Warga Kecamatan Kapetakan Lebih Baik Pindah Ke Indramayu

Setelah banyak terjadi ketimpangan sosial di kabupaten cirebon hal ini membuat banya sekali warga kabupaten cirebon mengeluh, lantaran kurangnya perhatian dari pemerintah, hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan pemerintah terhadap masyarakat, khususnya di kecamatan kapetakan, yakni daerah perbatasan antara cirebon dan kabupaten Indramyu,. manufaktur kecamatan kapetakan yang mayoritas senang bergotong royong, dan kompak, menginginkan daerahnya maju sepertihalnya pada kecamatan-kecamatan lain, banyak faktor yang mengakibatkan mereka berasumsi negatif pada pemerintah kabupaten cirebon.

Kondisi situasi kecamatan kapetakan sangat mempertihatinkan,
Kapetakan adalah Daerah Paling Miskin Tertingal di CirebonSarana dan prasarana yang tidak mensupport kemajuan, belum lagi berbicara mengenai kemiskinan, seharusnya ini adalah sebuah tusukan bagi pemerintah daerah kabupaten cirenbon yang konon menurut warga tidak memperhatikan kecamatan kapetakan, bahkan sebagian dari mereka menyatakan lebih baik pindah ke Indramayu, atau Ke Kota dari pada dimiskinkan secara sistematis dan tersetruktur, Penulis juga obyektif dan beranggapan demikian, karena kapetakan merasa terjadi kecemburuan terhadap daerah lain, sedangkan melihat kecamatan lainnya yang maju, membuat warga kecamatan kapetakan menjadi terasingkan dari kabupaten cirebon itu sendiri. salah satu contoh yakni pada sebuah daerah terpencil yakni tepatnya di dusun dedali desa kapetakan kecamatan kapetakan kabupaten cirebon, infrastruktur jalan pertama sangat memperihatinkan bahkan seperti balong (sungai) disaat curah hujan turun, sedangkan jalan tersebut merupakan akses jalan pertumbuhan ekonomi, padahal jika di perbaiki jalan desa tersebut hanya 200 s/d 500 juta saja. kok pemerintah tidak memperthatikan itu.

Disaat musim kemarau, ini adalah sorotan utama warga kapetakan, karena mereka 8 dari 9 desa merasa tidak memiliki air bersih, jangankan perairan untuk sawah dan ladang, untuk MCKpun tidak ada, warga rela membeli air dengan harga lumayan mahal, yakni 1000 s/d 2000 per drigen (20 lt) sehari satu rumah bisa menghabiskan 20 drigen, bayangkan, sedangkan hal itu berlangsung selama berbulan-bulan. dan masih banyak lagi hal-hal yang membuat mereka beralasan untuk pindah menjadi warga Indramayu. Warga Kecamatan Kapetakan Lebih Baik Pindah Ke Indramayu


Melihat Kecamatan Krangkeng yang maju.
Kecamatan Krangkeng merupakan daerah perbatasan Indramayu dan cirebon, krangkeng yang maju berbeda dengan kapetakan padahal jika dilihat secara global cirebon dan indramayu cirebon lebih maju, namun di kapetakan cirebon jauh tertinggal dengan kecamatan krangkeng, beberapa faktor yang menjadikan nilai sebuah kemajuan kecamatan krangkeng dan kapetakan, silahkan baca disini..
Hingga banyak warga kapetakan menginginkan pindah Ke Indramayu khusunya desa Kapetakan, Bungko dan sekitarnya. maka itu pemerintah daerah perlu diadakannya kunjungan di daerah perbatasan tersebut. agar dapat menilai dengan jelas.

4 komentar:

  1. bener sekali mbak , saya sebagai warga kecamatan kapetakan sangat menderita kalau musim kemarau tiba .
    btw , apakah mbak ini org Cirebon juga ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali mba saya asli orang cirebon... dan ini adalah tugas pemerintah

      Delete
  2. Kapetakan harus diperhatikan lebih intent lagi.. saya sangat perihatin melihat kondisi.. terutama infrastrukturnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mas lihat saja infrastruktur di daerah kapetakan banyak yang rusak... saya juga prihatin saat pergi kekawasan desa dukuh, bungko... desa kapetakan.. di dusun dedali yang sampai saat ini jalannya kaya sumur bor...

      Delete

Terima Kasih sudah berkunjung di blog Rojay Creative.. Silahkan Tinggalkan Komentar..