Curhatan Untuk Pak Jokowi atas Celaan dan Hinaan

Mengenai pemberitaan miring pada seorang nomor satu di Indonesia memanglah wajar apabila hal itu merupakan sebuah kritik membangun, atau pemberitaan yang bersifat mengingatkan komponen pemerintahan yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah, akan tetapi jika menyinggung fisik "mencela" ini bukan hal yang wajar, bisa dikatakan sangat keterlaluan, terlepas dasar suka tidak suka atau setuju tidak setuju kita sudah tidak bisa menyangkal bahwa Ir. Jokowidodo adalah presiden RI, yang semestinya kita bantu, kita lindungi dan kita kawal bersama-sama dengan sekemampuan kita demi keutuhan bangsa Indonesia, saya sendiri awalnya kurang begitu respek mengenai soal pemerintahan periode ini, bayak alasan yang mendasar tentunya yang membuat saya kurang begitu suka pada pola pemerintah Era Jokowi-JK, namun bagaimanakah kita mensikapinya secara dewasa dan tidak terlalu terbawa rasa benci yang berlebihan.

Dewasa ini banyak pencelaan yang datang dari berbagai elemen masayarakat dari berbagai kalangan, seperti pada kalangan elit, hal ini bukan rahasia lagi, di media televisi misalnya, banyak debat kusir yang pada intinya meragukan kepemimpinan Jokowi-Jk, dan itu dikonsumsi publik secara menyeluruh dan nasional, inikah negara yang tak punya wibawa atau Presiden kita yang kurang memiliki wibawa. Negara ini layaknya seperti hiburan yang mengocok perut, seperti pewayangan tokoh-tokoh lucu kemudian ditertawakan. bahkan sampai pada masyarakat awampun seperti saya bisa menilai demikian. Sungguh malang Nasib Bangsa kedepan.

Hinaan dan celaan terhadap pemimpin kita seperti kemarin-kemarin yang menjadi perbincangan media, bahkan sampai pada proses hukum ini adalah sebuah pelanggaran yang konyol dan sangat memalukan, bukan hanya mengenai pemberitaannya akan tetapi pada figur Presiden kita, yang menjadi obyek penyelaan, di media sosial contohnya, gambar meme yang mengandung sara bertaburan, di akun fb, twinter, dan banyak lagi, itu adalah sebuah kelakuan yang sangat konyol dan sama sekali tidak dewasa dalam bersikap. Sebagai masyarakat Indonesia setuju tidak setuju Jokowi adalah presiden kita, pemimpin kita, itulah real dan kenyataanya, mau dibawa kemana bangsa kita. Semua orang memiliki catatan pribadi masing-masing dan berhak menilai siapapun, apalagi hal yang sangat prinsip yakni membawai masa depan Bangsa, namun bagaimana cara mengimplementasikannya dengan sudut pandang yang bijak dan dengan sebuah rel yang benar, bukan melakukan sebuah kekonyolan yang bisa merugikan diri sendiri. 


Pak Jokowi yang terhormat..
Sabarlah engkau dalam memimpin negeri ini, Kuatkanlah dirimu dari pengaruh orang-orang sekelilingmu yang memang kurang manusiawi, secara pribadi saya menilaimu adalah sosok yang dipaksakan, sosok yang ditokohkan, namun jangan sampai engkau jadi barang dagangan publik untuk kepuasan mereka, saya yakin bapak pasti bisa, dan bapak mampu berbuat adil. Meskipun sulit lantaran kepentingan-kepentingan mereka yang selalu saja membawai misi kelompok dan egoisme warna, dan saya berharap Bapak kuat dari tekanan-tekanan yang selama ini mengusik bapak untuk berpijak dan melakukan segenap roda pemerintahan.

Resiko apa yang akan kami timpa, dengan segala penderitaan ini, dengan segala kesengsaraan ini, negeri yang kaya raya subur makmur dan penuh dengan kedamaian ini, Negeri yang selalu menjadi perbincangan orang-orang asing yang akan merebut kekayaan Indonesia ini, kami bersamamu wahai pak Jokowi, kami menemanimu pak, kuatlah menjalaninya, teguhlah pendirianmu, dan kami selalu berdoa semoga dirimu dapat melakukan yang terbaik untuk negeri ini, yang terpenting adalah semoga engkau bisa lepas dari pengaruh-pengaruh serta tekanan-tekanan yang membuatmu selalu bimbang.

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih sudah berkunjung di blog Rojay Creative.. Silahkan Tinggalkan Komentar..