Arab itu Bukan Islam dan Islam Bukan Arab.

Betapa Besar nama Islam ditimur tengah jika kita dengar dari Indonesi ini, dimana di Timur Tengah adalah sebuah kawasan tumbuhnya Islam, dan atau Islam lahir di Arab, itu adalah sugesti di masyarakat kita, bahkan dunia, mengenai beberapa hal yang ada ditimur tengah khusunya berbicara Islam sebenarnya sudah tidak diragukan lagi apalagi di Indonesia datangnya Islam lantaran ada Ulama yang datang dan berdakwah kesini, seperti para Waliullah yang semasa itu menyebarkan agama di bumi Nusantara yang kaya akan budaya ini.

Dewasa ini kita sering dihadapkan beberapa Konflik ditimur tengah yang berkepanjangan, sehingga membuat kita menjadi ingin tahu kenapa demikian, sebab terjadinya bahkan tak jarang yang mengklaim bahwa perpecahan tersebut adalah faktor agama (Islam). apa sih sesungguhnya yang terjadi disana, bukankah agama penduduk disana adalah Muslim? kenapa kok tiba-tiba saling bunuh dan satu sama lain, sesama Islam. ini adalah sebuah pertanyaan besar yang mesti dijawab secara histori yang benar-benar real, karena bagaimanapun juga ketika kita berbica Arab sama dengan kita berbicara Islam, itu merupakan sugesti masyarakat yang perlu kita wajari, walaupun Islam sendiri adalah Rohmatal lil'alamiin (Rohmat bagi seluruh alam), dalam konteks ini Islam itu bukan arab tetapi Islam itu adalah seluruh alam semesta raya ini, namun apa boleh buat muslim di Indonesia yang orangnya sederhana dan biasa-biasa saja, ga mau ribet dengan segala pertanyaan tersebut, yakni arab adalah islam dan islam adalah arab, Sedikitnya perlu digaris bawahi adalah, Islam itu luas, dan Arab adalah bagian dari Islam, bukan Islam adalah Arab.

Telah kita yakini sekarang bahwa  banyak simbol-simbol islam yang diambil dari Arab, seperti Teks Al-Qur'an yang berbahasa Arab, Nabi Muhammad Saw Lahir di Arab atau orang Arab. para Shohabat, dan banyak lagi.. dan kita Indonesia hanya mengadopsi, benarkah demikian? jawabnya bisa benar bisa tidak. Untuk perlu dipahami kepada para pembaca bahwasanya kenapa Islam itu lahir di Arab, hal ini sangat berhubungan dengan Faktor sejarah, dimana disana merupakan kaum jahiliah yang benar-benar perlu diluruskan Aqidahnya, sering kita jumpai pada di berbagai buku-buku sejarah seperti apakah bejadnya Arab sebelum Islam itu datang. seperti membunuh bayi perempuan karena dianggap beban, menyembah ka'bah, konflik kesukuan, masyarakat yang cendrung tempramental, dan banyak lagi. Itulah beberapa alasan kenapa Islam lahir disana, namun berarti Islam milik Arab. seperti yang ditegaskan bahwa Islam itu milik alam semesta.

Dengan lahirnya Islam di Arab, secara logika segenap sepeninggalan secara simbolis yakni berbau arab. Namun jangan sekali-kali lagi mengatakan semua yang Arab itu Islam dan Islam itu adalah arab, sebelumnya saya mengajak logika berfikir kita, sudah dipahami? selesai sampai disini,


Bahayanya Jika Berfikir Islam Adalah Arab

Melanjutkan dari konteks diatas pemikiran yang tumbuh dibenak kita harus diluruskan dulu, sementara masih membahas polemik, dan perang saudara serta antar Muslim di timur tengah, hal ini ada variabelnya dengan bahaya berfikir kita jika memandang Islam itu adalah Arab. catatan ini bukan berarti untuk kita membenci arab, akan tetapi berfikir Obyektif tentang berbagai pemikiran-pemikiran yang bisa saja merusak tatanan struktut pemikiran dan wawasan berfikir kita akan menjadi sempit.

Kenapa berbahaya jika kita beranggapan bahwa Islam itu adalah Arab, Jelas! sangat membahayakan, jika kita tarik kepada benang sejarah Islam itu lahir, dan sebelum Islam itu lahir, kondisi aqidah dan sosial yang sangat krisis akhlaq, maka itu dalam Al-Qur'an dijelaskan bahwa, Rasulullah di ciptakan untuk menyempurnakan Ahlaq, maka dengan demikian bagaimana bejadnya Akhlaq disana, walaupun di Indonesia juga *** hehee, Allah punya alasan kenapa Islam lahir disana. Silahkan anda baca baca buku sejarah jaman Jahiliah.

Banyak para Da'i-da'i yang belajar di Arab, khusunya di Arab Saudi yang mengkampanyekan secara tidak langsung Islam adalah Arab, mereka dengan simbol-simbol seolah-oleh Islam adalah seperti diarab, dan yang tidak sepeti diarab diragukan keislamannya, orang-orang seperti itu dewasa ini sangat sering dijumpai, dan seringkali berbeda pandangan tentang Islam di bumi Nusantara ini, silahkan baca Islam Nusantara | Islam Penuh kedamaian, dimana-mana banyak mereka yang menganggap dirinya adalah seorang ulama atau ustadz dengan jurus andalannya adalah meluruskan Aqidah, dengan ciri-ciri yang bukan seperti muslimnya orang Indonesia  tentuya.

Sedikit saya beri gambaran berfikir tentang bahaya Islam itu Arab, dengan isu saat ini, yaitu salah satunya diarab selalu konflik bahkan berperang tanpa alasan yang jelas padahal sesama Muslim. apakah itu Islam, dan banyak sample lainnya, Terjawablah sampai disini. Selanjutnya yang lebih berbahaya adalah terkadang kita sering didoktrin cinta arab, dan konflik di Timur-tengah isunya dibawa-bawa kenegara kita, seolah-olah itu adalah sebuah pesan moral untuk muslim Indonesia agar ikut serta dalam isu tersebut. Woyyyy... Dai arab bukan kami tidak cinta sesama muslim, bukan juga tidak menghiraukan permasalahan disana, akan tetapi apakah ada jalan yang lebih baik untuk diselesaikan, melihat watak bangsa sana saja yang tidak mau kalah saya jadi bingung ngadepinnya. ditambah di Negeri ini juga sedang banyak sekali musibah, bahkan Koruptor-koruptor masih saja berkeluyuran.

Dengan adanya isu-isu konflik timur tengah yang masuk di Negri ini, banyak yang dangkal berfikirnya mereka malah ikut-ikutan radikal, dan menjadi teroris, ngebom kesana kesini, ini ngeri sekali,!!!, baca disini lho sobat dari WEBSITE tetangga ulasannya lebih lengkap dan sangat ngeri bacanya dengan Judul 

Arab Saudi bukan “Negara Islam”, Tapi “Penjual Islam”

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih sudah berkunjung di blog Rojay Creative.. Silahkan Tinggalkan Komentar..