Ga Usah Mandi Wajib

Seorang Ustad di komplek perumahan di sisi kota yang sangat suple dalam bergaul dengan warga sekitar, sebut saja Ustad Amir yang selalu mengisi pengajian rutin mingguan di majlis ta'limnya, beliau sangat akrab dengan jamaahnya yang kebayakan ibu-ibu rumah tangga dan sering ibu-ibu pengajian berkonsultasi seputar pengetahuan agama pada ustad Amir, terutama dalam masalah kerukunan dalam berumah tangga, karena ustad amir terkenal bisa menjaga rahasia dan selalu memberikan solusi terbaik secara sudut pandang agama.

Suatu ketika jadawal pengajian rutin tiba dan ustad amirpun mengisi pengajian tersebut dengan sangat profesional dan jamaah tergolong ramai kurang lebih 50 orang, ketika itu ustad membahas masalah Fiqh sekitar Mandi Besar (Junub) dan tatacaranya, pada saat pembahsan tersebut ada seputar tanya jawab seperti pada biasanya, pengajianpun rampung sampai waktu sebelum waktu ashar para jamaah beranjak pulang.

waktu Magrib ustad amir sholat jamaah bersama para santrinya di Mushollah depan rumahnya sampai pada isya, Ustad Amir duduk dirumah sedang bersantai di ba'da Isya tersebut sembari baca-baca kitab fiqih, Ustad Amir tiba-tiba kedatangan tamu 3 orang ibu-ibu dan ketiganya adalah anggota majlis ta'lim dipengajian rutinnya, para tamupun diperkenankan duduk dan disambut oleh Ustad Amir, sedikit obrolan ini itu rupanya Ibu-ibu tersebut datang kerumah bertujuan untuk berkonsultasi tentang Fiqh dan lebih spesifik pada masalah rumah tangga yang biasanya warga sekitar banyak berkonsultasi demikian, namun pada kali ini ibu-ibu bertanya tentang materi tadi siang yang dipaparkan ustad.

ketiganya bertanya seputar Mandi Wajib dan sebenarnya sudah dijabarkan oleh Ustad Amir tadi siang tapi kali ini yakni tentang motiv dari materi mandi wajibnya yakni hal-hal yang menyebabkan harus melakukan mandi wajib, ketiganya melontarkan pertanyaan yang sama (sebut saja Ibu Asi, Ibu Ani, Ibu Ida).

pertanyaan pertama dilontarkan oleh Ibu Asi " Pak Ustad saya mau tanya tadi malem saya pegang anunya suami saya kira-kira saya mandi wajib ga?" sembari agak malu, Jawab Ustad.. "oo.. ga usah bu asi kalo anu suami ibu keluar maka suami ibu yang wajib mandi, ibu asi cukup dengan cuci tangan yang bersih" jawab bu asih "hmmmm.. makasih paustad" ustad menjawab "sama-sama bu asi" kemudian ustad memperkenankan ibu Ani untuk bertanya silahkan "Buani mau tanya apa?" saut Bu Ani "ini.. Pak ustad saya tadi anu-anu ngemut anu suamiku,,, malu pak ustad.. heehee, tapi saya harus tanyakan... kira-kira saya wajib mandi ga pak" jawab ustad,, "Hahaa ga usah malu bu ani tapi wajarlah.... . untuk bu ani kalau anunya suami ibu yang keluar maka suami ibulah yang wajib mandi besar, ibu ani gausah mandi cukup dengan cuci mulut dan kumur yang bersih" saut bu ani.. "ooo githu ya pak ustad". kemudian ustadpun mempersilahkan Ibu Ida bertanya dan berkata " Kalo Ibu Ida gimana bu mau konsultasi apa dan tanya apa bu manggaa.. silahkan?!''. ibu ani menjawab pernawaran ustad amir "ga ah pa ustad saya ga jadi Tanya aahhhh karena saya dah tau jawabanya.. dah jelas ko.." saut ustad amir "O... yawdah Syukurlah bu ida kalo githu... kalo boleh tahu ibu pertanyaannya apa, dan jawabanya apa? siapa tahu saya bisa sedikit menambahkan atau meluruskan?'' di jawab oleh ibu ida " ya pak ustad saya ga mau ngasih pertanyaan tapi jawabannya saja dan jawabannya adalah saya ga usah mandi pak ustad tapi cukup Cebok saja yang bersih.."

1 komentar:

Terima Kasih sudah berkunjung di blog Rojay Creative.. Silahkan Tinggalkan Komentar..