa arab apalagi mereka selalu dihadapkan dengan kitab kuning, adapula beberapa Metode Bahasa Arab yang dikembangkan dipesantren seperti Ilmu Nahwu, Shorof, Mantiq, Balaghoh dan lain sebagainya, semoga bermanfaat.
Bahasa Arab Untuk Anak
SILAHKAN DOWNLOAD KAMUS BAHASA ARAB...

1 komentar:

  1. Mitra Penerjemah | Jasa penerjemah tersumpah di jakarta
    Merupakan sebuah lembaga yang bergerak di bidang jasa dan kami berdiri sejak tahun 2005
    Kami melayani translation:
    -CV
    -Jurnal
    -Abstrak
    -Legalisasi dokumen
    -Tugas Sekolah/Kuliah
    -Esai/Karangan
    -Dokumen penting (KK/KTP/Akta Kelahiran/Akta Tanah)
    Kami juga menyediakan jasa: -SWORN TRANSLATOR resmi untuk kebutuhan pembuatan visa atau kedutaan.
    File dapat dikirim melalui email:mitrapenerjemah@yahoo.com
    Kontak Kami Alamat:
    Jl. Olahraga 1 no.33B, Condet Raya-Jakarta Timur
    Phone. 021-50448230 – 082123532858 (Whatsapp)
    website kami: www.mitrapenerjemah.com

    ReplyDelete

Terima Kasih sudah berkunjung di blog Rojay Creative.. Silahkan Tinggalkan Komentar..